Anda di halaman 1dari 1

13.

) Pasien harus dianjurkan untuk mencuci GT dan mulutnya jika mungkin


setiap kali sesudah makan . sekali dalam sehari GT perlu dikeluarkan melalui
mulut dan direndam dalam larutan pembersih GT sekurang-kurangnya selama 30
menit. Interval waktu ini digunakan untuk membunuh mikroorganisma yang ada
pada GT secara efektif sekaligus membersihkan pewarnaan yang ada. Kleenite*
telah terbukti sebagai pembersih GT yang sangat efektif karena selain
membersihkan juga dapat membunuh mikroorganisma. Merendam GT di dalam
larutan itu selama satu malam bahkan lebih baik. Setelah GT dikeluarkan dari
larutan pembersih harus disikat dulu dengan sikat yang lunak dan dicuci sampai
bersih. Sebaiknya penyikatan dilakukan di atas ember berisi air atau dilandasi
dengan kain basah agar tidak pecah jika terjatuh. Pasien hendaknya tidak
dsarankan menggunakan pasta gigi karena sebagian besar menggunakan bahan
abrasif yang dapat mengikis permukaan resin akrilik. Sebagai alternatif dapat
dipakai satu bahana pembersih yang murah terdiri atas satu sendok teh Clorox
dan dua sendok teh calgon dicampur dalam delapan ounce air. Interval waktunya
sama dengan untuk kleenite.
Permukaan mukosa dari tulang alveolar serta permukaan dorsal lidah
sebaiknya juga disikat setiap hari menggunakan sikat yang lunak. Ini akan
meningkatkan peredaran darah dan menghilangkan plak serta debris yang dapat
menyebabkan iritasi pada mukosa atau timbulnya bau mulut yang tidak
menyenangkan.
Sumber :
Zarb,G.A, Bolender, C.L, Hickey, J.C,et all. Buku Ajar Prostodonti untuk Pasien Tak
Bergigi Menurut Boucher. Ed.10. Jakarta: EGC. 2002. Hal. 433