Anda di halaman 1dari 3

EKSEGESE KATA DAMAI SEJAHTERA (EFESUS 1 : 2)

ca,rij u`mi/n kai. eivrh,nh dalam Alkitab Terjemahan Baru


diterjemahkan dengan kalimat ”Kasih karunia dan damai sejahtera”. Dalam New
International Version Bible kata ini diterjemahkan dengan kalimat ” Grace and peace
to you”.
Yang menjadi pembahasan adalah kata eivrh,nh. Bila diterjemahkan kata ini
berarti (1) perdamaian; keselarasan, keserasian, kesesuaian, kecocokan, kerukunan;
kedamaian (Lukas 11: 21; Kisah 9 : 31; 24: 2; Roma 3 : 17). (2) dalam pengertian
damai = bahasa ibrani dapat di artikan sebagai keadaan yang mengalami
kesejahteraan, keselamatan; kesehatan. Biasanya dalam konteks relasi khusus dengan
Tuhan (markus 5 : 34; Roma 1 : 7; 1 Kor 1 : 3; 16 : 11; 1 Tes 1 : 1; Yosua 2 : 16). (3)
damai yang lebih khusus kepada pengertian kristen, mengandung arti keselamatan
yang dari Juru Selamat (Yesus Kristus) (Lukas 2 : 14; Yosua 16 : 33; Roma 5 : 1;
Efesus 6 : 15; Filipi 4 : 7). eivrh,nh mempunyai bentuk kata benda nominatif
feminim Tunggal dari eivrh,nh1
Biblesoft's New Exhaustive Strong's Numbers and Concordance with
Expanded Greek-Hebrew Dictionary, menjelaskan kata ini, bahwa eivrh,nh
mungkin berasal dari kata kerja eiro (untuk bergabung atau menggabungkan dengan);
damai ( dalam arti secara harafiah atau secara kiasan; dengan maksud, kemakmuran.2
Theological Dictionary Of New Testament menjelaskan kata eivrh,nh
sebagai berikut: 1) suatu keadaan ketenangan secara penuh; mungkin pembebasan
dari amukan dan malapetaka peperangan 2) damai antara individu yaitu keselarasan,
penyesuaian 3) keamanan, keselamatan, kemakmuran, kebahagiaan. (karena damai
dan keselarasan membuat terpeliharanya hal yang menyelamatkan dan makmur 4)
1
__________, Friberg Lexicon, (BibleWorks For Windows, Windows 98/XP Release, Copyright ©
2003 BibleWorks, LLC, Version 5.0.005y).
2
__________, Biblesoft's New Exhaustive Strong's Numbers and Concordance with Expanded Greek-
Hebrew Dictionary, (PC Study Bible For Windows, Windows XP Release, Copyright 2007, Version
5.0c).
berasal dari Juru Selamat (Tuhan Yesus Kristus); cara-Nya memimpin kearah damai
(keselamatan) 5) kekristenan, sebagai status (keadaan tenang dari suatu jiwa
menjamin keselamatan individu melalui Kristus, dengan demikian ketakutan tidak
ada lagi, apapun berasal dari Allah dan bersatu dengan jasmani dari individu
tersebut.3
Kata ini juga tidak secara utama menunjuk kepada hubungan antara beberapa
orang, atau sikap, namun menjelaskan mengenai keadaan, misalnya ”waktu yang
damai” atau ”keadaan yang damai”.4

Kata ini juga mempunyai tingkatan yang sama dengan kata ~l'v. Dalam
bahasa ibrani. Kata ini dalam bahasa Ibrani dapat mempunyai arti sebagai berikut:
kata ini merupakan hadiah dari yahweh, biasanya benda atau nilai yang bercampur
dengannya. Kata ini juga selalu menunjuk kepada Israel kepada Yahweh, apakah itu
dalam doa mereka, atau dalam pengenalan bahwa umat Israel adalah hadiah Yahweh
yang telah diberikan.5

Kesimpulan:
Bila dilihat dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kata ini

mempunyai tingkatan yang sejajar dengan ~l'v bahasa Ibrani. Kata ini
menunjukkan bukan hanya kepada proses pendamaian dan kesejahteraan saja, namun
juga menunjukkan kepada suatu keadaan yang dialami oleh orang tersebut. Dalam
kata ini jelas terlihat adanya hubungan vertikal antara umat manusia dengan Tuhan
(Yahweh) bila dalam konteks bangsa Israel maka, dapat ditarik hubungan mereka
sebagai umat pilihan Allah dengan Allah mereka, dan bila dalam konteks orang
percaya (Israel Rohani) maka, dapat ditarik hubungan kita dengan Juru Selamat
Tuhan Yesus Kristus yang memimpin kita kedalam arah yang damai (keselamatan).

3
_________, Theological Dictionary Of New Testament, (BibleWorks For Windows, Windows 98/XP
Release, Copyright © 2003 BibleWorks, LLC, Version 5.0.005y).
4
Ibid.
5
Ibid.
Ada hal yang menarik tentang damai sejahtera, dalam buku Paulus dan pemikiran
utama theologinya. Di dalam buku ini penulis, Herman Ridderbos memberikan uraian
mengenai damai sejahtera menurut Paulus. Yaitu:
Bagi Paulus (seperti dalam seluruh Kitab suci), istilah ”Damai Sejahtera”
tidak sekadar menunjuk kepada sikap hati, tetapi pada anugerah keselamatan
yang menyeluruh, shalom yang akan Allah nyatakan secara penuh. Shalom
adalah damai sejahtera yang akan memerintah ketika ”Allah damai sejahtera
menghancurkan Iblis di bawah kaki” umat-Nya (Roma 16:20). Jadi, selain
memulihkan damai sejahtera antara orang Yahudi dan orang kafir dalam
kerajaan Mesianik yang dihadirkan oleh Kristus, yang telah mendamaikan
perseteruan kedua pihak melalui salib-Nya (Dialah damai sejahtera kita”;
Efesus 2 : 14 dst.), dan selain menghapuskan murka, penderitaan, kesusahan,
dan kesesakan dari penghakiman eskatologis (Roma 2:9-10), shalom juga
mencakup penundukan kuasa-kuasa yang melawan Allah.6

6
Herman Ridderbos, Paulus pemikiran utama theologinya, (Momentum: Surabaya, 2008), hlm 178