Anda di halaman 1dari 12

PARADIGMA PENGEMBANGAN

IPTEKS
KELOMPOK

5
CIWIK SEPTA RUSISKA
( 1302050)
EKA MAHENDRA
(13020056)
PUPUT PEBRIYANI
(1302073)

PENGERTIAN IPTEKS
Dalam sudut pandang filsafat ilmu,
pengetahuan dengan ilmu sangat berbeda
maknanya.
Pengetahuan adalah segala sesuatu yang
diketahui manusia melalui tangkapan panca
indra, intuisi dan firasat.
ilmu adalah pengetahuan yang sudah
diklasifikasi, diorganisasi, disistematisasi dan
diinterpretasi sehingga menghasilkan
kebenaran obyektif.

PENGERTIAN SENI
Pandangan Islam tentang seni.
Seni merupakan ekspresi
keindahan dan keindahan menjadi
salah satu sifat yang dilekatkan
Allah pada penciptaan jagat raya
ini. Allah melalui kalamnya di AlQuran mengajak manusia
memandang seluruh jagat raya
dengan segala keserasian dan
keindahannya.

Paradigma Pengembagan IPTEK

Secara garis besar, berdasarkan tinjauan


ideologi yang mendasari hubungan keduanya,
terdapat 3 (tiga) jenis paradigma, yaitu :
Pertama, paradagima sekuler, yaitu
paradigma yang memandang iptek adalah
terpisah satu sama lain.
Kedua, paradigma sosialis, yaitu paradigma
dari ideologi sosialisme menafsirkan
eksistensi agama sama sekali.
Ketiga, paradigma Islam, yaitu paradigma
yang memandang bahwa agama adalah dasar
dan pengatur kehidupan.

Aqidah Islam Sebagai


Dasar Iptek

yang dimaksud menjadikan


Aqidah Islam sebagai landasan
bukanlah bahwa konsep iptek
wajib bersumber kepada alQuran dan al- Hadits, tapi yang
dimaksud, bahwa iptek wajib
berstandar pada al quran dan alHadits. Ringkasnya, al-Qur`an dan
al-Hadits adalah standar (dan
bukannya sumber (mashdar)
iptek.

Potensi Manusia Untuk


Mengembangkan IPTEKS
potensi yang dimiliki manusia untuk
mengembangkan IPTEK, yaitu :
1. potensi fisik, mendayagunakan fungsi
tubuh dan pertumbuhannya, atau secara
jasmani.
2. potensi mental, mendayagunakan dan
mengembangkan daya imajinasi dan
kreasi manusia.
3. potensi intelektual, mendayagunakan
kemampuan berfikir yang diasah dengan
metode filsafat.
6

Next...
4. potensi emosional/etika,
mendayagunakan
kemampuan leadership
(kepemimpinan) untuk
mengatur simpati dan empati.
5. potensi moral,
mengembangkan estetika,
feeling dengan nilai-nilai
agama.
6. potensi spiritual,
mengembangkan ajaranajaran spiritual.

BATASAN ISLAM DALAM


PENGEMBANGAN IPTEKS
Iptek dan segala hasilnya dapat diterima
oleh masyarakat Islam manakala bermanfaat
bagi kehidupan manusia.
Jika penggunaan hasil iptek akan melalaikan
seseorang dari dzikir dan tafakkur, serta
mengantarkan pada rusaknya nilai-nilai
kemanusiaan, maka bukan hasil
teknologinya yang ditolak, melainkan
manusianya yang harus diperingatkan dan
diarahkan dalam menggunakan teknologi.

RAMBU-RAMBU PENGEMBANGAN
IPTEKS
1. Pengembangan IPTEK harus berujung
pada bertambah kuatnya keyakinan akan
keberadaan Allah swt, Keesaan dan
KekuasaanNya yang pada gilirannya akan
meningkatkan ketakwannya pada Allah swt.
2. Pengembangan IPTEK harus mengarah
pada kemaslahatan umum umat manusia
sebagai mahluk sosial, mahluk individual
dan sebagai mahluk beragama.

Al-Quran Sumber Etika


Pengembangan Iptek
Pada teknologi harus terkandung muatan etika
yang selalu menyertai hasil teknologi pada saat
akan diterapkan.
Sungguh pun hebat hasil teknologi namun jika
diniatkan untuk membuat kerusakan sesama
manusia, menghancurkan lingkungan sangat
dilarang di dalam Islam. Jadi teknologi bukan
sesuatu yang bebas nilai, demikian pula
penyalahgunaan teknologi merupakan perbuatan
zalim yang tidak disukai Allah SWT.