Anda di halaman 1dari 16

PERKEMBANGAN EMBRIO AWAL:

GASTRULASI

Oleh :
ADE NOVALINA
ELVIANA LINGGA
LILI RAHAYU SALAM
WINDI NOVIA SARI

GASTRULASI
Gastrulasi adalah pengaturan kembali sel-sel blastula,
sehingga blastula akan mengalami transformasi menjadi
embrio berlapis tiga (gastrula).
Ditandai :
Terjadi perubahan susunan sel-sel embrio
Gerakan morfogenetik; reorganisasi embrio; sel-sel
kutub animal membungkus sel kutub vegetal
Prekursor pembentukan organ; struktur awal
berupa lapisan (Germ Layer)

POLA PERGERAKAN SEL DALAM


GASTRULASI EMBRIO HEWAN
Invaginasi : lapisan sel
bagian luar masuk atau
melipat ke dalam.
Ingressi : sel-sel bagian
permukaan secara
individual bermigrasi ke
bagian dalam (interior)
dari embrio.
Involusi : lapisan sel
membelok ke dalam dan
kemudian membentang
jauh ke bagian
permukaan internal.

Epiboly : lapisan sel


membentang dengan
menipiskan bentuk selselnya menyeberangi
permukaan luar sebagai
suatu unit.
Interkalasi :dua atau
lebih deretan sel
menyusun diri dengan
masuk ke sela sela antara
satu sel ke sel lainnya,
sehingga terbentuk
deretan sel yang lebih
panjang dan lapisannya
lebih tipis.
- Convergent Extension
(perluasan secara
konvergen : dua atau
lebih deretan sel

MELAKUKAN
GASTRULASI DI
DALAM SUATU
BOLA
BERONGGA
2 CARA
GASTRULASI

MELAKUKAN
GASTRULASI
PADA TELUR
YANG
MENGANDUNG
BANYAK YOLK

TUJUAN
GASTRULASI

GASTRULASI BERTUJUAN UNTUK


MEMBENTUK TIGA LAPISAN
EMBRIO, DISEBUT GERM LAYER

Lapisan tersebut dibagi menjadi 3, yaitu:


1. Ektoderm : lapisan yang akan memberi bentuk
luar hewan, merupakan prekursor epidermis dan
sistem saraf, dibentuk dari sebagian besar kutub
animal.
2. Endoderm : lapisan yang dibuat dari kutub
vegetal, merupakan prekursor usus dan organ
internal, dibentuk dari sebagian besar kutub vegetal.
3. Mesoderm : merupakan lapisan prekursor otot,
jaringan penghubung, dan komponen lainnya yang
akan menghubungkan antara ektoderm dan
endoderm, dibentuk dari sebagian kutub animal dan
vegetal.

GASTRULASI AMPHIOXUS
Gastrulasi

amphioxus terjadi
melalui invaginasi dari
dinding vegetal.Sel-sel
tumbuh kedalam, mengisi
rongga blastosoel menjadi
endoderm dan mesoderm.
Area yang terbentuk
kemudian akibat pergerakan
tersebut adalah munculnya
rongga arkenteron
(gastrocoel)

GASTRULASI PADA BULU BABI

(SEA URCHIN (ECHINODERMATA))

1) blastula, terdiri atas selapis sel tunggal


bersilia yang mengelilingi blastosoel.
Gastrulasi dimulai dengan pembentukan
lempeng vegetal. Sel-sel mesenkim (calon
mesoderm) memisah dari lempeng vegetal,
berpindah ke dalam blastosoel
2) Lempeng vegetal pada gastrula awal
mengalami invaginasi. Sel-sel mesenkim mulai
membentuk penjuluran tipis (filopodia)
3) Sel-sel endoderm membentuk Arkenteron.
Sel-sel mesenkim membentuk persambungan
filopodia antara ujung arkenteron dan sel-sel
ektoderm dinding blastosoel.
4) Gastrula akhir, kontraksi filopodia menarik
arkenteron, sehingga endoderm arkenteron akan
menyatu dengan ektoderm dinding blastosoel.
5) Gastrula selesai, terbentuk saluran
pencernaan fungsional, mulut dan anus.
(endoderm). Ektoderm membentuk permukaan
luar bersilia.

Gastrulasi pada Amphibi

GASTRULASI PADA BURUNG DAN


REPTIL
Pembelahan meroblastik pada sel telur burung dan reptil
yang kaya kuning telur dan bercaangkang, hanya terbatas
pada cakram kecil sitoplasma pada kutub animal.
Tudung sel (blastodisk) membentuk dan memulai gastrulasi
dengan pembentukan primitive streak.
Dari pembelahan tersebut terbentuk embrio dan empat
lapisan ekstraembrionik (korion, amnion, alantois dan yolk
sac)

GASTRULASI EMBRIO MANUSIA


Saat

blastotista (blastula) terimplantasi di uterus,


massa sel bagian dalam membentuk cakram pipih
dengan lapisan sel bagian atas (epiblast) dan lapisan
sel bagian bawah (hipoblast). Lapisan-lapisan ini
homolog dengan lapisan pada cakram embrio burung.
Seperti pada burung, embrio manusia akan
berkembang secara keseluruhan dari sel-sel epiblast,
sementara sel-sel hipoblast membentuk kantung
kuning telur (yolk sac).
Gastrulasi terjadi melalui pergerakan ke arah dalam
sel-sel lapisan atas melalui primitive streak untuk
membentuk mesoderm dan endoderm (persis sama
dengan proses pada embrio burung)

PERKEMBANGAN EMBRIO MAMALIA DARI


BLASTULA KE GASTRULA

TABEL PERBANDINGAN BLASTULA


DAN GASTRULA
HEWAN

BLASTULA

GASTRULA

AMPHIOXUS

Bentuknya bundar

Terjadi invaginasi
pada daerah
vegetatif embrio

AVES

Bentuknya cakram Terjadi penebalan


di daerah bakal
median embrio
caudal (primitive
streak)

AMFIBIA

Bentuknya bundar

Terbentuknya
suatu celah di
bawah bidang
equator pada