Anda di halaman 1dari 3

Pertumbuhan Gracilaria sp, umumnya lebih baik di tempat dangkal daripada tempat

dalam. Substrat tempat melekatnya dapat berupa batu, pasir, lumpur, dan lain-lain.
Kebanyakan lebih menyukai intensitas cahaya yang lebih tinggi. Suhu merupakan
faktor penting untuk pertumbuhan dan pembiakan. Suhu optimum untuk
pertumbuhan adalah antara 20-28oC, tumbuh pada kisaran kadar garam yang tinggi
dan tahan sampai pada kadar garam 50 permil. Dalam keadaan basah dapat tahan
hidup diatas permukaan air (exposed) selama satu hari (Birsyam, 1992).
Pada umumnya dinding sel terdiri dari dua komponen yaitu komponen fibriler awan
membentuk rangka dinding dan komponen non fibriler berbentuk matriks. Tipe
umum dari kelompok fibriler mengandung selulosa, sedangkan non fibriler tersusun
dari galaktan atau polimer dan galaktosa agar, karagin porpiran. Cadangan makanan
pada Gracillaria salicornia adalah karbohidrat yang tersimpan dalam granula yang
terletak didalam sitoplasma. Granula tersebut akan berwarna merah apabila di uji
dengan potassium iodide yang disebut tepung floridean.Cadangan makanan lain
adalah floridosida. Pigmen Gracillaria salicornia terdiri dari klorofil adan
d,karotenoid dan fikobilin (fikoeritrin dan fikosianim), keistimewaan dan sifat lainnya
adalahtidak ada sel yang dilengkapi dengan alat gerak (Birsyam,1992).
Reproduksi secara vegetatif berlangsung dengan pembentukan spora haploid
yang dihasilkan oleh sporangium atau talus ganggang yang diploid. Spora ini
selanjutnya tumbuh menjadi ganggang jantan dan betina yang sel-selnya
haploid.Perkembangbiakan secara generatif dengan cara oogami, pembuahan sel
kelamin betina (ovum) oleh sel kelamin jantan (spermatium).Alat perkembangbiakan
jantan yang menghasilkan spermatium yang tak berflagel, sedangakn alat kelamin
betina disebut karpogonium, yang menghasilkan ovum,hasil pembuahan sel ovum
dan sel spermatium adalah zigot haploid, selanjutnya sel zigot itu akan tumbuh
menjadi ganagang baru yang menhasilkan aplanospora dengan pembelahan
meiosis.Spora haploid akan tumbuh menjadi ganggang penghasil gamet, jadi pada
ganggang ini menghasilkan keturunan antara saprofit dan gametofit (Aryanto, 2000).

Gracilaria Salicornia merupakan jenis rumput laut yang bernilai ekonomi tinggi yang
telah dibudidayakan di Indonesia.Rumput laut tersebut dimanfaatkan sebagia bahan
mentah dalam pembuatan agar.Gel ini digunakan para peneliti sebagai medium
biakan bakteri dan fase padat elektroforesis gel.Manfaat Gracilaria Salicornia yang
lain adalah sebagai penyedia makanan dalam jumlah banyak bagi ikan yang hidup
dilaut dan manusia,untuk penyamakan kulit dan sebagai biofilter pencemaran limbah
(Ciremai, 2008)

Ariyanto. 2000. Biologi Umum. Jakarta: Erlangga.


Birsyam,Inge L.1992.Botani Tumbuhan Rendah. ITB. Bandung
Ciremai. 2008. Biologi Laut. Jakarta: PT. Gramedia.
Campbell, Neil A, J.B Reece dan L.G Mitchell. 2003. Biologi Jilid 1. Erlangga.
Jakarta.
Kimball, J. W. 1999. Biologi. Jakarta: Erlangga
Lovelles. 1989. Prinsip-prinsip Biologi Tumbuhan Untuk Daerak Tropik 2. Jakarta:
Gramedia.
Notji, A. 1981.Biologi Laut Nusantara. Jakarta: Djambatan.
Pramesti, Rini. 2007. Study Organ Reproduksi Gracilaria gigas Harvey pada Fase
Karposporofit. Jurnal Ilmu Kelautan. Vol. 12 No 2
Sulisetjono.2009. Bahan Serahan Alga:Malang. UIN press
Taylor. 1960. Biologi. Bandung: Ganeca Exact.

Tjitrosoepomo, Gembong. 1983. Taksonomi Tumbuhan Obat-obatan. Yogyakarta:


UGM Press.
Widyorini, Niniek. 2010. Analisis Pertumbuhan Gracilaria sp di Tambak Udang di
Tinjau dari Tingkat Sedimentasi. Jurnal Saintek Perikanan. Vol. 6 No. 1