Anda di halaman 1dari 1

www.bimbelSMES.

com Bimbel Pertama dan Satu-satunya yang Memberikan Cashback Tak Terbatas

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN 1. Tekanan uap jenuh larutan yang mengandung x gram naftalena(C10H8) dalam 2.496 gram bensena(C6H6) adalah 1,2 mmHg lebih rendah daripada tekanan uap jenuh bensena pada suhu yang sama. Jika tekanan uap jenuh bensena pada suhu itu = 65,2 mmHg, tentukanlah x! (76,8) 2. Ke dalam 840 gram cuka murni dilarutkan 5,4 gram suatu zat. Larutan ini membeku pada suhu 16,30C. Berapa tekanan uap jenuh larutan yang terjadi, jika Kf cuka = 4,2. Titik beku cuka = 16,60C, tekanan uap jenuh cuka murni = 42,18 mmHg! (42 mmHg) 3. Berapa gram urea harus dilarutkan dalam air sampai volumenya 400 ml pada suhu 25oC agar larutan tsb isotonic dengan 600 ml larutan yang mengandung 6,84 gram sukrosa pada suhu yang sama ! (0,8 g) o 4. Suatu larutan elektrolit biner titik didihnya 2,8 C diatas titik didih air, tapi setelah dihitung dengan hokum Raoult(dianggap sebagai zat nonelektrolit) ternyata titik didihnya hanya 2oC diatas titik didih air. Tentukan derajat ionisasi elektrolit tsb! (0,4) 5. Dalam 750 ml air dilarutkan 18 gram campuran urea & NaOH (tidak saling bereaksi). Larutan yang terjadi mempunyai titik didih 100,34oC. Jika Kb air = 0,510Ckg/mol, hitunglah perbandingan massa urea dengan massa NaOH ! (2:1)