Anda di halaman 1dari 5

Nama

: YOKOGIRU ALDWIN VALENTINO SIMANJUNTAK


Kelas
: XI IPS 1
No. Absen : 44

SOAL-SOAL PELUANG & PEMBAHASANNYA


EBTANAS 2000
1. Pengurus suatu organisasi yang terdiri dari ketua, wakil
ketua dan sekretaris dipilih dari 7 orang calon. Banyak
cara yang mungkin untuk memilih pengurus organisasi
itu dengan tidak ada jabatan rangkap adalah
A. 7
B. 10 C. 21
D. 35
E. 210
PEMBAHASAN
Soal di atas adalah urutan yang diperhatikan karena dari ke 7
calon tersebut dapat menduduki ke 3 posisi yang berbeda,
sehingga digunakan permutasi.
n!
nPr=
( nr ) !
n = 7 dan r = 3
n!
7P3 = ( nr ) !

n!
10 !
10.9 .8.7 !
=
=
r ! ( nr ) ! 3 ! ( 103 ) ! 3.2 .1.7 !

Cr n =

5.3.8 = 120
Jawabannya adalah C
EBTANAS 1994
3. Sebuah mata uang dan sebuah dadu dilempar undi
sekali. Peluang munculnya angka pada mata uang
dan bilangan prima ganjil pada dadu adalah
5
2
1
1
A. 6
B. 3
C. 3
D. 4
E.

7!
( 73 ) !

7.6 .5 .4 !
4!

1
6

= 7 .6.
PEMBAHASAN
Ada dua cara dalam pengerjaan soal diatas :
Cara 1 :
Buat tabel dengan rumus peluang:
n( A)
P ( A )=
n (S)

5 = 210
Jawabannya adalah E

UN 2005
2. Dari 10 orang finalis suatu lomba kecantikan akan dipilih
secara acak 3 yang terbaik. Banyak cara pemilihan - mata uang terdiri dari angka(A) dan gambar(G)
- dadu terdiri dari 6 angka
tersebut adalah
1
2
3
4
5
6
A. 70 cara C. 120 cara E. 720 cara
A (A,1) (A,2) (A,3) (A,4) (A,5)
(A,6)
B. 80 cara D. 360 cara
G (G,1) (G,2) (G,3) (G,4) (G,5)
(G,6)
PEMBAHASAN
Bilangan prima ganjil dari 1,2,3,4,5,6 adalah 3 dan 5.
Soal di atas tidak memperhatikan urutan ada karena 1 orang
ada 2 kejadian yaitu (A,3) dan (A,5) n(A) = 2
hanya akan terpilih 1 kali saja. Akan berbeda kalau soal di
n(S)= banyaknya ruang sample= 2 x 6 = 12
atas akan memilih juara 1, 2 dan 3 seseorang bisa menempati
ke 3 posisi tersebut. (urutan diperhatikan). Karena tidak
P(A) =
=
memperhatikan urutan ada, maka digunakan kombinasi.
Cara 2 :
n= 10 ; r = 3
Kejadian soal di atas adalah saling bebas karena
kejadian munculnya angka pada uang tidak
mempengaruhi kejadian munculnya angka prima.
- 1-

P(A B ) = P(A) x P(B)


n( A)
P ( A )=P ( B )=
n( S)
P(A) =

P(B) =

maka peluang munculnya mata dadu berjumlah 7 atau


10 adalah :

; n(A) = 1 angka pada uang


n(B) = 2 uang logam terdiri dari angka dan
gambar
: n(A) = 2 angka prima ganjil (3 dan 5)
n(S) = 6 dadu terdiri dari 6 angka

P(A B ) = x =
=
Jawabannya adalah E

P (A B ) =
+
=
Jawabannya adalah B

UAN 2007
5. Dalam kantong I terdapat 5 kelereng merah dan 3
kelereng putih. Dalam kantong II terdapat 4
kelereng merah dan 6 kelereng hitam. Dari setiap
kantong diambil satu kelereng secara acak. Peluang
terambilnya kelereng putih dari kantong I dan
kelereng hitam dari kantong II adalah..
39
40

9
B. 1 3

1
C. 2

9
D. 20

EBTANAS 1993
4. Dua buah dadu dilempar bersama-sama satu kali. Peluang
munculnya mata dadu berjumlah 7 atau 10 adalah

A.

A.
B.
C.
D.
E.
PEMBAHASAN
Soal di atas adalah kejadian saling lepas karena kejadian
munculnya mata dadu berjumlah 7 dan mata dadu berjumlah
10 tidak dapat terjadi secara bersama-sama.
Sehingga menggunakan rumus :
P (A B ) = P(A) + P(B)
Jumlah sample = n(S) = 6 x 6 = 36
n( A)
P ( A )=
n (S)

PEMBAHASAN
Kejadian di atas adalah saling bebas sehingga digunakan
rumus :
P(A B ) = P(A) x P(B)
P(A) peluang di kantong I untuk kelereng putih
P(A)
=

n(A) mata dadu berjumlah 7 :


(1,6), (2,5), (3,4), (4,3), (5,2), (6,1) = 6

n(A) = 3 kelereng putih


n(S) = jumlah kelereng di kantong I = 5 +3 = 8
n(B) = 6
P(B) = =
n(S)
10
n(B) = 6 kelereng hitam
n(S) = jumlah kelereng di kantong II = 4 + 6 = 10

P(A) =
P (B)=

n (B)
n( S)

n(B) mata dadu berjumlah 10


(4,6), (5,5), (6,4) = 3

E.

9
40

n( A )
n ( S)

3
8

Sehingga Peluang terambilnya kelereng putih dari


kantong I dan kelereng hitam dari kantong II adalah :

P(B) =
- 2-

P(A B ) =

EBTANAS 1999
6. Dari 900 kali percobaan lempar undi dua buah dadu
bersama-sama, frekuensi harapan muncul mata dadu
berjumlah 5 adalah
A. 300
B. 225
C. 180
D. 100
E. 200
PEMBAHASAN
P(mata dadu berjumlah 5) = 4/36 = 1/9 maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
1
= 9 x 900
= 100
Jawabannya adalah D

- 3-

EBTANAS 1985
7. Tiga keping mata uang logam yang sama dilempar
bersama-sama sebanyak 40 kali. Frekuensi harapan agar
munculnya 2 gambar di sebelah atas adalah ...
A. 10
B. 20
C. 25
D. 15
E. 35
PEMBAHASAN
P(dua gambar satu angka) = 1/4, maka
Fh = P(A) x banyak percobaan
= 1/4 x 40
= 10
Jawabannya adalah A

penduduk yang tidak terkena ISPA diperkirakan


sebanyak ....
A. 197.000 jiwa
C. 15.000 jiwa
E. 3.000 jiwa
B. 185.000 jiwa
D. 9.850 jiwa
Pembahasan
Diketahui:
Peluang penduduk Porong terkena ISPA
sebesar 0,015 atau P(A) = 0,015
Penduduk yang tidak terkena ISPA atau
P(A)C
= 1 P(A)
985
1000

= 1 0,015 = 0, 985 =
Maka banyak Penduduk yang tidak terkena ISPA =
985
1000

UAN 2006
8. Dua buah dadu dilempar bersama-sama satu kali. Peluang
munculnya mata dadu berjumlah 7 atau 10 adalah
7
36

1
4

10
36

17
36

8
36

A.
B.
C.
D.
E.
PEMBAHASAN
Banyaknya ruang sampel untuk dua buah dadu adalah 36
atau n(S) = 36
Kejadian mata dadu berjumlah 7 atau A = {(1, 6), (2, 5), (3,
4), (4, 3), (5, 2)}
Banyaknya mata dadu berjumlah 7 atau n(A) = 5
Kejadian mata dadu berjumlah 10 atau B = {(4, 6), (5, 5), (6,
4)}
Banyaknya mata dadu berjumlah 10 atau n(B) = 3
Kata kunci atau berarti penjumlahan
Peluang munculnya mata dadu berjumlah 7 atau 10:
n(A) n(B)
n(S)

P(A U B) =
=
Jawabannya adalah E

53
36

8
36

UAN 2002
9. Peluang penduduk Porong terkena ISPA sebesar 0,015.
Jika kecamatan Porong berpenduduk 200.000 jiwa, maka
- 4-

x 200.000 = 197.000 jiwa


Jawabannya adalah A

UAN 2008
10. Dua buah dadu dilempar bersama-sama satu kali.
Peluang munculnya mata dadu berjumlah 3 dan 10
adalah
7
36

1
4

A.

B.

10
36

C.

17
36

D.

8
36

E.
PEMBAHASAN
Banyaknya ruang sampel untuk dua buah dadu adalah
36 atau n(S) = 36
Kejadian mata dadu berjumlah 3 atau A = {(1, 2), (2,
1)}
Banyaknya mata dadu berjumlah 7 atau n(A) = 2
Kejadian mata dadu berjumlah 10 atau B = {(4, 6), (5,
5), (6, 4)}
Banyaknya mata dadu berjumlah 10 atau n(B) = 3
Kata kunci dan berarti perkalian
Peluang munculnya mata dadu berjumlah 7 dan 10:

P(A B) =

n(A) n(B)

n(S) n(S)

2
3

36 36

6
1296

Jawabannya adalah E

1
216

- 5-