Anda di halaman 1dari 21

CASE PRESENTATION

STRUMA

Pembimbing :
Dr. Damianus, Sp.B

IDENTITAS PASIEN
Nama

: Ny. S
Usia
: 36 tahun
Jenis kelamin
: Wanita
Status
: menikah
Anak
: 2 orang
Pekerjaan
: Ibu Rumah Tangga
Agama
: Islam

ANAMNESIS
Keluhan utama:

Terdapat benjolan pada leher kanan sejak 2 tahun


SMRS
Keluhan tambahan:

Pasien merasa sesak saat berbaring sejak 3 bulan


SMRS

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


2 tahun SMRS, pasien mengeluhkan muncul

1 buah benjolan pada leher kanan.


Benjolan awalnya sebesar biji kelereng yang
perlahan lahan makin membesar sehingga
sekarang berukuran sebesar telur ayam.
Konsistensinya kenyal

Benjolan tidak nyeri.


Benjolan tidak pernah pecah.

3 bulan SMRS pasien mengeluhkan sesak napas

jika berbaring terlentang


Pasien tidak mengeluhkan adanya demam
Riwayat trauma pada daerah leher disangkal.
Riwayat URTI, infeksi telinga disangkal
Penurunan berat badan, peningkatan nafsu makan,
sering berkeringat, suara serak, mengorok saat tidur
dan keluhan sakit menelan disangkal

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Pasien mengaku belum pernah mengalami keluhan seperti

ini sebelumnya
Riwayat TB disangkal dan kontak dengan penderita TB

disangkal
Riwayat keganasan sebelumnya disangkal
Riwayat keguguran pada kehamilan sebelumnya disangkal
Riwayat DM disangkal

Riwayat kebiasaan
Kebiasaan mengonsumsi alkohol disangkal
Kebiasaaan merokok dan paparan rokok di

lingkungan disangkal
Riwayat radiasi pada daerah leher dan kepala
disangkal
Riwayat haid normal
Riwayat konsumsi obat jantung,obat kejang dan
antinyeri disangkal
Pasien tidak menggunakan kontrasepsi

Riwayat keluarga
Riwayat keluarga dengan benjolan leher serupa

disangkal
Riwayat keluarga dengan keganasan disangkal

RIWAYAT ALERGI
Riwayat alergi makanan disangkal
Riwayat alergi obat-obatan disangkal

PEMERIKSAAN FISIK UMUM


Keadaan umum

: tampak tenang
Kesadaran
: compos mentis
Tekanan darah
: 120/70 mmHg
Frekuensi nadi
: 68 x/menit (teratur, kuat, penuh)
RR
: 12 x/menit
Suhu
: 36.4 0C

- Berat badan

: 60 kg

- Tinggi badan

: 155 cm dengan

Indeks Massa Tubuh (IMT) sebesar 24.97


kg/m2 status gizi baik menurut WHO

Kepala dan wajah


Rambut : Warna hitam, tidak mudah dicabut
Mata : CA -/-, SI -/-, pupil isokor 3mm/3mm,
tidak ada nyeri saat melirik ke samping dan
bawah, tidak
ada kemerahan dan edema pada kelopak mata.
Telinga : Membran timpani intak, sekret -/-, serumen +/+
Hidung : Septum nasi di tengah, sekret -/-, epistaksis
-/-,massa Mulut : Bibir tampak basah, mukosa oral basah, faring tidak
hiperemis, tonsil T1/T1,
Lidah : Atrofi papil (-)

Leher

Deviasi trakea tidak dapat dinilai , pembesaran KGB (-),


tidak ada dilatasi pembuluh darah leher
Thorax :
Pulmo:
I : Simetris dalam keadaan statis dan dinamis
P : fremitus taktil simetris kanan dan kiri
P : Sonor pada kedua lapang paru
A : Vesikuler +/+, rhonki -/-, wheezing -/-

Jantung:

Inspeksi : terlihat ada ictus cordis (IC) pada linea


axilaris anterior sinistra, ICS V
Palpasi: IC teraba pada linea axilaris anterior sinistra
ICS V
Perkusi: batas kanan jantung pada linea sternalis
dextra ICS IV, batas kiri jantung pada linea axilaris
anterior sinistra ICS V, batas atas jantung pada linea
midclavicularis ICS III
Auskultasi: Bunyi Jantung I dan II reguler, gallop (-),
murmur (-)

Abdomen

Inspeksi: cembung, pembesaran vena (-).


Palpasi: supel, nyeri tekan (-), defense muscular (-),
organomegali (-).
Perkusi: timpani pada seluruh kuadran abdomen
Auskultasi: bising usus (+) 5-6 x/menit.

Punggung & pinggang: Kifosis (-), skoliosis (-), lordosis (-),

nyeri ketok CVA -/ Ekstremitas atas :

Pitting oedem -/-, akral hangat , CRT < 2 detik, kekuatan


motorik 5/5
Ekstremitas bawah:

Pitting oedem -/-, akral hangat, CRT < 2 detik, kekuatan


motorik 5/5
tidak teraba pembesaran KGB pada axila dan supraklavikula

Status Lokalis
Pada pemeriksaan leher:
Inspeksi :
Tampak 1 buah benjolan sewarna kulit pada leher sebelah kanan
Ukuran 6x4 cm
Tidak tampak tanda-tanda inflamasi (kemerahan, panas, bengkak)
Palpasi :
Batas tegas
Permukaan rata, konsistensi kenyal, tak teraba panas
Mobile
Ikut bergerak keatas sewaktu menelan
Nyeri tekan (-) pada benjolan
Tidak teraba pembesaran KGB leher
Tidak teraba bruit.

Auskultasi :

Bruit (-)

Wayne index ( skor : 4 non toksis)

Diagnosis kerja
Struma nodusa dextra non toxic suspek jinak
DD :

Tiroglosal duct cyst


Keganasan tiroid

Saran pemeriksaan penunjang


Laboratorium :

Darah lengkap
Hormon FT3 , FT4dan TSH

USG tiroid

Tatalaksana
Rawat jalan
Levothyroxin dosis awal 50mcg/hari dengan

evaluasi TSH berkala