Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN OPERASI TEKNIK KIMIA

TENTANG FLUIDA DIAM






KELOMPOK II (DUA)
Nama Anggota:
Toto Kharisma Setyo (09.14.032)
Eka Purnamasari (09.14.023)
Luciana Maria. I (09.14.017)
Renita Rizky. M (09.14.030)




INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL MALANG
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
1URUSAN TEKNIK KIMIA
2010/2011

2.1. Tujuan Percobaan
Menentukan nilai p minyak goreng (kelapa sawit) secara praktik.
Menentukan massa bejana yang berisi minyak goreng.
Menentukan besar gaya bejana yang berisi minyak goreng.
Menentukan besarnya tekanan pada bejana berisi minyak goreng.
Menentukan hubungan tinggi (h) dari dua Iluida berbeda.
2.2. Nilai-nilai Property Secara Teori
Secara teori didapat nilai-nilai dari bejana dan minyak goreng sebagai
berikut:
Densitas minyak goreng (p) 0,82 gr/cm
3
Tinggi bejana (h) 8,3 cm
Gravitasi (g) 980 cm/s
2
Luas permukaan bejana (A) ar
2
(3,14) (4
2
) 50,24 cm
2

Massa bejana kosong (m.
kos
) 58 gr
2.3. Alat dan Bahan
A. Alat yang digunakan:
ejana (berupa kaleng susu)
Penggaris
eakerglass
Timbangan
.ahan yang digunakan:
Minyak goreng (kelapa sawit)
Minyak tanah






2.4. Prosedur Percobaan
A.Menentukan nilai p minyak goreng (kelapa sawit)
Menentukan berat kosong piknometer 10 mL
Memasukkannya minyak goreng ke dalam piknometer sampai penuh
Menentukan berat jenis minyak goreng dalam piknometer.
.Menentukan massa bejana yang berisi minyak goreng
Menghitung terlebih dahulu massa bejana dengan rumus phA
Setelah didapat besar massanya, timbang minyak goreng sesuai massa
yang telah dihitung
Menaruh minyak goreng yang telah ditimbang ke dalam bejana
kosong
Menguji, apakah perhitungan massa tersebut sesuai dengan ukuran
bejana atau tidak.
C.Menentukan hubungan tinggi (h) dari dua Iluida berbeda
Menentukan nilai p minyak tanah secara teoritis maupun praktik
Menghitung nilai h
1

Menimbang minyak tanah sesuai tinggi yang telah didapat
Memasukkan minyak tanah ke dalam bejana kosong
Menguji, apakah perhitungan massa tersebut sesuai dengan ukuran
bejana atau tidak.











2.5. Data Pengamatan
Simbol Secara Teoritis Secara Praktik
Densitas (p) 0,82 g/cm
3
0,9 g/cm
3

Massa ejana Isi (m) 341,933 gr 375,2928 gr
Gaya (F) 335.094,34 gr.cm/s
2
367.786,944 gr.cm/s
2

Tekanan (P) 6.669,871 gr/cm.s
2
7.320,6 gr/cm.s
2


2.6. asil Perhitungan
A. Perhitungan secara Praktek
Menentukan nilai p
p
massa bejana isi massa bejana kosong
volume piknometer


p
(22-13) cm
10 mL


%g/cm
3
Menentukan besarnya massa dari bejana yang telah diisi minyak
goreng
Massa p h A
0,9 g/cm
3
8,3 cm 50,24 cm
2

375,2928 gr
Menentukan besarnya gaya pada bejana berisi minyak goreng
F massa bejana yang berisi minyak goreng g
375,2928 gr 980 cm/s
2
367.786,944 gr. cm/s
2




Menentukan tekanan pada permukaan bejana
P
F
A

P
367.786,944 gr.cm/s
2
50,24 cm
2

P 7.320,6 gr/cm.s
2

. Perhitungan secara teori
Densitas (p) minyak goreng secara teori 0,82 gr/cm
3

Menentukan besarnya massa dari bejana yang telah diisi minyak
goreng
Massa p h A
0,82 g/cm
3
8,3 cm 50,24 cm
2

341,933 gr
Menentukan besarnya gaya pada bejana berisi minyak goreng
F massa bejana yang berisi minyak goreng g
341,933 gr 980 cm/s
2
335.094,340 gr.cm/s
2

Menentukan tekanan pada permukaan bejana
P
F
A

P
335.094,340 gr.cm/s
2
50,24 cm
2

P 6.669,871 gr/cm.s
2

C. Menentukan hubungan tinggi (h) dari dua Iluida berbeda
Secara Teori
Diketahui:
p minyak tanah secara teori (p
1
) 0,8 g/cm
3
p minyak goreng secara teori (p
2
) 0,82 g/cm
3

h
1
8,3 cm


Penyelesaian:
h
2

p
1
p
2
h
1

h
2

0,8 gr/cm
3
0,82 gr/cm
3
8,3 cm
h
2
8,907 cm
Sehingga:
Massa p h A
0,82 g/cm
3
8,097 cm 50,24 cm
2

333,57 gr
Secara Praktek
Diketahui:
p minyak tanah secara teori (p
1
) 0,8095 g/cm
3
p minyak goreng secara teori (p
2
) 0,9 g/cm
3

h
1
8,3 cm
Penyelesaian:
h
2

p
1
p
2
h
1

h
2

0,8095 gr/cm
3
0,9 gr/cm
3
8,3 cm
h
2
7,465 cm
Sehingga:
Massa p h A
0,9 g/cm
3
87,465 cm 50,24 cm
2

337,53 gr







2.7. Pembahasan
Pada percobaan ini digunakan minyak goreng (kelapa sawit) yang
digunakan sebagai Iluida dan minyak tanah sebagai Iluida lainnya.
Keduanya terbukti memiliki hubungan antara h
1
dan h
2
yang menghasilkan
massa yang memiliki tinggi yang pas dengan bejana yang digunakan,
meskipun kedua Iluida ini memiliki nilai densitas yang berbeda. Hal ini
sesuai dengan teori yang ada.

2.8. Kesimpulan
Pada percobaan di atas, didapat nilai densitas secara praktek sebesar
0,9 g/cm
3
.
Didapat nilai massa bejana yang berisi minyak goreng sebesar
341,933 gr (teoritis) dan 375,2928 gr (praktek).
Didapat besarnya gaya (F) pada bejana yang berisi minyak goreng
sebesar 335.094,34 gr.cm/s
2
(teoritis) dan 367.786,944 gr.cm/s
2

(praktek).
Didapat besarnya tekanan (P) pada permukaan bejana yang berisi minyak
goreng sebesar 6.669,871 gr/cm.s
2
(teoritis) dan

7.320,6 gr/cm.s
2
(praktek).
Didapat hubungan h
1
dan h
2
pada bejana yang memiliki dua jenis Iluida
yang berbeda sehingga menghasilkan massa sebesar 333,57 gr (teoritis)
dan 337,53 gr (praktek).