Anda di halaman 1dari 2

Lahirkan Ide Dengan Merangkul Keterbatasan, Tips Wahyu Aditya Owner

Kementerian Desain Republik Indonesia


Oleh: Imam Mahmudi
Dalam kondisi serba terbatas terutama keterbatasan masalah pendanaan,
ternyata itu bukan alasan bagi seorang calon pengusaha untuk menyerah begitu
saja. Itulah rahasia Wahyu Aditya untuk meraih kesuksesan dalam membangun
sebuah bisnis dibidang animasi. Keterbatasan adalah sebuah kelebihan yang harus
dimanfaatkan sebaik mungkin agar bisa melahirkan sebuah ide cemerlang dalam
berkarya. Keterbatasan itu sangat dialami aditya saat awal-awal mencoba
menekuni bisnis dibidang animasi, tapi keterbatasan tersebut menjadikan Aditya
untuk bisa berkarya yang memiliki nilai tinggi, sampai akhirnya kini Aditya
menjadi Animator yang dikenal hingga tingkat internasional.
Diceritakan Aditya, dirinya pernah membuat karya bertema tentang
penolakan cloning manusia yang hanya bermodalkan Rp.1 juta, uang tersebut
malah lebih banyak untuk mentraktir makan bagi 6 orang yang menjadi crew
proyek tersebut. Bahan dasar karya dibuat dari kerdus dan peralaan seadanya.
Namun dari modal 1 juta rupiah itu bisa menghasilkan uang senilai 70 juta
rupiah, karena karya menjadi juara tingkat nasional dan final ditingkat
internasional, ujar Aditya. Berawa dari karya yang bermodalkan Rp.1 juta itu,
akirnya Aditya lebih dikenal diluar negeri dalam berkarya, bahkan dengan
Kementerian Desain Republik Indonesia (KDRI) yang dirintisnya, ia menjadi
salah satu bagian tim internasional dalam pelombaan.
Aditya berpesan kepada ribuan pemuda yang hadir di Gebyar Wirausaha
Gedung Samantha Krida Kampus Brawijaya malang, bahwa keterbatasan itu
menjadi senjata ampuh untuk bisa melahirkan karya yang luar biasa. jangan
menyerah pada keterbatasan, karena keterbatasan bisa menjadi alat untuk
melahirkan ide luar biasa, ucap Aditya. Saat kita dalam posisi keterbatasan dalam
segala ha utamanya masalah pendanaan yang terbatas, itulah saat anda segera
berkarya. Jangan tunda lagi untuk bisa melahirkan ide, berkaryalah dalam kondisi
apapun. Tidak ada alasan untuk tidak berkarya meski dalam posisi kita terpuruk
dalam keterbatasan. Saya sejak kecil mengalami keterbatasan, terutama masalah
dukungan keluarga dan teman sekolah yang bisa mendorong saya untuk berkarya,
saat itu saya itu sukanya menggambar, dalam keterbatasan itulah saya mencoba
melahirkan ide-ide yang bisa menarik perhatian orang sekitar saya, Aditya
menceritakan sedikit masa malunya. Dalam keterbatasan bisa melahirkan karya
terbaik yang bermanfaat. Selamat berkarya dalam berbisnis.
Temukan Duniamu, dalam keterasingan lingkungan yang tidak
mendukung. Bagi kita yang masih start up atau masih belajar dalam menekuni
bisnis, pasti banyak kendala yang dialami. Hal itu juga sangat dirasakan oleh

Wahyu Aditya yang kini sukses sebagai entrepreneur animasi hingga dikenal
dikancah internasional, bahkan Aditya mengaku sejak dirinya masih di sekolah
dasar mengalami perasaan hidup dalam lingkungan yang tidak mendukung
keinginannya yang ingin sukses sebagai seorang pengusaha dibidang animasi.
Saat SD, SMP dan SMA, Aditya mengaku tidak pernah mendapat
lingkungan yang bisa mendukung hobbynya yang kebetulan sangat suka
menggambar. Dalam kondisi tersebut, memaksa Aditya untuk berfikir keras agar
bisa terus berupaya mengejar impiannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut,
Aditya akirnya mencoba menciptakan dunia sendiri dalam kehidupannya yang
bisa membuat bakatnya lebih berkembang. Tak ayal, Aditya dikalangan teman
sekolahnya dikenal sebagai anak yang pintar menggambar dan bercerita lewat
lukisan.
Aditya mengakui dan menyadari akan kelemahan dibidang pelajaran
terutama matematika, tetapi berkat hobby yang dimilikinya, yakni menggambar, ia
selalu membuat karya gambaran untuk teman-temannya yang pintar dalam
pelajaran. Dari situ Aditya malah banyak ditolong temannya untuk mengerjakan
tugas sekolah sampai urusan mencontek saat ujian. orang-orang disekitar saya
menjadi korban dari dunia saya, dan mereka senang dengan hasil yang saya
ciptakan, pokoknya saya selalu berusaha membuat sekitar saya menjadi lebih
gaul,seperti sekolah SMA 3 tempat saya sekolah, terkenal gaulnya gara-gara ide
saya, ucap Aditya.
Jadi menciptakan dunia sendiri adalah jawaban jika kita hidup dalam
lingkungan yang tidak mendukung langkah dan upaya kita agar lebih bisa
berkembang. Dalam bisnispun ini bisa dialami, seperti jika kita tidak hidup dalam
keluarga yang memang bukan keluarga wirausaha, maka akan banyak kendala
tidak ada dorongan dari keluarga kita untuk bisa memberi dukungan dalam
membangun usaha atau bahkan malah didorong untuk bisa menjadi karyawan
yang dinilai lebih aman dalam pendapatan.
Impian harus terus dijaga dengan menciptakan dunia sendiri dalam diri
kita agar kita sendiri bisa lebih berkembang sesuai dengan cita-cita. Jangan
pantang menyerah, terus lakukan hal terbaik untuk kita dan sekitar kita, itulah
nanti yang akan menjadi hal sangat bermanfaat.