Anda di halaman 1dari 26

AUDIO

COMPRESSION
KELOMPOK 2:

1)
2)
3)
4)
5)
6)

FIKRI FIRMANSYAH

( 4612216122 )

AHMAD FIKRI

( 4612216102 )

DAHLAN BIMA SAKTI

( 4612216112 )

AZIZ RAMDHANI
YUHARDIANSYAH ( 4612216159 )
UTIN RAMASIN

KOMPRESI AUDIO
Salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan
ukuran file audio tanpa merubah informasi dari data tersebut

Kompresi Audio dilakukan saat pembuatan dan distribusi file audio


tersebut supaya lebih mudah dan hemat (ukuran file).

TEKNIK KOMPRESI AUDIO

LOSSELESS

LOSSY

KOMPRESI LOSSLESS
Kompresi lossless pada data audio berarti bahwa hasil
kompresi dari data tersebut dapat di-dekompres untuk
menghasilkan data yang sama persis dengan data asli,
tanpa ada penurunan kualitas sama sekali DAN Pada
kompresi lossless, hasil kompresi dapat dikembalikan
seperti data asli tanpa ada perubahan

Kompresi lossless digunakan untuk pengarsipan dan


penyuntingan.

TAHAP DALAM KOMPRESI LOSSLESS

Predection

Coding

KOMPRESI LOSSLESS
Prediction memanfaatkan sample-sample sebelumnya untuk
memprediksi sample berikutnya. Kemudian selisih antara sample
hasil prediksi dengan sample sebenarnya dikodekan (coding).
Untuk setiap format, biasanya perbedaan hanya terdapat pada teknik
prediction dan/atau coding.

KEGUNAAN KOMPRESI LOSSLESS


DATA AUDIO

Pengarsipan dan penyuntingan dengan kualitas terbaik.

Kompresi lossless digunakan dalam sound engineering karena


kualitas data yang terjaga

Kompresi lossless juga biasa digunakan oleh para audiophile,


yaitu penggemar musik yang senang mendengarkan musik
dengan kualitas tinggi dengan perangkat keras yang
berkualitas tinggi pula.

FORMAT KOMPRESI LOSSLESS


UNTUK DATA AUDIO
Shorten (yang paling tua),

Free Lossless Audio Codec (FLAC),


Apple Lossless,
MPEG-4 ALS,
Monkey's Audio,
WavPack,
True Audio.

FLAC
Format FLAC memanfaatkan tingginya korelasi antar sample pada
data audio.

FLAC menggunakan prediksi linear untuk mengkonversi sample


menjadi deretan angka yang disebut residu, yang kemudian disimpan
dengan Golomb-Rice coding.

Kompresi
60%.

FLAC menghasilkan rasio kompresi sebesar 50% hingga

TAHAPAN KOMPRESI PADA FLAC


Blocking

Interchannel decorrelation
Prediction
Residual coding

BLOCKING
Blocking.

Blok dalam FLAC mengacu pada deretan sample


yang merentang pada beberapa channel. Ukuran blok dapat berbedabeda, bergantung pada beberapa faktor termasuk sample rate.
Ukuran blok ini mempengaruhi rasio kompresi secara langsung.
Jika ukuran blok terlalu kecil, maka dibutuhkan banyak frame
sehingga banyak bit akan terbuang untuk menyimpan frame header.
Jika terlalu besar, karakteristik sinyal audio akan terlalu bervariasi
sehingga sulit menemukan predictor yang optimal. FLAC membatasi
ukuran blok antara 16 hingga 65535 sample per blok.

INTERCHANNEL DECORRELATION
Interchannel Decorrelation. Untuk data stereo, seringkali banyak korelasi
antara channel kiri dan kanan. Dengan demikian terdapat beberapa
metode penyimpanan channel ke dalam blok sebagai berikut:

Independent, kedua channel dikodekan terpisah.


Mid-side, menyimpan rata-rata sinyal kedua channel sebagai mid
channel dan selisih antara channel kiri dengan kanan sebagai side
channel.

Left-side, menyimpan channel kiri dan side channel.


Right-side, menyimpan channel kanan dan side channel.

PREDICTION
Encoder mencari aproksimasi deskripsi matematis dari sinyal pada
setiap blok. Ukuran deskripsi lebih kecil dari ukuran sinyal. Metode
prediksi ini dikenali oleh encoder maupun decoder sehingga pada
hasil kompresi cukup disertakan parameter prediksi.

4 METODE DALAM PREDICTION:


Verbatim, Sinyal prediksi adalah nol, sehingga residu sama dengan
sinyal yang sebenarnya (tidak ada kompresi).

Constant,

Metode ini digunakan jika dalam channel tertentu pada


suatu blok terdapat digital silence / nilai yang konstan.

Fixed linear prediction.


FIR linear prediction.

RESIDUAL CODING
Prediktor tidak dapat mendes- kripsikan sinyal dengan persis, oleh
karena itu perlu disimpan selisih antara sinyal asli dengan sinyal hasil
prediksi. Selisih ini disebut residu. Efektivitas prediksi dapat terlihat dari
ukuran residu yang dibutuhkan.

Residu disimpan dengan salah satu dari dua cara rice coding:
1) menggunakan satu parameter untuk seluruh residu, didasarkan pada
variasi nilai residu.

2) Residu dibagi dalam beberapa bagian, dengan parameter sendiri yang


ditentukan dari nilai rata-rata residu pada setiap bagian.

KOMPRESI LOSSY
Metode untuk mengkompresi data dan men-dekompresinya, dimana
data yang diperoleh mungkin berbeda dari yang aslinya tetapi cukup
dekat perbedaanya, penurunan (perbedaan) kualitas data disebut
compression artefacts.

KOMPRESI LOSSY
Kompresi lossy pada data audio digunakan :

secara langsung (mp3 player)

secara tidak langsung (terkandung dalam DVD video, televisi


digital, video streaming, dll).

Kompresi ini digunakan konsumen audio,

sebab dengan rasio


kompresi yang sangat tinggi (5% hingga 20%) kualitas suara masih
cukup baik

Untuk audio engineer, sedikit penurunan kualitas dapat berpengaruh


secara beruntun pada proses engineering, oleh sebab itu produksi
data audio tidak menggunakan kompresi lossy.

PRINSIP DASAR KOMPRESI LOSSY PADA


DATA AUDIO
Kompresi lossy pada data audio memanfaatkan psikoakustik, yang
berkaitan dengan daya tangkap telinga manusia terhadap suara.
Telinga manusia hanya dapat menangkap suara dengan frekuensi di
antara 20Hz hingga 20000Hz.

TEKNIK DASAR YANG LAIN UNTUK


KOMPRESI LOSSY DATA AUDIO

1. Voc File Compression


Menghapus sample-sample yang hening (tidak ada suara)
seperti jeda antar paragraf pada sebuah pidato ataupun
keheningan sejenak pada beberapa bagian dari lagu.

2. Linear Predictive Coding (LPC), Code Excited


Linear Predictor (CELP).
------------------------------------------------------------------------------>

LINEAR PREDICTIVE CODING (LPC),


CODE EXCITED LINEAR PREDICTOR (CELP)

LPC
merupakan teknik kompresi kuno yang digunakan untuk suara
manusia. Pada LPC terdapat sebuah model analitis dari pita suara
manusia. Data audio dibandingkan dengan model ini, kemudian yang
disimpan hanyalah parameter untuk membangkitkan suara yang mirip
menggunakan model tersebut. Kualitas suara yang dibangkitkan buruk
sehingga tidak digunakan lagi pada saat ini.

CELP
Merupakan pengembangan lebih lanjut, dengan model analitis yang
lebih kompleks untuk menghasilkan rasio kompresi yang lebih besar
dan kualitas suara yang lebih baik. Sedikit mirip dengan kompresi
lossless, pada CELP selisih antara suara original dengan model analitis
juga disimpan dalam bentuk yang terkompresi juga.

TEKNIK DASAR YANG LAIN UNTUK


KOMPRESI LOSSY DATA AUDIO
3. ADPCM
Sample pertama disimpan secara utuh, sedangkan untuk samplesample berikutnya, yang disimpan adalah selisih dengan sample
sebelumnya, yang umumnya tidak terlalu besar.

4. MPEG
Memanfaatkan teori psikoakustik. Jika suara tidak dapat didengar
telinga manusia, maka bagian suara tersebut tidak perlu dikodekan.
Selain itu, yang masih berhubungan dengan psikoakustik adalah
noise shaping. Sinyal dengan frekuensi tinggi hanya dapat didengar
manusia jika memiliki volume yang besar, oleh karena itu noise
'disembunyikan di area frekuensi tinggi ini dengan volume kecil.

FORMAT KOMPRESI LOSSY


Untuk data audio secara umum:
MP3 yang merupakan bagian dari MPEG yang menangani layer audio
(MPEG layer III),

AAC (advanced audio coding)


OGG.
Untuk data speech:
A-law/-law pada telepon,
AMR (adaptive multi rate) pada GSM,
AMR-WB (adaptive multi rate wide band) untuk CDMA

TEKNIK KOMPRESI MP3


1. Model Psikoakustik
Model yang menggambarkan karakteristik pendengaran manusia
memiliki batas frekuensi 20 Hz s/d 20 kHz, dimana suara yang
memiliki frekuensi yang berada di bawah ambang batas ini tidak
dapat didengar oleh manusia, sehingga suara seperti itu tidak perlu
dikodekan.

2. Auditory masking
Manusia tidak mampu mendengarkan suara pada frekuensi
tertentu dengan amplitudo tertentu jika pada frekuensi di dekatnya
terdapat suara dengan amplitudo yang jauh lebih tinggi.

TEKNIK KOMPRESI MP3


3. Critical band
Critical band merupakan daerah frekuensi tertentu dimana
pendengaran manusia lebih peka pada frekuensi-frekuensi rendah,
sehingga alokasi bit dan alokasi sub-band pada filter critical band
lebih banyak dibandingkan frekuensi lebih tinggi

4. Joint stereo
Terkadang dual channel stereo mengirimkan informasi yang sama.
Dengan menggunakan joint stereo, informasi yang sama ini cukup
ditempatkan dalam salah satu channel saja dan ditambah dengan
informasi tertentu. Dengan teknik ini bitrate dapat diperkecil.

SUMBER PUSTAKA
Xiph.Org Foundation. "FLAC Format".
http://flac.sourceforge.net/format.html (Diakses tanggal: 24 Oktober
2013)

http://rsatrioadi.files.wordpress.com/2009/04/kompresi-data-audio.pdf
(Diakses tanggal: 24 Oktober 2013)

http://lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/multimedia8.pdf (Diakses
tanggal: 24 Oktober 2013)

http://aldi_tob_2000.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/26814/slid
e+8+multimedia+fix.pdf (Diakses tanggal: 24 Oktober 2013)

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai