Anda di halaman 1dari 1

SLHD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2012

Pengembangan Kepada Masyarakat ITB, 2008 bahwa kumpulan padang lamun terbanyak di
Kepulauan Seribu terdapat di Utara Pulau Pari yang mempunyai tekstur Pasir 94,63 persen,
Debu 1,84 persen dan Liat sebesar 3,54 persen serta selatan pulau Pari yang mempunyai
tekstur Pasir 96,65 persen, Debu 3,04 persen dan Liat sebesar 0,31 persen, dari hasil
penelitian juga disebutkan bahwa luasan padang lamun di pulau tersebut pada tahun 1999
adalah sebesar 2.812,50 Ha, pada tahun 2004 luasan menjadi 2.134,20 Ha, dan pada tahun
2011 luasan padang lamun menjadi 16.036,78 Ha dimana terjadi peningkatan sebesar
13.905,58 Ha dalam kurun waktu 7 tahun, sedangkan untuk tahun 2012 luasan padang lamun
di wilayah DKI Jakarta tidak ada peningkatan dan sama dengan tahun 2011 yaitu sebesar
16.036,78 Ha untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada rincian Tabel dibawah :
TABEL : II.71.
LUAS DAN KERUSAKAN PADANG LAMUN
PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2012
NO

KECAMATAN/KABUPATEN
(DI PESISIR)

LUAS (Ha)

PERSENTASE AREA
KERUSAKAN (%)

JAKARTA SELATAN

JAKARTA TIMUR

JAKARTA PUSAT

JAKARTA BARAT

JAKARTA UTARA

KEPULAUAN SERIBU
14,33
3.215,59
1.423,25
1.959,81
584,88
0,10

30,00
30,00
48,00
60,00
*
*

4,60
0,30
104,25
0,07

*
67,00
30,00
*

0,24
0,50
0,77
8,23

*
*
*
*

3,02
5,81
14,33
239,26
14,28

*
*
*
*
*

- Pulau Gosong Laga


- Pulau Gugus P. Pari
- Karang Congkak
- Karang Labar dan P
- P. Air
- P. Air Besar
- P. Belanda
- P. Bidadari
- P. Bira Besar
- P. Bira Kecil
- P. Bokor
- P. Bulat
- P. Bunder
- P. Damar Besar
- P. Damar Kecil
- P. Dua Barat
- P. Dua Timur
- P. Genteng Besar
- P. Genteng Kecil

bersambung

Kondisi Lingkungan Hidup dan Kecenderungannya

Halaman II - 359