Anda di halaman 1dari 2

Jantung Rusak Kembali Sehat dengan

Olahraga 30 Menit
Cepat, mematikan dan datang tiba-tiba, itu sebabnya serangan jantung merupakan penyakit
yang ditakuti banyak orang. Penyakit ini seringkali meninggalkan kerusakan parah pada
jantung. Untuk mengatasinya tak perlu obat yang aneh-aneh, cukup dengan banyak
berolahraga.
Sebuah penelitian menemukan bahwa melakukan olahraga setiap hari dapat memperbaiki
kerusakan yang diakibatkan serangan jantung. Para peneliti menemukan untuk pertama
kalinya bahwa olahraga secara teratur dapat membuat sel-sel induk jantung aktif kembali.
Hal ini akan memicu pertumbuhan otot jantung yang baru.
Sebelumnya para ilmuwan telah menemukan bahwa sel-sel induk bisa memproduksi
jaringan baru melalui suntikan bahan kimia yang dikenal sebagai faktor pertumbuhan.
Penelitian baru ini menemukan bahwa olahraga sederhana ternyata juga memiliki efek yang
sama.
Para peneliti dari Liverpool John Moores University menemukan bahwa sebagian kerusakan
akibat penyakit jantung atau gagal jantung bisa diperbaiki dengan cara 30 menit berjalan
kaki atau bersepeda setiap hari yang cukup menghasilkan keringat.
Dalam penelitian terhadap tikus, peneliti menemukan bahwa olahraga dalam intensitas
tersebut dapat mengaktifkan lebih dari 60 persen sel-sel induk jantung. Padahal, biasanya
sel-sel induk ini sudah tidak aktif pada tikus dan orang dewasa.
Laporan penelitian yang dimuat European Heart Journal menjabarkan, setelah melakukan
olahraga selama 2 minggu, tikus mengalami peningkatan jumlah cardiomyocites atau sel-sel
pemicu detak jantung sebanyak 7 persen.
"Olahraga meningkatkan faktor-faktor pertumbuhan yang mengaktifkan sel-sel induk untuk
memperbaiki jantung. Temuan ini adalah yang pertama kalinya menemukan adanya potensi
ini," kata peneliti, Dr Georgina Ellison seperti dikutip dari Telegraph, Senin (5/11/2012).
Dr Ellison menegaskan, meskipun pasien kerusakan jantung yang parah mungkin tidak
mampu melakukan olahraga secara intensif, olahraga untuk pasien seperti ini dapat
dilakukan dengan cara jogging atau bersepeda selama 30 menit sehari. Durasi ini dianggap
masih aman dan tidak membahayakan kesehatan.

Namun memang, Dr Ellison mengakui bahwa efeknya akan lebih besar jika olahraga
dilakukan dengan intensitas yang lebih tinggi. Karena penelitian ini masih dilakukan pada
tikus, penelitian lebih lanjut terhadap manusia masih perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi
hasilnya.