0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21K tayangan5 halaman

Cerita

Teks ini menceritakan hari pertama pelajaran Adeliya di kelas XII IPA. Ia merasa deg-degan namun semangat untuk melanjutkan pendidikan. Adeliya memperkenalkan teman-teman sekelasnya yang beragam karakteristiknya. Mereka belajar bersama dengan guru-guru yang peduli dan kreatif dalam mengajar.

Diunggah oleh

Alawiyah Nur
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21K tayangan5 halaman

Cerita

Teks ini menceritakan hari pertama pelajaran Adeliya di kelas XII IPA. Ia merasa deg-degan namun semangat untuk melanjutkan pendidikan. Adeliya memperkenalkan teman-teman sekelasnya yang beragam karakteristiknya. Mereka belajar bersama dengan guru-guru yang peduli dan kreatif dalam mengajar.

Diunggah oleh

Alawiyah Nur
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pagi dunia! Aku menyambut pagiku yang ceria ini dengan senyum.

Yupzz
karena hari Ini adalah hari pertama aku memasuki kelas baruku,lebih tepatnya adalah
kelas XII IPA.Uh tak terasa telah ku jalani waktu dua tahun dengan sangat cepat.Degdegan sich, but aku harus melewatinya untuk melanjutkan penjelajahanku dalam mencari
ilmu-ilmu yang belum pernah aku ketahui. Oh ya namaku Adeliya,tapi teman-temanku
biasa memanggilku dengan Lea saja,ya.. cari enaknya gictu! Oh my god! sudah jam
06.30 aku harus sekolah.Apalagi inikan hari pertama masuk setelah libur panjang ujian
akhir semester,dan bisanya kalau hari pertama gini kebiasaan teman-temanku terutama
teman cewekku adalah berangkat pagi-pagi untuk berlomba mencari tempat duduk sestrategis mungkin.
Ternyata waktu aku sampai di sekolah sudah ada beberapa temanku yang datang!
Hay Via..gimana!sudah dapat tempat duduk yang strategis belum?via adalah sahabatku
yang bisa di katakan the bestlah,dan kita sudah janjian untuk duduk satu bangku pada
kelas XII ini. Dia adalah orang yang paling mengerti aku,dan selalu ada buat aku di saat
susah maupun senang. Tapi, kadang-kadang dia juga nyebelin , ya namanya juga
berteman pasti ada-lah perbedaan antara kita,dan tugas kita dalam berteman adalah
bagaimana kita memadukan perbedaan itu menjadi beautiful something yang tak
terlupakan sampai kapanpun. Hay..lea,sudah dapat tempat duduk belum? Oww ya
sudah donk! Adeliya gitu lho! Pasti dan selalu dapat tempat duduk yang paling strategis.
Memang kamu belum dapat tempat duduk ya rin? Sudah sich.. tapi nggak se-strategis
kamu. Dia Arin,dia juga teman se-kelasku,dia kadang juga nyebelin tapi kalau kambuh
baiknya! Seluruh kelas di baikin dech sama dia. Di kelasku ini pokoknya semua lengkap
dech!mulai dari reza si gokil abizz,adid yang suka narsis,abdul yang banyak omong,bagas
yang pendiam dan masih banyak lagi yang unik-unik. Itulah sedikit gambaran tentang
kelas baruku yang di penuhi oleh orang yang mempunyai sifat yang berfariasi. Di awal
kelas XII banyak hal baru yang ku temui,selain teman-teman yang aneh tapi
mengasyikkan, juga tentang kebersamaan,kekompakkan dan masih buanyaak lagi hal-hal
seru yang kita lakukan bersama-sama.
Hari ini adalah hari pertama kita mendapat pelajaran setelah kita mendapat
wejangan dari wali kelas kita, pak hafiz biasa kita memanggilnya. Beliau juga menjadi
wali kelas kita saat masih kelas kelas XI dan sekarang di lanjutkan sampai ke kelas XII.
Kita semua dekat dengan beliau tapi anak cewek yang bisa di katakan paling deket aku
sama via karena kita suka usilin beliau. Walaupun beliau guru kita tapi pak hafiz juga bisa
menjadi orang tua sekaligus sahabat kita,karena beliau sangat pandai memainkan
suasana,dan itu yang membuat aku kagum pada beliau.Selain menjadi wali kelas,beliau
juga mengajar kita, lebih tepatnya mengajar fisika. Beliau sangat mahir dalam
menyampaikan ilmu yang telah di milikinya.Baiklah! anak-anak mari kita mulai
pelajarannya! Dengan serentak kita pun menjawab, ah. Bapak!baru juga masuk! Si
miss crewet nisa nggak mau kalah,pak refreshing dulu aja!kita kan baru masuk,ya toleran
dikitlah sama kita. Toleran bagaimana lagi! Lha wong juga sudah di beri refresing plus
toleran selama hampir tiga minggu kok masih kurang saja sich! Jawab beliau dengan
nada meledek. Sudah sudah kita mulai sekarang saja! Uhhh nggak asyik! baru juga
masuk sudah di suruh perang sama fisika,gerutu arin dengan tidak ikhlas megikuti
pelajaran pertama yang kebetulan mata pelajarannya pak hafiz sendiri.
Tak terasa seiring berjalannya waktu yang ku lalui di sekolah. Akupun sangat
menikmati semua itu. Karena kita sudah di ambang UAN dari seksi study club menunjuk
enam tutor yang lumayan mampu di bidangnya masing masing untuk membantu
membimbing teman-teman yang lain dalam pelajaran UAN. Salah satunya adalah
aku,aku di tunjuk sebagai tutor kimia,aku sebenarnya juga agak kaget sich waktu Rahman
menunjukku,tapi demi teman-temanku aku akan berusaha sekuat tenaga menyumbangkan
sedikit ilmuku untuk membantu mereka. Seksi study club mengadakan ini karena guru
kita belum siap untuk menambah jam belajar kita pada semester pertama dan akan di
mulai pada semester genap,jadi kita memutuskan untuk belajar sendiri untuk menambah
kesiapan kita pada UAN nanti. Dan anehnya teman-teman sangat semangat dengan
program ini,sampai-sampai reza dan adidpun semangat dan nggak pernah bolos sama
sekali,padahal kalau jam pelajaran biasa mereka sering bolos enggak jelas ke mana. Dan
dengan di adakan program seperti ini juga, kita bisa menjadi lebih dekat layaknya satu
keluarga,dan dengan ini pula akan menambah semangat bagi kita dalam belajar.
Walaupun sekolah kita tergolong sekolah yang ada di desa dan belum negeri tapi
kepandaian anak-anaknya enggak kalah sama sekolah yang ada di kota dan sudah negeri
lho!. Aku bisa menilai sedemikian rupa karena aku membandingkan dengan sekolahku
dulu. Oh ya..! sebenarnya aku juga tergolong anak baru di sini,aku pindah pada kelas

XI,tapi sudah enggak asing lagi bagiku di sini, karena dulu aku sekolah madrasah
tsanawiyahnya juga di yayasan ini. Dan saat masuk pertama aku sudah merasa nyaman,
karena sebagian besar adalah teman aku dulu waktu di MTs , tapi anak yang lainnya juga
welcome banget sama aku,jadi aku enggak butuh waktu lama untuk menyesuaikan
dengan teman-teman yang lain.
Semilir angin pagi yang sejuk membelai tubuh membuat teman teman semangat
dalam pelajaran matematika yang menurut aku memusingkan dan membingungkan. Tapi
kita tetap semangat walaupun ada yang semangatnya karena terpaksa sich., karena guru
matematika kita menggunakan sistem yang cepat dan agak sedikit keras,oh ya! Kita
biasa memanggilnya dengan bu Ummi. Biasanya kalau kita di beri pertanyaan dan tidak
bisa menjawab kita di beri hukuman berupa jeweran sama beliau. Dan tak lama
kemudian, pagi anak-anak!!! Kita di kejutkan dengan masuknya waka kesiswaan yang
membawa anak cewek seusia kita tapi lumayan tinggi di banding kita-kita. Ternyata dia
anak pindahan dari sragen. Setelah wakasis keluar dari kelas bu Ummi
mempersilahkannya untuk memperkenalkan diri, dan dengan nada agak gemetar dia
memperkenalkan dirinya,ehm. Nama saya ayu pindahan dari MAN 1 sragen. Belum
selesai memperkenalkan diri,tiba-tiba si gokil reza menanyakan
dengan nada
menggoda,mbak hobinya apa? Baca buku ya.. kok sampai kacamatanya tebel seperti
professor?? Ya. Yang Tanya siapa! Yang jawab siapa!!!sahutku sambil mengejeknya!!
Si viapun enggak mau kalah, biasa!!kalau ada yang seger dikit langsung keluar dech jurus
SKSJnya..! ye.terserah dong namanya juga usaha! huuuuuu., Serentak anak satu
kelaspun menyorakinya. Sudah sudah kok malah kalian sich yang ribut, bu ummi
mencoba mengakhiri adu mulut kita. Ya sudah, untuk sementara kamu duduk bertiga dulu
sama lea dan via karena di kelas enggak ada bangku yang kosong. Tanpa pikir panjang
ayupun langsung duduk di sampingku dan terpaksa kita berdesakan kayak naik bis
dech,bahkan nulis saja aku sama via harus bergantian. Karena giliran via yang nulis aku
mencoba bertanya sama ayu, kenapa pindah yu? Enggak tau, ya di suruh pindah saja
sama orang tuaku,sambil menulis di sertai nada yang agak cuek. Kok mau! Padahal kan
sudah kelas XII dan sebentar lagi kan UAN? Ya namanya juga di suruh orang tua, ya
nurut lah! Dari pada nanti kualat. Mendengar jawaban itu kita tersenyum bersama.
Melihat kita tersenyum si via enggak mau ketinggalan, eh! Ngomongin apa sich? Gabung
donk!alah .sudah dech!mending konsen nulis aja dulu!ntar keliru lagi nulisnya kalau
sambil ngobrol. Dengan bibir manyun dia kembali meneruskan tulisannya yang belum
selesai. Kemudian aku dan ayu melanjutkan pembicaraan kita yang tadi sempat terpotong
oleh via, Aku juga sebenarnya anak pindahan lho yu! Tapi aku dulu lulusan dari MTs sini,
jadi aku ya sudah enggak asing lagi dengan suasana di sini. Dengan raut wajah enggak
percaya dia mengatakan, masak sich! Berarti kita sama donk!? Ya bisa di katakan
begitulah! Tak terasa karena keasyikan ngbrol dengan ayu jamnya bu ummi telah habis
dan enggak lama kemudian bu ummi mengakhirinya dengan salam, ya saya akhiri dulu
pelajarannya,sekian wassalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh, dengan serentak
pun kita menjawab,waalaikumsalam warrohmatullahi wabarokatuh. Sambil menunggu
pergantian jam pelajaran si reza yang dari tadi sudah penasaran dengan ayu tidak menyianyiakan waktu dan langsung menghampirinya di tempat dudukku,karena aku sudah risih
dengan basa-basinya yang enggak jelas, ayo rayu terus sampai dapat!! Mumpung masih
segerrrr! Ejekku sambil meninggalkannya. Sirik ya! balasnya padaku.dengan santainya
akupun menjawabnya,yerugi tau! syirik sama orang aneh kayak kamu!. Karena aku
juga lagi malas adu mulut sama dia akhirnya aku memutuskan untuk mencari teman lain
yang lebih enak di ajak ngbrolnya,dan Aisyah adalah orangnya,di kelas ini dia juga
tergolong orang yang crewet sama halnya dengan aku dan via,dan apabila kita ngbrol
bareng pasti nyambung. Eh jangan di tekuk gitu donk mukanya, enggak asyik nie yang
lihat! emang kertas bisa di tekuk???jawabku.iya kaleeee! Jawabnya enggak mau kalah.
Eh ya, kayaknya ayu orangnya pinter ya? Kayaknya sich!waduh! nambah lagi dech
saingan buat aku. Dulu ketambahan kamu,dan sekarang dia,kalau gini,mana bisa aku
masuk sepuluh besar! Enggak segitunya kaleee..hiburku. eh ngobrol asyik kok enggak
ngajak-ngajak sich! Tiba-tiba via muncul di belakangku, ye..siapa suruh enggak ikut?
Habissss enggak bilang sich kalau lagi ngobrol asyik.! Ya sudah dech,aisyah mencoba
mengakhirinya. Kalau mau ikut ngobrol, ikut aja lagi, lagian enggak bertarif kok!
Mendengar ocehan aisyah yang lucu,aku dan via tertawa bersama memecahkan
ketegangan di antara kita. Ya begitulah kita!selalu saling melengkapi dan mengisi
kekosongan satu sama lain. Di tengah asyiknya ngobrol, bu Ulfa guru bahasa inggris kita
masuk kelas,good morning..? dengen serentak,morning.! Kita menjawabnya. How
are you today? Im fine. Im fine too,thank you. Itulah kata yang tidak pernah ketinggalan

ketika bu ulfa memasuki kelas untuk memulai pelajarannya. Semua anak di kelas enggak
ada yang takut sama beliau,mungkin karena beliau masih single dan agak crewet,
sehingga anak-anak sering menggodanya, terutama si triple crazy yang terdiri dari reza,
adid dan abdul, itulah julukan yang aku buat untuk tiga anak yang agak tidak waras, tapi
kelas juga sepi kalau tidak ada mereka. Yabisa di katakana mereka penghidup suasana
di kelas gitu!. Ehm. Kayaknya ada anak baru ya? Bukan kayaknya lagi bu! Tapi
memang benar ada anak baru,nisa membenarkan. Are you new student in this class?
dengan nada tenang ayu menjawab,yes Im. what is your name? my name is ayu. Where
are you from? EhmIm from sragen. Mendengar ayu dengan santai dan lancar
menjawab pertanyaan bu ulfa,si nisa yang duduk di belakangku mencolekku dan berbisik,
oke juga bahasa inggrisnya!bisa kesaing aku! Dengan tersenyum aku menjawab, emang
enak di saingin, oh..so sad.!!! Via menambahinya. Seiring berjalannya waktu,jam
sekolahpun telah usai, kitapun berdoa bersama dan pulang.
Sinar mentari yang hangat di iringi kicauan burung-burung kecil, menambah
keceriaan di pagi yang indah ini.ku buka jendela kamarku, dan ku hirup udara yang masih
asri di sekitar rumahku membuat mulut ini tak hentinya mengucap syukur dengan semua
anugerah Allah SWT yang telah terlimpahkan pada seluruh umat manusia. Dan kakiku
pun melangkah ke luar untuk menikmati indahnya panorama di pagi hari. Setelah puas
dengan keindahan semua itu akupun segera bersiap-siap untuk bersekolah dan akan
memulai kisah baru di sana. Rumahku yang lumayan jauh dari sekolah membuatku harus
naik angkot untuk sampai di sana,tapi itu tak sedikitpun menyurutkan semangatku untuk
bersekolah yang hanya tinggal beberapa bulan ini. Dan aku adalah tergolong orang yang
sering datang pagi di sekolah, itu juga karena angkot langganan aku yang jemputnya
selalu pagi.Saat tiba di sekolah, aku melihat aisy dan akupun langsung menyapanya, hay
aisy..tumben datangya pagi! Ya. lagi pengen aja,bosen berangkat telat terus!
Kasihan pak Ahmad yang setiap pagi negur dan ngasih ceramah aku. Ya sekali-kali
bikin beliau seneng dikit enggak papa kan! Iya sichmentang-mentang rumah kamu
deket,datangnya telat terus! Contoh donk aku!telatnya masih bisa di hitung,malah
enggak pernah telat kaleee! Ihmales!jawabnya agak sewot! Eh by the way ada PR
enggak?soalnya tadi malam enggak sempet belajar, biasa keasyikan nonton TV!
Kayaknya sich enggak ada, cause hari ini enggak ada jamnya bu ummi,biasanya yang
rajin ngasih PR kan bu ummi kalau guru yang lain paling jarang. Iya juga ya! Sahutku
membenarkan. Eh situ giajak ngobrol si rohman,masak di diemin melulu!enggak usah
di suruh kaleee.nie juga mau ngomong sama dia. Ya dech.sana! aisy sama rohman
bisa dikatakan mempunyai hubungan khusus,ya.biasa-lah! Namanya juga anak muda.
Kisah mereka saat belum jadian sangat uniqe banget! Sebenarnya aisy sudah suka sama
si rohman sangat lama,tapi dia tidak berani mengungkapkan perasaannya,mungkin ya.
Selama inikan rohman itu orangnya cool dan bisa di katakana cukup berwibawa di antara
teman-temannya. Dan itu yang membuat aisy menyembunyikan perasaannya kurang
lebih hampir setahun setengahan gitu..! tapi saat kelas XI sebenarnya si rohman itu
juga sudah tahu bagaimana perasaan aisy,dan bisa di katakana dia juga ada rasa sama
aisy,tapi dia juga enggak berani mengungkapkanya. Aneh kan!sama-sama ada rasa tapi
sama-sama juga memendamnya,sampai keduanya curhat sama via,dan aisy pasti nangis
kalau lagi curhat sama via. Dan mereka percaya sama via, karena Via bisa di katakan
cukup mahir sich dalam nyomblangin temenya yang lagi falling in love,tapi dia juga
enggak sembarangan nyomblangin temennya. Karena via sudah geram lihat tingkah laku
keduanya yang sama-sama memendam perasaan masing-masing,akhirnya si via
mempertemukan mereka dan terbongkar dech perasaan masing-masing dan
kemudian mereka berkomitmen satu sama lain. Tapi setelah mereka mempunyai
komitmen mereka menjalaninya tidak layaknya anak muda yang di penuhi nafsu, yang
kemudian sering mojok dan bla bla bla.. ngapain dech tu! Karena keduanya sama-sama
menjaga diri,paling mereka hanya sekedar ngobrol dan smsan,bahkan jalan keluar berdua
aja enggak pernah! Karena mereka sangat menjaga hubungan mereka dari hal yang
negative,bahkan aku sendiri sangat saluuuut sama mereka berdua,dan mungkin enggak
aku aja yang salut sama mereka,viapun begitu. Tak lama kemudian aku di kejutkan
dengan suara nyaring yang memanggil namaku, leeaaa!ya Kebiasaan nie
anak!!!!,dari kejauhan, udah teriak-teriak panggil nama orang! Ih, kebiasaan dech kamu!
Kalau masih di kejauhan jangan teriak-teriak donk! Soak nie telinga aku! Ye..
terserah aku donk,! Mulut-mulut aku yang punya kok! Lha kamu yang sewot!
Jawabnya dengan raut muka tidak bersalah. Iya sich.memang mulut situ yang
punya,tapi yang denger nie,sakit telinganya! EGP! Cetusnya. Tiba-tiba aisy muncul,eh
ada apa sich! Pagi-pagi sudah ribut. Awali donk pagi ini dengan senyuman..kayak

aku nie ya iyalah jelas senyum, habis ketemu sich! Ejekku. Ya kamu enak! Tiap hari
ada yang bisa di senyumin! Lha kita??? Siapa yang kita snyumin! Tambah via. Si
reza,adid atau abdul kan bisa! Jawabnya santai.ih .mending sama burung yang lagi
terbang aja tu! Mendengar perkataanku, Tertawapun menghiasi wajah kita bertiga. Di
kelas XII ini,lebih tepatnya kelas XII ipa,enggak tau kenapa banyak sekali yang cinlok
alias cinta lokasi gitcu.! Pertama si aiys sama rohman, terus si icha sama marwan dan
hasan sama ana,tapi hasan enggak seberuntung rohman dan marwan yang cintanya
bersambut,saat mengungkapkan perasaannya sama ana, dia di tolak sama ana. Dan
setelah itu, kelihatannya dia agak frustasi cause sikapnya jadi berubah agak brutal dan
bisa dikatakan dia juga menjadi lebih egois. Si ayu anak baru itupun enggak mau kalah,
dia juga jadian sama adid yang termasuk anggota dari triple crazy itu,aneh juga! Yang
caper dan PDKT dari pertama kan reza, tapi yang di sambut ayu malah cintanya adid.
Ironis juga sich! Bisa di katakan temen makan temen gitu..tapi anehnya lagi,mereka
berdua fine-fine aja! Emang dasar!orang aneh.kayaknya enggak salah dech aku
menjuluki mereka triple crazy,karena ketiganya itu memang aneh dan tingkahnya gila
abizzzz! Hay cewek.! Si abdul menggoda via. Hay cowok.! Si via balas
menggodanya. Kadang-kadang aku dan viapun sama gilanya seperti mereka ketika virus
gilanya menular pada kita berdua. Dan bila kita sudah sama-sama gila,pasti kelas kita jadi
rame abizzzz,ya begitulah kita, eh dul, bangun nie. Udah siang tau! Emang dari tadi
aku tidur apa?? Tanyanya sok polos. Via dan aku bertatapan muka dan via mengtakan, eh!
Sudah lupa hari ya?? Mang kenapa??masih juga dengan wajah sok polos. Eh inikan hari
rabumasak pakai seragam coklat sich! Emang sengaja! Seragam yang ijo kan
belum di cuci! Jawabnya cuek. Iya sich,karena rumahnya jauh dari sekolah ini,dia
mondok(tinggal di pesantren) di dekat sekolah ini,dan enggak kaget juga kalau anak
pondok yang seperti dia itu pasti nyucinya seminggu sekali. Assalamualaikum,tiba-tiba
anak-anak di kejutkan dengan suara pak hafiz yang sedang memasuki kelas,dan anakanakpun bertebaran menuju tempat duduk masing-masing. Karena bapak sudah bosan
dengan pemandangan yang monoton ini,bapak akan memindah tempat duduk kalian.
Mendengar perkataan pak hafiz yang cukup mengagetkan, reaksi anak-anakpun berbagai
macam, ada yang senang karena memang sudah bosan dengan teman sebangkunya,ada
pula yang sedih karena memang sudah deket dengan teman sebangkunya,dan salah satu
yang merasakan hal itu adalah aku dan via, karena kita merasa sudah nyaman duduk
berdua. Tapi mau bagaimana lagi,inikan sudah keputusan dari wali kelas kita,mau enggak
mau yaharus mau, lagian pak hafiz melakukan ini pasti ada maksud demi kebaikan kita
bersama. Setelah pak hafiz sudah memindah beberapa anak,akhirnya tiba juga giliran aku
dan via, pak hafiz menyuruh aku untuk duduk bersama ayu, karena mungkin ayu masih
anak baru yang kayaknya butuh teman untuk di ajak bicara,karena selama ini diakan
duduknya sendiri. Lea kamu sama ayu duduk di sana, di belakangnya marwan sama udin.
Tanpa pikir panjang kitapun meluncur menuju meja yang di tunjuk pak hafiz. Tempat
dudukku sekarang adalah di urutan nomor dua dari belakang, mana deket pojokan
lagi,awalnya aku BT duduk di situ,tapi lama- kelamaan aku jadi terbiasa dan malahan
seneng karena kita setiap hari pasti udin buat ulah dan ulahnya itu ngebuat kita selalu
tertawa. Udin itu orangnya lucu banget, setiap orang yang ada di deketnya pasti orang itu
tertawa di buatnya,dia itu sangat mengidolakan yang namanya Cinta Laura. Sampaisampai dia selalu membiasakan berbicara bahasa inggris walaupun sering salah dan
nggak jelas apa yang di omongin hanya karena ia bermimpi kalau suatu saat dia ketemu
sama cinta laura dia bisa mengimbanginya. Gokil memang! Tapi aku salut plus geli
dengan mimpinya yang menurutku sich agak konyol gitu.! But its ok-lah, namanya
juga nge-fans. Hay girls,welcome to your new paradise..!!! sapa udin sambil
cengengesan nggak jelas. What!!!! Paradise katamu??? Neraka juga iya!! Jawabku agak
shock. Eh duduk di belakangmu itu sama dengan orang gila tau, cause pasti aku nggak
akan bisa nahan ketawa and nggak konsen saat pelajaran karena ulah konyolmu yang
nggak jelas itu. He he he he,hanya dengan ketawa dia menjawabnya. Ok anak-anak,
kelihatannya sudah beres semua, semoga kalian menikmati tempat baru kalian.!kata
pak hafiz setelah memindah semua tempat duduk anak-anak. Dan tragisnya si via duduk
sendirian, itu mungkin karena jumlah anak yang ada di kelas ini ganjil dan pak hafiz
sudah tau kemampuan via.
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, dan sebentar lagi kita akan menghadapi
ulangan semester gasal, study club kitapun untuk sementara waktu di hentikan untuk
mempersiapkan ulangan semester. Akupun enggak kalah sibuk, karena di kelas ini
menjadi bendahara kelas,aku sibuk mengurusi administrasi teman sekelasku,dan harus
bolak-balik ke kantor untuk menyetorkan uang ke bendahara sekolah. Dan waktu itupun

tiba,aku duduk sebangku dengan kelas XI IPS, tapi aku satu ruang dengan rahman dan
marwan. Selama satu minggu lebih kita harus bergulat dengan soal-soal yang
membingungkan dan membuat kepala ini menjadi pusing tak karuan.tepat hari rabu ini
adalah hari terakhir kita melaksanakan ulangan semester gasal dan kita masih harus
menunggu hasilnya yang membuat kita semua penasaran plus getir, karena kepala kita
masih di liputi pertanyaan apakah lulus atau remidi. Dan hari ini saatnya untuk biologi di
umumkan,dan ternyata hasilnya very surprise,semua anak remidi termasuk aku sendiri
kecuali tiga anak yaitu via, ina dan rohman. Sungguh hasil yang enggak pernah aku
inginkan,tapi enggak papalah buat pengalaman dan pelajaran bagi aku sendiri dan juga
teman-temanku. Selain kita menunggu hasil semester kita ,karena ini semester gasal
anak-anak OSIS mengadakan class meeting, tak lama kemudian pak hafiz memasuki
kelas untuk menunjuk anak yang akan mewakili kelas kita dalam berbagai perlombaan
dalam class meeting.via di tunjuk untuk lomba pidato bahasa inggris,ina lomba pidato
bahasa arab, nisa,eva,aisy di tunjuk untuk lomba masak,bagas dan ria lomba catur,tia
mewakili lomba tartil,fatimah lomba karya ilmiah,adid dkk di tunjuk untuk lomba
footshall, yang lain membersihkan dan menghias kelas.semoga kalian kompak,saling
membantu dan memenangkan dalam setiap perlombaan, itulah pesan pak hafiz sebelum
mengakhiri dan keluar dari kelas. Setelah pak hafiz keluar kita semua berkumpul untuk
memusyawarahkan bersama,setelah selesai kita sepakat untuk saling membantu dan
selalu kompak agar kelas kita mendapatkan juara umum tahun ini. Perlombaanpun di
mulai satu demi satu kita lewati dengan kebersamaan,kekompakan dan saling mendukung
satu sama lain. Dan sekarang adalah saatnya lomba memasak,karena dari panitia
menetapkan untuk bahan utama berupa kacang-kacangan, dari kelas kita akan membuat
sebuah makanan dari ketela yang akan di campur dengan kacang hijau yang kita namakan
Gandasturi, itu adalah ide dari nisa dkk, kitapun membantu menyediakan semua dan
selalu mensuport mereka untuk memenangkan perlombaan ini. Dan setelah lomba
memasak kita fokus untuk mensuport adid dkk dalam bermain footshall, dalam lomba
footshall kita agak ada persaingan sengit dengan kelas XII IPS 1, but its ok, yang penting
teman dari kelas kita selalu menmgutamakan sportifitas dalam bermain, dan yang lebih
penting lagi baik cewek maupun cowok selalu menjadi supporter setia yang selalu
mendukung teman-teman kita dalam bertanding sehingga sampai pada babak semi final.
Dan itu membuat iri anak kelas XII IPS 1 sehingga mereka menyuruh teman teman
cewek untuk mendukung mereka.

Anda mungkin juga menyukai