Anda di halaman 1dari 66

PROGRA

MA
PENYULUHAN
PERTANIAN
BPP KECAMATAN CIJATI
KABUPATEN CIANJUR Tahun
Anggaran

201
1
Diserahkan
kepada :
BADAN PELAKSANA PENYULUHAN
PERTANIAN PERIKANAN DAN
KEHUTANAN (BP4K) KABUPATEN
CIANJUR

Disusun di
Pada Tanggal

: Cijati
: 30 Desember 2010

Koordinator PPL Kec. Cijati

DANDAN
HENDAYANA, SP
Nip.19760910.20060
4.1.014

KCD Pertanian
TPH
Kecamatan
Cijati

Menyetu
jui

IIP SARIPUDIN
NIP.19690507.20070
1.1.007

Ketua Gapoktan Jati


Mekar
Kecamatan
Cijati

KH. ASEP
RIDWAN
Mengeta
hui

Camat
Cijati

ENGKOS
KOSASIH,SH,.MSI NIP.
19620705.198503.1.
025

PROGRA
MA
PENYULUHAN
PERTANIAN
BPP KECAMATAN CIJATI
KABUPATEN CIANJUR Tahun
Anggaran

201
1

MENGETAHUI/MENYETUJUI KEPALA
BADAN PELAKSANA PENYULUHAN
PERTANIAN PERIKANAN DAN
KEHUTANAN (BP4K) KABUPATEN
CIANJUR

SUGANDA, SP,M.SI
Nip.19540817.19760
3.1.003

ii

KATA PENGANTAR

Programa Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan Cijati Tahun


2011 adalah suatu
pertanian

yang

rangkaian

rencana

kegiatan

penyuluhan

memuat keadaan, masalah, tujuan, cara

mencapai tujuan, strategi dan kebijakan serta prioritas


Pembangunan

Program

Pertanian dalam satu tahun anggaran yakni

tahun 2011.
Programa

Penyuluhan

Pertanian

ini

disusun

secara

partisipatif,

pokokpokok permasalahan, potensi, peluang dan

tantangan yang harus dihadapi pada saat ini dan di masa yang
akan datang.
Kepada semua pihak
Programa Penyuluhan

yang

Pertanian

ucapkan

Programa
bermanfaat

ini

kami

Penyuluhan

telah

membantu

terima

Pertanian

Tahun

bagi lajunya pertumbuhan

tersusunnya

kasih.

Semoga

2011

ini dapat

sektor pertanian

di

Kecamatan Cijati.

Cijati, Desember 2010

Penyusun

iii
iii

DAFTAR ISI

KATA
PENGANTAR
..........................................................................................
i
DAFTAR
ISI
......................................................................................................
ii
DAFTAR
TABEL
................................................................................................
iii
DAFTAR
GAMBAR
...........................................................................................
iv
BAB
I
......................................................................
BAB
II
...................................................................

PENDAHULUAN
1
KEADAAN
4

2.1 Keadaan Fisik


Wilayah.......................................................
2.2 Keadaan Demografis
.........................................................
5
2.3 Keadaan Sosial Ekonomi
...................................................
5
2.4 Keadaan Pertanian
............................................................
6
2.5 Keadaan Kelembagaan Pertanian
.....................................
13
BAB III

1
4
1
4

MASALAH
4.1 Masalah Yang Bersifat Perilaku
......................................
4.2
Masalah Yang Bersifat Non Perilaku
..............................

BAB V

TUJUAN
3.1 Tujuan Umum Program Penyuluhan
................................
3.2
Tujuan Khusus Program
Penyuluhan................................

BAB IV

UMUM

1
6
1
8

RENCANA KEGIATAN PENYULUHAN


5.1 Rencana Kegiatan Penyuluhan
......................................
5.2
Rencana Kegiatan Fasilitasi
.............................................

2
0
2
0
iv

BAB VI

PENUTUP
6.1 Kesimpulan
......................................................................
6.2 Saran
................................................................................
DAFTAR
PUSTAKA....................................................................
LAMPIRAN .................................................................
...............

2
6
2
6
2
8
3
9

DAFTAR TABEL

No
1
4
5

Judul
Tabel
Tabel.1 Jumlah luas areal tanaman komoditas tanaman pangan di
Kecamatan Cijati
Tahun 2010
Tabel 3. Data Jumlah Penduduk Kecamatan Cijati Tahun 2010

Ha
l
8
16
30

Tabel 4. Data Jumlah Penduduk Kecamatan Cijati Berdasarkan Derajat


Pendidikan Tahun
2010

30

Tabel 5. Data Jumlah KK Penduduk Kecamatan Cijati Berdasarkan Jenis


Pekerjaan Tahun
2010

30

Tabel 6. Jumlah Luas Lahan Sawah dan Lahan Darat di Kecamatan Cijati

31

Tabel 7. Jumlah Luas Lahan Sawah berdasarkan jenis pengairan yang


ada
di Kecamatan Cijati

31

vi

1.
PENDAHULUA
N

Pelaksanaan penyuluhan yang efektif dan efisien menuntut adanya


suatu perencanaan dan penentuan target sasaran yang jelas dan
terukur.

Dalam

perencanaan

ruang

mempunyai

karena itu perencanaan


suatu

lingkup

keniscayaan

ilmu

aspek

peranan yang sangat krusial. Oleh


pelaksanaan penyuluhan merupakan

yang

harus

ditempuh

peningkatan produksi dan kesejahteraan


Perencanaan

manajemen,

penyuluhan

yang

manakala

tujuan

petani ingin tercapai.

tertuang dalam rencana

programa merupakan langkah awal dan sangat menentukan


keberhasilan

pelaksanaan

penyuluhan

untuk

kurun

waktu

rencana

yang

tertentu.
Programa

penyuluhan

pertanian

merupakan

disusun

secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman,

sebagai

alat

Programa
menghasilkan
kontent

pengendali

pencapaian

penyuluhan

pertanian

kegiatan

penyuluhan

tujuan

diharapkan
pertanian

dapat
dengan

yang spesifik lokalita dan strategis. Serta mempunyai

daya ungkit yang tinggi terhadap peningkatan


komoditas

penyuluhan.

unggulan daerah dan pendapatan

produktivitas

petani. Kegiatan

yang tercantum dalam programa penyuluhan pertanian harus


mampu merespon

kebutuhan

pelaku

utama

dan

pelaku

usaha dalam memberikan dukungan terhadap programprogram


pertanian lainnya.
Dengan adanya progarama penyuluhan pertanian secara khusus
ditujukan untuk mengarahkan pola, dan kegiatan penyuluhan yang
Programa Penyuluhan Pertanian BPP
Cijati TA.2011
6

akan dilaksanakan dapat lebih terarah dan terpadu. Memuat


segala aspek yang dibutuhkan terutama dalam meningkatan
kualitas system penyuluhan pertanian dewasa ini.
Mengingat penyuluhan
mencerdaskan

merupakan

bagian dari upaya untuk

kehidupan bangsa, dan memajukan kesejahteraan umum. Secara


inheren didalamnya
hak

azasi

setiap

mengandung
warga negara.

maksud

untuk

Dalam

memenuhi

ruang

lingkup

pembangunan pertanian, peranan penyuluhan

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
7

mempunyai

posisi

yang

penting.

System

penyuluhan

merupakan suatu keharusan untuk memenuhi kebutuhan pangan,


papan dan sandang serta bahan baku industri. Memperluas
lapangan kerja dan usaha, serta bertujuan untuk meningkatkan
kesejahteraan
Secara

makro

rakyat

pelaksanaan

khususnya

system

petani.

penyuluhan

harus

berorientasi pada :
1. Pengentasan masyarakat dari belenggu kemiskinan
khususnya bagi masyarakat pedesaan
2. Meningkatkan
yang

pendapatan

masyarakat

pertanian

bertujuan secara agregat meningkatkan dan

mamajukan pendapatan nasional


3. Menjaga
hidup dan

kelestarian dan keberlangsungan

lingkungan

ekosistem, serta sumberdaya hayati.


Dengan pelaksanaan system penyuluhan yang baik, terpola,
tersusun, dan tepat serta akurat. Diharapkan dapat memberikan
kontribusi yang produktif berupa peningkatan
indicator

dalam sector pertanian

sector

pertanian

indicator

pada umumnya,

tanaman

pangan,

dan sub

hortikulutra,

perikanan/peternakan dan kehutanan, pada khususnya.


Untuk melaksanakan
efisien beberapa hal

system penyuluhan

yang efektif dan

yang perlu untuk diperhatikan


adalah :
a.

Komponen sumberdaya manusia yang memadai

dan berkualitas b.

Kemampuan pengelolaan

(manajerial) yang memadai


c.

Kemampuan

dan

kapasitas

jiwa

kewirausahaan,

kemampuan pengelolaan system manajemen usaha yang


produktif
d.

Kemampuan dalam mengelola organisasi bisnis usaha


tani dan usaha peningkatan agribisnis secara umum.

Dengan penerapan

seluruh

komponen

tersebut

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
8

diharapkan
membangun
sampai

hilir.

pelaku pembangunan
usaha

pertanian

Mempunyai

daya

mulai
saing

pertanian

kita,

dari mata

rantai

hulu

kompetitif

dan

yang

dapat

mampu berperan serta dalam melestarikan lingkungan hidup


sejalan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
9

Berangkat

dari asumsi yang tersebut di atas, bahwa aspek

perencanaan

dalam

menentukan

system

penyuluhan

merupakan bagian yang krusial dan esensi. Dengan demikian


penyusunan
Penyuluhan
dapat

Rencana
Pertanian)

melaksanakan

Penyuluhan
merupakan

seluruh

Pertanian

suatu

pelaksanaan

(Programa

keniscayaan,

untuk

penyuluhan

yang

berhasil.
Sebagai kelanjutan atau perpanjangan tangan dari kelembagaan
penyuluhan

nasional,

Balai

Penyuluhan

berkewajiban melaksanakan suatu analisis


berkenaan

dengan

ruang

lingkup

Pertanian

(BPP)

dan kajian

yang

permasalahan

objek

penyuluhan khususnya pertanian. Hasil kajian ini dituangkan


dalam bentuk programa penyuluhan, yang merupakan suatu
pedoman atau acuan dalam pelaksanaan penyuluhan secara
teknis dilapangan.
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cijati, untuk tahun
2010 telah menyusun

suatu referensi rencana kerja

penyuluhan.

Selanjutnya rencana

dituangkan

dalam

rencana

kerja
umum

system

penyuluhan

ini

program Rencana

Penyuluhan Pertanian (Programa) sebagai landasan hukum seluruh


pelaksanaan kegiatan penyuluhan yang akan dilaksanakan untuk
satu tahun kedepan.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
10

2. KEADAAN UMUM

2.1 Keadaan Fisik Wilayah


Wilayah
Ha,

Kecamatan

29,02

memiliki

luas

wilayah

5109,7

% merupakan wilayah pesawahan, dan 70,98 %

merupakan
dimiliki

Cijati

wilayah daratan. Wilayah

sebagian

besar

merupakan

pesawahan
lahan

yang

sawah tadah

hujan, dan berada dengan ciri topografi daratan yang relatif


datar atau landai.
wilayah

Sedangkan

sebelah

lahan

darat

selatan merupakan

di

sebagian

dataran

tinggi

bergelombang dengan tingkat kemiringan 15 30


%.

Ketinggian permukaan daratan dilihat dari permukaan

laut mempunyai ketinggian antara 50 sampai 700 meter dpl.


Jenis tanah yang ada disebagian besar wilayah ini memiliki
klasifikasi

jenis tanah alluvial, grumosol, dan latosol.

Dan

ciri sebagian besar kondisi tanah di wilayah ini adalah aluvial


yakni lempung berpasir, dengan kandungan pasir berkisar
kurang

lebih

20%.

Kondisi

agroklimat

secara

umum

memiliki ciri iklim tropis, dimana temperature udara secara


rata rata berada dalam
interval 20
Celcius.
Pergantian
memiliki

30

musim

jika

berada

dalam

kondisi

normal

tingkat pergantian antara bulan September s/d

Maret merupakan musim hujan, dan bulan April s/d Agustus


merupakan musim kemarau.

Tingkat curah hujan 5 sampai 7

bulan basah, terutama pada musim hujan, antara Oktober


Maret. Batas wilayah secara administratif mempunyai batas
batas wilayah sebagai berikut :
a. Batas sebelah utara dengan

: Kecamatan
Kadupandak
b. Batas sebelah timur dengan
: Kecamatan
Tanggeung
c. Batas sebelah selatan
: Kecamatan Leles
Programa Penyuluhan Pertanian BPP
dengan
Cijati TA.2011
11
d. Batas sebelah barat
:Kabupaten
dengan
Sukabumi

Jarak hubungan transportasi darat dari ibukota kecamatan ke


ibukota kabupaten berjarak sekitar 92 km, sedangkan jarak
hubungan transportasi darat ke ibukota propinsi kurang lebih
152 km.
2.2 Keadaan Demografis
Masyarakat

Kecamatan Cijati merupakan masyarakat dengan

strata masyarakat
penduduk

pedesaan.

yang

Berdasarkan

data

jumlah

ada sebanyak 34.264 jiwa 50,80 %

diantaranya adalah perempuan dan sisanya


49,20% adalah
lakilaki.
Berdasarkan

penduduk

latar

belakang

pendidikan

sebagian

besar

masyarakat Cijati berlatar belakang pendidikan SD (67,76%),


lulusan SLTP 15,11%, tamat SLTA
8,66%, dan 1,07 % merupakan mereka yang mengenyam
pendidikan

tinggi.

Dengan

demikian

jika

melihat

faktor

sumberdaya manusia, maka dapat dikatakan bahwa kondisi


masyarakat Cijati merupakan masyarakat rawan terhadap
pengembangan

pendidikan.

Artinya

peningkatan

derajat

partisipasi masyarakat untuk tingkat pendidikan yang lebih


tinggi

perlu

mendapat

perhatian

yang

lebih,

guna

meningkatkan angka partisipasi pendidikan yang lebih baik.


Hal ini mengingat proporsi
pendidikan dasar dan

jumlah

penduduk

dengan

menengah cukup jauh berbeda. Sehingga untuk masa yang


akan datang peningkatan akses
pendidikan

harus

terhadap

kepentingan

lebih dioptimalkan.

2.3 Keadaan Sosial Ekonomi


Dengan pertimbangan aspek kesejahteraan ekonomi maka
masyarakat di kecamatan Cijati sebagian besar memiliki jenis
pekerjaan sebagai petani dan buruh tani. Dari tabel di bawah
Programa Penyuluhan Pertanian BPP
Cijati TA.2011
12

ini 46,67% dan 33,14 % masyarakat Cijati adalah mereka


yang memiliki pekerjaan sebagai petani dan buruh tani.
Hanya sebagian kecil saja masyarakat Cijati yang memiliki
pekerjaan di luar pertanian, diantaranya 8,25 % adalah
pedagang, 2,97 % adalah pengrajin,

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
13

dan 5,94% adalah pertukangan serta 3,04 % adalah mereka


yang berprofesi sebagai PNS.
Hal ini berdampak pada ketergantungan

yang cukup besar

terhadap sektor pertanian, sehingga peranan sektor pertanian


menjadi penting. Karena merupakan kegiatan utama dalam
menggerakan kegiatan ekonomi di Cijati. Dengan kata lain jika
kondisi pertaniannya produktif maka pendapatan masyarakat
akan meningkat.

Begitu pun sebaliknya

jika kondisi

pertanian mengalami penurunan produktivitasnya maka akan


berimbas

kepada

masyarakat.

Oleh

dengan bertumpu
dipandang

pendapatan

karena

itu

untuk

dan

daya

pembangunan

pada keberpihakan

perlu

dioptimalkan.
dijadikan

tingkat

beli

masyarakat

teradap pertanian

ditingkatkan

dan

lebih

Selain itu kondisi pertanian di Cijati dapat

potensi

utama,

jika

dilihat

dari kemampuan

sebagian masyarakatnya yang berkonsentrasi di sektor ini.


Selain
aspek
potensi
perekonomian di Cijati

ekonomi

pertanian,

kegiatan

juga didukung dengan kehadiran lembaga perdagangan yang


ada yakni pasar tradisional

yang

ada

dibeberapa

desa.

Walaupun sifatnya hanya pasar harian, namun kegiatan ini


cukup

memberikan

melakukan

kesempatan

kegiatan

transaksi

bagi

masyarakat

perdagangan,

untuk
berupa

komoditas pertanian hasil bumi, hasil perikanan, peternakan,


dan lainnya.
Disamping

itu kegiatan dalam pasar tradisional

ini juga

memberikan peluang terhadap perputaran keuangan yang


terjadi di Cijati. Beberapa lokasi pasar tradisional di Cijati ini
dintaranya
Desa
formal

ada di ;

Padaasih.

Desa Cijati, Desa Bojonglarang, dan

Lembaga

perekonomian

yang

sifatnya

dan definitif di Kecamatan Cijati sampai dengan saat

ini yang belum hadir, seperti


; Bank unit , LPK/BPR,
keuangan lainnya.

atau

lembaga

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
14

2.4 Keadaan Pertanian


2.4.1
Usaha

Potensi

Total

luas sawah baku

sebanyak 1492,3 hektar.

Kecamatan Cijati adalah


Dari jumlah lahan sawah

yang ada, Desa Bojonglarang

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
15

mempunyai

luas lahan sawah terbesar yakni 16,85%

dari luas baku sawah keseluruhan. Disusul oleh Desa


Parakan Tugu dengan 13,97% dan Desa Cibodas 11,
98%.
Berdasarkan jenis pengairannya kondisi lahan sawah
yang ada di
Kecamatan Cijati
dalam 3 jenis :

dapat

digambarkan

a. Sawah dengan pengairan irigasi


teknis
b.

Sawah dengan pengairan irigasi

pedesaan c.

Sawah tadah hujan

Sawah dengan pengairan irigasi teknis hanya 10,27


%, sedangkan sawah dengan irigasi pedesaan mencapai
69,16 % dan sisanya sawah dengan jenis sawah
tadah hujan sebanyak 20,58%.

Kondisi ini

membawa implikasi terhadap pelaksanaan pola


tanam padi sawah yang dilaksanakan masyarakat
cijati.

Dengan melihat kondisi nyata tersebut maka

hanya sawah yang dengan pengairan irigasi teknis


yang berpotensi melaksanakan pola tanam padi
padi palawija, yakni dapat dilaksanakan di desa Cijati,
Cibodas, dan Sukaluyu. Sedangkan untuk sawah dengan
irigasi pedesaan bila kondisi sumber airnya
memungkinkan maka pola tanam padi padi palawija
dapat terrealisir. Namun jika terdapat masalah
seperti saranan saluran irigasinya terganggu dan
sumber airnya tidak muncul maka pola tanam yang
bisa dilaksanakan adalah padi palawija bera.
Artinya dengan kondisi seperti ini sasaran tanam padi
sawah secara
teoritis hanya dapat dilaksanakan sekali dalam setahun.
Akan halnya dengan sawah tadah hujan maka sistem
penanaman

padi

hanya dapat terjadi sekali dalam


Programa Penyuluhan Pertanian BPP
Cijati TA.2011
16

setahun, karena terhambat aspek pengairannya


bersumberkan dari turunnya hujan.

yang

Hal yang paling

ekstrem dari kondisi sawah yang tadah hujan ini, adalah


jika pergantian musim tidak normal, akan membuat
petani sulit memperkirakan
musim tanam.

kapan akan melaksanakan

Sehingga

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
17

mengancam kepada tidak produktifnya lahan sawah


yang

dimiliki.

Hal

ini

berimbas

pada

pendapatan

keluarga yang menurun.


Berdasarkan
diusahakan

jenis

komoditi

pertanian

yang

sebagian besar masyarakat di Kecamatan

Cijati, tanaman

pangan merupakan komoditas yang

paling dominan.
Tabel.1 Jumlah luas areal tanaman komoditas tanaman pangan di
Kecamatan
Cijati Tahun
2010
N
o

Nama Desa

PARAKAN TUGU

208.2

Padi
Ladan
g
(Ha)

CARINGIN

153

89

CIBODAS

250

32

CIJATI

108

SUKAMAHI

177.7

BOJONGLARANG

141

SINARBAKTI

174

63

PADAASIH

108.4

SUKALUYU

172

JUMLAH

Padi
Sawah
(Ha)

1492.3

Kedel
a
i
(Ha
15

Kacang
Jagun
Tanah
g
(Ha)
(Ha)
7

Ubi
Kayu
(Ha

Ubi
Jalar
(Ha

Kacang
Hijau
(Ha)

15

12

65

101

20

16

100

11

35
4

112

24

36

11

47

Dari tabel tersebut maka dapat tergambarkan

bahwa

tanaman padi sawah merupakan komoditas dominan


yang diusahakan oleh petani di Cijati.
2.4.2

Produktivitas Usaha
Dalam aspek pencapaian produksi dan produktivitas
tanaman padi khususnya,

untuk

penanaman

sawah seluas 3211 ha,

tanaman

padi

tahun

2010

dan padi ladang 354 ha. Dari luas areal penanaman


padi tersebut luas panen yang dicapai yaitu sebanyak
2890 ha dari sasaran luas tanam, sisanya mengalami
puso.

Produksi rata rata per hektar

sawah

untuk tahun

2010 untuk

tanaman

padi

wilayah Kecamatan

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
18

Cijati

mencapai

6,19

ton

per

hektar.

Sehingga

untuk masa tanam tahun 2010 dari 2890 ha luas panen


yang dicapai maka diperoleh

tingkat

produksi

sebanyak 20.109 ton GKP setara

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
19

padi

dengan 17.395 ton GKG. Naik 8,21% bila dibandingkan


dengan tahun
2009 atau terjadi peningkatan produksi GKG sebanyak
1.320 ton. Sedangkan untuk komoditas padi ladang
luas panen yang dicapai di wilayah Kecamatan Cijati
mencapai 319 ha dengan jumlah produksi sebanyak
700 ton GKG.
Secara
hasil

keseluruhan

dengan

memperhatikan

kondisi

pertanian yang ada di Kecamatan Cijati, secara

garis besar posisi pertanian tanaman padi sawah masih


memiliki

posisi

komoditas

yang

utama

dan

dominan

terbesar yang dihasilkan

sebagai

oleh masyarakat

petani di Kecamatan Cijati.

2.4.3

Lingkungan Usaha
a. Kondisi Sarana dan Prasarana
Barang kali sudah menjadi rahasia umum, bahwa
secara topografi kiondisi

permukaan

wilayah Cianjur Selatan merupakan


bergelombang

dan

labil.

rupa

daratan

daerah

Hal

yang

ini membawa

dampak tingkat kerawanan dan munculnya bencana


cukup

besar.

menunjukkan

Oleh

karena

itu

kenyataan

bahwa kondisi sarana transportasi

untuk menjangkau seluruh lokasi pertanian yang ada


di

wilayah

Kecamatan

Cijati

masih

minim

dari

kelayakan sarana yang memadai khususunya sarana


transportasi darat.
Hal ini berpengaruh
pertanian dan

terhadap ketersediaan

sarana

pemasaran hasil pertanian menambah resiko dan


biaya.

Sehingga kalkulasi

penjualan

hasil

besarnya

biaya

marjin

pemasaran

dan

menjadi berkurang karena terlalu


pemasaran

dan

penjualan

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
20

yang

dihadapi.

Dampak dari kedaan ini adalah harga

jual yang diterima petani menjadi kurang layak dan


tidak adil. Sedangkan harga input produksi yang
dihadapi petani bertambah mahal.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
21

b. Kondisi Perkembangan Harga


Salah satu aspek penting dalam menilai
pengembangan sector pertanian di Kecamatan
Cijati selain beberapa hal yang telah diuraikan di
atas diantaranya adalah aspek perkembangan harga.
Untuk perkembangan harga jual gabah seringkali
kedaan yang terjadi adalah sejauhmana factor
hubungan suplly dan permintaan akan gabah yang
terjadi.

Sudah menjadi kelaziman bilamana pada

saat musim panen harga gabah selalu menurun,


dan pada saat musim kering perkembangan harga
gabah sering kali melonjak tajam.

Dari

hasil

pengamatan diperoleh bahwa perkembangan harga


gabah yang paling tinggi untuk tahun 2010
terjadi pada bulan Mei sampai dengan bulan
September. Dengan puncak harga tertinggi
pada

bulan

pengamatan
untuk

Juli

dan

diperoleh

Agustus.
data

terjadi

Dari

bahwa

hasil

harga

gabah

GKP mencapai angka Rp.2800 3000 / kg

dan Rp. 3200 3400 / kg untuk GKG.


c. Faktor Iklim dan Cuaca
Aspek

perubahan

terjadi
saat

iklim

dan

cuaca

yang

di wilayah Kecamatan Cijati sampai dengan

ini

masih

menjadi

diatasi.

Sama

seperti

wilayah

lain,

akibat

aspek yang belum dapat


yang

yang

perubahan iklim dan cuaca


menjadikan

pola

terjadi

ditimbulkan

yang

tanam

di

tidak

berbagai
karena

normal

ini

dan pengaturan jadwal

tanam menjadi terganggu. Walaupun memang aspek


ini bersifat uncontrol
petani

untuk

tetapi sejauh ini kemampuan

memprediksi

dan

meramalkan

perubahan iklim dan cuaca berdasarkan gejalagejala


Programa Penyuluhan Pertanian BPP
Cijati TA.2011
22

yang umum dan nampak masih belum memadai.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
23

2.4.4

Keadaan Perilaku
a. Keadaan Kemampuan Kualitas SDM Petani
Berdasarkan

hasil

pengamatan

terhadap

latar

belakang pendidikan khususnya untuk masyarakat


Kecamatan Cijati. Aspek kualitas SDM menjadi salah
satu factor yang mempunyai peranan besar dalam
upaya

membantu

pembangunan

pencapaian

pertanian.

keberhasilan

Dalam hal ini kaitan

yang sangat penting adalah upaya perubahan pola


dan

perilaku

dalam

tata cara atau metode serta

aplikasi anjuran teknologi


kendala

kurang

kerap kali menghadapi

terapresiasi

karena

factor

pemahaman petani terhadap tujuan, manfaat , dan


dampak

dari penerapan anjuran teknologi

yang

direkomendasikan.
Beberapa
hal
yang
lemahnya kualitas
SDM
sejauh
adalah :
-

dengan

factor

informasi

yang

dimiliki

ini

Kurangnya
petani

berkaitan

basis
sehingga

terhadap

memberikan

kemampuan

untuk

pengaruh
mengambil

keputusan yang berkenaan dengan pengelolaan


usaha tani, secara mandiri dan independen sulit
untuk dilaksanakan.
-

Salah

satu

aplikasi
hanya

sumber

pengetahuan

dalam

dan pelaksanaan usaha tani sejauh ini


berdasarkan

Lemahnya

kepada

pengalaman.

dukungan skill dan keahlian usaha

tani yang lebih adaptif terhadap adopsi teknologi


belum optimal.
-

Lemahnya

kemampuan

inovatif,

dan

kreativitas

dalam

melakukan

dan

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
24

pemberdayaan

pengelolaan

usaha tani yang

dilaksanakan.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
25

b.
Keadaan
Kelompok Tani

Kualitas

Beberapa hal yang masih menjadi bahan perbaikan


dan peningkatan
masalah

kinerja

pengelolaan

kelompok

lembaga

tani terutama

kelompok

tani,

diantaranya :
a. Kelengkapan
AD/ART, Profil

administrasi

kelompok tani :

kelompok tani, buku adm, dsb.


b. Kesekretariatan alamat kelompok tani
c. Intensitas dan frekuensi pertemuan kelompok tani
dalam

kegiatan

pelaksanaan

penyuluhan

pertanian
d. Pelaksanaan kegiatan pelatihan, sekolah lapang,
kursus tani
dsb
e. Pembagian

kerja

dan

tugas

dalam

struktur

tani

melalui

organisasi kelompok
f.

Pemberdayaan
kegiatan

kelompok

produktif dalam rangka menciptakan

kemampuan dan kemandirian kelompok tani.


g. Pembinaan
pemberian

kelompok

tani

melalui

kegiatan

bantuan dan subsidi.


h. Kegiatan
kegiatan

pemberdayaan
perlombaan

kelompok

dan

ajang

melalui

kompetensi

lainnya

2.4.5

Kebutuhan Pelaku Utama dan


Pelaku Usaha

Dalam upaya
pertanian

membantu

kelancaran

usaha

yang dilaksanakan di Kecamatan Ciajti, saat

ini beberapa aspek yang masih menjadi fokus perhatian


untuk mendapat penanganan diantaranya adalah :
Programa Penyuluhan Pertanian BPP
Cijati TA.2011
26

a. Aspek ketersediaan saprodi yang harus mendapat


ketersediaan

yang

memadai,

sehingga

memberikan jaminan keamanan pada


petani

menggunakannya.

lebih

saat

Diantaranya

adalah

ketersediaan benih unggul, pupuk , dan saprodi


lainnya.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
27

b. Sarana pengairan (irigasi) yang belum memadai


c.

Akses

pembiayaan

yang

harus

Lemahnya institusi permodalan


dijalankan

membawa

ditingkatkan.

usaha

pengaruh

tani

yang

yang

besar

terhadap proses perbaikan dan perkembangan pola


usaha
Daya

usaha

tani

yang

jangkau terhadap

produksi

seperti

pertanian

akses

pupuk,

yang

efisien

dan

efektif.

pembelian

input

alat dan

mekanisasi

kurang

membawa

masih

dampak terhadap proses usaha tani yang inefisiensi.


Salah satu kasus diantaranya pemberian pupuk
yang

kurang

seimbang

dikarenakan

ketidakmampuan untuk mengadakan jenis pupuk


yang dianjurkan.
2.5 Keadaan Kelembagan Pertanian
Jumlah kelembagaan
2010 ini sebanyak

tani yang ada sampai dengan tahun

86

kelompok

tani,

kelompok

ternak,

gabungan

kelompok tani desa, 1 kelompok wanita tani, dan 2 kelompok


PPPA.
Dari jumlah kelompok tani tersebut, jumlah petani anggota
yang tercatat
resmi adalah sebanyak 2.342 orang, dengan luas garapan
milik kelompok seluas 1.400 hektar. Artinya 93,81% luas
sawah

di

Kecamatan

Cijati

telah

terwadahi

dalam

kelembagaan kelompok tani.


Berdasarkan
kelompok

hasil

penilaian

terakhir

sebagian besar merupakan

yakni sebanyak

53 kelompok

kelas

kemampuan

kelompok

pemula

tani, 35 kelompok adalah

kelompok lanjut, dan 4 kelompok tani madya.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
28

3. TUJUAN

3.1 Tujuan Umum Program Penyuluhan Kecamatan Cijati


Tahun 2011
Tujuan program pelaksanaan
Cijati untuk tahun

penyuluhan

di Kecamatan

2011 menekankan kepada


aspek :
a.

Peningkatan pengetahuan terhadap pola

pelaksanaan usaha tani. b.

Peningkatan attitude

(peningkatan mentalitas) petani terhadap


dampak
usaha
c.

perubahan
tani

dan

alih

teknologi

yang dilaksanakan.

Peningkatan skill keahlian dan keterampilan dalam


pelaksanaan usaha tani.

3.2 Tujuan Khusus Program Penyuluhan Kecamatan Cijati


Tahun 2010
Pencapaian

peningkatan

tingkat

produktivitas

dan

skala

produksi baik untuk komoditas tanaman utama padi sawah,


palawija,

maupun

meningkatkan

komoditas

pendapatan

dan

lainnya

dalam

rangka

kesejahteraan

petani,

diantaranya :
a. Meningkatkan tingkat produktivitas padi sawah dari
60,19 kw/ha
GKG menjadi 62,34 kw/ha GKG. Dengan cara :
1.

Penggunaan bibit unggul

2.

Perbaikan jarak tanam yang optimal

3.

Pemupukan yang berimbang

4.

Pencegahan dan Pengendalian OPT

5.

Perbaikan sarana irigasi

6.

Mengamankan proses panen dan pasca panen


Programa Penyuluhan Pertanian BPP
Cijati TA.2011
29

b. Meningkatkan tingkat produktifitas padi gogo dari


27,92 kw /ha
GKG menjadi 31,98 kw/ha GKG. Dengan cara :
1.

Penggunaan bibit unggul

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
30

c.

2.

Perbaikan jarak tanam yang optimal

3.

Pemupukan yang berimbang

4.

Pengendalian OPT

5.

Mengamankan proses panen dan pasca panen

Mengamankan hasil panen gabah agar losses

<

10 %, melalui perbaikan teknik dan metode proses


panen dan perbaikan cara pengelolaan pasca panen.
d. Tercapainya peningkatan Indeks Penamanan (IP)
tanaman padi
dari IP 1oo menjadi IP 200 seluas 435 ha. Dan
200 menjadi IP

IP

300 seluas 629 ha. Dengan cara Meningkatkan dan


memperbaiki saluran
terutama

untuk

pengairan

irigasi

pedesaan

beberapa lokasi seperti di ; Desa

Cijati, Sukamahi, Sukaluyu. Bojonglarang, Caringin,


Parakan Tugu dan Padaasih.
e. Meningkatkan
serta petani
dalam
kelompok tani

dan mengoptimalkan

peran dan

wadah

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
31

4. MASALAH

4.1 Masalah Yang Bersifat Perilaku


Berdasarkan

kajian

terhadap

maka

masalah

kedaan

masalah

yang

aktual

yang

dihadapi

ada,
dalam

penyelenggaraan kegiatan penyuluhan selama tahun 2010


adalah menekankan kepada perilaku budidaya atau usaha tani.
Dalam

hal

ini

aspek

budidaya

menekankan

kepada

pengertian sejauhmana aplikasi proses manipulasi terhadap


lingkungan

dengan

suatu

perlakukan baik bersifat teknis,

bilogis, maupun mekanis dapat memberikan hasil atau nilai


tambah produksi.
Sejauh ini dalam
khususnya untuk

kualifikasi

aspek

teknis

budidaya

komoditas tanaman pangan padi, beberapa hal yang terkait


dengan masalah ini

untuk

wilayah

Kecamatan

Cijati

sebagaimana tercantum pada tabel dibawah ini.


Tabel .2 Matriks analisis masalah perilaku budidaya di
Kecamatan Cijati Tahun 2010
No

Aspe
k
Penerap
an
Anjuran
Teknolo
Aspek
Pengolah
an tanah

Uraian
Pelaksanaan
Penerapan
Anjuran
Teknologi Usaha
Tani menggunakan
Dominan
alat
mekanisasi misalnya
traktor. Masih rendah
penggunaan metode
tanpa olah tanah,
dan
penggunaan
asupan pupuk dasar
bahan organik. Tingkat
pemahaman petani

Keragaan
Masalah
Yang Ada
di
Lapang
Hanyaan
45%
petani
yang mampu
melaksanakan
pengolahan
tanah yang
menggunakan
anjuran
teknologi PTT

Keterangan

Memiliki skala
prioritas
menengah
untuk
peningkatan
dan
perbaikan

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
32

Pengguna
an benih
unggul

Telah teraplikasikan
sebanyak
93% dari luas lahan
sawah
yang ada
Beberapa jenis varietas
benih
unggul
yang

Hanya tersisa
7 % petani
yang belum
tersentuh
dengan
anjuran
penggunaan
benih unggul

Secara umum
aspek ini
memiliki
tingkat
aplikasi yang
baik. Dan
dalam jangka
1 tahun

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
33

ladang), dan IR64.

Pengguna
an jarak
tanam

Pemupukan

Pengelolaan
dan
pengguna
an air

Pencegah
an dan
Pengendalia
n
OPT

Hampir seluruh wilayah


lahan
sawah
menggunakan
jarak
tanam yang teratur.
Jarak tanam 25 x 25 cm
digunakan hampir 80%.
Jarak
tanam
dengan menggunakan
tandur jajar 2 baris
hanya disebagian kecil
90% lahan pesawahan
yang
ada masih intensif
pupuk
anorganik.
Penggunaan pupuk
kimia seperti urea, SP
36, KCL, NPK cukup
besar. Penggunaan
dosis
dan takaran
belum sesuai dengan
tingkat kebutuhan
Optimalisasi
pengelolaan air
dengan menggunakan
pengairan
bergilir
belum tercapai.
Terhambat
dengan
sarana
pengairan
yang
belum
memad
ai.
Kemampuan kelompok
tani
dalam
menggunakan
alat
mekanis
mesin
pompa
masih
terhambat
masalah
Di
beberapa
lokasi
memiliki kecendrungan
serangan
hama yang mempunyai
frekuensi dan intensitias
yang
cukup
tinggi
diantaranya
adalah
serangan
hama ;
ekong mas, tikus dan
ulat.
OPT
yang
pernah
mengganggu
dengan
intensitas yang tinggi
adalah
;
wereng,
penggerek
batang,
hama
putih
dan
walang sangit.

Terjadi
peningkata
n jumlah
Petani yang
mengguna
kan
sistem tanam
jajar
2 : 1 hanya
sekitar
Terjadi
perubahan
perilaku petani
dalam aplikasi
pupuk dengan
menggunakan
kombinasi
pupuk organik
dan takaran
pupuk kimia
yang adaptif
sebesar 10%
Sulitnya
pengelolaan
pengairan
yang
disebabkan
oleh
karakteristik
lingkungan
sawah yang
sebagian
besar
mengandalka
n irigasi
pedesaan dan
tadah hujan

Hampir
seluruh
petani
masih
membutuhkan
pestisida dan
bahan kimia
dalam
pengendalian
OPT

sudah
menggunakan
benih Unggul
Memiliki skala
prioritas utama
untuk
peningkatan
dan perbaikan

Memiliki skala
prioritas utama
untuk
peningkatan
dan perbaikan

Memiliki skala
prioritas
jangka
panjang
untuk
peningkatan
dan
perbaikan

Memiliki
skala
prioritas
menengah
untuk
peningkatan
dan
perbaikan

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati


TA.2011
22

Pola tanam

Sejauh ini pola tanam


yang
dilakukan diantaranya :
a. 25 % pola : Padi
padi
padi
b. 25% pola :Padi
padi
Penggunaan Masih palawija rendah
penggunaan
zat
ZPT
hormon
pengatur
tumbuh (ZPT). Hal ini
ditunjukan
hanya
dibeberapa
lokasi
petani
yang
Pengelolaan Tingginya
kehilangan
panen
hasil produksi
(15%
dan
20%) karena
sarana
pasca panen kurangnya
pendukung pengelolaan
kegiatan panen, dan
pasca panen.

Selain

aspek

menyangkut

perilaku

ini petani

belum

tumbuh

Hanya + 15,5
%

yang

aspek

mengelola

tergabung

kesadaran

Memiliki
skala
priorita
s
menengah
untuk
peningkatan
dan
perbaikan
Memiliki skala

prioritas
menengah
untuk
peningkatan
dan
perbaikan
Memiliki skala
prioritas utama
untuk
peningkatan
dan perbaikan

Masih tinggi
kehilangan
hasil
akibat
pengendali
an pasca
panen
sebagai
akibat
sistem
pemanenan

budidaya,

perilaku dalam

Sejauh

Dominan 50 %
pola :Padi
padi
bera

lainnya

adalah

kelompok

tani.

dalam kelompok tani

bersama

dalam

upaya

mengembangkan peran dan fungsi kelompok dalam membantu


pelaksanaan usaha tani.
4.2 Masalah Yang Bersifat Non Perilaku
Beberapa aspek yang masih menjadi masalah yang berkaitan
dengan aspek non perilaku diantaranya adalah :
a. Ketersediaan saprodi yang belum yang memadai secara
jumlah dan
jadwal

penggunaan,

sehingga

petani

tidak

menggunakan

dapat

memberikan
saprodi

akibat
secara

optimal karena jumlah dan jadwal pengadaan kurang


sesuai dengan jadwal tanam.
b.

Sarana pengairan yang masih belum memadai.

c. Akses

pembiayaan

yang

masih

lemah.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
23

Lemahnya

institusi permodalan usaha tani yang

dijalankan membawa pengaruh yang

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
24

besar terhadap proses perbaikan dan perkembangan


pola

usaha usaha tani yang efisien dan efektif.

jangkau

terhadap

akses

pembelian

input

Daya

produksi

seperti pupuk, alat dan mekanisasi pertanian


masih kurang
usaha

tani

membawa
yang

dampak

inefisiensi.

terhadap

Salah

yang
proses

satu

kasus

diantaranya pemberian pupuk yang kurang seimbang


dikarenakan

ketidakmampuan untuk mengadakan

jenis pupuk yang dianjurkan.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
25

5.

RENCANA KEGIATAN PENYULUHAN

5.1

Rencana Kegiatan Penyuluhan


Dari

perumusan

aspek

masalah,

tujuan

dan

sasaran

sebagaimana disebutkan di atas maka beberapa hal yang


penting untuk menjadi bahan rencana
Kecamatan

Cijati

selama

tahun

penyuluhan

2011

di

adalah sebagai

berikut :
a.
Kegiatan penyuluhan aspek perubahan perilaku dalam
pelaksanaan
usaha tani, dengan pendekatan pelaksanaan
kegiatan penyuluhan yang bersifat partisipatif,
berorientasi mengatasi masalah
b. Kegiatan penyuluhan yang bersifat benah kelompok,
dengan

tujuan

kelembagaan

untuk

meningkatkan

kelompok

tani

di

peran

tengah

serta
tengah

masayarakat.
Uraian
rencana
kegiatan
dilaksanakan untuk tahun

penyuluhan

yang

akan

2011, secara lebih rinci diuraikan pada tabel


dibawah ini.

5.2

Rencana Kegiatan Fasilitasi


Dalam

pelaksanaan

rencana

mengikhtiarkan atau fasilitatif


yang

ada.

Ditujukan

kegiatan

terhadap

yang

bersifat

keadaan

masalah

untuk memberikan kemudahan dan

kelancaran, dalam rangka memberikan keleluasaan


dukungan

yang berupa

perbaikan

sarana

dan

fisik maupun

sarana non fisik.


Uraian
rencana
kegiatan
dilaksanakan untuk tahun

fasilitatif

yang

2011, secara lebih rinci diuraikan pada tabel


Programa Penyuluhan Pertanian BPP
Cijati TA.2011
26

akan

dibawah ini.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
27

MATRIKS RENCANA KEGIATAN


PENYULUHAN

Kecamatan
:
Cijati Kabupaten
: Cianjur Tahun
: 2011

No

1
1

Tujua
n
2
Meningkatkan
Produktivitas
gabah padi
sawah dari 60,19
menjadi 62,34
kw/ha GKG

Masalah

Mate
ri

Metode

Volume
(kali/uni
t)

3
Pengolahan
tanah
menggunakan
teknologi
anjuran masih
rendah

11
Sistem
pengolahan
tanah dengan
menggunakan
sistem TOT dan
OTS

12
Penyuluhan

13
122 kali

Pengguna
an
benih
unggul
masih
Penggunaan
Jarak Tanam
dengan
tandur jajar
2 : 1 masih
kurang
Aplikasi

Panca usaha tani


dan komponen
PTT

Penyuluhan

122 kali

Panca usaha tani


dan komponen
PTT

Penyuluhan

122 kali

Panca usaha tani


dan komponen
PTT

Penyuluhan

122 kali

pemupukan
dengan
konsep
pemupukan
berimbang
dan
penggunaan

Sekolah
Lapang

40 unit

Loka
si
14
Desa : Parakan
tugu, Caringin,
Cibodas, Cijati,
Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

Desa : Parakan
tugu, Caringin,
Cibodas, Cijati,
Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

Desa : Parakan
tugu, Caringin,
Cibodas, Cijati,
Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,

Waktu

15
Feb

Maret,
Juni Juli
, dan
Sep
Oktober

Penangg
Pihak
ung
Yang
Jawa
Terlibat
b
16
17
18
PPL + Ketua
PPL Wilbin PPL,
KT,
POPT,BPP ,
dan Anggota
Dinas Pert
TPH
Pelaskana

Biaya
(Rp)

Sumber
Biaya

19
3,050,000

20
Swadaya

Maret,
Juni ,
Oktob
er

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin PPL,


POPT,BPP ,
Dinas Pert
TPH

3,050,000

Swadaya

Maret,
Juni ,
Oktob
er

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin PPL,


POPT,BPP ,
Dinas Pert
TPH

3,050,000

Swadaya

Juni
Desemb
er

PPL + Ketua
KT,
dan
Anggota

PPL Wilbin PPL,


POPT,BPP ,
Dinas Pert
TPH

3,050,000

Swadaya

40,000,000

Bantuan
Pemerinta

bahan
organik
masih

Demplot

40 ha

Padaasih,Sukal
uyu

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011

80,000,000

26

Meningkatk
an
Produktivitas
gabah padi gogo
dari 27,92 kw/ha
menjadi31,98
kw/ha GKG

3
Pengendalian
OPT dengan
penggunaan
sistem PHT
masih kurang

11
Panca usaha tani
dan komponen
PTT
serta pola PHT

12
Penyuluhan

Penggunaan
ZPT
masih kurang

Panca usaha tani


dan komponen
PTT

Penyuluhan

123 kali

Perbaikan dan
peningkatan
kualitas
kesuburan
tanah
Pengolahan
tanah
menggunakan
teknologi
anjuran masih
rendah
Pengguna
an
benih
unggul
masih
Aplikasi
pemupukan
dengan
konsep
pemupukan
berimbang
Pengendalian

Pengelolaan dan
Pengolahan
lahan engan
menggunakan
bahan
Sistem organik
pengolahan
tanah dengan
menggunakan
sistem TOT dan
OTS
Panca usaha tani
dan komponen
PTT

Sekolah
lapang

24 kali

Desa Sukamahi

Penyuluhan

32 kali

Desa Caringin,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

Penyuluhan

Panca usaha tani


dan komponen
PTT

OPT dengan
penggunaan
sistem PHT
masih kurang
3

Mengamankan
gabah
hasil panen agar
losses
<10 %

Proses panen
dan
pengelolaan
pasca panen
yang masih
belum
optimal

13
183 kali

14

16
PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

17
18
PPL Wilbin PPL,
POPT,BPP ,
Dinas Pert
TPH

19
3,050,000

20
Swadaya

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin PPL,


POPT,BPP ,
Dinas Pert
TPH

3,050,000

Swadaya

Feb Mei PPL + Ketua


KT,
dan
Anggota
Agustus PPL + Ketua
Septembe KT,
r
dan Anggota

PPL Wilbin PPL,


POPT,BPP ,
Dinas Pert
TPH
PPL Wilbin
PPL, POPT,
dan
BPP

2,500,000

Bantuan
Pemerinta
h

800,000

Swadaya

32 kali

Septembe PPL + Ketua


r
KT,
Oktober
dan Anggota

PPL Wilbin

PPL, POPT,
dan
BPP

800,000

Swadaya

Penyuluhan

32 kali

Oktober
Nopembe
r

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin

PPL,dan BPP

800,000

Swadaya

Panca usaha tani


dan komponen
PTT
serta pola PHT

Penyuluhan

32 kali

Oktober
Nopembe
r

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin

PPL, POPT,
dan
BPP

800,000

Swadaya

Penanganan
Panen
dan Pasca
panen dengan
komponen PTT

Penyuluhan

183 kali

Maret
April,
Oktober,
Nop,
Desemb
er

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin PPL,


POPT,BPP ,
Dinas Pert
TPH

3,050,000

Swadaya

Desa : Parakan
tugu, Caringin,
Cibodas, Cijati,
Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

Desa Caringin,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

Desa : Parakan
tugu, Caringin,
Cibodas, Cijati,
Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

15
Januari

Februari
, Juli
Agustus,
Oktober

Desemb
er

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011

27

1
4

2
Peningkatan IP
tanaman
padi sawah

Menumbuhkembang
kan
kelembagaan
Kelompok
Tani

Jumlah

3
Perbaikan pola
tanam
dan
pergilira
n
varietas
Pengelolaan
sistem
pengairan
yang
masih
kurang

11
12
Pengaturan pola
Penyuluhan
tanam
dengan
mengacu
pada
kesesuaian
lokasi
dan
Pengelolaan
Penyuluhan
sistem
pengairan dengan
sistem
pengairan
bergilir

13
122 kali

Peran serta
anggota
kelompok
masih kurang

Peningkatan
partisipasi
anggota
kelompok tani

Penyuluhan

61 kali

Benah
kelompok
yang masih
perlu
ditingkatkan
lagi

Kegiatan benah
kelompok tani

Penyuluhan

122 kali

61 kali

14795
kali

14

Desa : Parakan
tugu, Caringin,
Cibodas, Cijati,
Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

Desa : Parakan
tugu, Caringin,
Cibodas, Cijati,
Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukal
uyu

15

16
PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

17
PPL Wilbin

18
PPL, POPT,
dan
BPP

19
3,050,000

20
Swadaya

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin

PPL, POPT,
dan
BPP

3,050,000

Swadaya

Januari
Dsember

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin

PPLdan BPP

1,525,000

Swadaya

Januari
Dsember

PPL + Ketua
KT,
dan Anggota

PPL Wilbin

PPLdan BPP

1,525,000

Swadaya

Januari
Februari
, Juli
Agustus,
Oktober

Desemb
er

168.200.00
0,

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011

28

MATRIKS RENCANA KEGIATAN MENGIKHTIARKAN KEMUDAHAN

Kecamatan

: Cijati

Kabupaten

: Cianjur

Tahun

: 2011

No
1

Tujua
n
2

Masalah
3

1 Meningkatkan
kesediaan
sarana
produksi
pertanian
secara
memadai

Ketersediaan
Saprodi
pertanian
yang belum
memadai
secara tepat
jumlah dan
tepat waktu

2 Meningkatkan
kelengkapan
sarana
irigasi
pertanian
secara
memadai

Sarana
pengairan
berupa
saluran
irigasi yang
masih kurang
memadai

Ikhtiar/Kegi
atan yang
Dilakukan
4
Menjalin
komunikasi
dengan
stakeholder
yang
berkaitan
dengan
sistem
distribusi
sarana
produksi
pertanian
seperti benih,
pupuk dan
kebutuhan
Mengajuk
an
permohon
an
perbaikan
sarana
pengairan
kepada Dinas
Pertanian TPH

Loka
si
5

Waktu
6

Biaya
(Rp)

Sumber
Biaya

Penangg
ung
Jawa
9

Pelaksa
na

Desa : Cibodas,
Cijati dan
Bj.larang

Januari
Desembe
r
2011

Koord.
PPL,
KCD

PPL
Wilbin

10

Desa :
Parakan
tugu,Ciboda
s,
Cijati,Bj.lara
ng,
Sinarbakti,

Januari
Februari
2010

Koord.
PPL,
KCD

PPL
Wilbin

Keterang
an
11

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011

29

3 Meningkatkan
sumber
permodalan
petani

Akses terhadap
sumber
keuangan
formal yang
masih kurang

Melakukan
pendampingan
dan
kegiatan
fasilitasi
kegiatan
pengembangan
BLM PUAP dan
UEP

Desa : Parakan
tugu,
Caringin,
Cibodas,
Cijati, Sukamahi,
Bj.larang,
Sinarbakti,
Padaasih,Sukalu
yu

Januari
Desembe
r
2011

Koord.
PPL,
KCD

10

PPL
Wilbin

11

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011

30

6. PENUTUP

6.1 Kesimpulan
Beberapa hal yang menjadi bahan kesimpulan dalam
penyusunan Programa
Penyuluhan Pertanian BPP Kecamatan Cijati ini antara lain :
-

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Kecamatan Cijati


merupakan rencana kerja
atas

dasar

tertulis

yang

dibuat

kesepakatan, kebesamaan, keterpaduan

dan partisipatif yang memuat keadaan, masalah, tujuan,


dan tata cara mencapai tujuan Programa Penyuluhan
Pertanian

di

Kecamatan

Cijati

yang

dibuat

setiap

satu tahun sekali.


- Programa Penyuluhan
acuan kerja
penyuluhan

pertanian

masingmasing

Pertanian
yang

penyuluh

ini

harus
yang

merupakan

dijabarkan
ada

di

oleh

wilayah

Kecamatan Cijati dalam rangka memberikan informasi


teknologi dan motivasi bagi petani selaku pengelola
usahatani.
- Programa Penyuluhan Pertanian yang memuat rangkaian
kegiatan
penyuluhan pertanian diarahkan pada pemberdayaan
petani menjadikan
merupakan

petani

objek

sebagai

subjek

bukan

dan sebagai kerja penyuluh

pertanian.
- Pembangunan
bukan hanya
merupakan
namun
lembaga

pertanian
tanggung

di
jawab

melibatkan semua
sosial

Kecamatan
penyuluh

unsur

ekonomi,

terkait

Cijati
pertanian
seperti

organisasi profesi,

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
31

pemerintah daerah setempat sampai pada petani itu


sendiri.
6.2 Saran
Kecamatan Cijati merupakan Kecamatan yang baru berdiri
secara definitif, untuk menunjang kegiatan penyuluhan
pertanian diperlukan sarana dan

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
32

prasarana
maupun
Dalam

yang

baik

itu

tenaga

penyuluh

faktor pendukung lainnya.


rangka

berjalannya
perlu

memadai,
menyebarkan

proses belajar

adanya

metode

informasi

mengajar

kegiatan

di

teknologi
tingakat

yang efektif

dan
petani

dan efisien

serta mudah dicerna oleh petani seperti SLPHT, kursus tani,


demplot dan lain sebagainya. Hal ini memerlukan bantuan
alokasi kegiatan

baik itu dari dinas pertanian

kabupaten

maupun pemerintah daerah setempat.

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
33

DAFTAR
PUSTAKA

BPP Cijati. 2010.Evaluasi Programa Penyuluhan BPP Kec. Cijati Th.2010. BPP
Cianjur
BPP Cijati. 2009.Programa Penyuluhan BPP Kec. Cijati Th.2010. BPP Cianjur
Lampiran Peraturan
/OT.140/5/2009.

Menteri

Pertanian.

2009.

No.25/Permentan

Deptan RI. Jakarta.


Modul Diklat Dasar PP Ahli. 2009. Teknik Penyusunan Programa
Penyuluhan Pertanian.
BPSDMP Deptan.Jakarta
Monografi Kecamatan Cijati.2010. Kecamatan Cijati Tahun 2010 .Cianjur

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
34

LAMPIRAN

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
34

Tabel 3. Data Jumlah Penduduk Kecamatan Cijati Tahun 2010


No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Nama Desa
PARAKAN TUGU
BOJONGLARANG
CIJATI
PADA ASIH
CIBODAS
SUKAMAHI
SUKALUYU
CARINGIN
SINARBAKTI
JUMLAH

Laki laki
207
9
155
9
128
4
255
5
248
7
188
6
216

Perempu
an 220
8
154
7
136
4
241
6
256
8
187
8
264

139
135
4
1
143
144
8
0
1685
17412
Sumber : Data Monografi Kecamatan
Tahun 2010
2

Jumlah
428
7
310
6
264
8
497
1
505
5
376
4
481

Jumlah
KK155
7
924
893
160
3
162
5
115
7
132

274
5
287
8
34264

101
9
123
4
11339

Tabel 4. Data Jumlah Penduduk Kecamatan


Cijati Berdasarkan
Derajat Pendidikan
Tahun 2010
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Belum
Sekola
Nama Desa
Tidak Tmt
SD 10
h389
PARAKAN TUGU
BOJONGLARANG
21
269
CIJATI
11
226
PADA ASIH
22
331
CIBODAS
54
340
SUKAMAHI
145
471
SUKALUYU
171
482
CARINGIN
15
215
SINARBAKTI
12
236
JUMLAH
46
2959
Sumber : Data Monografi1Kecamatan Tahun

SD
2593
1994
1340
3259
4019
1976
3256
1988
2144
2256
9
2010

Lulusa
n SLTA PT
SLTP
821
425
49
472
289
61
701
332
38
802
498
59
315
302
25
735
394
43
541
325
35
326
174
27
321
145
20
5034 2884 357

JUMLAH
4287
3106
2648
4971
5055
3764
4810
2745
2878
34264

Tabel 5. Data Jumlah KK Penduduk Kecamatan


Cijati Berdasarkan
Jenis Pekerjaan
Tahun 2010

No

Nama Desa

Petani Buruh
Tani
591
525
477
310
568
226
731
445
548
675

Jenis
Pekerjaan
Pertu
Pedagan Pengraji
k
g
n
angan
302
13
82
41
29
16
16
5
29
151
138
99
156
12
181

PNS

1
2
3
4
5

PARAKAN TUGU
BOJONGLARANG
CIJATI
PADA ASIH
CIBODAS

44
51
49
39
53

6
7
8
9

SUKAMAHI
507
471
79
23
43
34
SUKALUYU
612
459
78
65
76
38
CARINGIN
587
315
56
29
13
19
SINARBAKTI
671
332
56
23
134
18
JUMLAH
5292
3758
93
33
673
345
Programa Penyuluhan Pertanian BPP
5
7
Sumber : Data Monografi Kecamatan
Tahun
2010
Cijati
TA.2011
35

Jumla
h
KK
1557
924
893
1603
1625
1157
1328
1019
1234
1133
9

Tabel 6. Jumlah Luas Lahan Sawah dan Lahan Darat di


Kecamatan Cijati
No
1
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Nama Desa

Luas Wilayah
(Ha)
3
337,
6
310
714
111
9
679
351
797,
1
502

2
PARAKAN TUGU
CIJATI
BOJONGLARANG
PADA ASIH
CIBODAS
SUKAMAHI
SUKALUYU
CARINGIN
SINARBAKTI
300
JUMLAH
5109,
7
Sumber : Data BPP Kecamatan Tahun
2010

Luas Lahan
Sawah
(Ha
4

Luas Lahan
Darat
(Ha
6

208,
2
153
250
108
177,
7
141
174
108,
4
172

129,
4
157
464
1011
501,
3
210
623,
1
393,
6
128

1493,
3

3626,
4

Tabel 7. Jumlah Luas Lahan Sawah berdasarkan jenis


pengairan yang ada di
Kecamatan Cijati
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Luas Lahan Sawah Berdasarkan Jenis


Pengairan (Hektar)
Irigasi
Iriga
Tadah
Irigasi Teknis
1/2
si
Hujan
Tekni
Pedesaa
PARAKAN TUGU

208,2
BOJONGLARAN

250

G
CIJATI

68
44
41
PADA ASIH

108

CIBODAS

22,3
155,4

SUKAMAHI

141

SUKALUYU

62
55
57
CARINGIN

108,4

SINARBAKTI

172

JUMLAH

152,3
1033,8
306,2
Sumber : Data BPP Kecamatan Tahun 2010
Nama Desa

Jumlah
(Hektar)
208,2
250
153
108
177,7
141
174
108,4
172
1492,3

Programa Penyuluhan Pertanian BPP


Cijati TA.2011
36

DATA GABUNGAN KELOMPOK TANI


(GAPOKTAN) TAHUN
2009

10

11

12

Tota
l
Luas
Skal
a
Usa
13

200
7

125

200
7

10

10

177

Jaji Setiaji

E.Rohilah

H.A Karim

200
7

100

H. Muhtar

Abas

Dadan

200
7

11

10

153

Rukman

H. Usman

200
7

141

Ahmad

Ayi

H.
Jahrudin

200
7

13

13

250

Yus Yusup

Rudi

H.
Syahlan

200
7

11

10

172

H. Alawi

Ami S

200
7

10

10

108

Sapud

200
7

17

16

174

H. Ridwan

92

86

1400

Jumlah Anggota Berdasarkan


No

Kecamata
n

CIJATI

Nama
Gapoktan
3
1

TUGU
SEJAHTERA

PUTERA
GUNUNG

HARAPAN
MULYA

SUMBER HURIP

SEJAHTERA

LESTARI

MEKARWANGI

MEKAR INDAH

SALUYU
JUMLAH
TOTAL

Alam
at
4
Kp. Tugu RT/RW
01/01 Desa
Parakan
Tugu
Kp. Cibodas
RT/RW
01/01 Desa
Kp. Gelar Anyar
Desa Caringin
Kp. Tegal Manggu
Desa Cijati
Kp. Wanareja
Desa
Sukamahi
Kp. Bojongloa
RT/RW 02/02
Desa
Bojonglarang
Kp.
Margaluyu
RT/RW 01/02
Desa
Sinarbakti
Kp. Sukamaju

Desa
Padaasih
Kp. Surade Desa
Sukaluyu

Tahu
n
Pembentu
kan
5

Jumlah
Kelompok
KD
KW
KP

Jenis Usaha Kelompok


Tani
Tan
Hor Nak Bun

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011

37

Nama Pengurus Gapoktan


Ketua
14
Ade
Saenudin

Agus
Djarkoni

Sekretar Bendaha
is
ra
15
16
Nandi S

A.
Iskandar
Pakih

Ali
Basyah

Yanto
H. Ridwan
H. Kosasih

DATA KELOMPOK TANI


DEWASA KECAMATAN
CIJATI TAHUN 2010

No

1
1

3
GEMAH RIPAH

4
Ade Saenudin

25

25

lanjut

2006

Poktan Padi

TUGU MULYA

U Salman

25

25

lanjut

2006

Poktan Padi

TANI MUKTI

Mahbub

25

25

lanjut

2006

Poktan Padi

BERKAH TANI

Ahma Zen

25

25

pemula

2008

Poktan Padi

KARYA BAKTI

Ade

25

25

pemula

2009

TUGU MULYA II

Ny. Rita

20

pemula

2008

Poktan Padi
KWT

Cibodas

HARAPAN MULYA

Syamsudin

12
5
30

12
5
25

lanjut

2006

Poktan Padi

SUBUR TANI

Enuh S

30

25

pemula

2008

Poktan Padi

SUGIH MUKTI

H. Muhtar

30

25

pemula

2008

Poktan Padi

SUGIH MUKTI II

H.Samsudin

30

25

pemula

2009

SUKABUNGAH

Suratman

25

pemula

2007

Cijati

SINGAYUDA

Jaji Setiaji

14
5
25

10
0
20

Lanjut

2005

Poktan Padi

HARAPAN MEKAR

HA. Karim

25

20

Lanjut

2006

Poktan Padi

BABAKAN JATI

Karmita

25

20

Lanjut

2006

Poktan Padi

TANI MEKAR POGOR Saepuloh

25

20

Pemula

2008

Poktan Padi

PUTRA GIRI

Solihin

25

18

Pemula

2008

Poktan Padi

RAHAYU

Badri

30

19

Pemula

2009

Poktan Padi

SINGAYUDA II

Yusup

30

15

Pemula

2009

Poktan Padi

HARAPAN MEKAR II

H.Durahman

30

15

Pemula

2009

Poktan Padi

TANI MEKAR POGOR Muhidin


II
PUTERA GIRI II
Cecep S

30

15

Pemula

2009

Poktan Padi

30

15

Pemula

2009

Poktan Padi

Jumlah

17
7
18

NYOMPLONG

Rosidin

27
5
25

lanjut

2006

Poktan Padi

GOTONG ROYONG

H Usman

25

21

lanjut

2005

Poktan Padi

CICATUR

Agus Djarkoni

25

26

lanjut

2006

Poktan Padi

RAWA GEMPOL

U Wiharma

20

10

lanjut

2006

Poktan Padi

RIDO TANI

Jajam

25

10

pemula

2008

Poktan Padi

GEMBUR TANI

H.Dimyati

30

20

pemula

2009

Poktan Padi

RIDO TANI II

Hakim

20

10

pemula

2009

Poktan Padi

GOTONG ROYONG II

Rukman

20

12

pemula

2009

Poktan Padi

CICATUR II

H. Henhen

20

16

pemula

2009

Poktan Padi

10

RAWA GEMPOL II

Cep Rustandi

35

10

pemula

2009

11

USAHA MAJU

Anwar
Musadad

25

pemula

2007

Jumlah
5

Sukamahi

Poktan Padi
Poktan
ternak

10
4

Jumlah
3

Keteranga
n

Caringin

Waktu
Pembe
n
tukan
Kelom
po k
8

Ketu
a

Jumlah
2

Kela
s
Kl
p
7

Nama Kelompok
Tani

Des
a

Parakan
Tugu

Luas
Lahan
Garap
an
(ha)
6

Jumla
h
Anggo
ta
(org)
5

Poktan Padi
Poktan
ternak

Ahmudin

27
0
22

15
3
13

Lanjut

2006

Poktan Padi

SALUYU
MEKAR TANI

Ma'muh

25

20

Lanjut

2006

Poktan Padi

SUGIH

Ahmad

25

20

Lanjut

2006

Poktan Padi

SUBUR

Naswari

25

18

Lanjut

2006

Poktan Padi

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011


38

Bojonglaran
g

3
RAWA JAMBU

4
Jamaludin

5
25

6
18

PUSAKA

H.Jahrudin

25

WANGUN SARI

Ayi Budianto

30

SUBUR II

H.Nurpalah

30

MAKMUR

Ahmad

25

Jumlah
BARU MEKAR

Bakar

23
2
25

MUKTI

E Juherman

KARYA MUKTI

SEJATI

7
Lanjut

8
2006

9
Poktan Padi

15

Lanjut

2006

Poktan Padi

20

pemula

2009

Poktan Padi

17

pemula

2009

pemula

2007

14
1
20

Lanjut

2006

Poktan Padi

25

20

Lanjut

2006

Poktan Padi

Jejen
H . Syahlan
Hidayat

25

20

Madya

2008

Poktan Padi

25

20

lanjut

2005

Poktan Padi

TEGAL PULO

A. Mulyadi

25

25

Lanjut

2006

Poktan Padi

TEGAL WARU

Bawi

25

25

Pemula

2008

Poktan Padi

SAUYUNAN

Yus Yusup

25

20

Madya

2005

Poktan Padi

MUKTI II

Inaj

30

20

pemula

2009

Poktan Padi

10

KARYA MUKTI II

Solihin

30

20

pemula

2009

Poktan Padi

11

SEJATI II

Hedi H

30

20

pemula

2009

Poktan Padi

12

TEGAL PULO II

Acep

30

20

pemula

2009

Poktan Padi

13

TEGAL WARU II

Jahudin

30

20

pemula

2009

Poktan Padi

25
0
20

lanjut

2006

Poktan Padi

Jumlah
7

Sinarbakti

Padaasih

SUBUR TANI

Yanto

32
5
25

CIAWI

Ma'mun

25

20

lanjut

2006

Poktan Padi

TANI MUKTI

Ami S

25

20

lanjut

2006

Poktan Padi

MEKARWANGI

H. Alawi

25

19

lanjut

2006

Poktan Padi

MEKAR MUKTI

H. Muhidin

25

18

lanjut

2006

Poktan Padi

SUBUR TANI II

H.Basori

21

15

pemula

2009

Poktan Padi

CIAWI II

Rahmat

33

15

pemula

2009

Poktan Padi

TANI MUKTI II

H.Ansor

26

15

pemula

2009

Poktan Padi

MEKAR WANGI II

H.Parhan

23

15

pemula

2009

Poktan Padi

10

MEKAR MUKTI II

Saepudin

22

15

pemula

2009

11

USAHA MANDIRI

H.Saepudin

25

pemula

2007

Jumlah
SUKAMAJU

Sapud

27
5
25

17
2
10

Lanjut

2006

Poktan Padi

MEKAR MULYA

H.Sarji

25

10

Lanjut

2006

Poktan Padi

CIKANANGA

Ateng

25

10

Lanjut

2006

Poktan Padi

CIBOGO

H.Peni

25

15

Lanjut

2006

Poktan Padi

H.Ridwan

25

10

Lanjut

2006

Poktan Padi

CIEURIH
SUKAMAJU II

Behaki

23

13

Pemula

2009

Poktan Padi

MEKAR MULYA II

H.Miptah

37

10

Pemula

2009

Poktan Padi

CIKANANGA II

H.Hakim

41

10

Pemula

2009

Poktan Padi

CIBOGO II

Mista

24

10

Pemula

2009

Poktan Padi

10

SUMBER ASIH

Apud

20

10

Pemula

2009

Poktan Padi

10
8
10

Jumlah
9

Sukaluyu

Poktan Padi
Poktan
ternak

Poktan Padi
Poktan
ternak

MEKAR TANI

Uci Sanusi

27
0
25

Lanjut

2006

Poktan Padi

BERKAH TANI

Barnas

25

10

Lanjut

2006

Poktan Padi

RAHARJA TANI

Pakih

25

10

Lanjut

2006

Poktan Padi

SABAR TANI

Suparman

25

10

Lanjut

2006

Poktan Padi

GELAR TANI

Adhari

25

13

Lanjut

2006

Poktan Padi

BAROKAH TANI

H. Kosasih

25

15

Lanjut

2008

Poktan Padi

TEGAL ONYAM

Ade Kamil

25

13

pemula

2008

Poktan Padi

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011


39

BUNI HERANG

Nawawi

25

10

pemula

2008

Poktan Padi

GELAR TANGHI

Mahpudin

25

13

pemula

2006

Poktan Padi

10

SURADE TANI

H. A. Ridwan

25

10

Madya

2005

Poktan Padi

11

MEKAR TANI II

Sarmili

25

10

pemula

2009

Poktan Padi

12

RAHARJA TANI II

Suharma

25

10

pemula

2009

Poktan Padi

13

GELAR TANI II

H.AB.Fatah

25

10

pemula

2009

Poktan Padi

14

BAROKAH TANI II

Iwan S

25

10

pemula

2009

Poktan Padi

15

TEGAL ONYAM II

H.Mubarok

25

10

pemula

2009

Poktan Padi

16

PADALUYU

Pahrudin

25

10

pemula

2009

17

HANJAWAR

pakih

25

pemula

2007

Jumlah
Jumlah
Total

92

42
5
2342

17
4
1400

Poktan Padi
Poktan
ternak

Programa Penyuluhan Pertanian BPP Cijati TA.2011


40