Anda di halaman 1dari 3

Dahulu kala ada sebuah hutan bernama hutan ajaib.

Hutan tersebut diberi


nama hutan ajaib karena disana hidup hewan dan tumbuhan yang bisa berbicara.
Hutan ini dipimpin oleh seekor harimau yang bernama Raja Tiger. Semua
penghuni hutan ajaib ini saling bersahabat, sehingga mereka hidup dengan rukun,
damai dan sejahtera.
Salah satu penghuni hutan ini adalah seekor katak kecil yang bernama
Taktak. Taktak adalah seekor katak yang pemberani. Saat sore hari, biasanya
Taktak akan bermain bersama dua sahabatnya yaitu si Kakat seekor katak dan
Mut si semut. Begitu pula dengan hari ini, mereka bertiga bermain bola tendang
di arena bermain. Saat itu kebetulan raja Tiger sedang berkeliling-keliling
memantau keadaan hutan ajaib dan melewati arena bermainnya Taktak dan dua
temannya itu. Tidak sengaja, saat mutmut sedang menendang bola, bola tesebut
mengenai raja Tiger. Celakanya lagi, Mut pun tidak sengaja tertawa dan lantas
membuat raja Tiger langsung naik pitam.
Hey semut kecil, berani beraninya kamu menendang bola ini kearahku dan
menertawakanku pula, Apakah kau tidak takut kepadaku? kata Raja Tiger murka.
maafkan aku raja. Aku tidak sengaja jawab Mut si semut dengan nada
ketekutan.
Aaahh Jangan banyak alasan, aku akan memasukanmu ke penjara istanaku!
kata Raja Tiger.
Taktak sangat sedih karena sahabatnya si Mut dipenjara oleh raja Tiger
yang jahat itu. Pada malam hari, Taktak memutuskan untuk menolong si Mut dari

penjara dengan cara menyelinap secara diam diam. Saat perjalan menuju istana,
tiba-tiba Katkat mendengar suara aneh dari balik semak semak, lalu Taktak
penasaran dan langsung menghampiri sumber suara itu. Ternyata itu adalah suara
si Kakat.
Kakat, ternyata itu kamu, mengagetiku saja Kata Taktak.
Iya Tak, aku juga ingin ikut denganmu untuk menyelamatkan Mut, Bolehkan?
Kakat memelas.
Baiklah kakat, terima kasih ya kamu mau ikut membantu Kata Taktak.
Akhirnya

mereka

berdua

melanjutkan

perjalanan

menuju

istana.

Sesampainya diistana, mereka berjalan dengan hati hati. Sampailah pada sebuah
ruangan, tiba tiba mereka mendengar ada suara teriakan minta tolong yang
berasal dari ruang bawah tanah. Setelah mereka memastikan suara tersebut,
rupanya itu suara Mut si semut. Dan mereka langsung bergegas untuk turun dan
menyelamati si Mut.
Rupanya si Mut diikat dalam penjara yang sempit, dan disebelahnya ada
sebuah kuali yang berisi lahar yang sangat panas.

Dan dengan segera

pula

Taktak dan Kakat mencari cara untuk meyelamatkan Mut. Lalu tiba tiba si Kakat
mendapatkan ide. Lalu ia pun berbisik kepada Taktak mengenai idenya tersebut,
dan Taktak pun setuju.
Akhirnya mereka berlari keluar istana dan mencari si Pak Pohon Lembek
untuk meminta kayunya Pak Lembek. Dan pak Lembek pun memberikannya. Lalu
mereka kembali lagi ke istana. Ternyata saat mereka hendak turun ke ruang
bawah tanah, ada sang Raja Tiger yang sedang menuju ke ruang bawah tanah
juga. Dengan segera, Taktak memukul Raja Tiger dari belakang dengan kayu yang

dimintanya tadi dari pak Lembek hingga Raja Tiger pingsan dan lupa ingatan,
sedangkan Kakat berlari kepenjara dan membuka ikatannya si Mut.
Akhirnya Mut terbebas dan mengucapkan terima kasih kepada dua
sahabatnya, si Taktak dan Kakat. Akhirnya mereka bertiga dapat berkumpul dan
bermain bersama lagi. Dan mereka semua hidup dengan bahagia.
***selesai***

Nama

: Cut Geubrina Salsabila

Kelas

: IV C

Sekolah

: SDIT Al-Madinah

Cita Cita : Dokter Anak


Alamat

: Perum. Bogor Gading Recidence. Blok D 11.A.


Cibinong, Bogor