Anda di halaman 1dari 22

NIFAS

Pengertian
Masa nifas/ puerpurium/ post partum dimulai stlh
plasenta dikeluarkan/ partus selesai, dan berakhir stlh
kurang lebih 6 mgg. Pd saat ini tjd perub fisiologis dan
psikologis.
Perawatan ibu dan bayi pada saat ini hrs didsrkan pd
tiga prinsip, yaitu :
1. Promosi kesehatan ibu dan bayi
2. Promosi mengembangkan hub ibu-bayi yg baik
3. Mendorong dan memperkuat kepercayaan/
kemandirian ibu
agar dpt melaksanakan perannya dlm klrg dan
lingk-nya.
Periode post partum /puerpurium dibagi :
Immediate puerpurium
24 jam pertama stlh melahirkan

Late puerpurium
sampai +/- 6 mg.

Perubahan Fisiologis Pd Masa Nifas


1. Sistem Reproduksi
UTERUS
- Stlh kala tiga selesai
uterus berada pd pertghan
abdomen dan sekitar 1 jari di bwh umbilikus.
- Ukuran sama dg umur khamilan 16 mgg yaitu +/berat 1000gr, 14 cm (P), 12 cm (L) dan 10 cm (T).
- Minggu pertama
berat = 500 gr
- Minggu kedua
berat = 350 gr
Stlh 10/12 hr, uterus tdk dpt diraba.
- Stlh 6 mgg
prinsipnya dlm jmlh citoplasma dan
ukuran dr sel myonetrium

- Jmlh sel yg mengalami pertambahan akan menetap


ukuran uterus akan sedikit bertambah setiap selesai
khamilan/ persalinan
- Otot-otot uterus berkontraksi segera post partum
- Kontraksi ini dipgh jg o/ oxytocin dan mengakibatkan
penekanan pemb darah
mengurangi suplai drh uterus
- Selama 1-2 jam pp, aktivitas berangsur2 berkurang sampai
stabil
- Isapan bayi pd saat menyusui
merangsang
pengeluaran oxytocin
mbantu involusi
LOCHEA
- Lochea adl cairan/sekret yg keluar dari uterus pd saat nifas
- Lochea
reaksi alkali
mudah berkembang biaknya
organisme.
- Lochea tdr dr 3 jenis :
1. Lochea rubra/merah tdr dr drh sel2 decidua, sisa vernix,
keluar pd 3-4 hr pertama nifas
2. Lochea serosa, berwarna pink/ merah muda, tdr dr serum,
leukosit dr tmpt penempelan plasenta, kluar pd hr ke 5-9 pp

3. Lochea alba/ putih, tdr dr leukosit, decidua, sel epitel,


mukus, serum. Keluar pd hr ke 10
dpt berlanjut
smp 2/6 mg
- Lochea berbau spt drh menstruasi
- L. rubra yg terus keluar pd early pp
tjd perdrhan
disbbkan tertahannya fragment plasenta
- L. serosa/ alba yg terus menunjukkan endometritis
disertai demam, nyeri, kembung.
TUBA FALLOPI
2 mgg stlh melahirkan atropi
kdr estrogen
CERVIX
Portio lunak, kebiruan, laserasi kecil, 2 jari msh dpt msk
4 smp 6 hr pp
akhir mg pertama pulih.
VAGINA DAN INTROITUS
- Pe kdr estrogen
tdk ada mukus dan rugae vagina
- Rugae kembali +/- mg 4, tp tdk spt sebelumnya,
penebalan mukosa tjd seiring dg berfungsinya kmb
ovarium.

2.Sistem Endokrin
- Kdr estrogen me 10 % dl wkt sekitar 3 jam pp
- Progesteron dibwh kdr f. luteal pd hr ke-3 pp
- Produksi mulai lagi dg ovulasi
- wanita yg menyusui, kdr prolaktin msh dan
menekan stimulasi folikel
- wanita yg tdk menyusui, kdr prolaktin me dlm
14-21 hr stlh melahirkan
mengakibatkan FSH
dikeluarkan o/ kel pituitari anterior
- kdr serum prolaktin dipgh o/ bbrp fakt :
diantaranya frek menyusui :
N
1-3 x/hr
kdr prolaktin
bln 6
6 x/hr
kdr akan tetap
slm 1 th
- me
kdr progesteron dl sirkulasi
mpghi otot2
dsr panggul, perineum, vagina, dan pencernaan u/
kmbli pd kead semula. Proses tsb dpt dibantu dg
early ambulasi, latihan post natal
mencegah

3.Sist Kardiovaskular
- Pd persalinan pervaginam dg single fetus
kehilangan drh sekitar 300-500 ml dan double pd
kelahiran cesarean.
- Drh dr daerah pelvis kembali ke sirkulasi umum
dan cairan ektraseluler yg berakumulasi slm hamil
kmb ke sirkulasi u/ dikeluarkan
kelebihan ini
akan dikeluarkan mll diuresis dan diaporesis
- Selama 72 jam pertama tjd kehilangan vol plasma
lbh bsr drpd sel2 darah
pe Hct pd hr ke 3-7 pp
N
kmb 4-5 mg
- Sel drh putih/ leukosit,
saat hamil sekitar
12.000/mm2.
Selama 10-12 hr pp jmlh ant 20.000-25.000/mm2
granulosit t.u neutrophil
respon tbh melawan
invasi organisme
- Coagulasi faktor, aktivasi clotting faktor, pe
thrombocytosis ( me sirkulasi platelet) me
pengeluaran thromboplastin berkontribusi thdp

- Stlh mlahirkan tjd p (bradikardi) denyut nadi, apabila tjd


denyut yg cepat
perdrhan, cemas.
4.Sist Urinari
- Trauma pd urethra dan kand kemih
penekanan
- Dinding kand kemih hyperemik dan edema
kdg tjd
prdarahan
Fungsi Renal :
- GFR msh tetap
plg tdk dlm mg pertama
- Diuresis mulai dl 12 jam pp.
5.Sist Gastrointestinal
- Segera stlh mlahirkan ibu biasanya merasa lapar
berikan
diet yg mdh dicerna, selanjutnya appetite baik
- kurangnya motilitas dan tonus
- BAB scr spontan mgkn tertunda smp bbrp hr
disebabkan :
- berkurangnya tonus otot intestinum slm persalinan
- kurang mkn pd saat sblm mlahirkan
- dehidrasi
- tegang/takut pd daerah perineum/ episiotomi.

Adaptasi Psikologis
Perub psikologis selama post partum mnrt Rubin tdr dr :
1. Fase taking in ( Perode tingkah laku ketergantungan )
- Perhatian klien t.u. thdp kebut dirinya
pasif dan
tgt,
bergantung selama 1-2 hr
- Klien tdk minginkan kontak dg bayinya, tp bkn berarti
tdk
mphatikan
- Klien memerlukan informasi ttg bayinya, bkn cara
merawat bayinya
- Klien mengenang pengalaman melahirkan yg baru
dialaminya
- pemulihan
tidur dan makan yg cukup
2. Fase taking hold (periode antara tingkah laku
ketergantungan dan mandiri)
- Klien berusaha mandiri dan berinisiatif
- Perhatian
kemamp mengatasi fs tbh : mis.
kelancaran BAK, BAB, melakukan berbagai aktifiats
(duduk, jln dan keinginan u/ bljr ttg pwtan dirinya

- Timbulnya rasa kurang percaya diri


mudah
mengatakan tdk mau
- Berlangsung +/- 10 hari
3. Fase letting go ( perode kemandirian dlm peran
baru)
- Klien merasa bhw bayinya tdk terpisah dr dirinya,
mendpt peran dan tgg jwb baru
- Tjd pe- kemandirian dlm pwtan diri snd dan
bayinya, penyesuaian dlm hub klrg tmsk bayi.
Post Partum Blues
Masa pp
klien kdg mengalami kekecewaan
mdh tersinggung dan terluka
nafsu
makan dan pola tidur tggu
post partum blues
penyebab : - perub hormonal
- perub peran transisi

Post partum blues : - rasa tdk nyaman


- kelelahan
- kehabisan tenaga
Menangis
dpt menurunkan tekanan
Bila ortu krg mengerti
timbul rasa bersalah
depresi post partum

PENGKAJIAN POST PARTUM

Biodata
Review riwayat persalinan :
- Jenis persalinan, waktu, kemajuan/ komplikasi,
pengobatan yg diberikan
Review prenatal care
Pemeriksaan fisik :
Tanda vital, fokus sist repro/genitourinary,
cardiovaskuler, G I, lab rutin dan psikososial.

Tanda vital
- TD, nadi dan RR
kaji setiap 15 u/ 1 jam
pertama
tiap 30 u/ 2 jam berikut
terus
monitor tiap 4 jam u/ 24 jam pertama dan
selanjutnya tiap 8 jam.
- Suhu (msk ruangan)
1 jam berikutnya, kmdn
tiap 4 jam u/ 24 jam pertama
tiap 8 jam.
Suhu dlm 24 jam pertama
me (38 0C ). Bila
lbh dr 38 0C slm 2 hr berturut2 dlm 10 hr pertama pp
curigai sepsis puerpuralis, inf sal kemih,
endometritis, mastitis/inf lainnya.
Bradikardi
ditemukan pd 6-8 hr pp. Denyut nadi
ant 50-70 x/mnt
Sist reproduksi
Uterus
jam pertama kaji fundus ( konsistensi, posisi)
Palpasi
tent tingginya, diastasis rectus
abdominalis

- Perineum (episiotomi),
deteksi tanda infeksi (tanda
REEDA), ada/tdk hemoroid. Kaji tiap 15
tiap 30 u/ 4 jam
berikut
tiap 8
jam u/ 3 hr pertama
- Payudara
1-2 jam pertama pp mrpk wkt yg baik u/ memulai brest
feeding
Periksa setiap 8 jam
Sist Urinary
- Kand kemih palpasi
tiap 2 jam u/ 8 jam pertama
tiap 8 jam slm 3 hr
- Urin output dan pengosongan dikaji pd 24 jam
pertama
Sist Cardiovaskuler
- TD, Nadi (bradikardi)
- Ekstremitas bawah (tanda homan)
Sist GI
- Appetite
biasanya baik
- Eliminasi (bowel)
2-3 hr pp

Lab rutin
Hb leukosit
Psikososial / budaya / tk penget
- Emotional respon
- konsep diri
- Bonding attachment
- perawatan bayi
- pemeliharaan kesehatan

MASALAH-MASALAH YG SERING TJD :


Resiko tinggi tjd infeksi
Ggn rasa nyaman : nyeri
Ggn eliminasi : BAK, BAB
Ggn pola tidur
Ggn perfusi jaringan
Kurang penget
Ggn keseimbangan cairan

TUJUAN DARI PERAWATAN :


1.Promotion involusi dan mencegah berbagai komplikasi biophysical
2.Mengajarkan ibu dan klrg ttg perub2 yg tjd
3.Me
kenyamanan & mpercepat penyembuhan luka pd jar
perineal uterus
4.Mpcepat pengembalian fs tbh
5.Me istirahat dan aktifitas
6.Mberikan gizi seimbang
7.Majarkan keg yg berhub dg self care
8. Me
selft esteem dan self confidance
9. Mbantu rencana stlh keluar RS
10. Mendorong pemeliharaan kes yg terus-menerus/ berkelanjutan.
IMPLEMENTASI : mencegah inf &mpcepat penyembuhan
1. Orientasi ruangan
2. Pencegahan inf
cuci tangan, personal hygiene, vulva hygiene

3. Breast care
4. Istirahat, ambulasi dan latihan
Ambulasi dini dpt mencegah insiden thromboemboli dan
mbantu me kekuatan ibu
5. Nutrisi
6. Observasi
7. Health education, nutrisi, menyusui & pwtan bayi,
kunjungan selanjutnya, kontrasepsi
8. Fasilitas bonding-attachment
ATTACHMENT
Su/ pertukaran perasaan ant ortu (ibu&bpk)-bayi, org tua
memberikan cinta & menerima, bayi-bayinya menerima
cinta & mberikan respon
Pd awal dpt berupa : - sentuhan
- kontak mata ibu-bayi, bpk-bayi
- suara

Selama periode pp, tugas baru datang


modifikasi perilaku klrg
Respon ibu-bpk thdp peran baru berubah sepanjang
wkt :
1. Periode awal
Berakhir sekitar mg 4
Mbentuk hubungan, mengenali
2. Periode konsolidasi
Berakhir sekitar bln ke 2
3. Growth period
Lifelong process.

Exercises

Pelvic tilt

Promote attachment/bonding :

Rooming In / baby in room with mother

Homans sign test


for
Thrombophlebitis