P. 1
Array Pada Pascal

Array Pada Pascal

|Views: 341|Likes:
Dipublikasikan oleh Ismet Alfandi

More info:

Published by: Ismet Alfandi on Jan 30, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/06/2014

pdf

text

original

ARRAY PADA PASCAL

Jun 21, 2009 5 Comments by Author Array adalah variabel yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai sejenis. Terdapat dua bagian penting yaitu elemen array yang merupakan nilai dan endeks array yang merupakan nilai urut untuk mengakses nilai pada array. Berikut ini contoh array A dengan 10 buah elemen tiap elemen memiliki nilai antara 10 hingga 100. A[1] 1 10 A[2] 2 20 A[3] 3 30 A[4] 4 40 A[5] 5 50 A[6] 6 60 A[7] 7 70 A[8] 8 80 A[9] 9 90 A[10] 10 100 Dek laras i Arra

y. Array dideklarasikan pada bagian deklarasi. Deklarasi umum dari array adalah NamaArray : array[IndeksAwal..IndeksAkhir] of tipe_data; Contoh: Jika akan mendeklarasikan viriabel A sebagai Array dengan 10 elemen bertipe integer : Var A: array [1..10] of Integer; Contoh lain: A1: array[0..9] of Integer; A1: array[10..20] of Integer; A1: array[µa¶..¶j¶] of Integer; Mengakses elemen Array Untuk memberikan nilai pada variabel array dapat dengan menggunakan parameter berikut : NamaArray [indeks]:=nilai; Contoh Var A: array[1..10] of integer; Begin A[1]:=1; {Mengisikan elemen 1 dengan nilai 1} A[9]:=200; {Mengisi elemen 9 dengan nilai 200}; End. Array sebagai konstanta Nilai pada array dapat bernilai konstan. Dapat kita lakukan dengan mendeklarasikannya pada bagian constanta. Bentuk umum pendeklrasiannya adalah: Const NamaArray : array[IndeksAwal..IndeksAkhir] of Tipe_Data = (nilai1, nilai2,«««); Banyaknya nilai konstanta harus sama dengan jumlah elemennya. Contoh penggunaanya

Program ArrayKonstanm; Uses Wincrt; Const Hari : array[1..2] oof string = (µsenin¶,'selasa¶,'rabu¶,'kamis¶,'jumat¶,'sabtu¶,'minggu¶); Var noHari:integer; begin clrscr; write(µMasukan nomor harinya : µ);readln(noHAri); write(µHari ke¶,noHari,¶adalah¶,Har[noHari]); end. Jika dieksekusi maka hasilnya adalah: Masukan nomor harinya : 2 Hari ke 3 adalah rabu Array saebagai parameter Array pada waktu tertentu dapat digunakan sebagai parameter dari suatu proesdur atyau fungsi. Contoh Type Bilangan = array [1..100[ of integer; Procedure InputArray(A:bilangan; N:integer); var i:integer; begin for i:=1 to N do write('Masukan elemen array ke ',i); readln(A[i]); end. Contoh diatas adalah prenggunaan array sebagai parameter untuk memberikan nilai pada suatu array tertentu. Array berisi record Caranya adalah mendefinisikan record terlebih dahulu yang kemudian akan digunakan sebagai tipe data pada saat pendeklarasiaan array. Contoh: Type Tsiswa = record NIM:=string[9[; Nama:string[25]; End; TkumpulanSiswa = array [1..100] of Tsiswa; Var A: TkumpulanSiswa; Variabel A diatas akan menampung 100 buah record yang bertipe Tsiswa. Sementara untuk record berisi array dengan contoh perhitungan nilai siswa berikut : Nilai = (20% * kuis) + (30% * UTS) + (50% * UAS). Maka kita dapat mendefinisikan mahasiswa sebagai tipe record yang memiliki 3 nilai dengan menggunakan array. Yaitu:

.index). index:=0.b. Metode pencarian pada Array Ada beberapa macam teknik dalam mendapatkan nilai dari suatu elemen pada array salh satunya dengan metode pencarian beruntun. Contoh Array2D : array[1. 1. Nilai = array [1. Var a..readln(a).40. Kode diatas menunjukan bahwa setiap mahasiswa memiliki 3 nilai.¶ adalah nilai yang ditemukan pada index ke ¶.3] of real.4] of integer. Sedangkan untuk mengaskes maupun memberikan nilai dengan parameter: Array2D [2.20. end. break.3. Uses Wincrt.Type Tsiswa = record NIM:=string[9[... begin clrscr.BanyakBaris.50). for b:=1 to 5 do begin if N[b] = a then begin index:=b. write(µMasukan nilai yang akan dicari : ¶).30.index : integer. writeln(a. Const N : array[1. end. Pendeklarasiannya adlah sebagai berikut: NamaArray : array[1. end. 1.5] of integer= (10. {Mengisikan nilai 200 pada baris 2 kolom 3} .BanyakKolom] of tipe_data. Array 2 dimensi Array 2 dimensi adalah array yang memiliki 2 buah elemen bertipe array yang berbentuk kolom dan baris..3]:=200..Contoh: Program CaraiBeruntun. Nama:string[25].

.i : integer. Bilangan[4]:=31. Bilangan[1]:=3. integer. char. Begin ClrScr. larik mempunyai jumlah komponen yang jumlahnya tetap. Umur : array[1.. dengan jumlah elemen maksimum 50 elemen. Pada contoh Array dengan nama untai telah dideklarasikan dengan tipe integer. Var Bilangan : array[1. Nilai : array[1. bolean. Readln. Uses Crt. Var NPM : array[1..20] of byte. Begin ClrScr. Tipe larik mengartikan isi dari larik atau komponen.20] of real.. Komponen-komponen tersebut disebut sebagai komponen type.Bilangan[3]).20] of string[25]. dimana tiap komponen di array dapat diakses dengan menunjukkan nilai indexnya atau subskript. Nama : array[1.Readln(banyak).. Uses Crt. Bilangan[2]:=29. Banyaknya komponen dalam larik ditunjukkan oleh suatu index. Writeln('nilai varibel bilangan ke 3 ='.20] of string[10]. Contoh: Var Untai : array[1. Contoh Program : Program Contoh_Array_Input.Bab 4 Array Array adalah tipe data terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama.. Write('Isi berapa data array yang diperlukan :'). word.komponenya mempunyai nilai dengan tipe data tersebut. Bilangan[3]:=30.. End. Array juga dapat dideklarasikan bersama dengan tipe yang beragam seperti contoh dibawah ini : Program Contoh_Deklarasi_Array_Beragam. banyak. real. string dan tipe data scalar atau subrange.50] of Integer. nilai dari elemen array tersebut diatas harus bertipe integer. Array dapat bertipe data sederhana seperti byte.50] of Integer. Bilangan[5]:=23.

Umur[i]:3).Readln(NPM[i]). tetapi tidak bisa real.readln(Umur[i]). Contoh: Var Nilai : Array[1. Write('Nama ='). .10] of Integer. Var Nama : Array [1. End.readln(Nama[i]).Nilai[i]:3:2.10. . atau : Type Skala = 1. Untuk deklarasi array dapat digunakan beberapa cara seperti berikut ini : Type Angka = String[20].Nama[i]:25.50] of Angka. pada contoh ini array nilai mempunyai 10 buah elemen yaitu dari 1 sampai 10. End. Deklarasi tipe indeks subrange integer Indeks pada array dapat tipe skalar atau subrange.. Y = Array[skala] of Integer. End. {cetak varibel array} Writeln('NPM NAMA NILAI UMUR '). Write('Nilai=').For i := 1 to banyak Do Begin Write('NPM =').. Array tersebut dapat dideklarasikan dengan type seperti berikut ini : Type Skala = 1. Begin . End. Var Nilai : Array [skala] of Integer. Readln.readln(Nilai[i]). Write('Umur =')...10.' '. For i:= 1 to banyak Do Begin Writeln(Npm[i]:10.

: Program Deklarasi_Indeks_Array_Skalar. atau : Type Y = Array[1. Readln. Var Nilai : Y. Writeln('Jumlah nilai bulan maret ='. Jum[mei]:=50. type Y = Array[Atas. Contoh. Begin Jum[jan]:=25. Jum[feb]:=45.10] of Integer.feb.Bawah] of Integer.Var Nilai : Y. atau : Const Atas =1.mar.apr.mar. End. Var Nilai : Y. Var Jum : Array[(jan.mei] of Integer. atau : type Bln =(jan. Var Jum : Array[bln] of Integer. Jum[mar]:=21. Deklarasi Type Indeks Skalar Indeks dari larik dapat berupa tipe skalar. Var Jum : Array[jan.. I.apr. Bawah = 5.apr. .feb.feb. Jum[apr]:=23. Uses Crt..mei).Jum[mar]).mei).. dapat juga ditulis : type Bln = (jan.mar.mei)] of Integer.

10.'dbase'). Uses Crt. Var i : Integer. konstanta array dapat juga berupa ketetapan dalam bentuk karakter seperti berikut. Begin For i:= 1 to 5 Do Writeln('Nilai Array ke-'..'pascal'.II. Const Huruf : Array[0..5] of Char=('A'.Huruf[i]).21..5] of String. Konstanta array dapat juga berupa string seperti berikut ini.'cobol'. Readln. Deklarasi Konstanta Array Array tidak hanya dapat berupa suatu varibel yang dideklarasikan di bagian deklarasi variabel.20). Var i : Integer.'= '. Contoh Program : Program Contoh_Deklarasi_Array_Konstan.'C'. Var i : Integer. End.'paradox'.4] of Integer=(7. Uses Crt. Begin For i:= 0 to 5 Do Writeln('Nilai konstan array ke'. Contoh Program : Program Constanta_Array_String. Const Nama : A = ('basic'.i:2.' ='.Nama[i]). Contoh Program : Program Contoh_Konstan_Array_Char_. Const Tetap : Array[1. tetapi dapat juga berupa konstanta (const).'E'.'F'). Uses Crt. End. Readln. Begin For i:= 1 to 4 Do Writeln('Nilai Konstan array ke '.'B'. .i:2.'D'.Tetap[i]).' = '. Type A = Array [1.i:2.

{*jika habis dibagi. i.100] of Integer. Var Prima : Array[1. bil : Integer. {* i dibagi j dicek apakah 0*} If bil = 0 then Prima[i]:=0. Uses Crt. For i := 2 to 100 Do Begin Prima[i]:=i. Contoh program : Program Mencari_Bilangan_Prima_Dengan_Array.' ').i. i : Integer. End..elemen karakter seperti berikut : Contoh Program : Program String_Adalah_Array_Tipe_Char. Begin Nama:='Turbo Pascal'. Begin ClrScr. Readln.Nama. dapat dilihat pada contoh dibawah ini : .'= '. Var Nama : string. Contoh pengurutan data dengan metode buble sort.j : Integer. {*cetak array yg prima*} End. Readln. If Prima[i]<> 0 Then Write(Prima[i].Nama[i]). Uses Crt. For i:= 1 to Length(nama) Do Writeln('Elemen '. yaitu dengan cara penukaran. contoh program bilangan prima dengan menggunakan bantuan array.berarti bkn prima*} End. For j:= 2 to i-1 Do Begin bil := (i mod j). End. end.' dari '.readln. Dalam pascal string merupakan array dari elemen.

end. Write('mau isi berapa data acak (integer) ='). Array 2 dimensi dapat mewakili suatu bentuk tabel atau matrik. writeln('Hasil Sortir'). disini akan dibahas array 2 dimensi saja.Readln(nil1[i]). Begin ClrScr. End. nil1[i]:=dum. {* penyapuan proses} for i:= 1 to n-1 do begin for j:= i to n do begin if nil1[j] begin dum:=nil1[j]. end. Uses Crt. n. for i := 1 to n do write(nil1[i]:3). yaitu indeks pertama menunjukkan baris dan indeks ke dua menunjukkan kolom dari tabel atau matrik. Array Dua Dimensi Di dalam pascal Array dapat berdimensi lebih dari satu yang disebut dengan array dimensi banyak (Multidimensional array). 12 123 Untuk mengetahui cara mendeklarasikan dari penggunaan aray dua dimensi dapat dilihat pada listing . end.j. III. writeln. Var nil1 : Array[1. readln. readln(n).i. nil1[j]:=nil1[i]..i. end.100] of Integer. For i := 1 to n Do Begin Write('Data Ke '.Contoh Program : Program Penggunaan_Array_Untuk_Sortir_Buble_Sort.':').dum : Integer.

atau : Type Matrik = Array[1. i.. Begin ClrScr. Readln.2.2]:=4. Matrik = Array[Baris. Contoh Program: Program Deklarasi_Array_Dua_Dimensi. Ada beberapa cara dalam mendeklarasikan array dua dimensi. Tabel[2. Var Tabel : Matrik.1]:=3.3. End.. Tabel[3..2]:=2. Tabel[1.'. Tabel[2..1]:=1.3.j. Tabel[1. atau : Type Baris = 1.program dibawah ini .i.3] of Array[1.'. Var Tabel : Matrik. Alternatif Deklarasi Array Dua Dimensi.j])..1.j : Integer. Var Tabel : Array[1..2]:=6.2] of Byte. End.3.'= '. Kolom = 1.1]:=5.Kolom] of Byte.2] of Integer. For I := 1 to 3 Do Begin For J:= 1 to 2 Do Begin Writeln('Elemen '.. beberapa cara tersebut dapat dilihat dibawah ini : Contoh : Var Tabel : Array[1. Tabel[3. Uses Crt. atau : Type .1. IV.tabel[i..2] of Byte. End.

Dibawah ini akan diberikan listing program penggunaan array dua dimensi dalam aplikasi penjumlahan matrik : Contoh Prorgam: Program Penjumlahan_Matrik. {input matrik ke dua} Writeln('input elemen matrik dua'). Readln(matrik2[i.. Readln(matrik1[i.j]:=Matrik1[i.' kolom -'.3. Begin ClrScr.j])..j. For i:= 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Write('Elemen baris -'.j].j]).Matrik2. { input matrik ke satu } Writeln(' Elemen matrik satu'). Var Tabel : Matrik. Uses Crt.j]+Matrik2[i.2] of Integer.'= ').'= ').3.' Kolom -'.j : Integer.. For i := 1 to 3 Do Begin For j := 1 to 2 Do Begin Write('Elemen baris -'.j. {proses penjumlahan tiap elemen} For i := 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Hasil[i.1.2. End. End. i.Baris = 1. Kolom=1. End. End. Var Matrik1.i.i.. End. . Hasil : Array[1. Matrik= Array[Baris] of Array[Kolom] of Byte.

10] of Char. V. Readln.Banyak : Integer.End. End. End. Uses Crt..Nilai:Bulat). {proses cetak hasil} For i:= 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Write(Hasil[i. Bulat = Array[1. Type Untai = Array[1.j]:6). Procedure yang menggunakan parameter berupa array harus dideklarasikan di dalam judul procedure yang menyebutkan parameternya bertipe array.10] of Integer. Abjad : Char. Huruf = Array[1. Const Garis ='---------------------------------------------------'.10] of String[15]. Writeln('Nama Nilai Abjad Keterangan'). Procedure Proses(Nama:Untai.. Array Sebagai Parameter Array dapat digunakan sebagai parameter yang dikirimkan baik secara nilai (by value) atau secara acuan (by reference) ke procedure atau ke function. Writeln(Garis). Writeln. For i := 1 to Banyak Do Begin If Nilai[i] > 90 Then Begin . Var i. Contoh Program : Program Contoh_Pengiriman_Parameter_Array_Di_Procedure. Var Ket : String. Begin Writeln(Garis). End..

End. End. .'. Proses(Nama.' '.readln(Nama[i]). If (Nilai[i]<70) And (Nilai[i]>60) Then Begin Abjad:='C'. For i:= 1 to Banyak Do Begin ClrScr. Writeln(Nama[i]:15. Writeln('Data ke . End.i). If (Nilai[i]<90) And (Nilai[i]>70) Then Begin Abjad:='B'. Writeln(Garis). Write('Nama ='). Procedure Masuk_Data.Ket:15). Ket :='Istimewa'. End. End. Var Nama : Untai. Write('Nilai ='). End. Begin Write('Banyak data ='). Ket :='Cukup'.Nilai[i]:4. Ket :='Sangat kurang'.Readln(Banyak).Abjad.readln(Nilai[i]). Nilai : Bulat.Nilai). End. End.Abjad:='A'. End. If Nilai[i]< 45 Then Begin Abjad:='E'. Ket :='Kurang'.' '.' '. Ket :='Memuaskan'. If (Nilai[i]<60) And (Nilai[i]>45) Then Begin Abjad:='D'.

Nilai : array[1. Bilangan[1]:=3. Contoh Program : Program Contoh_Array_Input. Bilangan[3]:=30. Readln. Insap Santosa. Bilangan[2]:=29. End. Array juga dapat dideklarasikan bersama dengan tipe yang beragam seperti contoh dibawah ini : Program Contoh_Deklarasi_Array_Beragam. Bilangan[4]:=31.i : integer.. Nama : array[1. Writeln('nilai varibel bilangan ke 3 ='.20] of byte. Teori dan Program terapan .50] of Integer.Sc.. Var NPM : array[1. Referensi : # Lepkom Universitas Gunadarma. Write('Isi berapa data array yang diperlukan :').P. # Dasar-dasar Pemrograman Pascal. M. banyak.20] of real.20] of string[10]. Readln.Bilangan[3]).Readln(banyak).. Bilangan[5]:=23.. Begin ClrScr. Var Bilangan : array[1. Uses Crt. Begin ClrScr. End.. Ir. Uses Crt. Umur : array[1.{modul Utama} Begin Masuk_Data.20] of string[25]. For i := 1 to banyak Do .

Write('Nilai='). pada contoh ini array nilai mempunyai 10 buah elemen yaitu dari 1 sampai 10.10. . For i:= 1 to banyak Do Begin Writeln(Npm[i]:10. Write('Nama ='). atau : Type Skala = 1. tetapi tidak bisa real. Var Nilai : Array [skala] of Integer. End. End.Begin Write('NPM ='). {cetak varibel array} Writeln('NPM NAMA NILAI UMUR ').10.. Untuk deklarasi array dapat digunakan beberapa cara seperti berikut ini : Type Angka = String[20]. Deklarasi tipe indeks subrange integer Indeks pada array dapat tipe skalar atau subrange..readln(Umur[i]).Umur[i]:3). Write('Umur =').Nama[i]:25..Readln(NPM[i]). Readln. Array tersebut dapat dideklarasikan dengan type seperti berikut ini : Type Skala = 1.readln(Nilai[i]). Begin .readln(Nama[i]). Contoh: Var Nilai : Array[1. End. End.50] of Angka. Var .10] of Integer.Nilai[i]:3:2. Y = Array[skala] of Integer.' '. Var Nama : Array [1..

Readln.Bawah] of Integer. Begin Jum[jan]:=25. I.apr. atau : Const Atas =1. Uses Crt. atau : Type Y = Array[1.Jum[mar]).mei).Nilai : Y..mar. : Program Deklarasi_Indeks_Array_Skalar. Var Jum : Array[jan. Contoh. Var Jum : Array[bln] of Integer..mar.mei] of Integer. Deklarasi Type Indeks Skalar Indeks dari larik dapat berupa tipe skalar.apr.mar..feb. Jum[mei]:=50. Jum[mar]:=21. Jum[feb]:=45. Writeln('Jumlah nilai bulan maret ='. Var Nilai : Y. Bawah = 5.mei).10] of Integer.apr. End. atau : type Bln =(jan.feb. Var Jum : Array[(jan.mei)] of Integer.feb. Jum[apr]:=23. type Y = Array[Atas. dapat juga ditulis : type Bln = (jan. Var Nilai : Y. .

'dbase').Huruf[i]).i:2.'C'. Contoh Program : Program Contoh_Konstan_Array_Char_.20).. Contoh Program : Program Contoh_Deklarasi_Array_Konstan.'B'.' = '. Konstanta array dapat juga berupa string seperti berikut ini.'F').21. Readln.. Begin For i:= 1 to 5 Do Writeln('Nilai Array ke-'.5] of String. tetapi dapat juga berupa konstanta (const).' ='.'cobol'..'= '. Begin For i:= 0 to 5 Do Writeln('Nilai konstan array ke'.5] of Char=('A'.'E'. Type A = Array [1. Var i : Integer. Var i : Integer. Const Huruf : Array[0.4] of Integer=(7. Const Nama : A = ('basic'.i:2.Nama[i]). readln.'paradox'. konstanta array dapat juga berupa ketetapan dalam bentuk karakter seperti berikut. Contoh Program : Program Constanta_Array_String. .10. Deklarasi Konstanta Array Array tidak hanya dapat berupa suatu varibel yang dideklarasikan di bagian deklarasi variabel. Const Tetap : Array[1. End. End.'D'. Begin For i:= 1 to 4 Do Writeln('Nilai Konstan array ke '.i:2.Tetap[i]). Uses Crt. Var i : Integer.II. Uses Crt.'pascal'. Uses Crt. Readln.

i : Integer.Nama. If Prima[i]<> 0 Then Write(Prima[i].i.Nama[i]). Var Prima : Array[1.'= '.elemen karakter seperti berikut : Contoh Program : Program String_Adalah_Array_Tipe_Char. {*cetak array yg prima*} End. Dalam pascal string merupakan array dari elemen. {*jika habis dibagi.100] of Integer. For j:= 2 to i-1 Do Begin bil := (i mod j). dapat dilihat pada contoh dibawah ini : Contoh Program : . Contoh program : Program Mencari_Bilangan_Prima_Dengan_Array.' dari '. Readln.' ').. Uses Crt.end. bil : Integer.j : Integer. {* i dibagi j dicek apakah 0*} If bil = 0 then Prima[i]:=0. contoh program bilangan prima dengan menggunakan bantuan array. End.berarti bkn prima*} End. Var Nama : string. Contoh pengurutan data dengan metode buble sort. For i:= 1 to Length(nama) Do Writeln('Elemen '. Begin Nama:='Turbo Pascal'. Uses Crt. For i := 2 to 100 Do Begin Prima[i]:=i. Readln. yaitu dengan cara penukaran. End. i. Begin ClrScr.

Uses Crt.100] of Integer.':'). disini akan dibahas array 2 dimensi saja. end.i.Program Penggunaan_Array_Untuk_Sortir_Buble_Sort. readln(n). yaitu indeks pertama menunjukkan baris dan indeks ke dua menunjukkan kolom dari tabel atau matrik.Readln(nil1[i]). end.dum : Integer. nil1[j]:=nil1[i]. . Var nil1 : Array[1.. n. Array 2 dimensi dapat mewakili suatu bentuk tabel atau matrik. III. writeln.i. {* penyapuan proses} for i:= 1 to n-1 do begin for j:= i to n do begin if nil1[j] begin dum:=nil1[j]. readln. For i := 1 to n Do Begin Write('Data Ke '. 12 123 Untuk mengetahui cara mendeklarasikan dari penggunaan aray dua dimensi dapat dilihat pada listing program dibawah ini . Write('mau isi berapa data acak (integer) ='). Array Dua Dimensi Di dalam pascal Array dapat berdimensi lebih dari satu yang disebut dengan array dimensi banyak (Multidimensional array). for i := 1 to n do write(nil1[i]:3). end. nil1[i]:=dum.j. Begin ClrScr. End. end. writeln('Hasil Sortir').

Tabel[3.1]:=5. Alternatif Deklarasi Array Dua Dimensi.1..2.3] of Array[1.2] of Byte.j]).2] of Integer. i.tabel[i. Tabel[3. Matrik = Array[Baris.j : Integer.. Var Tabel : Matrik.2] of Byte.Kolom] of Byte...1]:=1..Contoh Program: Program Deklarasi_Array_Dua_Dimensi. For I := 1 to 3 Do Begin For J:= 1 to 2 Do Begin Writeln('Elemen '.3.'= '. End.. Uses Crt. atau : Type Baris = 1.'..2]:=4.3.3. Tabel[2. Begin ClrScr. Tabel[2.2]:=6. Var Tabel : Matrik. atau : Type Baris = 1..i.'. End. Ada beberapa cara dalam mendeklarasikan array dua dimensi. Tabel[1.j.3.. . Tabel[1. IV. atau : Type Matrik = Array[1. Kolom = 1.1]:=3.2]:=2. beberapa cara tersebut dapat dilihat dibawah ini : Contoh : Var Tabel : Array[1.1. End. Var Tabel : Array[1. Readln.

.i. Uses Crt. End.Kolom=1.. Readln(matrik1[i. Var Matrik1.i.' kolom -'. .1. End.'= '). For i := 1 to 3 Do Begin For j := 1 to 2 Do Begin Write('Elemen baris -'.j]).j]+Matrik2[i. End.j]:=Matrik1[i. { input matrik ke satu } Writeln(' Elemen matrik satu'). {proses penjumlahan tiap elemen} For i := 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Hasil[i.' Kolom -'. Dibawah ini akan diberikan listing program penggunaan array dua dimensi dalam aplikasi penjumlahan matrik : Contoh Prorgam: Program Penjumlahan_Matrik.Matrik2. i..3. End. End.2] of Integer. Readln(matrik2[i. For i:= 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Write('Elemen baris -'. {input matrik ke dua} Writeln('input elemen matrik dua'). Matrik= Array[Baris] of Array[Kolom] of Byte.j : Integer.2.j]. Hasil : Array[1. Begin ClrScr.j.j.j]). Var Tabel : Matrik.'= '). End.

Procedure yang menggunakan parameter berupa array harus dideklarasikan di dalam judul procedure yang menyebutkan parameternya bertipe array. Procedure Proses(Nama:Untai. Writeln(Garis). Readln. Huruf = Array[1. Writeln('Nama Nilai Abjad Keterangan').10] of String[15].10] of Integer.. Type Untai = Array[1. Contoh Program : Program Contoh_Pengiriman_Parameter_Array_Di_Procedure. .{proses cetak hasil} For i:= 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Write(Hasil[i.10] of Char. Bulat = Array[1.Nilai:Bulat). Array Sebagai Parameter Array dapat digunakan sebagai parameter yang dikirimkan baik secara nilai (by value) atau secara acuan (by reference) ke procedure atau ke function. Var Ket : String. Uses Crt.. End. End. Begin Writeln(Garis). Var i.j]:6). Writeln. Abjad : Char. End.. Const Garis ='---------------------------------------------------'.Banyak : Integer. V. For i := 1 to Banyak Do Begin If Nilai[i] > 90 Then Begin Abjad:='A'.

Ket:15). End.'. Writeln('Data ke . If Nilai[i]< 45 Then Begin Abjad:='E'. Writeln(Garis). Ket :='Cukup'. End. {modul Utama} .Nilai). End.i). Write('Nilai ='). If (Nilai[i]<60)>45) Then Begin Abjad:='D'. Begin Write('Banyak data ='). End.Abjad. End. Nilai : Bulat.Readln(Banyak). Var Nama : Untai.' '. Proses(Nama.Nilai[i]:4. Ket :='Memuaskan'.readln(Nilai[i]). End.readln(Nama[i]). If (Nilai[i]<70)>60) Then Begin Abjad:='C'. Write('Nama ='). Ket :='Kurang'. Procedure Masuk_Data.Ket :='Istimewa'. If (Nilai[i]<90)>70) Then Begin Abjad:='B'.' '. Ket :='Sangat kurang'. For i:= 1 to Banyak Do Begin ClrScr. End. End. End. Writeln(Nama[i]:15.' '.

. Readln.Begin Masuk_Data. End.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->