Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama
Jenis Kelamin
Umur
Alamat
Pekerjaan
Agama
Tgl. Masuk

: NLP
: Perempuan
: 12 Tahun
: Tegal Cangkring
: Tidak Bekerja
: Hindu
: 1 April 2016

ANAMNESIS
Keluhan Utama
Sakit tenggorokan sejak 3 hari

Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien dengan keluhan

nyeri tenggorokan dan

rasa mengganjal di

tenggorokan yang dirasakan sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh nyeri
saat makan dan minum, rasa kering, dan gatal pada tenggorokan, batuk dan
demam sejak 3 yang lalu. Pasien juga mengeluh susah untuk membuka mulut dan
tidur mendengkur (ngorok).
Keluhan ini sudah dirasakan pasien beberapa kali, dan memberat saat
sekarang. Keluhan dirasakan terutama setelah pasien mengkonsumsi gorengan,
makan pedas, dan minuman dingin.
Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengeluhkan keluhan yang sama berkali-kali, yang dirasakan hilang
timbul.
Riwayat Pengobatan
Riwayat pengobatan tidak ada
Riwayat Keluarga
Tidak ada keluarga pasien yang mengalami gejala dan keluahan serupa.

3. Status Present 2. wheezing -/- Hepar/Lien : tidak teraba Status THT Telinga Kanan Kiri Daun telinga normal normal Liang telinga lapang lapang Discharge tidak ada tidak ada Membran timpani intak intak Tumor tidak ada tidak ada Mastoid normal normal Tes pendengaran : Berbisik tidak dievaluasi Weber tidak dievaluasi Rinne tidak dievaluasi Schwabach tidak dievaluasi BOA tidak dievaluasi Tympanometri tidak dievaluasi Audiometri nada murni tidak dievaluasi . Rhonki -/-. murmur (-) Pulmo : suara napas vesikular +/+. Tekanan Darah : 110/70 mmHg Nadi : 88 kali/menit Respirasi : 20 kali/menit Suhu axila : 38.20C Status General Keadaan umum : Baik Cor : S1 S2 tunggal.3 Pemeriksaan Fisik 1. reguler.PEMERIKSAAN FISIK 3.

detritus (+) Laring: Epiglotis : tidak dievaluasi Aritenoid : tidak dievaluasi Plika Ventrikuloris : tidak dievaluasi Endoskopi : tidak dievaluasi Plika Vokalis Rimaglotis : tidak dievaluasi : tidak dievaluasi .BERA tidak dievaluasi OAE tidak dievaluasi Tes alat keseimbangan tidak dievaluasi Hidung : Kanan Kiri Hidung luar Normal Normal Kavum nasi lapang lapang Septum deviasi (-) Discharge tidak ada tidak ada Mukosa merah muda merah muda Tumor tidak ada tidak ada Konka dekongesti dekongesti Sinus nyeri tekan tidak ada Koana tidak dievaluasi Naso Endoskopi tidak dievaluasi Tenggorok : Dispneu : tidak ada Sianosis : tidak ada Mukosa : Hiperemis Dinding belakang : PND (-) Stridor : tidak ada Suara : normal Tonsil : T3/T3.

2 °C Status general : tenggorokan : Tonsil : T3/T3 T3 hiperemis (+). keluhan nyeri tenggorokan dan rasa sulit menelan. T3 hiperemis (+). Hindu. Pemeriksaan fisik : Status present : Suhu 38. DIANGNOSIS BANDING - Tonsilitis Akut - Abses Peritonsilar DIAGNOSIS KERJA Tonsilitis Akut PENATALAKSANAAN  Paracetamol 500 mg 3x1  Cefadroxil 500mg tab 2x1  Metilprednisolone 4mg tab 3x1\  Vastein Syr 2x1 C KIE : . dendritus (+). Pasien juga mengeluh demam. 12 tahun.Kelenjar limfa leher : Pembesaran kelenjar getah bening (-) RESUME Pasien perempuan. Bali.

 KIE menghindari makanan dan minuman pencetus  KIE banyak istirahat PROGNOSIS Ad Vitam : ad bonam Ad Fungsionam : ad bonam PEMBAHASAN .

. Tonsilitis akut adalah peradangan paa tonsil yang masih bersifat ringan. Penyebaran infeksi melalui udara (air bone droplets). badan lesu dan nafsu makan berkurang sering menyertai pasien tonsilitis akut. Pada pasien ini di diagnosis tonsilitis akut diambil berdasarkan anamnesa dan pemriksaan fisik yang didapatkan pada pasien. Pemeriksaan penunjang untuk memperkuat diagnosis tonsilitis akut adalah pemeriksaan laboratorium meliputi. terutama pada anak. Pasien mengaku nyeri tenggorokan dan sulit menelan. Keluhan lain berupa demam yang suhunya dapat sangat tinggi. tangan dan ciuman.Tonsilitis adalah peradangan tonsil palatina yang merupakan bagian dari cincin Waldeyer. Dapat terjadi pada semua umur. Pemeriksaan fisik didaptkan pembesaran tonsil T3/T3 yang disertai hiperemis dan dendritus. Rasa nyeri kepala. leukosit yang meningkat dan usap tonsil untuk kultur bakteri.