Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Swiping yaitu salah satu kegiatan / upaya yang untuk meningkatkan


pemberian vitamin A. Bila masih ada bayi dan anak balita yang belum
mendapat kapsul vitamin A pada hari pemberian yang telah ditentukan,
perlu dilakukan sweeping yaitu melacak/ mencari bayi dan anak balita
tersebut untuk diberi kapsul vitamin A, dengan melakukan kunjungan
rumah. Diharapkan dengan kegiatan bulan kapsul dan swiping semua bayi
(6-11 bulan) dan anak balia (1-5 tahun) dapat dicakup 100 % dengan
pemberian kapsul vitamin A.
Swiping kunjungan rumah sebaiknya dilakukan segera setelah hari
pemberian

dan

dan

paling

lambat

sebulan

setelahnya.

Untuk

memudahkan pencatatan dan pelaporan, akhir minggu ketiga bulan Maret


(untuk periode Februari) dan akhir minggu ketiga bulan September (untuk
periode Agustus) seluruh kegiatan swiping hendaknya sudah selesai.
Bila setelah swiping masih ada anak yang belum mendapat kapsul,
maka agar diupayakan lagi meskipun sudah diluar periode pemberian.
Petugas puskesmas harus memantau kegiatan pemberian kapsul
sekaligus mengumpulkan hasil cakupan. Untuk itu perlu menyusun jadwal
sedemikian rupa agar seluruh posyandu/pos distribusi dapat terpantau.
Apabila cakupan pemberian kapsul masih rendah (80 %), petugas
puskesmas hendaknya bersama-sama kepala desa dan LKMD membahas
masalah ini, dan mengorganisir kegiatan untuk mencapai anak-anak yang
belum mendapat kapsul, antara lain melalui swiping yaitu mengunjungi
tiap anak yang belum mendapat kapsul, sebaiknya tidak menitipkan
kapsul kepada orang lain.

B. Tujuan
a. Tujuan Umum
Memberikan vitamin A kepada balita yang belum diberi pada bulan Februari.
b. Tujuan Khusus
- Mendata balita yang ada di Desa Watu Mentade
- Memberikan/mengantarkan vitamin A dirumah balita yang belum
mendapatkan vitamin A pada bulan Februari

BAB II
RINCIAN KEGIATAN
A.

Tahap Persiapan
Pada tahap pertama kami mengambil data balita di rumah kader,
kemudian kami melakukan survei langsung kerumah-rumah balita untuk
mengecek apakah balita sudah menerima kapsul vitamin A pada bulan februari .
Setelah mencatat daftar balita yang

belum dapat kapsul bulan lalu kami

kemudianmeminta kapsul ke puskesma kemudian kembali ke rumah balita untuk


membagikan kapsul tersebut.
B.

Tahap Pelaksanaan
Swiping vitamin A dilaksanakan pada hari jumat , 11 Maret 2016 pada
pukul 15.00-17.30 WITA yang bertempat dirumah balita yang ada di Desa watu
mentade. Swiping kapsul vitamin A dilaksanakan dengan membawa langsung
kapsul vitamin A, dan memberikan langsung pada balita yang belum diberi
kapsul vitamin A pada bulan Februari.

BAB III
HASIL KEGIATAN
1. Lampiran Hasil Evaluasi

DAFTAR NAMA-NAMA BALITA SWIPING VITAMIN A


NO

NAMA ANAK

JK
Umur

Alamat

1.

Muhamad fatir

Laki-laki

4 tahun

Dusun I

2.

Muhammad
fahni

Laki-laki

3 tahun

Dusun I

3.

Nursakia azizah

Perempua
n

1 tahun

Dusun III

4.

Muhammad hafiz

Laki-laki

2 tahun

Dusun II

5.

Haikal

Laki-laki

2 tahun

Dusun III

6.

Nirmala sari

Perempua
n

3 tahun

Dusun III

7.

Muhammad
yusuf

Laki-laki

1 tahun

Dusun III

8.

Muhammad
iksan

Laki-laki

2 tahun

Dusun III

9.

Ilham

Laki-laki

4 tahun

Dusun III

10.

Uswati hazanah

Perempua
n

4 tahun

Dusun III

11.

Miranda

Perempua
n

4 tahun

Dusun III

12.

Raini

Perempua
n

2 tahun

Dusun II

13.

Sahril

Laki-laki

2 tahun

Dusun II

14.

Muhammad
abizar

Laki-laki

2 tahun

Dusun II

15.

Hendra

Laki-laki

2 tahun

Dusun II

16.

Muhammad
fahmi K.

Laki-laki

3 tahun

Dusun II

17.

Muhammad
atadika

Laki-laki

4 tahun

Dusun II

BAB IV
PEMBAHASAN

Swiping kunjungan rumah sebaiknya dilakukan segera setelah hari


pemberian

dan

dan

paling

lambat

sebulan

setelahnya.

Untuk

memudahkan pencatatan dan pelaporan, akhir minggu ketiga bulan Maret


(untuk periode Februari) dan akhir minggu ketiga bulan September (untuk
periode Agustus) seluruh kegiatan swiping hendaknya sudah selesai.
Bila setelah swiping masih ada anak yang belum mendapat kapsul,
maka agar diupayakan lagi meskipun sudah diluar periode pemberian.
Petugas

puskesmas

harus

memantau

kegiatan

pemberian

kapsul

sekaligus mengumpulkan hasil cakupan. Untuk itu perlu menyusun jadwal


sedemikian rupa agar seluruh posyandu/pos distribusi dapat terpantau.
Hasil swiping kapsul vit.A yang kami lakukan berjalan dengan lancar
tanpa kendala, jumlah balita yang mendapat kapsul vit.A pada saat kami
lakukan swiping sebanyak 17 orang

balita. Pada saat kami melakukan

swiping kapsul vit.A kami langsung memberikan kepada anak balita


tersebut.

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A.

Kesimpulan
Berdasarkan hasil swiping vitamin A yang dilakukan ada 17 balita yang
belum mendapat kapsul vit. A di bulan februari, karena mereka tidak hadir pada
saat posiyandu di desa watu mentade, sehingga setelah kami melakukan swiping
kapsul vit. A di desa watu mentade kami mengantarkan kapsul vit.A kepada
balita yang belum mendapatkan kapsul vit.A.

B.

Saran
Untuk

warga desa watu mentade khususnya diharapkan agar ibu

membawa balitanya pada saat posyandu, agar cakupan kapsul vitamin A balita
dapat terpenuhi.