Anda di halaman 1dari 28

Fungsi dan Mekasinme

Ginjal
Yono suhendro
102013002
Mahasiwa kedokteran universitas kristen krida wacana

Identifikasi Istilah yang Tidak Diketahui


-

Rumusan Masalah
Seorang anak perempuan usia 8 tahun tidak berkemih sejak
muntaber

Mind map
Makro
Ginjal dan
Organ
Sekitarnya

Micro

RM
Metabolisme
Air

Mekanisme
Berkemih

RAA
System

Hipotesis
Anak tersebut tidak dapat berkemih karena ada gangguan
metabolisme air.

SISTEM URINARIA
Sistem urinaria
terdiri dari :
2 buah ginjal
2 buah ureter
vesica urinaria
uretra

Ginjal (Ren)
Letak :
retro peritoneal
sebelah kiri / kanan columna vertebralis
ki. : iga 11/ L 2-3
ka.: iga 12/ L 3-4

Jarak kutub atas kedua ginjal: 7 cm


Jarak kutub bawah kedua ginjal: 11 cm
Jarak kutub bawah ke crista iliaca: 3-5 cm

Panjang: 4 5
( 11 cm )
Lebar : 2 ( 6 cm )
Tebal : 1 ( 4 cm )
Berat

: 130 150 g

Terdapat :
- kutub : atas : Th.XII (di bawah iga ke-12)
bawah:2cm di atas bidang transumbilical
- permukaan : depan+belakang
- tepi

: medial + lateral

- hilus : setinggi bidang transpylorik (L 1)

Pembungkus Ginjal
1.

Capsula fibrosa

2.

Capsula adipose

3.

Fascia renalis

Bagian-bagian Ginjal

Cortex renis
Medulla renis

Ureter
Ureter :
Di depan + atas gl.vesiculosa
menyilang duct.deferens di sebelah lateral bawah dan
bermuara ke dalam vesica urinaria
Ureter :
Dlm.parametrium/lig.latum : di atas fornix lateralis
(lateral terhd.bagian supravaginal cervix uteri), disini
ia disilang sebelah atas oleh av uterina. Kemudian ia
menuju ke depan+medial terhadap vagina dan masuk
ke dalam vesica urinaria.

Vesica Urinaria
Bentuk :
- Penuh ovoid (telur)
- Kosong limas

Bagian-bagian :
- Apex
- Fundus
- Corpus
- Collum

Glomerulus
air, glukosa, elektrolit: Cl, PO4, ureum, kreatinin, zat
warna bisa ada di urine/bisa menembus sawar urine
99% ultrafiltrat di reabsor T.K.P + ansa henle + T.K.D
volume urine yang dikeluarkan 1,5 2 l/hari
< 1 liter oligoria
> 2 liter poliuria

1 % ultrafiltrat diteruskan ke d. koligens berupa urine

Scanning EM of Glomerulus
Foot processes

Filtration slits

Tub Kontortus Proksimal di korteks

epitel kuboid rendah, inti


bulat

bersifat asidofil
TKP

inti sel dgn jarak


berjauhan
lumen tdk jelas krn tdp
brush border
Fungsi:
absorpsi makromolekul dr
filtrat glomerulus; bbrp
transport ion

Ansa Henle di berkas medula


& medula
1. Tub rektus

proksimal/STD serupa
tub.kont.proks, bedanya
selnya lebih rendah

2.

Segmen tipis ep.selapis


gepeng, mirip kapiler, ttp
tidak tdp darah di
lumennya

3.

Tub rektus distal/STA


serupa tub.kont.distal,
Sel lebih pendek
dengan inti yang
menonjol ke lumen

Fungsi: reabsorpsi air dan ionion

Tub. Kontortus Distalis di korteks

epitel selapis kuboid rendah

bersifat basofil
inti sel dgn jarak
berdekatan
lumen jelas, tidak tdp
brush border
Lumen lebih lebar drpd
T.K.P
TKD

Makula densa menempel di


T.K.D dekat glomerulus
Fungsi: reabsorpsi,
sekresi/eskresi

Aparatus Juxtaglomerular
Di atas badan malpighi tdp aparatus/ kompleks
juxtaglomerulus, tdr dr:
1.Sel-sel juxtaglomerulus menghslkn renin
2.Sel-sel mesangial ekstraglomerular/ sel polkisen/sel
lacis mungkin menghasilkan eritropoetin
3. Makula densa sbg sensor osmolaritas cairan di dlm
tub distal

Vaskularisasi Ginjal
Peran kunci ginjal
adalah utk
membersihkan darah
Ginjal kaya
vaskularisasi
Seperempat darah yg
keluar dr sistem
sistemik diantar ke
ginjal (120ml/min)

URETER
Ep transisional dgn
sel2 membulat pd
kantung yang
menyusut, sel2
gepeng pd kantung yg
melebar
Lamina propria jar
ikat dan pembuluh2
Otot polos:
longitudinal (dalam),
sirkular (tengah),
longitudinal (luar)

VESIKA URINARIA
Sebuah kantung dengan otot, berfungsi sebagai penampung air
seni yang berubah-ubah jumlahnya karena kandung kemih
dapat mengembang dan mengempis

1.T.mukosa ep.transisional
lamina propria
2.T. muskular long-sirk-long
3.T. adventitia jar ikat fibroelastis
v.urinaria penuh ep.trans lebih gepeng
kosong sel payung tampak jelas
kontraksi otot polos di v.urinaria

URETRA

Saluran sempit yang


berpangkal pada kandung
kemih

Uretra adalah saluran yang


menghubungkan
kantung kemih ke
lingkungan luar tubuh.

Pada pria, berfungsi juga dalam


sistem reproduksi sebagai
saluran pengeluaran
air mani.

Pembahasan Skenario
Akibat Dehidrasi
Perubahan keseimbangan air
Perubahan keseimbangan elektrolit
Pada kasus muntaber cairan lambung / usus yang mengandung
banyak elektrolit banyak hilang air + elektrolit banyak hilang
kekurangan air + elektrolit

Pengaturan Keseimbangan Air

angiotensin
hormon

mengatur

aldosteron

adrenalin.

pengeluaran
dari

kelenjar

Aldosteron

akan

mempengaruhi ginjal untuk menahan


natrium

dan

air.

Akibatnya

bila

dibutuhkan lebih banyak air, akan lebih


sedikit air dikeluarkan tubuh.

Kesimpulan
Ginjal adalah organ vital yang berperan sangat penting dalam
mempertahankan kestabilan lingkungan dalam tubuh. Ginjal
mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, dan asam-basa
dengan cara filtrasi, reabsorpsi, serta sekresi. Ginjal juga
mengeluarkan produk sisa metabolisme dan zat kimia asing.
Akhirnya, selain fungsi regulasi dan ekskresi, ginjal juga
mensekresi rennin, yang nanti akan berguna untuk merangsang
sekresi ADH yang nantinya berguna untuk menjaga agar tubuh
tidak semakin kekurangan cairan.