Anda di halaman 1dari 2

Cresophene

Indikasi
1) Desinfeksi saluran akar sebelum obturasi
2) Sealer saluran akar yang terinfeksi
1)
2)
3)
4)
5)

Cara Kerja
Desinfeksi saluran akar dengan bakteriosid kuat, yaitu paracholorphenol
Mengandung dexamethasone sebagai antiinflamasi
Thymol dan camphor sebagai antiseptik
Mensterilkan jaringan sekitar saluran akar selama pulpektomi vital
Bisa digunakan untuk sterilisasi kavitas yang dalam

Kontraindikasi
1) Anak di bawah umur 30 bulan
2) Pasien yang memiliki alergi terhadap kortikosteroid dan fenol
Efek Samping
1) Efek terhadap ibu hamil dan menyusui belum diketahui, baik terhadap
perkembangannya maupun ekskresi cresophene pada ASI. Terkait fakta
ini, sebaiknya pemberian cresophene pada ibu hamil dan menyusui harus
berhati-hati
2) Resiko alergi
3) Jika dosis yang diberikan terlalu banyak atau produk ini disalahgunakan,
fenol dapat menyebabkan inflamasi dan periodontitis periapikal yang
parah
Cara Pakai
1) Setelah pengambilan pulpa yang gangren, masukkan larutan bersama
kapas ke dalam saluran akar. Sebelum dimasukkan, peras untuk
mengeliminasi larutan yang berlebih
2) Produk diaplikasikan 1-2 kali pada setiap kanal dengan dosis sekitar 50mg
selama 7 menit sebelum obturasi
3) Tutup kanal dengan tambalan sementara menggunakan semen. Biarkan
selama 3-5 hari
4) Jika produk berkontak dengan mukosa, segera bilas dengan air
5) Jangan ditelan, jangan memberikan larutan pada kapas secara berlebihan,
jangan mengaplikasikan pada pulpa yang terekspos
6) Satu botol 13 ml Cresophene bisa digunakan untuk sekitar 260 pasien
Cara Penyimpanan

1) Jangan digunakan melewati tanggal kadaluarsa


2) Disimpan pada suhu ruangan di atas 25oC
3) Setelah penggunaan pertama, buka tutup aluminum dan ganti dengan
dispensing stopper yang tersedia dalam kotak

Sumber:
www.septodont.co.uk
www.universaldental.com.pk/
www.old.health.gov.il