Anda di halaman 1dari 4

SAHAM

1. PT. API merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum dan jasa
lainnya yang berkedudukan di jakarta dan memiliki NPWP. PT. API menerbitkan 500 saham
biasa tanpa nilai nominal dan menerima uang hasil penjualan Rp. 15.000.000. Dewan
Komisaris menetapkan nilai perlembar saham tanpa nominal adalah Rp. 20.000. PT API juga
melakukan Transaksi yang berkaitan dengan PPh 23 yang dilakukan oleh PT API adalah
sebagai berikut :
a. Membayar dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp200.000.000, dimana
semua pemegang saham adalah orang pribadi dan memiliki NPWP.
b.

Menerima pembayaran dividen dari PT. Avia sebesar Rp25.000.000, dimana PT. API
memiliki 20% saham beredar dari PT. Avia.

Jawab :
Jurnal Penjualan:
Kas

Rp. 15.000.000

*****Modal Saham biasa

Rp. 15.000.000

Jika Dewan Komisaris menetapkan nilai perlembar saham tanpa nominal adalah Rp. 20.000,
maka jurnal transaksi diatas akan dicatat seperti ini :
Kas

Rp. 15.000.000

*****Agio saham biasa

Rp. 5.000.000

*****Modal Saham Biasa Rp. 10.000.000

a. Jurnal untuk PT. Api


Beban dividen

Rp. 200.000.000

Utang pph 23

Rp. 30.000.000

Kas / bank

Rp. 170.000.000

Utang pph 23 = Rp. 200.000.000 x 15% = Rp. 30.000.000

Jurnal untuk pemegang saham ;


Kas/Bank

Rp170.000.000

PPh 23 dibayar dimuka Rp.30.000.000


pendapatan dividen
Rp. 200.000.000
pph 23 di bayar di muka = Rp. 200.000.000 x 15% = Rp. 30.000.000

b. Jurnal PT.API ;
Kas/Bank

Rp17.000.000

PPh 23 dibayar dimuka

Rp. 3.000.000

Pendapatan dividen

Rp20.000.000

PPH 23 di bayar di muka = 20.000.000 x 15% = 3.000.000


Jurnal untuk PT. Avia ;
Beban dividen

Rp. 20.000.000

Utang PPh 23

Rp. 3.000.000

Kas/Bank

Rp17.000.000

Utang PPH 23 = 20.000.000 x 15% = 3.000.000

OBLIGASI
2. Tgl 1 Februari perusahaan membeli 4 lembar obligasi dg nilai nominal @ Rp500.000,- dg
kurs 97%. Biaya materai Rp10.000,- Bunga obligasi 6% setahun dibayar setiap tgl 1
Desember dan 1 Juni.
Tgl 1 pebruari
Jurnal:

saat pembelian obligasi

Surat berharga
Pendapatan bunga
Kas

Rp 1.950.000
Rp
20.000
Rp 1.970.000

Perhitungan:
harga kurs
= 97% x 4lb x Rp500.000
Biaya pembelian (materai)
Harga perolehan
Bunga berjalan
Kas yg dikeluarkan

= 1.950.000
= 2 x 6% x2.000.000 x 12

Tgl 1 Juni pd saat menerima bunga


Jurnal:
Kas
... Pendapatan bunga

perhitungan:
bunga obligasi

= 1.940.000
= 10.000 +

=
20.000 +
= 1.970.000

Rp 60.000
Rp 60.000

= 6 x 6% x 2.000.000 x 12 = 60.000

PERATURAN PERPAJAKAN TENTANG SAHAM


Peraturan Menteri Keuangan nomor141/PMK.03/2015. Berikut rinciannya:
Jenis penghasilan yang dipotong PPh Pasal 23 menggunakan tarif 15% dari jumlah bruto
terdiri dari :

dividen

bunga

royalti
hadiah, penghargaan, bonus, dan sejenisnya selain yang telah dipotong Penghasilan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21.