Anda di halaman 1dari 2

Horseshoe Kidney

Achmad Effendi *, Jacobus Tarigan *, Harun Rasyid Lubis. **


* Bagian Anatomi dan ** Bagian llmu Penyakit Dalam
Fakultas Kedokteran USU/ RS.Dr. Pirngadi
Medan.

PENDAHULUAN pada minggu ke-8 sampai ke-10 kehidupan embryo, biasanya


pada pole bawahnya di dekat daerah bifurcatio aortae (4).
Suatu bentuk anomali pada ginjal, horseshoe kidney, ialah
Dalam pertumbuhannya, ginjal bergerak menuju ke-cranial
penggabungan kedua ginjal kanan dan kiri oleh bagian yang
sambil berputar 90 derajat, tetapi apabila terjadi penyatuan
disebut isthmus, melalui kedua pole (extremitas) atas atau pada pole bawahnya maka ginjal tersebut tidak akan menca-
bawah. Yang terbanyak penyatuan kedua pole bawah, sedang- pai tempatnya yang normal, terhalang pada isthmusnya oleh
kan kedua pole atas hanya sekitar 5 — 10% (3). Besamya
arteri messenterica superior. Karena kedua pole bawahnya
isthmus sangat bervariasi, kadang-kadang merupakan bagian
bersatu, maka masing-masing ginjal tidak dapat melakukan
yang lengkap terdiri dari jaringan ginjal (parenchymatous rotasi 90 derajat, sehingga pelvis renalis yang seharusnya meng-
tissue), tetapi pada beberapa kasus, hanya merupakan bagian hadap ke medial jadi menghadap ke depan dan letak ureter
kecil yang terdiri dari jaringan ikat (fibrous tissue) (1). Dari di depan isthmus (2). Juga letak kedua ginjal menjadi lebih
hasil autopsi, anomali ini tidak jarang dijumpai, meliputi berdekatan dan sumbu memanjangnya arahnya sejajar atau
1 : 600 sampai 1 : 800 dari seluruh kasus (3). menguncup ke bawah (6). Letak ginjal normal di dalam cavum
Letak kedua ginjal relatip lebih berdekatan dan lebih ren-
abdominis pada posisi berdiri di antara vertebra lumbalis I
dah dari biasa, 40% diantaranya mencapai ketinggian normal
dan vertebra lumbalis N dimana ginjal kanan biasanya lebih
(3). Kedua ginjal biasanya terdapat pada sisi yang berlainan, rendah dari kiri. Sumbu memanjang kedua ginjal membentuk
di kanan kiri columna vertebralis, bisa juga keduanya terletak
sudut yang menguncup ke-cranial.
pada satu sisi, dalam hal ini salah satu di antara kedua ginjal
Pembuluh darah arterial yang pergi ke ginjal berasal dari
tersebut terletak di atas lainnya (2).
bagian bawah aorta abdominalis atau dari arteri ilaca com-
Apabila horseshoe kidney ini dibentuk oleh hanya 2 buah
munis (5), bahkan kadang-kadang terdapat arteri renalis yang
ginjal maka biasanya setiap ginjal mempunyai satu ureter,
multipel yang dapat mengakibatkan kesulitan dalam melak-
tetapi bila 3 atau 4 ginjal, maka ureternya bisa kembar, salah
sanakan pembedahan.
satu di antaranya mempunyai cabang penghubung ke pelvis
Untuk menentukan horseshoe kidney secara radiologis,
ginjal di sisi lain, atau satu ureter untuk dua ginjal, atau satu
Gutierrez membuat dan mengukur besarnya sudut "pyelogra-
pelvis dihubungkan dengan pelvis di seberangnya melalui
calyces yang berdekatan letaknya. Horseshoe kidney kembar phic triangle" dari suatu foto Ro ginjal dengan cara menarik
(double horseshoe kidney) sebenarnya adalah merupakan sebuah garis horizontal di antara kedua crista iliaca dan garis
gabungan dari dua buah ginjal kembar (double kidneys) (6). horizontal lainnya melalui discus intervertebra lumbalis II
Penderita anomali ini biasanya tanpa keluhan, tetapi bila dan III. Dari titik potong garis pertama dengan columna ver-
timbul penyakit penyulit, bisa terjadi hydronephrose, recur- tebralis dan kedua titik potong garis kedua dengan calyc
rent pyelonephritis, haematuria dan batu ginjal (4). Keluhan ginjal yang paling caudal dan medial ditarik garis sehingga
yang terjadi bisa berupa rasa mual dan sakit perut yang terbentuk sudut yang membuka ke arah cranial. Pada gam-
baran ginjal normal besarnya sudut tersebut 90 derajat, sedang-
disertai kekejangan (Rovsing syndrome). Kehamilan pada
kan pada horseshoe kidney 20 derajat (6).
penderita anomali ini 1/3 di antaranya mendapat kesulitan (3).
Dari gambaran radiologis didapati bahwa sudut pyelogra-
phic yang dibentuk oleh kedua ginjal yang normal ialah 90 LAPORAN KASUS
derajat sedangkan pada horseshoe kidney 20 derajat (6). 1. Seorang perempuan bangsa Indonesia usia 36 tahun, mengeluh
Tindakan pembedahan untuk memisahkan kedua ginjal sakit kepala, mual, saldt pinggang dan kencing darah. Keluhan ini
mungkin sangat dibutuhkan apabila anomali ini menimbulkan timbul setelah os melakukan gymnastik 2 kali seminggu selama 3
penyulit, dengan cara memotong pada isthmusnya yang ter- bulan. Setiap hamil (dua kali hamil) menderita hypertensi dengan
tekanan systolis 160 dan 180 mmHg.
diri dari jaringan ikat. Pada pemeriksaan laboratorium tentang faal ginjal dan bacteriolo-
Pada kesempatan ini dilaporkan 2 kasus horseshoe kidnay gis tidak dijumpai kelainan.
yang terdapat di R.S. Pirngadi Medan, seorang laki-laki bangsa Pada pemeriksaan radiologis dengan BNO dan IVP diketahui bahwa
Indonesia berusia 28 tahun dan seorang wanita bangsa Indone- os menderita anomali horseshoe kidney dengan isthmus parenchy-
sia berusia 39 tahun yang datang memeriksakan diri dengan matous.
keluhan utamanya gross haemaria dan nyeri pada pinggang-
nya sehabis melakukan kegiatan fisik yang cukup berat. 2. Seorang laki4aki bangsa Indonesia usia 28 tahun, mengeluh nyeri
pinggang setelah bekerja berat, rasa memual, sakit kepala dan hema-
turia. Sebelumnya os tidak pernah menderita keluhan yang serupa.
TINJAUAN KEPUSTAKAAN Dari hasil pemeriksaan laboratorium tidak dijumpai kelainan faal
ginjal ataupun bacteriologis.
Ginjal terbentuk dari metanephros pada minggu kelima dari Pada pemeriksaan radiologis baik secara BNO ataupun IVP didapati
kehidupan embryonal. Horseshoe kidney terjadi sebagai akibat bahwa os menderita anomali horseshoe kidney dengan isthmus
penyatuan dari renal blastema (nephroblast = tunas ginjal) terdiri dari jaringan ikat.

86 Cermin Dunia Kedokteran No. 28, 1982


RINGKASAN Gambaran radiologis memberi kesan bahwa isthmus pada
Horseshoe kidney merupakan anomali yang tidak jarang di- penderita laki-laki terdiri dari jaringan ikat (fibrous tissue),
jumpai. Di dalam autopsi didapati rata-rata 1 di dalam 600 — sedangkan pada penderita wanita jaringan ginjal (parenchy-
800 kasus. Pada umumnya penggabungan terjadi pada pole matous tissue). Walaupun demikian konfirmasi untuk ini
bawah, akan tetapi pada + 10% kasus terjadi pada pole atas. sebaiknya dengan arteriografi.
Pada laki-laki lebih sering , terjadi dari pada wanita dengan
perbandingan 2 : 1. KEPUSTAKAAN
Gejala-gejala klinis yang terjadi disebabkan oleh adanya
teknan pada ureter oleh bagian yang menghubungkan kedua 1. Brass JC. Cunningham's Text-book of Anatomi 95h.ed. London,
New York, Chicago: Oxford Univ Press. 1951 : 736.
ginjal (isthmus), yang mengakibatkan terjadinya obstruksi 2. Cafey J. Pediatric X-Ray Diagnosis. 2nd.ed. Chicago: Year Book
aliran kemih. Gejalanya bisa berupa haematuria dan kolik Publ Inc. 6 — 8.
abdomen yang disebabkan hydronephrose, penyakit infeksi 3. Faber M et al. Anomalies of the kidney and ureter. Clin Obst
pada ginjal dan batu ginjal. Gynaec 21(3) 1978: 831 — 43.
Dilaporkan 2 kasus, seorang laki-laki bangsa Indonesia beru- 4. Harrison's: Principles of Int.Med. 8th. Tokyo: Mc.Graw Hill Koga-
sia 28 tahun dan seorang wanita bangsa Indonesia berusia 39 kusha 1977 : 142.
5. Netter FH. Renal Fussion. Ciba Coll. Of Med. III Col; 6. Ciba 1973 :
tahun, yang mempunyai horseshoe kidney. Kedua penderita 232.
mengalami haematuria dan nyeri pinggang sehabis melakukan 6. Wenson BM. Urologic Rontgenology 3rd. ed. Philadelphia: Lea &
kegiatan fisik yang berat. Faberger. 1950 : 63 — 7.

Uretritis - Non Gonore


Namyo O. Hutapea.
Sub Bagian STD & Mikologi Bagian Rmu Penyakit Kulit dan Kelamin
Fakultas Kedokteran USU/ RS Dr. Pirngadi
Medan.

PENDAHULUAN lakukan bila penyebabnya dan paling minimal dapat dibeda-


Berpuluh tahun sebelumnya dikenal hanya satu penyakit kan kedua golongan tersebut.
infeksi yang menyerang saluran alat genital serta yang disebab- Menurut uraian King dkk. (16) maka Uretritis dikenal 2
kan oleh gonokokkus sehingga pada waktu dahulu tidak dapat golongan yaitu : Uretritis gonore dan Uretritis Non-gonore,
dibedakan apakah Uretritis yang timbul disebabkan oleh sedangkan Uretritis, Non-gonore dibagi lagi menjadi 2 sub
infeksi gonokokkus atau non gonokokkus. Dengan penemuan golongan yaitu : Sub golongan yang penyebabnya telah di-
berbagai antibiotika temyata kemudian bahwa uretritis dapat ketahui dan Sub golongan yang masih belum diketahui dan
disebabkan infeksi oleh gonokokkus dan non gonokokkus inilah yang dimaksud dengan Non Spesifik Uretritis.
oleh sebab terbukti berbeda hasil pengobatan oleh dua jenis Oleh sebab di Indonesia belum jelas mengenai pembagian
antibiotika terhadap uretritis yang disebabkan kedua golongan dan penyebabnya maka kami lebih suka mempergunakan
tersebut. Akibatnya selama bertahun dikenal dengan sebutan istilah Uretrisit Non gonore pada semua Uretritis yang tidak
infeksi oleh gonokokkus (= Uretritis gonore) dan infeksi oleh disebabkan gonokokkus.
non-gonokokkus (= Uretritis non gonore) (10).
Uretritis Non Spesifik termasuk ke dalam golongan Uretri- TANDA-TANDA KLINIK
tis Non-Gonore. Sebenarnya penggunaan istilah Uretritis Non- Uretritis non gonore pada pria dikenal dengan tanda-tanda
Spesifik tidak begitu tepat oleh sebab dengan kemajuan teknik adanya pengeluaran cairan yang mucopurulen dari Uretra
pemeriksaan laboratorium pada saat ini telah mulai dapat di- dan dengan kemungkinan banyak atau sedikit, tetapi pada
tentukan Organisme yang patogen yang spesifik pada sebagian umumnya cairan tersebut -lebih encer dari pada uretritis
Uretritis Non-gonore. Diduga penyebabnya seperti Tricho- gonore. Kadang-kadang disertai disuria, perasaan gatal pada
monas vaginalis, bakteri dari genera Haemophilus dan Coryne bagian ujung uretra ataupun dengan keluhan mikturasi yang
bacterium, jamur, virus, adanya kelainan anatomis, trauma, lebih sering (10, 7, 23, 29).
oleh bahan kimia dan neoplasma yang diperkirakan sampai Sering keluhan penderita tidak begitu menonjol sehingga
10% dapat menyebabkan Uretritis Non-gonore. Sebahagian dapat menyebabkan kesukaran dalam penentuan waktu inku-
besar penyebab Uretritis Non-gonore belum diketahui sehing- basinya, tetapi pada umumnya waktu inkubasi antara 1 — 3
ga timbul istilah Umum yang menyatakan adanya infeksi minggu (10).
non spesifik pada alat genital bagian bawah (= non specific Ada kalanya penderita dengan pengeluaran cairan (duh
genital infection). tubuh) yang purulen sehingga sukar dibedakan secara klinis
Penting sekali dibedakan Uretritis gonore dan non gonore dengan Uretritis gonore. (10,2).
oleh sebab tanda-tanda klinis dapat memberi gambaran yang Dapat dibuat kesimpulan bahwa keluhan Subjektip uretritis
hampir sama. Hal tersebut sangat diperlukan untuk menerap- non-gonore tidak nyata berbeda dari pada Uretritis gonore.
kan pengobatan yang rasional, sebab cara ini hanya dapat di- (11,31,33).

Cermin Dunia Kedokteran No. 28, 1982 87