Anda di halaman 1dari 4

BREAFING SISWA

OJT D3 / S1
ANGKATAN XXIII 2010

MSDM DAN KHA


11 NOVEMBER 2010
1

SEJARAH SINGKAT TERBENTUKNYA


PT PLN (Persero) WILAYAH NUSA TENGGARA TIMUR
Pada tanggal 27 Oktober 1945, secara resmi terbentuklah PT. PLN
(Persero) yang ditugasi mengelola sektor ketenagalistrikan di seluruh
Wilayah Indonesia. Dalam menjalankan usahanya, PT. PLN (Persero)
ditopang oleh beberapa unit bisnis yang salah satu diantaranya adalah
PLN Wilayah XI dengan Wilayah Kerja meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat
dan Nusa Tenggara Timur.
Seiring dengan lahirnya kebijakan Pemerintah tentang otonomi daerah dan
restrukturisasi sektor ketenagalistrikan pada tahun 1998, maka PT. PLN
(Persero) melakukan restrukturisasi organisasi dalam bentuk pembentukan
wilayah / unit bisnis baru.
PLN Wilayah XI merupakan salah satu unit bisnis dengan wilayah kerja
yang sangat luas sehingga dipandang perlu untuk melakukan
pengembangan organisasi terhadap unit bisnis ini.
Langkah-langkah persiapan pemekaran pun mulai dilakukan, tepatnya
pada tanggal 20 Februari 2001 terbitlah Surat Keputusan Direksi nomor
032.K/010/Dir/2001 yang menetapkan terbentuknya PT. PLN (Persero)
Wilayah Usaha Nusa Tenggara Timur.
Pada saat itu, PLN Wilayah Usaha Nusa Tenggara Timur masih
menginduk ke PLN Wilayah XI. Masa itu merupakan masa persiapan dan
cikal bakal terbentuknya PT. PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara
Timur. Berkat komitmen, usaha dan kerja keras seluruh pegawai yang tak
kenal lelah, masa-masa persiapan itupun dapat dilalui dengan baik.
2

SEJARAH SINGKAT TERBENTUKNYA


PT PLN (Persero) WILAYAH NUSA TENGGARA TIMUR

Akhirnya, pada tanggal 25 Juni 2002 berdasarkan Surat Keputusan Direksi nomor
087.K/010/Dir/2002, PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur resmi terbentuk
dengan status sebagai Unit Bisnis PT PLN (Persero) yang mempunyai wilayah kerja di
seluruh Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Pada awal terbentuknya, PT. PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki
dua Unit Cabang, yaitu Cabang Kupang dengan 8 Unit ranting dan 86 Unit Sub
Ranting, serta Cabang Ende dengan 4 Unit Ranting dan 56 Unit Sub Ranting
Dalam perkembangannya telah terjadi perubahan status 4 (empat) unit sub ranting
menjadi ranting, yaitu Labuan Bajo, Lembata dan Adonara di Cabang Ende dan Rote
Ndao di Unit Cabang Kupang. Selain itu, PLTD Tenau dan Kuanino di PLN Cabang
Kupang berubah status menjadi Pusat Listrik Tenaga Diesel Kupang dan PLTD
Mautapaga Cabang Ende menjadi Pusat Listrik Tenaga Diesel Ende.
Pada tanggal 16 April 2004, Ranting Waingapu dan Ranting Waikabubak yang
sebelumnya menjadi bagian dari unit PLN Cabang Kupang secara resmi berdiri
sebagai PT. PLN (Persero) Cabang Sumba melalui Keputuan Direksi PT. PLN
(Persero) No. 047.K.01/DIR/2004.
Pada tanggal 23 September 2005, terbentuklah PT PLN (Persero) Cabang Flores
Bagian Timur melalui SK Direksi Nomor 213.K/DIR/2005
Pada tanggal 21 Februari 2006, terbentuklah PT PLN (Persero) Cabang Flores Bagian
Barat melalui SK Direksi Nomor 022.K/DIR/2006
Dengan demikian PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur kini telah ditopang oleh 4 Unit
Cabang dan 16 Unit Ranting. Kesemuanya itu adalah perwujudan tekad untuk
semakin memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya.
Berbagai hambatan telah terlewati, sederet prestasi mampu diraih, kesemuanya
sungguh bukanlah akhir tetapi awal yang harus memotivasi kita menghasilkan karyakarya yang lebih berharga demi PLN tercinta.
3

Wilayah Kerja PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur

MBAY
CABANG FLORES
BAGIAN TIMUR
CABANG FLORES
BAGIAN BARAT

LARATAMA

CABANG KUPANG

CABANG SUMBA