Anda di halaman 1dari 13

Persentase komplikasi

Definisi Operasional:
Komplikasi adalah Peserta KB baru atau
lama yang mengalami gangguan kesehatan
mengarah pada keadaan patologis,
sebagai akibat dari proses
tindakan/pemberian/pemasangan alat
kontrasepsi yang digunakan seperti:
perdarahan, infeksi/abses, fluor albus
bersifat patologis, perforasi,
translokasi, hematoma, tekanan darah
meningkat, perubahan HB, expulsi

Persentase komplikasi
Perhitungan:
Jumlah Peserta KB yang
komplikasi x 100%
Jumlah peserta KB aktif

Persentase Komplikasi
Tujuan: agar semua kasus
komplikasi dapat diidentifikasi
dan dapat tertangani
Bila angka ini tinggi atau
diatas angka toleransi (3,5%'),
ini menunjukan bahwa kualitas
pelayanan KB perlu ditingkatkan
terutama terkait dengan
keterampilan petugas

Persentasi Kegagalan
Kontrasepsi
Definisi Operasional:
Kegagalan ontrasepsi adalah
kasus terjadinya kehamilan pada
akseptor KB aktif yang pada
saat tersebut menggunakan
metode kontrasepsi

Persentasi Kegagalan
Kontrasepsi
PERHITUNGAN
Jumlah peserta KB yang mengalami kegagalan x

100%
Jumlah peserta KB aktif

Persentasi Kegagalan
Kontrasepsi
Tujuan: menilai kualitas pelayanan
KB dengan melihat kasus per bulan/
per
tahun
dan
membandingkannya
dengan angka toleransi di masingmasing wilayah
Apabila angka ini tinggi atau diatas
angka toleransi (0,2%), hal ini
menunjukan kualitas pelayanan KB
perlu ditingkatkan terutama terkait
dengn pemberian konseling

Cakupan PUS Miskin BerKB


Definisi Operasional:
PUS Miskin adalah PUS yang
memenuhi kriteria sebagai
keluarga miskin (gakin) menurut
BPS.

Cakupan PUS Miskin BerKB


Perhitungan
Jumlah PUS Gakin ber-KB x 100%
Jumlah PUS Gakin

Cakupan PUS Miskin BerKB


Tujuan: untuk menilai akses
keluarga miskin untuk ber- KB
Bila
angka
yang
diperoleh
rendah atau menurun, hal ini
dapat
menunjukkan
akses
keluarga miskin untuk ber-KB
rendah

Cakupan PUS dengan "4T"


ber-KB
PUS dengan "4T" (4 Terlalu)
adalah PUS dimana istrinya
memiliki salah satu kriteria "4T"
yaitu : 1) berusia kurang dari 20
tahun; 2) berusia lebih 35 tahun;
3) telah memiliki anak hidup
lebih dari 3 orang; atau 4) jarak
kelahiran antara satu anak dengan
lainnya kurang dari 2 tahun.

Cakupan PUS dengan "4T"


ber-KB
Perhitungan
Jumlah PUS 4T ber-KB
Jumlah PUS dengan 4T

x 100%

Cakupan PUS dengan "4T"


ber-KB
Tujuan: untuk mencegah kehamilan
dan kelahiran yang berisiko yang
dapat menyebabkankesakitan dan
kematian
Bila
angka
ini
rendah
atau
menurun maka program pemberian
konseling
perlu
ditingkatkan
terutama
pada
kelompok
PUS
memiliki potensi '4T'