Anda di halaman 1dari 7

Laporan Praktikum KI2221

Cara Pemisahan dan Elektrometri


Percobaan 04
Voltametri : Analisis Parasetamol
Nama

: Ranis Sinar Ruminten

NIM

: 10513084

Kelompok

: 09

Tanggal Praktikum

: 10 Maret 2015

Tanggal Pengumpulan : 17 Maret 2015


Asisten

: Zul Arkam

LABORATORIUM KIMIA ANALITIK


PROGRAM STUDI KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2015

I.

Judul
Voltametri : Analisis Parasetamol

II.

Tujuan
Menentukan kadar parasetamol dalam tablet parasetamol komersial
dengan metode voltametri

III.

Teori Dasar
Voltametri adalah metode elektrokimia dimana arus diamati pada
pemberian potensial tertentu. Dapat diartikan bahwa voltametri adalah
pemberian potensial pada elektroda kerja dan arus yang timbul dari hasil
reaksi diukur. Timbulnya arus disebabkan karena terjadinya reaksi oksidasi
dan reduksi pada permukaan elektroda. Arus yang dihasilkan sebanding
dengan konsentrasi analit dalam larutan. Voltametri merupakan metode
analisis menggunakan teknik potensial terkontrol yaitu pengukuran respon
arus dari analit dengan pemberian potensial pada elektroda. Respon arus
yang dihasilkan berasal dari transfer elektron selama 9 proses oksidasi
dan reduksi dari analit. Secara termodinamika potensial elektroda dapat
digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif. Reaksi yang terjadi
berdasarkan persamaan Nernst, sebagai berikut

E=E +

2.303 RT
Co
log
nF
Cr

dengan E adalah potensial standar reaksi redoks yang terjadi, R


adalah tetapan gas mutlak, T adalah temperatur (K), F adalah bilangan
Faraday, Co adalah konsentrasi analit yang teroksidasi, dan Cr adalah
konsentrasi analit yang tereduksi.
IV.

Alat dan Bahan


Alat:
Potensiostat,Alat gelas umum,Elektroda pembanding Ag/AgCl dan
Elektroda pembantu Platina,Buret micro 10mL,Filler,dan Labu takar 50
mL
Bahan:
Larutan standar parasetamol 50 mM,Buffer pospat pH 6,Aqua
bidestilasi,dan 2 tablet parasetamol 500mg komersial

V.

Cara Kerja
Pertama kali pembuatan elektroda pasta karbon. Elektroda dibuat
dengan mencampurkan paraffin cair dan grafit dengan komposisi 3:7
dengan total massa 0.5 g. Paraffin harus dipanaskan sampai 80C
sebelum dicampurkan dengan grafit. Selanjutnya penyiapan larutan
sampel,larutan sampel dibuat menggerus tablet parasetamol sampel
lalu ditimbang sampai 1g. Sampel dilarutkan dengan sedikit air di
dalam gelas kimia dan disaring,filtar diencerkan pada labut takar
50mL.Larutan sampel diambil 1 mL dan diencerkan pada labu takan
50mL dengan buffer phosfat. Larutan standar parasetamol dengan

konsentrasi 1, 1,5 , 2, 2,5 ,dan 3 sudah disediakan oleh asisten


praktikum.
VI.

Data Pengamatan
a. Elektroda yang digunakan : Ag/AgCl
b. Sampel yang diuji : 1 mL parasetamol encer
c. Massa sampel yang digunakan 1.0053 g
d. massa 1 buah tablet : 0.504 g
e. Mr parasetamol : 171.15 g/mol
No
1
2
3
4
5
6

Jenis larutan
standar
parasetamol 1
mM
standar
parasetamol 1.5
mM
standar
parasetamol 2
mM
standar
parasetamol 2.5
mM
standar
parasetamol 3
mM
1 mL sampel
obat

i(mikro
A)

E (V)

4.35

0.68

5.67

0.696

7.82

0.688

8.94

0.704

9.94

0.704

7.77

0.56

VII.

Pengolahan Data
Dari data diatas,didapatkan grafik sebagai berikut

Grafi k arus terhadap konsentrasi


12
10

f(x) = 2.89x + 1.56


R = 0.98

(mikro A)

6
4
2
0
0.5

1.5

konsentasi (mili M)

2.5

3.5

dari grafik arus terhadap konsentrasi diperoleh persamaan

y=2.89 x +1.564

dari persamaan ini dapat kita cari konsentrasi kafein dalam sampel kopi
dengan memasukkan data y yaitu luas kurva hasil uji HPLC sampel
kopi,maka

y=2.89 x +1.564

x=

y1.564
2.89

x=

7.771.564
2.89

x=2.1475 mM
konsentrasi parasetamol dalam sampel uji adalah 2.1475 mM
1 g parasetamol diencerkan dalam 50mL aqua dm dan selanjutnya 1mL
sampel diencerkan dalam 50mL buffer phosfat sehingga dapat ditentukan
konsentrasi parasetamol dalam 1.008 g sampel

mol 1 mL parasetamol=

2.1475 mM
x 50
1000

mol 1 mL parasetamol=0.107375 mmol

konsentrasi 1mL parasetamol=0.107375 M


konsentrasi 50 mL parasetamol=konsnetrasi 1 mL parasetamol

M=

mol
volume

mol=M x V =0.107375 x 50=5.36875 mmol


maka

massa=mol x mr

massa=5.36875 x 171.15=918.86 mg
massa parasetamol dalam 1.008 g sampel adalah 918.86 mg. Dari
literature kemasan obat didapatkan data adanya parasetamol sebanyak
500mg per 1 tablet yang massanya adalah 0.504 g sehingga dalam 1
tablet banyaknya parasetamol adalah

918.86 mg
x
=
1g
0.5 04 g

x=459.43

VIII.

mg
atau sekitar 91.886
tablet

Pembahasan

IX.

Kesimpulan
Kadar parasetamol dalam sampel adalah

X.

459.43

mg
tablet

Daftar Pustaka
1. http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-10552067546076-bab%20ii.pdf
2. Skoog D.A., West D.M, Holler F.J., Fundamental of Analytical
Chemistry 5th Ed., Saunders College Publishing, New York, 1998.
3. David Harvey. Modern Analytical Chemistry 1 st Ed., McGraw-Hill,
New York, 2000.