Anda di halaman 1dari 4

Kudubisafisika.blogspot.

com

Thermodinamika

A. Teori kinetic gas

Teoti kinetic gas adalah teori yang menggunakan tinjauan taentang energy dan gaya antara pertikel-partikel
zat untuk menerangkan sifat-sifatnya..
1. Gas ideal (gas pada tekanan rendah dan suhu kamar)
Ciri-ciri gas ideal:
a. terdiri atas partikel-partikel (atom atau molekul) dalam jumlah yang besar sekali.
b. Partikel-partikel tersebut senantiasa bergerak dengan arah sembarang.
c. Partikel-pertikel tersebut tersebar merata dalam ruang sempit
d. Jarak antara partikellebih besar dari ukuran pertikel
e. Tidak ada gaya antara partikel, kecuali bila terjadi tumbukan
f. Tumbukan antara partikel dengan partikel, antara partikel dengan dinding adalah lenting sempurna
g. Hokum-hukum Newton tentang gerak berlaku

2. Persamaan umum Gas Ideal


Menurut Boyle-Gay Lussac, Tekanan, volume dan suhu dari gas ideal memenuhi persamaan:
pV pV pV
 C atau,  Nk , atau sering ditulis  nR atau PV = n R T
T T T

Keterangan:

P = Tekanan gas (atm)(Pascal)(Nm-2) 1atm=105Pa=105Nm-2=76cmHg


V = Volme gas (liter)(m3)
T = Suhu mutlak (K)
N = Jumlah partikel gas
k = Konstanta Stefan-Boltzmann 1,38 x 10-23 J/K
n = jumlah mol gas
massa ( gr ) N
n , n
AR / MR No
No = Bilangan Avogadro (6,023 x 1023)
R = Konstanta gas umum
= 8,31 x 103 untuk P dalam Pascal atau Nm-2 dan V dalam m3
= 0,0821 untuk P dalam atm dan v dalam liter
Kudubisafisika.blogspot.com

B. Proses- proses yang dialami Gas ideal


Dalam sebuah system tertutup, gas dapat diubah keadaanya dengan berbagai proses, diantaranya:

a. Proses isotherm
Proses dimana gas dalam system tertutup mengalami proses suhu tetap
PV= konstan
P1V1 = P2V2

b. Proses Isokhorik
Proses dimana gas dalam system tertutup mengalami proses dengan volume tetap
P1
 kons tan
T1
P1 P2

T1 T2

c. Proses Isobarik
Proses dimana gas dalam system tertutup mengalami proses dengan tekanan tetap
V1
 kons tan
T1
V1 V2

T1 T2

V
Kudubisafisika.blogspot.com

d. Proses adiabatic
Proses gas dalam ruang tertutup tanpa adanya kalor yang diterima dan dilepas
P1V1γ = konstan
γ= Konstanta laplace
Cp
  ,  1
Cv
Cp = kalor jenis gas pada tekanan tetap
Cv = Kalor jenis gas pada volume tetap

C. Hukum I Thermodinamika
“ Meskipun bentuk energi telah berubah ke dalam bentuk energi lain, tetapi jumlah energi itu selalu tetap”.

a. Untuk proses Isotermik


Q  U  W
V2
Q  U  nRT ln
V1

b. Untuk Proses Isokhorik


Q  U , karena W=0

c. Proses Isobarik
Q  U  W
Q  U  PV

d. Untuk proses adiabatic


Q  U  W , karena Q=0, maka
W   U
Kudubisafisika.blogspot.com

D. Siklus Carnot

P a  b : isotermik
a b  c : adiabatis
P1 Q1
b c  d : isotermik
P2
W d  a : adiabatis
P4
d c
P3
Q2 V

0 V1 V4 V2 V3

Q1 = kalor masuk/ yang diberikan pada gas


Q2 = kalor keluar/yang dilepaskan oleh gas
T1 = Reservoir suhu tinggi
T2 = Reservoir suhu rendah

Maka, W = Q1-Q2

W
Efisiensi (  ) 
Q1
Q1  Q2

Q1
Q2
 1
Q1
T2
 1
T1