Anda di halaman 1dari 37

WAKTU 10 MENIT !!!

DARI CATATAN REPRODUKSI SAPI DARA No 2406 KAWIN PERTAMA PADA


UMUR 15 bln. DARI HASIL PKB TERAKHIR DINYATAKAN BUNTING PADA UMUR
17 bln.
PERTANYAAN :
BERAPA : a). S/C
b). Masa Kosong
c). Periode Kawin
d). Calving Interval
e). First Service Post Calving

ENNI SUKRAENI
HERMAWAN

LABORATORIUMPRODUKSI
PRODUKSITERNAK
TERNAKPERAH
PERAH
LABORATORIUM
FAKULTASPETERNAKAN
PETERNAKAN
FAKULTAS
UNIVERSITASPADJADJARAN
PADJADJARAN
UNIVERSITAS

PENDAHULUAN

FUNGSI SALURAN PENCERNAAN PADA RUMINANSIA


PENGGUNAAN ZAT MAKANAN
FUNGSI ZAT MAKANAN
BAHAN PAKAN DAN KANDUNGAN ZAT MAKANANNYA
KONSUMSI PAKAN SUKARELA
KEBUTUHAN ZAT MAKANAN PADA SAPI PERAH

PENDAHULUAN
SAPI PERAH

RUMINANSIA
MIKROORGANISME DALAM
PERUT
SERAT KASAR HIJAUAN
UREA sebagai NPN

MENGUBAH BAHAN PAKAN YANG TIDAK DAPAT


DIGUNAKAN MANUSIA MENJADI SUSU YANG
DAPAT DIKONSUMSI OLEH MANUSIA

FUNGSI SALURAN PENCERNAAN


MENGUBAH BAHAN PAKAN YG DIKONSUMSI OLEH
TERNAK KE DALAM SENYAWA KIMIA
YANG DAPAT DISERAP KE DALAM PEMBULUH
DARAH,UTK DIGUNAKAN SEBAGAI ZAT MAKANAN
BAGI JARINGAN DI DALAM TUBUH

TEMPAT PENGELUARAN SISA-SISA METABOLISME,


JARINGAN DAN BAHAN PAKAN YANG TIDAK TERCERNA

PENGUNYAHAN :
MENCAMPUR BAHAN PAKAN DGN SALIVA DAN MEMBENTUK BOLUS
UNTUK PENELANAN
MEMAMAHBIAK :
PENGUNYAHAN KEMBALI PAKAN OLEH ADANYA
PROSES REGURGITASI
RUMINASI :
AKTIVITAS MULAI DARI MAKANAN DAN CAIRAN DIKEMBALIKAN KE
DALAM OESOPHAGUS DALAM BENTUK BOLUS, DGN TEKANAN
NEGATIF DIDORONG KE MULUT, DIKUNYAH, LALU DITELAN KEMBALI.
8-10 JAM / HARI UNTUK RUMINASI

SALIVASI

MELICINKAN BAHAN PAKAN


BUFFER DALAM RUMEN

ALKALIN pH = 8,2
TEKANAN PERMUKAAN RENDAH

KECEPATAN PEROMBAKAN BAHAN


PAKAN OLEH MIKROBA

PENCERNAAN
DALAM PERUT

A. ASETAT

KARBOHIDRAT

VFA

A. PROPIONAT
A. BUTIRAT

GAS

C02
CH4
PEPTIDA
A. AMINO

PROTEIN

AMONIA
AMINE

PROTEIN

PEPSIN
RENIN

PEPTON
PEPTIDA
9

PENCERNAAN DALAM USUS

GETAH PANKREAS
EMPEDU
GETAH USUS

DICERNA
PEPTIDA

peptidase

ASAM AMINO

MALTOSA

maltase

GLUKOSA

LAKTOSA

laktase

GLU & GAL.

PATI

amilase

MALTOSA

LEMAK

NO ENZYM

lipase

FERMENTASI
OLEH BAKTERI

CHYM
E
DISERAP
DISERAP
DINDING USUS
DINDING USUS
KE DALAM
KE DALAM
ALIRAN DARAH
ALIRAN DARAH

ASAM LEMAK
GLISEROL
PENYERAPAN AIR
PRODUK BAKTERI

FESES

BAU BUSUK
10

PENGGUNAAN ZAT
DEFINISI & PENGGUNAAN ZAT-ZAT MAKANAN
MAKANAN
SUATU/KELOMPOK UNSUR POKOK MAKANAN DARI KOMPOSISI
YANG SAMA YANG MEMBANTU MENYOKONG KEHIDUPAN
PROTEIN
KARBOHIDRAT
LEMAK
VITAMIN
MINERAL
KLASIFIKASI
AIR
ESENSIAL

NON
ESENSIAL

TIDAK DAPAT DISINTESA OLEH


TUBUH DALAM JUMLAH CUKUP,
HARUS DISEDIAKAN DALAM
RANSUM

DAPAT DISINTESA OLEH TUBUH /


MIKROFLORA SAL.
PENCERNAAN DALAM JUMLAH
CUKUP

11

KEBUTUHAN UNTUK HIDUP POKOK


ZAT MAKANAN YANG DIBUTUHKAN UNTUK
MEMPERTAHANKAN PROSES TUBUH YANG NORMAL
TANPA MELAKUKAN PEKERJAAN PRODUKTIF
KEBUTUHAN UNTUK
PERTUMBUHAN/PRODUKSI/REPRODUKSI

ZAT MAKANAN YANG DIBUTUHKAN UNTUK


MEMPERTAHANKAN PROSES TUBUH YANG NORMAL
DENGAN MELAKUKAN PEKERJAAN PRODUKTIF

12

VFA

A. ASETAT

A. PROPIONAT

A. BUTIRAT

DIGUNAKAN SBG SUMBER ENERGI ATAU


SUMBER KARBON UNTUK SINTESIS
BERBAGAI SENYAWA PENTING
UTK ENERGI, DIOKSIDASI OLEH
JARINGAN OTOT
DIUBAH MENJADI GULA DARAH
OLEH HATI
DIUBAH MENJADI -ASAM
HIDROKSIBUTIRAT OLEH EPITEL RUMEN
ATAU HATI
UTK PEMBENTUKAN LEMAK SUSU OLEH
KELENJAR AMBING

13

VITAMIN D

MAKANAN

SINAR MATAHARI

PRO VITAMIN D

KULIT

VITAMIN D

14

UNTUK FUNGSI FISIOLOGIS YANG NORMAL


ENERGY dan PROTEIN adalah YANG PALING PENTING
MINERAL dan VITAMIN DALAM JUMLAH SEDIKIT

SERAT KASAR untuk FUNGSI RUMEN dan


PRODUKSI LEMAK SUSU

15

ENERGY
MEMPERTAHANKAN JARINGAN TUBUHJALANNYA
REAKSI KIMIA UTK MEMPERTAHANKAN KEHIDUPAN
PERIODE
PEDET

MAINTENANCE

GROWTH

REPROD

PROD.

DARA
BUNTING
LAKTASI

FAKTOR
PENENTU

1-2
PRIORITAS
BB
TEMPERAMEN
SUHU
TEMPAT

PRIORITAS
PBB
SETAHUN 1X
SEX
0-6 BLN MIN
TKT LAKT
7-9 BLN MAX

JUMLAH
PRODUKSI
% LEMAK
SUSU

16

PROTEIN
PEMBENTUKAN DAN PERBAIKAN JARINGAN OTOT
ENZYM dan BEBERAPA HORMON = PROTEIN
MENJAGA KESEIMBANGAN PROTEIN DALAM TUBUH
SELAMA ADA PERKEMBANGAN / PERTUMBUHAN, MAKA
DIPERLUKAN TAMBAHAN PASOKAN PROTEIN

MINERAL (15 JENIS)


DIBUTUHKAN BANYAK
MAKROMINERAL

DIBUTUHKAN SEDIKIT
MIKROMINERAL / TRACE MINERAL

17

BAHAN POKOK UTK TULANG, GIGI, + SUSU


RANSUM RENDAH Ca MENURUNKAN PERTUMBUHAN DAN
PERKEMBANGAN PEDET
KONSUMSI Ca BERPENGARUH PADA MILK FEVER
BERIKAN Ca RENDAH SEBELUM BERANAK, NORMAL atau

TINGGI SETELAH BERANAK UTK MENCEGAH MILK FEVER


P TERLIBAT DALAM : - METABOLISME ENERGI
- SISTEM KO-ENZYM
- FUNGSI METABOLIK DALAM TUBUH
DEFISIENSI P BERAKIBAT PENURUNAN :
- PENGGUNAAN ENERGI
- BREEDING EFISIENSI
- SELERA (MENGUNYAH KAYU, TULANG, RAMBUT)
- SENDI KAKU DAN RAPUH
- PRODUKSI SUSU TURUN

18

DEFISIENSI GARAM : - KURANG SELERA MAKAN, MATA TIDAK


BERSINAR, BULU KASAR, LIAR
- PENURUNAN BOBOT BADAN DAN
PRODUKSI SUSU
- KEMATIAN TIBA-TIBA
- JIKA BERLANJUT MENGGIGIL TERUS
MENERUS, JALAN SEMPOYONGAN
KELEBIHAN GARAM :

- PENURUNAN BOBOT BADAN DAN


PRODUKSI SUSU
- MENINGKATKAN KONSUMSI AIR
- BENGKAK AMBING PADA SAPI KERING

KEBUTUHAN SAPI LAKTASI : - MAINTENANCE


: 20-25 g/hari
- MILK PRODUCTION: 0,8 g/lbs susu
0,5-1,0 % DALAM KONSENTRAT UNTUK MENINGKATKAN
PALATABILITAS

19

60 % DI TUBUH BERADA DALAM TULANG,


DAPAT DIMOBILISASI SECARA PERLAHAN
DIPERLUKAN UTK SEMUA REAKSI TRANSFER
FOSFAT (ATP), AKTIVASI REAKSI ENZYM,
METABOLISME LEMAK DAN PROTEIN
DEFISIENSI : HILANG SELERA MAKAN, PENURUNAN
PBB, HIPEREKSITABILITAS, PENGAPURAN
JARINGAN LUNAK, GRASS TETANY
DIPERLUKAN 0,06% DALAM PAKAN

20

MENGATUR KESEIMBANGAN OSMOSE, KESEIMBANGAN


ASAM-BASA, REAKSI ENZYM, PEMELIHARAAN HATI DAN
GINJAL
DEFISIENSI :
TERJADI PENURUNAN KONSUMSI PAKAN,
PERTUMBUHAN, DAN PRODUKSI SUSU; GEJALA PICA,
BULU KUSAM
HINDARI HIJAUAN MUDA DAN BEREMBUN :
KANDUNGAN K TINGGI, MENGHAMBAT METABLISME
Mg, MENYEBABKAN GRASS TETANY
KCl MERUPAKAN SUMBER YG PALING UMUM.
DIBUTUHKAN 0,2-0,3% DALAM RANSUM

21

KOMPONEN ESENSIAL DARI PROTEIN, VITAMIN, ENZYM


DEFISIENSI :
MENURUNKAN KONSUMSI PAKAN, KECERNAAN RENDAH,
PERTUMBUHAN LAMBAT, MENEKAN PRODUKSI SUSU
KELEBIHAN :
MENURUNKAN KONSUMSI PAKAN DAN
MENEKAN METABOLISME LAIN
MINERAL SULFAT MERUPAKAN SUMBER
YG EFEKTIF
RASIO N : S = 10-12 : 1
DIPERLUKAN UTK SINTESIS PROTEIN MIKROBA,
KONSUMSI PAKAN MAKSIMAL,
DAN PENGGUNAAN NPN YG EFISIEN

22

MIKROMINERAL
MINERAL ESENSIAL BAGI RUMINAN KARENA
PENGGABUNGANNYA KE DALAM VITAMIN B12 OLEH
MIKROBA RUMEN

DEFISIENSI : KURANG Co = KURANG VITAMIN B12


KEHILANGAN SELERA MAKAN, PENURUNAN BB DAN
PRODUKSI SUSU, INKOORDINASI OTOT, BULU KASAR, JALAN
TERSANDUNG-SANDUNG, ANEMIA
VITAMIN B12 DIBUTUHKAN UTK METABOLISME PROPIONAT

DIBUTUHKAN

: 0,1-1,0

g/hari

23

PEMBENTUKAN HAEMOGLOBLIN DAN ENZYM


DEFISIENSI :
PENURUNAN PENYERAPAN Fe, MOBILISASI DARI JARINGAN,
PERTUMBUHAN, REPRODUKSI, PRODUKSI SUSU.
ANEMIA, DIARE BERAT, BULU KASAR, PERUBAHAN WARNA
DAN TEKSTUR BULU, SENDI KAKU
BERLEBIH :
TOKSIK, PENYIMPANGAN FLAVOR SUSU
Cu DAN Mo DUA MINERAL ANTAGONIS
Mo BERLEBIH BERARTI DEFISIENSI Cu
SCOURING

24

BAGIAN DARI ENZYM DI HATI, JARINGAN USUS,


SUSU
KEBUTUHAN DALAM RANSUM SANGAT RENDAH.
DALAM RANSUM CENDERUNG MELEBIHI KEBUTUHAN

UNTUK REPRODUKSI DAN ANAK LAHIR NORMAL


DEFISIENSI :
PENURUNAN PERTUMBUHAN, ABNORMALITAS
RANGKA, ANAK LAHIR TIDAK BERBENTUK, SILENT
HEAT, CR RENDAH
20 ppm DALAM RANSUM
25

KOMPONEN INTEGRAL DARI gluthation peroksidase


KERACUNAN Se : KEMATIAN MENDADAK, PERNAFASAN
CEPAT, ATAKSIA, DIARE KRONIS : LESU, KURUS, KUKU
JELEK, BULU EKOR RONTOK
DEFISIENSI : WHITE MUSCLE DISEASE PADA PEDET, GAGAL
JANTUNG, KELUMPUHAN KAKI DEPAN
0,1 ppm DALAM RANSUM
SUPLEMENTASI Se :
MENGURANGI RETAINED PLACENTA
MENINGKATKAN KEMAMPUAN HIDUP ANAK SAPI
PERFORMANS REPRODUKSI MENINGKAT
MENGURANGI MASTITIS

26

UNTUK PERTUMBUHAN NORMAL, AKTIVASI BEBERAPA


ENZYM
DEFISIENSI : DERMATITIS KULIT PADA KAKI, LEHER, KEPALA,
LUKA-LUKA.
SUMBER TOXIC : PESTISIDA, FUNGISIDA, POLUSI

KEBUTUHAN 9 ppm, DIANJURKAN 25-50 ppm


TERLIBAT DALAM RESPIRASI SELULER dan TRANSPORT
OXYGEN, HAEMOGLOBIN, MIOGLOBULIN, SYSTEM ENZYM
DEFISIENSI : ANEMIA, HAEMOGLOBIN RENDAH, PBB MENURUN, NAFSU
MAKAN MENURUN, MALAS
27

UNTUK SINTESIS HORMON OLEH KEL. THYROID


DEFISIENSI : PEMBESARAN KELENJAR THYROID (goiter)
MENURUNKAN PRODUKSI SUSU HYPOTHYROIDISM
GEJALA TOKSISITAS

OVERDOSIS :
AIR MATA BERLEBIH & BATUK

DIPERLUKAN 0,015% IODINE DALAM GARAM

VITAMIN
B dan K

DISINTESIS DALAM RUMEN


DISINTESIS OLEH JARINGAN TUBUH
LARUT DALAM LEMAK, PERLU DISEDIAKAN DLM
RANSUM

28

Vitamin
A

Vitamin
E

DEFISIENSI :
DEGENERASI SEL-SEL EPITEL MUKOSA SALURAN
RESPIRASI, KEL. SALIVA, MULUT, KEL. AIR MATA,
SALURAN USUS, GINJAL, VAGINA, URETHRA.
DEFISIENSI BERAT :
DIARE, TIDAK ADA NAFSU MAKAN, SANGAT KURUS

DEFISIENSI : WHITE MUSCLE DISEASE, RETAINED


PLACENTA, MASTITIS, PENURUNAN PERFORMAN
REPRODUKSI
PERAN METABOLIK Se BERKAITAN DENGAN VITAMIN E
400-1.000 mg / EKOR / HARI
29

A I R

KEHILANGAN 10 % AIR TUBUH MENYEBABKAN


KEMATIAN
DIPERLUKAN 4-5 LITER AIR / LITER SUSU YG DIPRODUKSI

FUNGSI :
MEMPERTAHANKAN KESEIMBANGAN CAIRAN TUBUH
MENGELIMINASI BAHAN SISA
MEMPERTAHANKAN KESEIMBANGAN ION
KONTROL TEMPERATUR
MEMBANTU PENCERNAAN, PENYERAPAN, METABOLISME ZAT-ZAT
MAKANAN
PELICIN SENDI, TRANPORT BUNYI DLM TELINGA, PENGLIHATAN DLM
MATA
TRANSPORT ZAT MAKANAN KE KELENJAR AMBING

MENYEDIAKAN LINGKUNGAN CAIRAN BAGI FETUS


30

BAHAN PAKAN DAN KANDUNGAN NUTRISI

B. KONSENTRAT

A. HIJAUAN
BULK
SK TINGGI
ENERGI RENDAH
KDR AIR TINGGI
KATAGORI BENTUK FISIK &
KANDUNGAN NUTRISI
1. BP : > AIR

RUMPUT DSB

2. BP : < AIR

JERAMI, HAY

SUMBER ENERGI
SUMBER PROTEIN
SK RENDAH
MUDAH DICERNA
> PALATABEL
> MUDAH DICERNA
LAJU FERMENTASI
LEBIH CEPAT

BAHAN UTAMA : BUTIRAN,


SUPLEMEN, ADITIF
BY-PRODUCT, DLL

31

SERAT KASAR
- FUNGSI RUMEN NORMAL
- KONTROL KONSUMSI
- STIMULASI RUMINASI & PENCERNAAN
A
N
GU

KONSENTRAT
- MENUTUPI KEKURANGAN NUTRISI D HIJAUAN
- ABSORPSI DI USUS LEBIH CEPAT

NA
U
G

32

KONSUMSI PAKAN SUKARELA


(VOLUNTARY INTAKE)

JUMLAH MAKSIMAL BK PAKAN YG DPT DIKONSUMSI


OLEH SAPI PERAH

HARUS DIKETAHUI UNTUK EFISIENSI PEMBERIAN PAKAN

KONSUMSI PAKAN DIKONTROL OLEH


MEKANISME FISIOLOGIS YG BERUSAHA
UNTUK MEMPERTAHANKAN LINGKUNGAN
INTERNAL YG KONSTAN

33

MEKANISME PENGATURAN KONSUMSI PAKAN


BERHUBUNGAN DENGAN MEKANISME YG MENGATUR
GLUKOSA DARAH , AS. AMINO PLASMA , SUHU TUBUH
DAN KOMPOSISI TUBUH
KESEIMBANGAN ENERGI DIATUR OLEH KOMPOSISI
PAKAN & PERUBAHAN METABOLIK YG MENYEBABKAN
TERNAK MAKAN & BERHENTI MAKAN (DIATUR OLEH
HIPOTALAMUS)

- HIPOTALAMUS LATERAL MULAI MAKAN


- HIPOTALAMUS VENTROMEDIAL SEBAGAI PUSAT
LAPAR DAN BERHENTI MAKAN

34

TEKANAN DLM
PERUT
KONSENTRASI
VFA

KONTROL
KONSUMSI
PAKAN
MENINGKAT SELAMA &
SETELAH MAKAN

-KONS. A. ASETAT MENINGKAT


DIDETEKSI OLEH DINDING RUMEN
-KONS. A. PROPIONAT MENINGKAT
DIDETEKSI OLEH HATI
MENENTUKAN
KAPAN KONSUMSI DAN
BERHENTI MAKAN

INFORMASI
LAIN

HIPOTALAMUS

35

DISTENSION

CHEMOSTATIC
THERMOSTATIC
ENERGI

I
N
T
A
K
E

DRY MATTER

NUTRITIVE VALUE

HUB. ANTARA NILAI NUTRISI RANSUM DENGAN KONSUMSI


BAHAN KERING DAN ENERGI (SCHMDT at al, 1988)

36

KONSUMSI BK MENJADI PEMBATAS BAGI SAPI


PERAH YG BERPRODUKSI TINGGI (KHUSUS PD 4 mgg
PERTAMA), Kons. BK YG DISARANKAN 2,5 4% BB
KONS. > TINGGI APABILA KUALITAS HIJAUAN TINGGI

YG DAPAT MENINGKATKAN KONSUMSI BK


PENINGKATKAN PREKUENSI PEMBERIAN
PEMBERIAN KONSENTRAT > SEDIKIT PD SETIAP PMBERIAN
PERUBAHAN URUTAN PEMBERIAN HIJAUAN PERTAMA KALI
KONSENTRAT & HIJAUAN DICAMPUR (TOTAL MIXED RATION)
MEMPERTAHANKAN KETERSEDIANN BAHAN PAKAN
MENINGKATKAN PALATABILITAS
KANDUNGAN AIR < 50% pH PAKAN, < PARTIKEL , SALIVA
KURANG PRODUK FERMENTASI.

37