Anda di halaman 1dari 6

Berbagai Macam Penyebab Komputer Lambat dan Solusinya

Posted by vhy at Jumat, Juli 23, 2010


Labels: Tutorial, Tweaking, Windows 7, Windows Vista, Windows XP
Komputer kamu makin lama makin lambat / lelet / lemot seiring dengan waktu kamu
menggunakannya?? Hal ini pastinya sangat menjengkelkan apalagi kita termasuk orang yang
sehari-harinya tidak pernah lepas dari PC / Laptop untuk mendukung segala rutinitas
pekerjaan kita. Baik itu bekerja untuk kantor, tugas-tugas ataupun aktifitas yang
mengharuskan online di internet.
Komputer lemot pada dasarnya bisa jadi karena pengguna kurang memahami dalam
mensetting dan memaintenance komputer secara optimal. Bila pada postingan sebelumnya
saya menulis tentang Penyebab Komputer Restart Sendiri dan Solusinya, maka pada artikel
kali ini akan dipaparkan berbagai macam penyebab komputer berjalan lambat berikut solusi /
cara untuk mengatasinya.

Artikel kali ini khusus diperuntukkan bagi pemula dan tingkat menengah. Hehe.., jadi apabila
anda kebetulan tingkat mahir yang kebetulan pula mampir dan sesekali cengar-cengir
membacanya, sekalian saya mohon petunjuk, masukan serta koreksinya. Peace Gan..!!

Dari sisi hardware :


1. Processor yang terlalu panas - Prosessor yang terlalu panas biasanya karena kurang
mendapat pendinginan yang baik sehingga dapat menyebabkan lambatnya kinerja system itu
sendiri.
Solusi
:
Kebersihan bagian hardware perlu mendapatkan perhatian khusus. Jangan hanya bisa
menggunakan tanpa merawat daleman komputer, karena bagian-bagian tersebut yang
menyebabkan komputer dapat bekerja dengan baik. Lakukan pembersihan secara berkala
pada bagian dalam komputer dari debu, kotoran dll. Bersihkan dengan kuas yang tidak terlalu
keras, bersihkan prosessor beserta kipas dan komponen lain. Perhatiakan pula exhaust fan dan
ventilasi agar tidak tertutup sehingga sirkulasi udara berjalan baik.
2. Memory (RAM) yang karena terlampau kecil sehingga tidak mampu mendukung
performa system - Memory yang terlampau kecil sangat mempengaruhi kinerja system
komputer secara keseluruhan. Lambatnya komputer saat membuka dan menjalankan
beberapa program pada saat bersamaan merupakan salah satu indikator memory yang
kurang.
Solusi
:
Tambahkan/upgrade memory menjadi lebih besar sehingga akan meningkatkan kecepatan
komputer.

Dari sisi software :

1. Operating System (OS) dan Program terinstal tidak kompatibel dengan hardware OS harus sesuai dengan kemampuan hardware, begitu pula program yang akan diinstal
haruslah kompatibel dengan OS itu sendiri.
Solusi
:
- OS harus sesuai dengan kemampuan hardware, begitu pula program yang akan diinstal
haruslah kompatibe. Gunakanlah OS dengan versi yang sesuai dengan spesifikasi komputer.
Sebagai contoh jangan menginstal Windows Vista pada pentium II.
- Bila mendownload aplikasi, terlebih dahulu perhatikan minimum system yang harus
dimiliki komputer, seperti minimum processor, memory, kapasitas hard disk minimum yang
harus tersedia, serta versi Windows yang kompatibel sebelum menginstalnya pada komputer
kamu.
Tips : bagi kamu yang pemula biasakan membaca minimum system requirements
(persyaratan sistem minimum) yang tertera pada cover CD/DVD program (atau biasanya
ditemukan pada "read me" di dalam CD) maupun membaca petunjuk pada situs resmi
pembuat software.
2. Visual Effect yang mempengaruhi performa system Visualisasi dan tampilan desktop
Windows secara default memang menggunakan themes yang menarik dan membuat tampilan
desktop menjadi lebih keren. Tapi tahukah kamu sebenarnya themes tersebut akan
mempengaruhi kecepatan komputer?
Solusi :
Untuk membantu mempercepat kinerja system, disarankan untuk mensetting visualisasi
tampilan secara minimum dan memilih Theme Classic.
Caranya :
- Klik kanan My Computer -- > Klik Properties --> Klik Advanced System Settings

Tampilan ketika di klik kanan My Computer + Properties pada Windows 7

- Akan muncul System Properties --> pilih tab Advanced (untuk windows XP, saat klik
properties
akan
langsung
masuk
ke
System
Properties).
- Pada tab Advanced, klik tombol Setting pada bagian Performance.

- Akan muncul Performance Options, pilih tab Visual Effects, lanjutkan dengan klik
Adjust for Best Performance --> OK.

- Untuk mengubah menjadi theme classic klik kanan pada bidang desktop Windows 7 kamu.
Kemudian pilih Personalize. Dari daftar Theme yang tampil, di bagian Basic and High
Contrast Themes, pilih theme Windows Classic.

3. Terlalu banyak aplikasi program yang ikut dipanggil pada saat startup sehingga
akan memperlambat proses ketika menyalakan komputer pertama kali. - Hal ini
disebabkan karena pada saat kita menginstal suatu program, tidak membaca dengan cermat
proses instalasi, sehingga terbiasa meng-klik "Next". Sebenarnya pada step by step proses
instalasi ditanyakan apakah program tersebut diikutkan pada saat startup atau tidak.
Padahal belum tentu kita pasti memerlukannya setiap kali menggunakan komputer bukan?
Solusi
Mendisable startup yang tidak perlu pada Startup System Configuration.

Caranya :
- Pada Start Menu Windows klik Run (atau tekan tombol icon Windows + R), ketikkan
msconfig --> Enter.
- Cari tab Startup, hilangkan centang semua program yang tidak diinginkan saat startup,
kecuali program antivirus.
Klik
Apply,
Ok,
restart
komputer.
Sebenarnya, artikel khusus untuk mempercepat start-up windows juga sudah pernah
dituliskan, untuk melihat secara detail beserta gambar, silahkan baca di "Mempercepat Startup Windows"
4. Drive tempat dimana Windows terinstal terlampau penuh - Akibatnya tidak cukup
ruang pada hard disk untuk virtual memory sehingga komputer terasa lemot ketika
menjalankan banyak aplikasi.
Solusi :
Drive tempat instalasi windows (misal drive C:/) harus disisakan minimal 12 % dari kapasitas
hard drive. Simpanlah data-data pada hard disk selain drive C:/. Usahakan C:/ hanya untuk
menginstall program-program.
Sistem operasi Windows menggunakan dua memori. Utamanya, Windows menggunakan
RAM alias memori utama. Apabila memori utama telah habis dipakai, maka Windows akan
membuat memori virtual yang diambil dari sisa kapasitas hard disk.

5. Terlalu banyak program terinstall sehingga total hardisk kepenuhan - Prioritaskan


hanya menginstall program penting yang sering digunakan dan sebaiknya menyimpan data
pada eksternal hard disk apabila kapasitas hard disk tidak memadai (berhubungan dengan
point sebelumnya)
Solusi :
Uninstall
program
yang
tidak
perlu.
- Nonaktifkan program bawaan windows yang tidak perlu dan tidak pernah digunakan karena
program tersebut hanya akan memenuhi ruang hardisk. Caranya, masuk control panel, klik
Add/Remove Windows Component. Cari program yang tidak perlu dan digunakan,
misalnya game internet, MSN messenger, calculator, Internet Explorer (apabila lebih
menyukai
browser
lain)
dll.
- Hapus file sampah seperti temporary file, missing shortcut dan file-file pada recycle bin.
Pastikan file yang memang tidak terpakai yang akan dihapus dari Recycle Bin. (untuk
membersihkan file-file ini bisa menggunakan Tune Up Utilities, sudah pernah dituliskan
disini).
- Bila ingin membuat agar komputer kamu dengan Office versi lama (Ms. Office 2003 dan
sebelumnya) bisa membuka Office versi 2007 docx, pptx, xlsx, tapi hardisk kamu kebetulan
menyisakan sedikit ruang tersedia, bisa menginstal converter dari microsoft. Artikelnya sudah
pernah ditulis di blog ini beserta link downloadnya di sini.
6. Management file pada hard disk yang tidak teratur - Kebiasaan menempatkan file-file
secara sembarangan dan proses hapus-tulis (copy sana-sini, pindah sana-sini) akan
mempengaruhi
kinerja
system
secara
keseluruhan.
Solusi :
Defragment drive hard disk secara berkala (minimal 3 bulan sekali) tergantung pada
pemakaian, kebiasaan proses hapus tulis dan kegiatan instal-uninstall program pada
komputer.
Disk Defragmenter adalah utility Windows yang mengkonsolidasikan file yang mengalami
fragmentasi di dalam hard disk komputer sehingga masing-masing file tersebut menempati
suatu space tunggal didalam hard disk. Dengan file yang tersimpan rapi ujung ke ujung tanpa
mengalami fragmentasi, maka akan dipastikan bahwa proses pembacaan dan penulisan file
menjadi lebih cepat.
Caranya :
Klik Start --> All Programs --> Accessories --> System Tools --> Disk Defragmenter.
Pada kotak dialog Disk Defragmenter, klik Drive yang ingin dilakukan Defragment dan klik
tombol Analyze. Setelah disk dianalisa, maka kotak dialog muncul untuk mengkonfirmasikan
bahwa kamu akan melakukan proses defragmentasi drive. Windows akan memberitahukan
pada kita apakah drive perlu di defragment atau tidak. Biasanya akan memerlukan waktu
yang lama, maka dari itu pilih saat kamu santai dan sedang tidak memerlukan menggunakan
komputer untuk bekerja.
7. Terlalu banyak membuka program Nah penyebab ini yang paling parah, kebanyakan
pengguna masih melakukan hal ini tanpa menyadarinya. Memaksakan membuka aplikasi
berlebihan padahal RAM pas-pasan serta kapasitas sisa ruang hardisk sangat sedikit jelasjelas memperlambat system keseluruhan.
Solusi
:
Matikan aplikasi yang kiranya tidak diperlukan atau sementara dapat ditunda. Misalnya

mengalah pada diri sendiri untuk mematikan winamp ketika sedang menjalankan aplikasi
yang membutuhkan memory besar seperti aplikasi grafis adalah tindakan bijaksana.
8. Komputer terjangkit virus - virus pada system sangat mempengaruhi kinerja system dan
otomatis memperlambat system secara keselurahan.
Solusi : Instal antivirus adalah wajib hukumnya dan harus dipastikan antivirus selalu
terupdate. Lebih baik mencegah daripada memberangus setelah virus menyebar. Carilah
referensi mengenai antivirus yang ringan dan sesuai untuk spesifikasi komputer kamu.
9. Error pada program - biasanya terjadi pada program yang pada saat dijalankan,
komputer tiba-tiba mati atau pada saat instalasi terdapat file-file corrupt.
Solusi : Repair atau install ulang program dapat mengatasi masalah ini.
Tips mengatasi komputer lambat untuk yang sering/selalu terhubung dengan koneksi
internet :

Browsinglah secara efisien & efektif dengan membuka link pada Tab baru. Caranya
klik kanan link yang akan dibrowse, kemudian klik Open in New Tab. Meskipun
demikian jangan terlalu berlebihan browsing dengan membuka banyak tab, tutuplah
tab yang telah selesai dibaca atau tak diperlukan lagi. Terlalu banyak membuka
Jendela Browser pada waktu browsing dapat mengakibatkan komputer melambat.

Hapus temporary internet files secara berkala.

Matikan automatic update dari windows. (Update sewaktu-waktu secara manual pada
saat waktu luang, akan tetapi bila Windows kamu adalah bajakan jangan melakukan
update).

Matikan automatic update dari program yang memerlukan update. Namun lakukan
update secara manual, karena biar bagaimanapun update akan penting untuk
penyempurnaan program dan mengatasi error. Apabila koneksi komputer kamu tidak
stabil, lakukan update saat koneksi internet lancar.

Untuk mempercepat koneksi internet, sudah pernah dituliskan pada blog ini disini.