P. 1
Rapat Kerja Pemerintah 2012 - MP3EIrev

Rapat Kerja Pemerintah 2012 - MP3EIrev

|Views: 2,192|Likes:
Dipublikasikan oleh fantau
percepatan perluasan pembagunan ekonomi Indonesia
percepatan perluasan pembagunan ekonomi Indonesia

More info:

Published by: fantau on Jan 19, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN

BAHAN RAPAT KERJA PEMERINTAH 2012

PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA

Jakarta, 19 Januari 2012

Sistematika Presentasi
• Laporan Kemajuan Pelaksanaan MP3EI  Capaian 2011  Rencana Kegiatan 2012 • Hal-hal penting yang perlu diperhatikan:  Project Milestone Di Masing-masing Koridor Ekonomi  Peran Serta Pemerintah Daerah
4 6

1

Struktur Organisasi KP3EI
• Berlandaskan Perpres 32/2011, penetapan keseluruhan personil KP3EI telah selesai dilakukan pada tanggal 25 Agustus 2011 melalui penerbitan beberapa SK Menko

• Keanggotaan personil KP3EI terdiri atas berbagai unsur: Beberapa Menteri KIB-2, beberapa Wamen dan pejabat eselon-1 terkait, Gubernur, pimpinan KADIN dan asosiasi usaha terkait, para pakar, dan berbagai pelaku usaha. • Dalam susunan Tim Kerja KP3EI, ditetapkan 9 (sembilan) Tim Kerja yang terbagi atas: 3 Tim Kerja Lintas Sektor (Regulasi, Konektivitas, SDM & IPTEK) dan 6 Tim Kerja Koridor Ekonomi.
2

Susunan Ketua Tim Kerja & Sekretariat KP3EI dibentuk berdasarkan Kepmenko Perekonomian no 35 & 36 / 2011
Tim Kerja Lintas Sektor KP3EI
 Tim Kerja Regulasi  Tim Kerja Konektivitas  Tim Kerja SDM dan IPTEK  Tim Kerja KE Sumatera : Sekretaris Menko Perekonomian : Wakil Menteri Bappenas : Wakil Menteri Pendidikan & Kebudayaan

Tim Kerja Koridor KP3EI

   

: Menteri Kehutanan Menteri ESDM (alternate) Tim Kerja KE Jawa : Menteri Pekerjaan Umum Menteri Perindustrian (alternate) Tim Kerja KE Kalimantan : Menteri Pertanian Menteri Perumahan Rakyat (alternate) Tim Kerja KE Sulawesi : Menteri Kelautan dan Perikanan Menteri UKM dan Koperasi (alternate) Tim Kerja KE Bali-NT : Menteri Pariwisata Menteri Perdagangan (alternate) Tim Kerja Papua-Kep.Maluku : Menteri Perhubungan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (alternate) : Deputi Infrastruktur & Pengembangan Wilayah, Kemenko Ekon
3

Sekretariat KP3EI

 Sekretariat KP3EI

CAPAIAN

4

Promosi ke beberapa negara sahabat
• Telah dilakukan serangkaian sosialisasi kepada beberapa negara sahabat yang dipimpin langsung oleh Ketua Harian KP3EI
– – – – – – Korea Selatan (24 – 25 Oktober 2011) – Working Level Joint Task Force Cina (21 – 23 Juni 2011) – Special Envoy President Jepang (17 Maret dan 21 Sept 2011) –Metropolitan Priority Area (MPA) Rusia (14 – 18 Juni 2011) - Business Forum Amerika Serikat (8 – 10 Nov 2011) – ASIA Society Jerman (1 Desember 2011) – Dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan

• Pada setiap kunjungan, semua negara sahabat menunjukkan apresiasi terhadap penyusunan MP3EI dan menyatakan berminat untuk mempererat hubungan kerjasama, terutama di dalam berkontribusi pada pelaksanaan program-program MP3EI.
5

Progress Pelaksanaan
• Dalam mendukung tata kelola komunikasi dan koordinasi di dalam KP3EI, Sekretariat KP3EI telah mengembangkan Standard Operating Procedures (SOP) tentang mekanisme kerja antar Tim Kerja. • Namun demikian, masih diperlukan peningkatan intensitas komunikasi baik internal Tim Kerja ataupun antar Tim Kerja KP3EI. • Sejak peluncuran MP3EI pada tanggal 27 Mei 2011, 94 proyek kegiatan ekonomi utama & infrastruktur telah di ground-breaking hingga akhir Desember '11 dengan nilai ~ Rp. 490,5 Triliun. • Pemerintah : Rp. 71,6 Triliun (24 proyek) • BUMN : Rp. 131 Triliun (24 proyek) • Swasta : Rp. 168,6 Triliun (38 proyek) • Campuran : Rp. 128,3 Triliun (8 proyek)

6

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (1)
Koridor Ekonomi Sumatera
No Proyek Waktu Groundbreaking Penyerapan Tenaga Kerja Nilai Investasi (Rp)

INVESTASI SEKTOR RIIL
1 2 Proyek Pengembangan Kawasan Industri Sei Mangkei (Sumatera Utara – PTPN III) Perluasan Pabrik Krakatau Steel (Banten – PT. Krakatau Steel dan POSCO) 27 Mei 2011 27 Mei 2011 1.245 55.000 2.505M 60.000 M

INFRASTRUKTUR
1 Telkom True Broadband Access Nasional (PT.Telkom) PLTA Peusangan I dan II (2x44 MW) (Aceh – PT. PLN) PLTU Banjarsari (2x100 MW) (Sumatera 3 Selatan – PT. Bukit Asam) Status Konstruksi, COD pada 2014, mekanisme financing IPP PLTU Tanjung Enim (3 X 10 MW), (Sumatera Selatan – PT. Bukit Asam) Pengembangan Terminal Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Juli 2011 4.175 2800 M 27 Mei 2011 4.143 M

2

27 Mei 2011

1.530 M

4 5

Agustus 2011 Maret 2011

100

378 M 43 M
7

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (2)
Koridor Ekonomi Sumatera
No
6 7 8 9 10 11 12 13

Proyek
Pembangunan Jalan Akses Kuala Namu 8 KM Penanganan Jalan di Kawasan Industri Sei Mangke Pengembangan jaringan dan layanan kereta api antar kota Sigli-Bireun-Lhokseumawe 172 km Perluasan Pelabuhan Belawan Pembangunan Jalur KA baru Tanjung Enim – Lampung (300 km)

Waktu Groundbreaking
27 Mei 2011 27 Mei 2011 September 2011 September 2011 November 2011 Desember 2011 Agustus 2011 Agustus 2011

Penyerapan Tenaga Kerja

Nilai Investasi (Rp)
144 M 334 M 5.175 M 830 M 15.300 M 1.600 M 151 M 71 M

Pengembangan sisi darat/sector private di Bandara Kualanamu
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomas Sawit (PLTBS) Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa Sawit (PLTBS), kapasitas 2 x 3,5 MW)

14

Pengembangan Terminal di Bandara Sultan Thaha

September 2011

107 M

8

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (3)
Koridor Ekonomi Sumatera
No
15

Proyek
Pembangunan NGL Plant Sumatera Selatan, Prabumulih Pembangunan LPG Pressurized Terminal 5.000 MT di Lampung Pengembangan Terminal di Bandara Raja Haji Fisabilillah TOTAL

Waktu Groundbreaking
2011

Penyerapan Tenaga Kerja

Nilai Investasi (Rp)
1.900 M

16

2011

818 M

17

2011

105 M 97.934 M

9

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (4)
Koridor Ekonomi Jawa
No Proyek Waktu Groundbreaking
Penyerapan Tenaga Kerja

Nilai Investasi (Rp)

INVESTASI SEKTOR RIIL
1 2 Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) (Jawa Barat – PT. Nusantara Regas) Pembangunan Pabrik Baru (Karawang-PT. ASTRA Daihatsu Motor) Perluasan pabrik pengolahan dan pembuatan olahan Kakao (Tangerang - PT. Bumi Tangerang Mesindotama) Perluasan pabrik untuk meningkatkan jumlah dan ragam produksi dari produk susu, bubur sereal bayi dan minuman MILO chocolate malt drink (Kerawang - PT Nestle) 27 Mei 2011 27 Mei 2011 59.000 M 2.100 M

3

2011

500

457,2 M

4

2011

500

1.500 M

5

Pengembangan Spinning dan Garment (Sukoharjo - PT. Sri Rejeki Isman)
Peningkatan kapasitas pabrik polyprophylene/Polyethylene/Butadiene (PT Chandra Asri Petrochemical Tbk)

2011

6.000

880 M

6

2011

100

1.250 M
10

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (5)
Koridor Ekonomi Jawa
No
7

Proyek
Pembangunan Terminal Banten dengan kapasitas 1.000.000 TON/tahun (Banten - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk)

Waktu Groundbreaking
2011

Penyerapan Tenaga Kerja
80

Nilai Investasi (Rp)
300 M

8

Pengembangan Bandung Techno Park (Bandung - PT Telkom)

2011

315

10 M

INFRASTRUKTUR
9 10 11 12
Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok Seksi E2 dan NS Jalan Tol Cikopo – Palimanan (116 Km) Pembangunan galangan kapal di Jawa Timur Pembangunan Jalan Waru-Wonokromo- Tj.Perak

27 Mei 2011 2011 Februari 2011 Q1 2011

3.258 M 5900 M 9.000 11.100

13
14 15

Pembangunan jalur ganda dan elektrifikasi SerpongMaja- Rangkasbitung; panjang 32 km Pengembangan Terminal di Bandara Husein Sastranegara
Telkom True Access National (Jawa - PT. Telkom) Total

Semester 1 2011 September 2011
27 Mei 2011

487 84
13.745 M 109.071 M
11

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (6)
Koridor Ekonomi Kalimantan
No Proyek Waktu Groundbreaking Penyerapan Tenaga Kerja Nilai Investasi (Rp) 4.300 M

INVESTASI SEKTOR RIIL
1
2 3 Chemical Grad Alumunium (CGA) (Kalimantan Barat – PT. Antam) Pembangunan Pabrik Pemurnian Bijih Besi (Kalimantan Selatan – PT. Antam & PT. KS) Pertambangan Batubara di Serongga (Kalimantan Selatan – PT. Arutmin Indonesia) West Mulia CPP, OLC, and Port (Kalimantan Selatan – PT. Arutmin Indonesia) AsamAsam CPP dan OLC (Kalimantan Selatan – PT. Arutmin Indonesia) NPLCT (North Pulau Laut Coal Terminal) - CBU (Kalimantan Selatan – PT. Arutmin Indonesia) Pertambangan Batubara di Sungup Sembuluan (Kalimantan Selatan – PT. Arutmin Indonesia)

27 Mei 2011
Juni 2011 2011

491
22.375 629

1.200 M

1.170 M

4
5 6 7 8 9

2011
2011 2011 2011 2011 2011

500
300 300 300 30

658 M
460 M 378 M 196 M 13 M 172 M
12

Senakin Tailing Dump (Kalimantan Selatan – PT. Arutmin Indonesia)
TBCT (Tanjung Bara Coal Terminal) Double Conveyor to BLF (Kalimantan Timur – PT. Kaltim Prima Coal)

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (7)
Koridor Ekonomi Kalimantan
No Proyek Bengalon BLF (Barge Loading Facility) and Crusher Upgrade (Kalimantan Timur – PT. Kaltim Prima Coal) Pengembangan infrastruktur untuk pertambangan batubara berupa jalan, port, conveyor belt (Kalimantan Tengah – Padang Kurnia Group) Pembangunan Pabrik Kaltim V (Kalimantan Timur – PT. Pusri Holding) Waktu Groundbreaking Penyerapan Tenaga Kerja Nilai Investasi (Rp)

10

2011

121 M

11

2011

50

783 M

12

2011

280

5193 M

INFRASTRUKTUR
13 14 15

PLTS Miangas (Kalimantan Timur – PT. PLN)
PLTS Sebatik (Kalimantan Timur – PT. PLN) Pembangunan Bandara Sepinggan (Kalimantan Timur – PT. Angkasa Pura I)

27 Mei 2011 27 Mei 2011 Oktober 2011 3.500

5,02 M 11,33 M 1570 M

Total

16.230 M
13

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (8)
Koridor Ekonomi Sulawesi
No Proyek Waktu Groundbreaking Penyerapan Tenaga Kerja Nilai Investasi (Rp)

INVESTASI SEKTOR RIIL
1 Pembangunan dan Pengoperasian Kilang- LNG Donggi (Sulawesi Tengah – PT. Donggi Senoro LNG) Eksplorasi Pertambangan dan Pengolahan Nikel (Sulawesi Tenggara & Sulawesi Tengah – PT. Sulawesi Cahaya Mineral) Pertambangan dan Pengolahan Nikel (Sulawesi Selatan – PT. INCO) Tambang dan Pabrik Nickel Pig Iron Bahodop (Sulawesi Tengah – PT. INCO) Pembangunan Fasilitas Preparasi Bijih Nikel (Sulawesi Tengah – PT. INCO) Pengembangan Pabrik Peleburan Ferro Nikel (Sulawesi Tengah – PT. Antam) Modernisasi dan Optimasi Fasilitas pengolahan Pomala (termasuk pembangunan PLTU 2 x 25 MW) (Sulawesi Tenggara – PT. Antam) Pertambangan dan Pengolahan Nikel.Pig iron (termasuk pembangunan PLTU 4 x 25 MW dan Jeti 10.000 DWT) (Sulawesi Tenggara – PT. Antam) Pengembangan Industri besi dan baja dasar (Sulawesi Tenggara – PT. Antam Jindal Stainless Indonesia) 2011 1000 24.000 M

2

2011

25.000 M

3
4 5 6

2011
2011 2011 2011

18.900 M
5.000 M 2.200 M 16.000 M

7

2011

628

4.830 M

8

2011

3.970 M

9

2011

850

7.000 M
14

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (9)
Koridor Ekonomi Sulawesi
No
10 11 12 13 14 15 16

Proyek
Pembangunan Pabrik Nikel Pig Iron Mandiodo (Sulawesi Tenggara – PT. Antam) Pengolahan dan pemurnian bijih emas (Gorontalo – PT. Gorontalo Minerals) Pertambangan dan Pengolahan Nikel (Sulawesi Tengah – PT. Sinosteel Indonesia) Pembangunan Smelter Tembaga Maros (Sulawesi Selatan – PT. Indosmelt)

Waktu Groundbreaking
2011 2011 2011 2011 2011 2011 2011

Penyerapan Tenaga Kerja
550

Nilai Investasi (Rp)
3.597 M 10.000 M 10.000 M

500

6.000 M 6.000 M

Pembangunan Smelter Nikel (Sulawesi Selatan – PT. Indosmelt)
Pengolahan Nickel Ore menjadi Ferro Nickel (Sulawesi Tengah – Konsorsium) Pembangunan Smelter Fero Nikel (Sulawesi Tenggara – Konsorsium) Pembangunan Pabrik Aspal Ekstrak (Sulawesi Tenggara – PT. Timah) Pabrik Pengolahan Kakao, Makassar (Sulawesi Selatan - Baary Callebaut Coemtra Mayora) Pabrik Pengolahan Kakao, Makassar (Sulawesi Selatan – Cargill) Pengembangan Industri Pengolahan Ikan Terpadu, Bitung (Sulawesi Utara – Pemerintah Pusat, Pemda, 13 Perusahaan)

1.500 700

4.500 M 2.700 M

17
18 19 20

2011
2011 2011 2011

250 M
297 M 9.000 M 791 M
15

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (10)
Koridor Ekonomi Sulawesi
No
21

Proyek
Pengembangan Industri Udang di Pinrang (Sulawesi Selatan - Pemerintah Pusat, Pemda, SCI (Shrimp Club Indonesia)) Pengembangan Budidaya Rumput Laut di Minahasa Utara (Sulawesi Utara - Pemerintah Pusat, Pemda, CV. Sumber Rejeki,BNI, PT. Bina Terpadu, Perusahaan daerah (Klabat)) Pengembangan Industri Pengolahan dan Pengawetan Ikan Laut di Minahasa Utara (Sulawesi Utara - PT. Jametro Mandala Utara) Pengembangan Kawasan Budidaya Rumput Laut dan Industri Karaginan di Morowali (Sulawesi Tengah - Kemen Perindustrian, Pemda, ARLI (Asosiasi Rumput Laut Indonesia)) Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Terpadu di Kendari (Sulawesi Tenggara - PT. Sultra Tuna Samudera, PT. Trobos Benoa) Pengembangan Industri Pengolahan Rumput Laut (Gorontalo - PT. Azwa Utama)

Waktu Groundbreaking
2011

Penyerapan Tenaga Kerja

Nilai Investasi (Rp)
19 M

22

2011

54,8 M

23

2011

9,3 M 57,5 M

24

2011

25 26

2011 2011

90 M 3M

INFRASTRUKTUR
27
Pembangunan infrastruktur jalan dan listrik pendukung operasi produksi nikel Kolaka (Sulawesi Tenggara – PT. INCO)

2011

3.000 M

Total

146.267 M

16

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (11)
Koridor Ekonomi Bali – Nusa Tenggara
No Proyek Waktu Groundbreaking Penyerapan Tenaga Kerja Nilai Investasi (Rp)

INVESTASI SEKTOR RIIL
1 Pengembangan Kawasan Wisata Mandalika – Lombok Tengah, NTB (Pembangunan infrastruktur, sarana publik, hotel, vila, residential area, lapangan golf, Marina) 20 Oktober 2011 829 M

INFRASTRUKTUR
2 3 4 5 6 Pembangunan Waduk Pandan Duri (NTB – Pemerintah Pusat & Daerah) 27 Mei 2011 27 Mei 2011 27 Mei 2011 27 Mei 2011 19 Oktober 2011 5.000 786 M 481 M 2.050 M 787 M 30.000 M

Pembangunan Bendungan Titab (Bali – Pemerintah Pusat)
Pembangunan Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali – Angkasa Pura II) Telkom True Access Broadband Nasional (Bali & Nusa Tenggara – PT. Telkom) Pembangunan dan Pengoperasian Bandara Internasional Lombok

Total

34.894 M

17

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (12)
Koridor Ekonomi Papua – Kep. Maluku
No Proyek Waktu Groundbreaking Penyerapan Tenaga Kerja Nilai Investasi (Rp)

INVESTASI SEKTOR RIIL
1 2 3 Pembangunan Pabrik Nikel dan Kobal (Halmahera Tengah dan Timur – PT. Weda Bay Nickel) Pembangunan Palapa Ring Tahap II (Papua – PT. Telkom) Pembangunan Palapa Ring Tahap II (Maluku – PT. Telkom) Klaster Sentra Produksi Pangan I (Papua - PT. Papua Daya Bio Energi dan PT. Tebu Wahana Kreasi) Pembangunan Pabrik Fero Nikel Halmahera (termasuk power plant 275 MW) (Halmahera – PT. Antam) Perluasan produksi emas Halmahera (Maluku Utara – PT. Nusa Halmahera Minerals)

27 Mei 2011 Agustus 2011 Agustus 2011 2011

11.000 1.500 1.500

48.600 M 2.460 M 2.460 M 0.2 M

4

5

30 Nov 2011 2011

960 681

12.600 M n/a

6

18

Daftar proyek yang telah di ground breaking tahun 2011 per Koridor Ekonomi (13)
Koridor Ekonomi Papua – Kep. Maluku
No
7

Proyek
Peningkatan produksi tambang emas (Papua – PT. Nabire Bhakti Mining)

Waktu Groundbreaking
2011

Penyerapan Tenaga Kerja
396

Nilai Investasi (Rp)
n/a

INFRASTRUKTUR
8 Proyek Jalan Raya Timika – Enarotali (Papua – Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Daerah Merauke ) Proyek Jalan Raya Merauke – Waropko (Papua ) Pembangunan Telkom True Broadband Access National (Papua – Kep.Maluku – PT. Telkom)

27 Mei 2011 27 Mei 2011 27 Mei 2011

600 M 120 M 281 M 67.131,2 M

9 10

Total

19

Rekapitulasi proyek-proyek yang sudah groundbreaking s.d Desember 2011
Jumlah Proyek
Infrastruktur 17 8 3 1 6 3 38 Sektor Riil 2 8 12 26 1 7 56

Koridor Ekonomi
Sumatera Jawa Kalimantan Sulawesi Bali-NT PapuaKep.Maluku Total

Nilai Investasi (Rp. Miliar)
Infrastruktur 35.429 64.674 1.586 3.000 36.065 1.011 131.765 Sektor Riil 62.505 65.497 14.644 142.267 829 66.120 351.862 Proyek 19 16 15 27 7 10 94

Total
Nilai Investasi (Rp. Miliar) 97.934 136.071 16.230 145.267 36.894 67.131 490.527

20

22 peraturan yang telah diperbaiki (1)
No
1.

Peraturan
UU No. 2 Tahun 2012 Pengadaan Tanah untuk Pembangunan dalam rangka Kepentingan Umum. Revisi Perpres No 13 Tahun 2010 ttg Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur Revisi Perpres tentang RTR Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo) Revisi Perpres tentang RTR Mamminasata (Makassar, Sungguminasa, dan Takalar) Revisi Perpres tentang RTR Sarbagita (Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar)

Substansi yang telah diperbaiki
Percepatan pengadaan tanah dalam rangka pembangunan kepentingan umum

PIC
Badan Pertanahan Nasional. Kemenko Perekonomian

2.

Pengaturan tata cara pengadaan, mekanisme dan persyaratan unsolicited project, jaminan pemerintah, pembebasan tanah, serta penyelenggaraan pengembangan insrastruktur secara business to business’ di dalam kawasan pengusahaannya. Percepatan petetapan Perpres tentang RTR KSN untuk memberi jaminan pelaksanaan pembangunan proyek-proyek MP3EI Percepatan petetapan Perpres tentang RTR KSN untuk memberi jaminan pelaksanaan pembangunan proyek-proyek MP3EI Percepatan petetapan Perpres tentang RTR KSN untuk memberi jaminan pelaksanaan pembangunan proyek-proyek MP3EI

3.

Kemen PU

4. 5.

Kemen PU Kemen PU

6. 7. 8.

Revisi Perpres tentang RTR BBK (Batam, Bintan, Karimun) Revisi Perpres tentang RTR Sulawesi Revisi Perpres tentang Penggunaan Kawasan Hutan Lindung untuk Penambangan Bawah Tanah

Percepatan petetapan Perpres tentang RTR KSN untuk memberi jaminan pelaksanaan pembangunan proyek-proyek MP3EI Percepatan petetapan Perpres tentang RTR KSN untuk memberi jaminan pelaksanaan pembangunan proyek-proyek MP3EI Perlunya aturan pelaksana yang lebih detail tentang pertambangan bawah tanah dalam rangka investasi geothermal (perpres) sebagai aturan pelaksana dari PP No.68 Tahun 1998 tentang Kawasan Pelestarian Alam dan Kawasan Suaka Alam.

Kemen PU Kemen PU Kemenhut

21

22 peraturan yang telah diperbaiki (2)
No
9

Peraturan
RPMK tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan atau Pengurangan Pajak Penghasilan Badan (RPMK Tax Holiday)

Substansi yang telah diperbaiki
Perlunya PMK tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan atau Pengurangan Pajak Penghasilan Badan (RPMK Tax Holiday) untuk mendorong investasi sebagai aturan pelaksana dari PP No.94 Tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan. Tarif Bea Masuk untuk bahan baku dan barang modal lebih tinggi daripada barang jadi

PIC
KemenKeu

10

Revisi PMK No 241 Tahun 2010 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri keuangan Nomor 110/PMK.010/2006 tentang penetapan sistem klasifikasi barang dan pembebanan tarif bea masuk atas barang impor berlaku 22 Des 2010 Permen ESDM tentang Penerapan DMO untuk Migas Batubara Peraturan Kepala BPN tentang kejelasan kriteria dan pendayagunaan atas tanah terlantar, khususnya untuk budidaya tanaman (tanaman pangan, hortikultura dan/atau perkebunan) dan ternak Permenkeu No 140 ttg Import Sementara untuk pembebasan bea masuk sementara bagi kendaraan /sarana pengangkut yg digunakan sendiri o/ wisman dan pemasukan barang pendukung kegiatan MICE Rpermen Pertanian ttg Pengembangan dan budidaya beni genetically modified organizm untuk tanaman pangan dan perkebunan

KemenKeu

11

Perlunya peraturan yang mengatur tentang Penerapan DMO untuk Migas, Batubara, maupun karet dan Kelapa Sawit untuk pengembangan industri Perlunya peraturan yang mengatur kejelasan kriteria & pendayagunaan atas tanah terlantar, khususnya u/ budidaya tanaman (tanaman pangan,holtikultura da/atau perkebunan) dan ternak sebagai aturan pelaksana PP No.11 Tahun 2010 tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar Dibutuhkan bagi kendaraan atau sarana pengankut yang digunakan sendiri oleh wisatawan mancanegara dan pemasukan barang pendukung kegiatan MICE (meeting, incentif, convention & exhibition) Sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 23 PP 21/2005 ttg keamanan hayati produk rekayasa genetik serta memperlancar pelaksanaan penilaian pelepasan dan penarikan varietas

Kemen ESDM

12

KemenPPN/ Bappenas

13

KemenKeu

14

Kementan

22

22 peraturan yang telah diperbaiki (3)
No
15

Peraturan
Perpres no. 65/2011 tentang Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat

Substansi yang telah diperbaiki
Perlunya aturan pelaksanaan yang mempertajam rencana pembangunan di Prov. Papua dan Prov. Papua Barat sebagai aturan pelaksana dari Perpres Nomor 5 Tahun 2010 tentang RPJMN Tahun 2010-2014 Perlunya aturan pelaksanaan Unit Percepatan dan Pembangunan di Prov. Papua dan Prov. Papua Barat Penyeimbangan dan penyelarasan pembangunan sosial-budaya dan lingkungan serta upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Terkait dengan penerapan BK progresif untuk Kelapa Sawit , Karet, Kakao,. Termasuk industri turunannya; dan PPN yang terintegrasi agar tidak ada lagi pajak ganda Pelaksanaan PP No 26/2008 ttg Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional Terkait dengan percepatan pembangunan KA Bandara SoekarnoHatta dan Jalur lingkar luar KA Jabodetabek

PIC
Kemen PPN/ Bappenas

16

Perpres no. 66/2011 tentang Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Inpres tentang Moratorium Kehutanan

Kemen PPN/ Bappenas Kemenhut

17

18

Revisi PMK 67 Tahun 2010 tentang Penetapan Barang Ekspor yang dikenakan Bea Keluar (BK)

KemenKeu

19

RKeppres tentang pembentukan badan promosi pariwisata Indonesia (BPPI) Perpres no 63/2011 tentang Penugasan kepada PT. KAI untuk menyelenggarakan prasarana dan sarana KA Bandara Udara Sukarno-Hatta dan jalur lingkar luar Jabodetabek

Kemenparekraf

20

Kemenhub

21

Perpres yang mengatur tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda
RPP tentang pengelolaan kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam

Pengaturan tata cara pengadaan mekanisme dan persyaratan unsolicited project, jaminan pemerintah, serta skema pengusahaan

Kemenko Perekonomian
Kemenhut
23

22.

18 peraturan yang sedang diperbaiki (1)
No
1.

Peraturan
RUU ttg perubahan atas UU No 13 tahun 2003 ttg Ketenagakerjaan

Substansi yang diperbaiki
Terkait dengan pasal pasal kontrak kerja outsourcing dan pesangon (hanya 5 pasal) Menyangkut aset BUMN sebagai kekayaan negara

PIC
Kemenakertrans

Keterangan
Telah menyampaikan kepada BPHN yang mengusulkan RUU tentang perubahan atas UU no 13 tahun 2003 ttg Ketenagakerjaan untuk dimasukan dalam prolegnas thn 2012 Finalisasi Draft RPP di Kementerian Keuangan

2.

Perubahan UU no 49 PRP tahun 1960 ttg Panitia urusan piutang negara

Kementerian Keuangan

3. 4.

RUU Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia
Revisi PP No 38 Tahun 2003 tentang Pembebasan Bea Masuk Bahan Baku Impor Alutsista bersifat umum (semula hanya amunisi dan senjata diperluas menjadi amunisii, senjata, kendaraan tempur, pesawat, radar, kapal laut, dan alat optik)tentang Perubahan PP 146 Tahun 2000 tentang Impor dan atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu dan atau Penyerahan Jasa Kena Pajak Tertentu yang Dibebaskan Dari Pengenaan Pajak Pertambahan.

PDT
Perlunya perluasan klasifikasi Kementerian jenis barang dan/atau jasa yang Keuangan perlu mendapatkan fasilitas pembebasan PPN.

Dalam tahap pembahasan bersama DPR-RI
Finalisasi Draft RPP di Kementerian Keuangan. (Surat Men Keu Nomor: S-620/MK.01/2011 tanggal 17 Oktober 2011)

24

18 peraturan yang sedang diperbaiki (2)
No
5.

Peraturan
RPP tentang Fasilitas Perlakuan PPh, PPN dan PPn BM serta Perlakuan Kepabeanan dan Cukai atas Pemasukan dan Pengeluaran barang ke dan dari serta yang berada di kawasan ekonomi khusus.

Substansi yang diperbaiki
Pengembangan KEK dalam rangka mendukung MP3EI dan sebagai pelaksanaan UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang KEK

PIC
Kementerian Keuangan

Keterangan
Sedang dalam proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM, Sekretaris Jenderal Kemenkeu melalui surat Nomor: S1960.2/SJ/2011 tanggal 7 November 2011 telah mengirimkan permohonan tertulis kepada Direktur Jenderal PUU Kemen Hukum dan HAM agar dapat mengoordinasikan dengan unit unti terkait dalam rangka percepatan harmonisasi RPP Perpajakan dan Kepabeanan KEK sebagaimana telah disampaikan oleh Menteri Keuangan melalui surat Nomor: S276/MK.01/2011 tanggal 25 Mei 2011. Naskah Asli RPP telah mendapat paraf dari Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, dan Kepala BKPM dan telah disampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara untuk penetapannya oleh Presiden (Surat Menko Perekonomian Nomor: S194/M.EKON/11/2011 tanggal 15 November 2011)

6.

Percepatan Revisi PP No 62 Tahun 2008 tentang Perubahan atas PP Nomor 1 Tahun 2007 tentang fasiliitas pajak penghasilan untuk penanaman modal di bidang tertentu atau di daerah tertentu

Penetapan subsektor baru sesuai prioritas MP3EI yang layak untuk menerima fasilitas pajak Penghasilan Badan (Pasal 31A UU PPh)

Kementerian Keuangan

25

18 peraturan yang sedang diperbaiki (3)
No
7

Peraturan
PP 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan

Substansi yang diperbaiki
Labelisasi barang kemasan dalam bahasa Indonesia (barang non pangan)

PIC
Kemendag

Keterangan
Sedang dilakukan evaluasi oleh BPOM, Kementerian Perdagangan telah Mengeluarkan Permendag No. 22/M/DAG/PER/5/2010 tertanggal 21 Mei 2010 yang diberlakukan 1 September 2010. Posisi skg RPP tentang RIPPARNAS 2010-2025 dimintakan paraf persetujuan kepada Menhub pada tanggal 29 September 2011. (Surat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata PB 103/2/3/MKP/2011 tanggal 6 Oktober 2011) Telah selesai dibahas Diusulkan untuk dibahas di Sidang Kabinet (Surat Kepala BPN-RI Nomor: 2250/21.3/VII/2011 tanggal 5 Juli 2011). Dalam tahap finalisasi di Setkab.

8

RPP tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional 2010-2025

Percepatan penetapan RPP tentang RIPNAS 2010-2025 sebagai amanat Pasal 9 UU No.10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Penataan kembali struktur, ketimpangan penggunaan, pemanfaatan, penguasaan dan pemilikan tanah. Percepatan penetapan Perpres tentang RTR Pulau guna mendukung MP3EI Percepatan penetapan Perpres tentang RTR Pulau guna mendukung MP3EI Percepatan penetapan Perpres tentang RTR Pulau guna mendukung MP3EI

Kemenparekraf

9

RPP tentang Performa Agraria

BPN & Sekneg

10

RPerpres tentang RTR Pulau Sumatera RPerpres tentang RTR Pulau JawaBali RPerpres tentang RTR Pulau Kalimantan

Kementerian PU

11

Kementerian PU

Dalam tahap finalisasi di Setkab.

12

Kementerian PU

Menunggu penandatanganan Presiden RI

26

18 peraturan yang sedang diperbaiki (4)
No
13

Peraturan
RPerpres tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum.

Substansi yang diperbaiki
Perubahan subyek yang dapat melakukan pengadaan tanah untuk kepentingan umum yaitu dengan menambahkan BUMN selain pemerintah dan Pemda Pengadaan tanah oleh BUMN dilakukan sepanjang mendapatkan penugasan dari pemerintah Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Sei Mangkei dalam rangka mendukung MP3EI Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Tanjung Lesung dalam rangka mendukung MP3EI. Menyangkut pemanfaatan lahan hutan dan perlu dikaitkan dengan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya

PIC
Kementerian BUMN

Keterangan
Menunggu penetepan Presiden RPerpres telah mendapat paraf dari Menko Perekonomian dan Kepala BPN (Surat Menko Perekonomian Nomor: S189/M.EKON/10/ 2011 tanggal 25 Oktober 2011) (menunggu penetapan Presiden)

14

PP tentang Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei

Kemenko Bidang Perekonomian

Legal drafting di Sekretaris Negara

15

PP tentang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung

Kemenko Bidang Perekonomian

Legal drafting di Sekretaris Negara

16

Perubahan atas UU Nomor 27 tahun 2003 tentang Panas Bumi

Kementerian ESDM

Sedang dilakukan revisi terhadap UU Nomor 27 Tahun 2003 tersebut berikut peraturan pelaksanaan yang terkait, untuk memungkinkan kegiatan panas bumi di hutan konservasi serta pengaturan participating interest dalam rangkat pemberian insentif pengembangan.

27

18 peraturan yang sedang diperbaiki (5)
No `17 Peraturan Perubahan UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi RPP tentang Prosedur Penugasan Khusus kepada BUMN untuk Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Umum (sebelumnya RPerpres mengenai Public Service Obligation (PSO) Substansi yang diperbaiki Menyangkut pengelolaan asset PIC Kementerian ESDM Kementerian BUMN Berdasarkan pembahasan di Sekretaris Kabinet, rancangan Perpres mengenai PSO disepakati untuk diproses tidak dalam bentuk Peraturan Presiden, melainkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP). RPP telah disiapkan. Keterangan

18

Menyangkut Adanya penugasan BUMN dalam program Pemerintah. Kementerian BUMN tengah menyiapkan rancangannya

28

33 peraturan yang akan diperbaiki (1)
No 1. Peraturan RUU Pertanahan Substansi yang diperbaiki PIC

Fokus Substansi serta harmonisasi berbagai peraturanperundang undangan yang berkaitan dengan tanah, ruang, SDA dn lingkungan. Menyangkut keterlanjuran penggunaan kawasan hutan untuk kegiatan non hutan

BPN Telah sampaikan rencana aksi. (Surat Kepala BPN Nomor: 3885/7.1100/X/2011 tanggal 17 Oktober 2011)
Kemenko Politik, Jukum dan Keamanan

2.

3.

Revisi PP Nomor 10 tahun 2010 tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan. Revisi PP Nomor 24 Tahun 2010 tentang Penggunaan Kawasan Hutan. RPP No.23 Tahun 2010 tentang Izin Usaha Pertambangan (IUP)

Menyangkut “keterlanjuran penggunaan kawasan hutan untuk kegiatan non kehutanan”. Perlunya pengaturan mengenai pemindahan izin usaha pertambangan (IUP) dari PT. Bukit Asam kepada anak perusahaan, dalam rangka pembangunan jalur kereta api Tj. Enim-Tarahan. (KE Sumatera) Pencantuman Kode Limbah dan nomor CAS (chemical abstract registry) serta penanganan terhadap limbah B3 yang dihasilkan dalam satuan waktu tertentu dalam jumlah besar tetapi mempunyai karatkteristik berbahaya dan beracun. Pelaksanaan PP Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional

Kemenko Politik, hukum dan Kemanan

4.

Kementerian ESDM

5.

Revisi PP Nomor 18 Tahun 1999 jo. PP Nomor 85 tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah B3.

Kementerian Negara Lingkungan Hidup

6

RPerpres tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara di Kalimantan

Kementerian PU

29

33 peraturan yang akan diperbaiki (2)
No 7 Peraturan Substansi yang diperbaiki PIC Kementerian Perhubungan Kemen PPN/Bappenas

Penguatan pengaturan ttg PSO, IMO dan TAC Perkeretaapian

Penguatan pengaturan ttg PSO, IMO dan TAC Perkeretaapian dalam bentuj perpres sebagai revisi dari SKB tiga menteri tentang PSO, IMO, TAC Perkeretaapian

8.

RPermen Pertanian tentang Penerapan DMO untuk Karet dan Kelapa Sawit.

Kementerian Pertanian Sedang dikoordinasikan dengan instansi terkait (Kementan, Kemenprin, Kemendag, Kemenkeu). (Surat Menteri Pertanian Nomor: 507/HK.030/M/10/2011 tanggal 5 Oktober 2011)

9.

RPermen Pertanian tentang Kriteria, Persyaratan Kawasan, Lahan, Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan, dan Tata Cara Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Perlu pengaturan pelaksanaan mengenai kriteria, persyaratan kawasan, lahan, lahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan, dan tata cara alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan sebagai aturan pelaksana dari PP No.1 Tahun 2011 tentang Penetapan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
Menyangkut “keterlanjuran penggunaan kawasan hutan untuk kegiatan non kehutanan”.

Kementerian Pertanian

30

33 peraturan yang akan diperbaiki (3)
No 10 Peraturan Peraturan mengenai Rencana Pembangunan NTT Substansi yang diperbaiki Perlunya aturan pelaksanaan yang mempertajam rencana pembangunan di Prov. NTT sebagai aturan pelaksana dari Perpres Nomor 5 Tahun 2010 tentang RPJMN Tahun 2010-2014 Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Sei Mangkei dalam rangka mendukung MP3EI. PIC

KemenPPN/ Bappenas

11

12

Keputusan Presiden tentang Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Sumatera Utara Keputusan Presiden tentang Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Banten Perubahan PP Nomor 6 Tahun Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah PP tentang Sistem Jaringan Lalu Lintas Angkutan Jalan

Kemenko Bidang Perekonomian

Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Tanjung Lesung dalam rangka mendukung MP3EI.

Kemenko Bidang Perekonomian

13

Kementerian Keuangan

14

31

33 peraturan yang akan diperbaiki (4)
No 15 16 Peraturan Perpres tentang Unit Dana Preservasi Jalan Substansi yang diperbaiki PIC

Peninjauan kembali Perpres No. 58 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jabodetabek
Peninjauan kembali Keppres No. 22/1998 tentang Impor Kapal Niaga dan Kapal Ikan dalam Keadaan Baru dan Bukan Baru Peraturan Menteri Keuangan tentang Mekanisme Pengumpulan dan Penyaluran Dana Preservasi Jalan Penyusunan UU terkait Pengembangan dan Pemanfaatan Industri Strategis untuk Pertahanan

Kementerian PU

17

Kemenko Bidang Perekonomian

18

Kementerian Keuangan

19

32

33 peraturan yang akan diperbaiki (5)
No 20 Peraturan Permenhut No. 62/2011 tentang Pedoman Pembangunan Hutan Tanaman Berbagai Jenis Pada Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) (dicabut dengan Permenhut No. 64/2011) Peraturan Kepala BPNRI No. 1/2011 tentang Pelimpahan Kewenangan Pemberian Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah Tertentu. Peraturan Kepala BKPM tentang tentang Pelimpahan Kewenangan Kepada Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Dalam Rangka Pelaksanaan PTSP Peninjauan kembali Peraturan Menteri Keuangan No. 19/2009 tentang Penetapan Tarif BM atas Barang Impor Produk-Produk Tertentu dalam rangka Penurunan Bea Masuk untuk bahan baku kemasan yaitu polypropylene dan polyethylene. Substansi yang diperbaiki PIC Kementerian Kehutanan

21

BPN

22

Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK dalam rangka mendukung MP3EI.

BKPM

23

Kementerian Keuangan

33

33 peraturan yang akan diperbaiki (6)
No 24 Peraturan Peraturan Daerah Kabupaten Simalungun tentang Penetapan Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei sebagai SKPD Kabupaten Simalungun Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang tentang Penetapan Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung sebagai SKPD Kabupaten Pandeglang Peraturan Daerah Kabupaten Pandeglang tentang Insentif Pajak Daerah Substansi yang diperbaiki Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Sei Mangkei dalam rangka mendukung MP3EI. Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK diTanjung Lesung dalam rangka mendukung MP3EI. Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK diTanjung Lesung dalam rangka mendukung MP3EI. Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Sei Mangkei dalam rangka mendukung MP3EI Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Sei Mangkei dalam rangka mendukung MP3EI PIC Pemkab Simalungun

25

Pemkab Pandeglang

26

Pemkab Pandeglang

27

Peraturan Daerah Kabupaten Simalungun tentang Insentif Pajak Daerah

Pemkab Simalungun

28

Peraturan Gubernur Sumatera Utara selaku Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Sumatera Utara tentang Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei

Pemprov Sumatera Utara

34

33 peraturan yang akan diperbaiki (7)
No 29 Peraturan Peraturan Gubernur Banten selaku Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Banten tentang Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung Keputusan Gubernur Sumatera Utara tentang Pembentukan Sekretariat Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Sumatera Utara Keputusan Gubernur Banten tentang Pembentukan Sekretariat Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Banten Peraturan Bupati Pandeglang tentang Pelimpahan Kewenangan Kepada Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung Dalam Rangka Pelaksanaan PTSP Peraturan Bupati Simalungun tentang Pelimpahan Kewenangan Kepada Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei Dalam Rangka Pelaksanaan PTSP Substansi yang diperbaiki Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK diTanjung Lesung dalam rangka mendukung MP3EI. Pemprov Banten PIC

30

Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Sei Mangkei dalam rangka mendukung MP3EI.

Pemprov Sumatera Utara

31

Pengaturan mengenai pelaksanaan dan Pemprov Banten operasionalisasi KEK diTanjung Lesung dalam rangka mendukung MP3EI. Pengaturan mengenai pelaksanaan dan Pemkab Pandeglang operasionalisasi KEK diTanjung Lesung dalam rangka mendukung MP3EI.

32

33

Pengaturan mengenai pelaksanaan dan operasionalisasi KEK di Sei Mangkei dalam rangka mendukung MP3EI.

Pemkab Simalungun

35

RENCANA KEGIATAN

36

Rencana Kegiatan Tahun 2012

• Pada tahun 2012 diperkirakan akan dilakukan groundbreaking sebanyak 84 proyek dengan nilai total nilai Rp. 536,3 Triliun dengan rincian sebagai berikut: • Pemerintah : Rp. 66,2 Triliun (15 proyek) • BUMN : Rp. 90,3 Triliun (20 proyek) • Swasta : Rp. 301,6 Triliun (38 proyek) • Campuran : Rp. 78,2 Triliun (11 proyek)

37

REKAPITULASI INVESTASI SEKTOR RIIL DI SENTRA-SENTRA KEGIATAN DARI SUMBER PENDANAAN SWASTA + BUMN
No Koridor Ekonomi Sentra Kegiatan Investasi
Jumlah 1 2 3 4 5 6 Sumatera Jawa Kalimantan Sulawesi Bali-NT Papua-Kep Maluku 168 119 1771 116 61 44 Nilai Proyek (RpTn) 490,7 306,4 820,4 251,8 137.2 448,0

Prioritas 2012
Jumlah 13 20 7 0 2 3 Nilai Proyek (Rp Tn) 26,1 54,1 65 0 45 184,6

TOTAL

685

2454

45

374,8

1. Ketua Koridor Tim Kalimantan mengeliminasi 26 proyek fasilitas produksi Sumber: Tim Kerja Koridor KP3EI

38

DAFTAR PROYEK GROUNDBREAKING 2012

39

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (1)
Koridor Ekonomi Sumatera
No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Proyek Pembangunan Industri Biodiesel yang terintegrasi dengan Surfactant dan Beta Carotene, Oleochemicals, dan Refinery/Cooking oil Pabrik NPK (100.000 ton) Fame Fractionation Plant 1 Biodiesel Plant 4 Palm Oil Storage Tanks Palm Kernel Plant Upgrade Refinery Plant 1 & 2 Upgrade Spenth Earth Extration Plant HSD Oil Storage Tanks Proyek Pengembangan CHF Tanjung Enim Proyek Pengembangan CHF Pelabuhan Kertapati dan Pelabuhan Prajen Nilai Investasi (RP. Millar) 3735 100 247,64 161,55 38,24 24,481 18 18,9 41,05 1071,9 169,2
40

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (2)
Koridor Ekonomi Sumatera
No 12. 13. 14 Proyek Revitalisasi pabrik pupuk (Pembangunan Pabrik Pusri 2B) Proyek Pembangkit Steam dan Listrik Berbahan Bakar Batubara Nilai Investasi (RP. Millar) 18000 1900 282 5.789 APBN: 1.370 Swasta: 4.419 1.250 250

Pengembangan Pelabuhan Panjang
Pembangunan Jalan Tol Medan - Kualanamu – Tebing Tinggi Tahap II (60 km)

15

16 17

Perluasan pelabuhan Dumai Pembangunan Dermaga Kuala Tanjung untuk pengangkutan hasil tambang di Kabupaten Dairi Pembangunan Dermaga Merak VI (termasuk fasilitas penunjang Gangway dan Elevated Side Ramp)

18

180
41

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (3)
Koridor Ekonomi Sumatera
No Proyek Pembangunan Dermaga Bakauheni VI (termasuk fasilitas penunjang Gangway dan Elevated Side Ramp) Pembangunan Kapal Penyeberangan 5000 GT 3 unit Penambahan dermaga dan fasilitas bongkar muat serta perluasan areal pelabuhan Merak dan Bakauheni Pengembangan Pelabuhan Pekanbaru SPAM Bandar Lampung (air minum) (500 l/det) Pembangunan Intake, Transmisi, dan WTP Kota Bandar Lampung (500 l/s Pengadaan 4 unit kapal penyeberangan 5.000 GT untuk mendukung penyeberangan Merak – Bakaheuni Transmisi HVDC Jawa-Sumatera 500 kV Line PLTP Ulubelu 1 dan 2 (2 x 55 mW) Nilai Investasi (RP. Millar) 155 320 267 265 24 199,75 640 21.620 2930
42

19 20 21 22 23 24 25 26 27

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (4)
Koridor Ekonomi Jawa
No Proyek Nilai Investasi (RP. Millar)

1
2

Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta
Pembangunan double track Kereta Api dan fasilitas penunjang prasarana Lintas Pekalongan-Semarang (87,9 Km) Pembangunan jalan tol Malang -Pandaan 13,61 km; total biaya investasi sebesar Rp. 890 M. Investasi 2011-2014 = Rp. 670 Pembangunan Jalan Tol Cikampek – Palimanan (116 km) – (Jawa Barat) Pembangunan Jalan Tol Pejagan – Pemalang (109.3 km) – (Jawa Tengah) Pembangunan jalan Tol Trans Java Pemalang – Surabaya Pembangunan elektrifikasi Citayam- Nambo 20 km track (reaktivasi dan peningkatan revitalisasi) Penanganan Jalan Pejagan-Pemalang-Pekalongan (109.3 km)

3640
1.800

3
4 5 6 7 8

890 12.563 5.518

39.595
304 644

43

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (5)
Koridor Ekonomi Jawa
No 9 10 11 12 13 14 15 Proyek Pembangunan PLTU Indramayu (1.000 MW), Jawa Barat Pembangunan Upper Cisokan Pumped Storage (1.040 MW), Jawa Barat Pembangunan PLTU 2 Jatim – Paiton 1 x 660 MW Pembangunan Rel KA pengganti dampak Lapindo (25 km) Pembangunan jalur ganda dan elektrifiaksi lintas Duri-Tanggerang 20 km double track Penyediaan SPAM Kabupaten Tangerang (900 l/s) (IPA Sepatan + Pipa Transmisi) Pembangunan Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (60 km) - (Jawa Barat) Nilai Investasi (RP. Millar) 26.719

7.961 4.802 760 665

503 10.158

44

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (6)
Koridor Ekonomi Jawa
No Proyek
Pembangunan PLTU 2 Jabar – Pelabuhan Ratu 3 x 350 MW Pembangunan PLTU 1 Jatim – Pacitan 2 x 315 MW Pembangunan MRT Jalur Utara-Selatan Pengembangan industri tepung terigu (Cilegon) PT. Golden Grand Mills Pengembangan industri tepung terigu (Cilegon) PT. Bungasari Flour Mills Indonesia Pengembangan industri bumbu masak (Tangerang) PT. TPM Flavour Indonesia Pengembangan pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi dan warehousing untuk kegiatan logistik (Bekasi) PT. Ajinomoto Calpis Beverage Indonesia Perluasan pabrik pengolahan dan pembuatan minuman dan sentra pendukungnya (Bekasi) PT. Niramas Utama

Nilai Investasi (RP. Millar)
8.288 4.921 40.000 288

16 17 18 19

20

168

21

11

22

42

23

100
45

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (7)
Koridor Ekonomi Jawa
No 24 Proyek Perkebunan tebu dan industri gula (Jawa Tengah) PT. Laju Perdana Indah Pengembangan industri pencelupan dan penyempurnaan tekstil (Cimahi) PT. Gistex Nisshinbo Indonesia Pengembangan Industri Serat Sintetis untuk tekstil (Poliester) (Purwakarta) PT. Indorama Synthetic Pembangunan Terminal Banten dengan kapasitas 1.000.000 TON/tahun (Banten - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk) Pengembangan Bandung Techno Park (Bandung - PT Telkom) Ekspansi Acrylic Acid dan SAP (Cilegon) - PT. Nippon Shokubai Nilai Investasi (RP. Millar) 270

25

144

26 27

1.440 300 10 332 1.250

28
29 30

Peningkatan kapasitas pabrik polyprophylene/Polyethylene/Butadiene (PT Chandra Asri Petrochemical Tbk)
Pendirian Pabrik Untuk Industri Perlengkapan dan Komponen Kendaraan Bermotor R-2, R-3, dan R-4 atau lebih (Bekasi) PT. Chemco Harapan Nusantara

31

997
46

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (8)
Koridor Ekonomi Jawa
No 32 33 34 35 Pembangunan Pabrik (Kulon Progo) PT. Jogja Magasa Iron Pembangunan kilang polypropilene di Refinery Unit 6 Balongan (Balongan) PT. PERTAMINA Pengembangan Energetic Material Center (Subang ) PT. Dahana Pembangunan Galangan Kapal (Lamongan) PT. DOK Perkapalan Surabaya Proyek Nilai Investasi (RP. Millar) 5.400 2.000 815 400

36
37

Pembangunan Galangan Kapal (Lamongan) PT. Lamongan Marine Industry
Proyek EPC Pabrik Asam Fosfat (Gresik) PT Petrokimia Gresik (PKG) dengan JPMC Jordan Proyek nafta cracker dan turunannya 1 juta ton (Banten) – PT. Titan Petrokimia Nusantara dan PT. Honam Petrochemical Coorporation

200
1.900

38 39 40

38.000 3.000 497
47

Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) – PT. Pertamina (Cilacap) – PT. Pertamina
Pembangunan Jaringan Pipa Distribusi Gas Bumi Jalur Muara Karang-Muara Bekasi, 24"-37 km – PT. PGN

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (9)
Koridor Ekonomi Kalimantan
No
1 2 3

Proyek
Pengembangan Terminal Bandara Supadio, Kalimantan Pembangunan jembatan Tayan (1.423 m) Peningkatan Kapasitas IPA dari 500 l/s menjadi 1000 l/s (Banjarmasin) Pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga di Bontang (12000M) (Nusantara Smelting Corporation) Eksplorasi penambangan batubara Muara Wahau (Pembangunan Integrated Infrastructure Mining and Industry) (40000 M) (MEC COAL)

Nilai Investasi (RP. Millar) 65

575
95,4

4
5

12000
40000

48

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (10)
Koridor Ekonomi Kalimantan
No Proyek Peningkatan Kapasitas Produksi Batubara s.d 70 juta ton/tahun PT Kaltim Prima Coal (1,41 T) (Kaltim Prima Coal) Pengembangan HTI di Kutai Kertanegara (5250M) (PT. Silva Rimba Lestari) Pembangunan PLTU Mulut Tambang (2x30 MW) di Kabupaten Tabalong (1440M) (Adaro) Tambang batubara di Desa Bangkalaan Dayak, Kec. Kelumpang Hulu, Kab. Kotabaru, Kalimantan Selatan (4500 M) (OSO Group) Pembangunan pabrik pengolahan kayu bulat (IPHHK) di Kotawaringin Barat – Kalteng (893M) (Korintiga) Nilai Investasi (RP. Millar) 1410 5250 1440

6 7 8

9

4500

10

893

49

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (11)
Koridor Ekonomi Sulawesi
No 1. 2. 3. 4. 5. Proyek Pabrik Pengolahan Kakao, Makassar, Sulawesi Selatan Pabrik Pengolahan Kakao, Makassar, Sulawesi Selatan Pengembangan Industri Pengolahan Ikan Terpadu, Bitung, Sulawesi Utara Pengembangan Industri Udang di Pinrang, Sulawesi Selatan Pengembangan Budidaya Rumput Laut di Minahasa Utara, Sulawesi Utara Pengembangan Industri Pengolahan dan Pengawetan Ikan Laut di Minahasa Utara, Sulawesi Utara Pengembangan Kawasan Budidaya Rumput Laut dan Industri Karaginan di Morowali, Sulawesi Tengah Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap Terpadu di Kendari Pengembangan Industri Pengolahan Rumput Laut di Gorontalo Nilai Investasi (RP. Millar) 297 9000 791 19 54

6.
7. 8. 9.

9,3
57,5 90,0 3,0
50

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (12)
Koridor Ekonomi Bali – Nusa Tenggara
No 1 2 Proyek Pembangunan Pelabuhan Rakyat Namonsain (Kupang) Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Bima Terminal Peti Kemas Kupang a. Pengadaan CC dan RTG b. Kerjasama operasional pengadaan head truck & chassis Rehabilitasi Bandara El Tari Kupang Pengembangan usaha collecting ikan melalui kemitraan dengan nelayan (2012-2014) Pembangunan Sarana dan Fasilitas Wisata Bahari Marina dan Yacht Benoa 400 Nilai Investasi (RP. Millar)

3

60,08

4 5 6

30 40 5,22

51

Dafar proyek groundbreaking tahun 2012 per Koridor Ekonomi (13)
Koridor Ekonomi Papua – Kep. Maluku
No Proyek Nilai Investasi (RP. Millar)

1

Pembangunan jaringan Backbone Nasional (Palapa Ring) berbasiskan active network sharing dan jaringan core Penambangan Bawah Tanah pada CoW Area Block A PT . Freeport Indonesia Halmahera Ferro-Nickel Project (Power Plant 400MW) PT. Aquila Nickel Indonesia Proyek Penirisan Tembaga Wetar PT. BATUTUA TEMBAGA RAYA dan PT. BATUTUA KHARISMA PERMAI

2.002,8

2

150.000

3

32.472

4

2.106

52

76 Program pengembangan SDM dengan nilai Rp. 580 Miliar akan dilaksanakan di tahun 2012
Jumlah program yang akan dijalankan di 2012 adalah 76 program
Jumlah program SDM
80 8 6 60 23 40 22 20 200 191 0 KE KE Jawa KE KE KE KE Total Sumatera Kaliman Sulawesi Bali/NTPapua/Kep. -tan Maluku 0 KE KE Jawa KE KE KE KE Total Sumatera Kaliman Sulawesi Bali/NTPapua/Kep. -tan Maluku Universitas Politeknik Community College
53

Dengan nilai total program sekitar Rp. 580 Miliar
Nilai Program SDM (Rp. Miliar)

6

76 16 15

600 91 400 272 116 22 31

47

579

11

218

170

45

134 Program pengembangan IPTEK dengan nilai Rp. 3,8 Triliun akan dilaksanakan di tahun 2012
Jumlah program yang akan dijalankan di 2012 adalah 134 program
Jumlah program SDM
150 22 11 100 54 35 1000 20 34 0 KE KE Jawa KE KE KE KE Total Sumatera Kaliman Sulawesi Bali/NTPapua/Kep. -tan Maluku 0 KE KE Jawa KE KE KE KE Total Sumatera Kaliman Sulawesi Bali/NTPapua/Kep. -tan Maluku Fasilitas Riset Center of Excellence Litbang
54

Dengan nilai total program sekitar Rp. 3,8 T
Nilai Program SDM (Rp. Miliar)
4000 572 320 3832

134 3000 65 2000 1330 1832 315 295 1449

15 12

50

498

1053

• Laporan Perkembangan Umum KP3EI
Pencapaian secara umum Pencapaian Tim Kerja Koridor Ekonomi (KE)  Pencapaian Tim Kerja Lintas Sektor
 

• Hal-hal penting yang perlu diperhatikan:
 

Project Milestone Di Masing-masing Koridor Ekonomi Peran Serta Pemerintah Daerah
4 6

55

Proyek-proyek Milestone Di Masing-masing Koridor Ekonomi
KE Sumatera
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Jalan High Grade – Highway Lintas Sumatera Pelabuhan Kuala Tanjung (International Hub Port) Jalan Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi Jalan Tol Trans Jawa Pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok Double Track KA Cirebon – Surabaya Trans Kalimantan Lintas Selatan – Jembatan Tayan Jalan Perbatasan Kalimantan Trans Kalimantan Lintas Tengah – Jembatan Penajam KA Kalteng dan KA Kaltim

KE Jawa

KE Kalimantan

KE Sulawesi

11. Lintas Sulawesi 12. Jalan Tol Menado – Bitung 13. Pelabuhan Bitung (International Hub Port) 14. Lintas Nusa Tenggara 15. Pembangunan Jalan Tol Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa

KE Bali-NT

KE Papua-Kep. Maluku

16. Trans Maluku (jalan dan ferry) 17. Jalan Jayapura – Wamena, Jalan Merauke – Tanah Merah, Jalan Sorong – Manokwari ( jalan, ferry, dan angkutan sungai)
56

Peran Serta Pemerintah Daerah
 Membentuk dan mengoperasionalisasikan Tim Kerja P3EI di Daerah.  Memastikan penetapan peraturan perundangan daerah mendukung upaya perbaikan iklim investasi nasional  Memprioritaskan alokasi anggaran infrastruktur yang menjadi kewenangan daerah dan disinergikan dengan alokasi pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pusat  Mendorong pengembangan SDM dan IPTEK daerah sesuai dengan sektor-sektor yang menjadi unggulan daerah dalam MP3EI  Mempercepat penyelesaian perijinan dan masalah pertanahan pada proyek-proyek investasi maupun infrastruktur.
57

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA

TERIMA KASIH
File asli bisa di unduh di www.ekon.go.id

58

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->