Anda di halaman 1dari 2

QBD 5

Praktikum 4: Vertical dan Water Rescue, APAR


1. Jelaskan prinsip vertical rescue dan water rescue
2. Jelaskan prinsip pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR)

Jawab:
1. Vertical & Water Rescue

a.
b.
c.
d.
e.

a)
b)
c)
d)
e)

Vertical rescue
Penyelamatan vertikal atau yang lebih dikenal dengan vertical rescue adalah
teknik evakuasi (memindahkan ke lokasi yang lebih aman) obyek (baik barang maupun
manusia/korban) dari titik rendah ke titik yang lebih tinggi ataupun sebaliknya, pada
medan yang curam/vertical baik kering maupun basah. Vertical rescue merupakan salah
satu bentuk kegiatan teknis penyelamatan korban yang paling berbahaya. Tingkatan
pelatihan, kerjasama tim dan komitmen individu merupakan hal yang terpenting yang
diperlukan untuk pemulihan korban yang terjebak dalam lingkungan vertikal. Faktorfaktor utama yang terlibat dalam penyelamatan vertikal :
Bakat dan mobilitas
Pelatihan dan pengalaman
Peralatan memadai
Disiplin dan kerja sama tim
Pendekatan dan taktik

Prnsip Dasar Penggunaan Tandu Dalam Vertical Rescue


Prinsip-prinsip berikut ini harus diamati di semua tandu penyelamatan vertikal operasi:
Pendekatan korban yang harus selalu dilakukan dengan hati-hati, hal ini di satu sisi untuk
menghindari berisiko menyebabkan cedera lebih lanjut
Penyelamatan menggunakan tandu harus dilakukan dengan menggunakan lifting / sistem
menurunkan. Penyelamatan dengan metode abseil dari tandu tidak dianjurkan.
Sebisa mungkin, korban harus dilindungi dengan helm dan beberapa bentuk perlindungan
mata.
Seorang penyelamat harus mengawal tandu. Orang ini harus dilengkapi sistem pada
pendakian rig saat menambatkan tali membentuk bagian dari sistem tali tandu.
Semua komponen dari sistem penyelamatan harus lengkap dengan memperhatikan beban
yang harus dipertahankan.

Water Rescue
Water rescue merupakan suatu teknik pertolongan/evakuasi yang
dilakukan di air. Atau suatu tindakan penyelamatan secara efektif dan efisien, jiwa
manusia dan segala sesuatu yang berharga yang berada dalam keadaan
mengkhawatirkan di air.

Kemampuan Seorang Water Rescue


a. Perhitungan/pertimbangan; kemampuan penolong untuk memilih dan menentukan
kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, serta metode yang harus dilakukan.
Penolong akan mudah memilih prosedur pertolongan yang paling cepat dengan resiko
yang kecil
b. Pengetahuan; banyak bahaya di air, pengetahuan ini sangat perlu karena dapat
diterapkansetiap langkah usaha pertolongan
c. Keahlian; harus mempunyai keahlian pada semua aspek pertolongan
d. Kesiapan fisik; kesiapan fisik juga harus benar-benar siap karena si penolong juga
bisa kena bahaya
2. APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
sebelum melakukan pemadaman dengan APAR harus di test terlebih dahulu dengan
membuka kunci pengaman dan mengarahkan nozzle ke atas.
a. Jenis tepung kimia : lakukan test di tempat pengambilan APAR dan arahkan nozzle ke
atas, handle di tekan/dipukul.
b. Jenis CO2 : lakukan test di tempat pengambilan APAR arahkan nozzle ke atas jangan
memegang
c. corong (horn) saat memadamkan kebakaran.
d. Jenis Busa mekanik: nozzle dipegang pada lubang masuk udara.
e. Jenis busa kimia : perhatikan selang APAR jangan sampai tersumbat.
f. Selesai pemadaman pancaran nozzle harus selalu diarahkan ke bawah.