Anda di halaman 1dari 7

PRESENTASI KASUS

OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK


TIPE AMAN AURICULA SINISTRA

Oleh
ANNISA AZLIKA RIZQITA
1102009037

Pembimbing
dr. Kresna Hadiputra, Sp.THT

Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok


Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi
Rumah Sakit Umum DaerahSubang
2015

STATUS PASIEN

KEPANITERAAN THT RSUD SUBANG


FK UNIVERSITAS YARSI

IDENTITAS PASIEN

Nama

An. T

Usia

6 tahun

Jenis kelamin

Laki-Laki

Tanggal lahir

1 Januari 2009

Agama

Islam

Suku / bangsa

Jawa Barat / Indonesia

Pendidikan

Pelajar

Pekerjaan

Pelajar

Alamat

Cibangkong

Tanggal Pemeriksaan :

II

20 Januari 2015

ANAMNESA ( AUTOANAMNESIS )

Keluhan utama :
Telinga kiri sering mengeluarkan cairan

Keluhan Tambahan
:
Nyeri pada telinga, pendengaran berkurang

Riwayat penyakit sekarang :


Pasien datang ke poliklinik THT RSUD Subang dengan keluhan telinga kiri sering
mengelurkan cairan,cairan berwarna hijau, kental dan berbau. Keluhan ini dirasakan
pasien sejak 1 minggu yang lalu namun pasien sering mengalami hal seperti ini sejak 2
tahun yang lalu, keluhan dirasakan terutama ketika pasien sedang mengalami batuk atau
pilek. Ayah os juga mengeluhkan pendengaran os berkurang,serta adanya nyeri kepala
dan demam. Terkadang os juga mengalami nyeri saat menelan.Riwayat pengobatan di
puskesmas, tetapi tidak ada perubahan.Riwayat mengorek telinga ( + ).
Riwayat penyakit dahulu :
2

Riwayat penyakit keluarga :


Riwayat Kebiasaan :
Pasien sering mengorek-ngorek telinganya dengan cotton bad

III

PEMERIKSAAN FISIK
A STATUS GENERALIS
Keadaan umum

Tampak sakit ringan

Kesadaran

Compos mentis

Tanda vital

Suhu
:
Nadi
:
Respirasi
:
Tekanan darah :

36,20 C
80 x / menit
24 x/ menit
100 / 70 mmHg

B. STATUS LOKALIS
1 TELINGA
TELINGA KANAN

TELINGA KIRI

Daun telinga

: Edema (-), hiperemis (-),

Edema (-), hiperemis (-),

:
Liang Telinga

: Lapang, Serumen (-),

Lapang, Serumen (-),

Gendang Telinga

hiperemis (-), secret (-)


: Intak (+), hiperemis (-), cone

hiperemis (-),secret (+)


Perforasi sentral (+),

Daerah Retro

of light (+)
: Edema (-), hiperemis (-),

hiperemis (-), cone of light (-)


Edema (-), hiperemis (-),

Aurikuler

massa (-)

massa (-)

TEST PENALA

RINNE
WEBER
SCHWABACH
TEST BERBISIK
AUDIOGRAM

2.

:
:
:
:
:

Positif
Tidak ada lateralisasi
Sama dengan pemeriksa
Tidak dilakukan
Tidak dilakukan

Negatif
Lateralisasi kearah yang sakit
Memanjang
Tidak dilakukan
Tidak dilakukan

HIDUNG
2.1.

Rhinoskopi Anterior

Hidung Luar

: Edema (-/-), hiperemis (-/-),


massa (-/-)

Vestibulum

: Rambut (+/+)

Lubang Hidung

: Mukosa hiperemis (-/-)

Rongga Hidung

: Lapang

Septum

: Deviasi (-)

Konka Inferior

: Hiperemis (-/-), hipertrofi (-/-)

Meatus Inferior

: Sekret (-/-), polip (-/-)

Pasase Udara

: +/+

2.2. Rhinoskopi Posterior

Koana

Septum Bagian Belakang : Tidak ada deviasi

Sekret

: Tidak ada

Konka

: Dalam Batas Normal

Muara Tuba Eustachius

: Dalam Batas Normal

Torus Tubarius

: Dalam Batas Normal

Fossa Rosenmuller

: Dalam Batas Normal

Adenoid

: Dalam Batas Normal

Arkus faring

: Simetris, hiperemis (-)

: Dalam Batas Normal

3 FARING

Uvula

: Berada di tengah, hiperemis (-)

Dinding Faring

: Hiperemis (-)
Tonsil : T2-T2 kripta (+) detritus
(-)

Palatum

: Hiperemis (-)

Post Nasal drip

: (-)

Reflek Muntah

: Positif

4 LARING
Laringoskopi Indirek

Epiglotis

: Tidak dilakukan

Plika Ariepiglotika

: Tidak dilakukan

Pita Suara Asli

: Tidak dilakukan

Pita Suara Palsu

: Tidak dilakukan

Aritenoid

: Tidak dilakukan

Rima Glotia

: Tidak dilakukan

Fossa Piriformis

: Tidak dilakukan

Trakhea

: Tidak dilakukan

5 MAKSILOFASIAL

Simetris

Nyeri tekan pada sinus (-/-)

6 LEHER DAN KEPALA

KGB :Pembesaran (-)

Massa

: (-)

IV

RESUME
Setelah diperiksa An.T usia 6 tahun datang ke poliklinik THT RSUD Subang
dengan keluhan telinga kiri sering mengelurkan cairan,cairan berwarna hijau, kental dan
berbau. Keluhan ini dirasakan pasien sejak 1 minggu yang lalu namun pasien sering
mengalami hal seperti ini sejak 2 tahun yang lalu, keluhan dirasakan terutama ketika
pasien sedang mengalami batuk atau pilek. Ayah os juga mengeluhkan pendengaran os
berkurang,serta adanya nyeri kepala dan demam. Terkadang os juga mengalami nyeri
saat menelan.Riwayat pengobatan di puskesmas, tetapi tidak ada perubahan.Riwayat
mengorek telinga ( + ).
Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan keadaan umum tampak sakit ringan
dengan kesadaran compos mentis. Suhu : 36,20C , nadi 80 x/ menit , respirasi : 24x/menit
dan tekanan darah : 100/70 mmHg.Pada pemeriksaan telinga kanan dalam batas
normal,pemeriksaan telinga kiri didapatkan sekret berwarna bening,kental,membran
timpani perforasi dan pada test penala didapatkan telinga kiri rinne negative,wibber
lateralisasi kearah yang sakit dan schwabach memanjang.Pada pemeriksaan tenggorok
didapatkan Tonsil hiperemis T2-T2,kripta melebar.Pada pemeriksaan hidung,dalam batas
normal.

VDIAGNOSA KERJA
- Otitis media supuratif kronik tipe aman auricular sinistra
- Tonsilitis akut hipertrofi
VIDIAGNOSA BANDING
VII

VIII

PEMERIKSAAN PENUNJANG
- Audiometri
- Foto rontgen mastoid

PENATALAKSAAAN
Non mendikamentosa :
- Menjaga kebersihan telinga
- Hindari aktivitas yang berhubungan dengan air yang memungkinkan air
-

masuk ke telinga seperti berenang.


Makan makan bergizi agar meningkatkan daya tahan tubuh supaya tidak
mudah terkena flu

Mendikamentosa :
Cairan pencuci telinga ; H2O2 3%
Antibiotik ; Amoksilin 3 x 500 mg

IX

PROGNOSA
Quo ad Vitam

: ad bonam

Quo ad functionam

: ad malam