Anda di halaman 1dari 11

K.D. 12.

2
Menulis Notulen Rapat Sesuai Dengan Pola Penulisannya
Created By :
Citra Farahdiba (16) Andi Armin Dwi Ami (32)

Rapat

Rapat merupakan suatu pertemuan 2 orang atau lebih untuk membahas suatu masalah yang bersifat khusus.
.

Jenis rapat
Rapat resmi mempunyai ciri : adanya hal yang sangat penting, dibuatnya pemberitahuan atau undangan, serta adanya aturan protokol. Rapat tidak resmi : dilaksanakan dalam kantor dimana yang hadir adalah pimpinan dan staffnya, rapat biasanya terjadi mendesak atau seara tiba-tiba, kebanyakan dalam rapat adalah diskusi. Bersifat mengikat : rapat yang diselenggarakan untuk memutuskan sesuatu yang hasilnya mengikat.

Tujuan rapat
untuk memecahkan atau mencari jalan keluar suatu masalah untuk menyampaikan informasi, perintah atau pernyataan sebagai alat koordinasi antarintern atau antarekstern agar peserta rapat dapat ikut berpartisipasi kepada masalah-masalah yang sedang terjadi mempersiapkan suatu acara atau kegiatan menampung semua permasalahan dari arus bawah (para peserta rapat)

Unsur Rapat
Presidium rapat Notulen Moderator Peserta rapat Masalah yang dibahas

Defenisi Notulen
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (618), notulen atau notula bermakna catatan singkat mengenai jalannya persidangan (rapat) serta hal yang dibicarakan dan diputuskan. Jadi, notulen adalah sebuah ringkasan tentang hasil pembicaraan dalam rapat yang bersifat ringkas, padat, sistematis, dan secara menyeluruh. Notulen selalu memiliki keterkaitan dengan notulis. Notulis merupakan orang yang bertugas untuk membuat notulen. Untuk menghasilkan notulen yang baik seperti ciri-ciri di atas, maka dibutuhkan seorang notulis yang baik pula. Notulis hendaknya memiliki keterampilan menyimak dan menulis sehingga mampu menangkap seluruh isi pokok pembicaraan dan menuliskannya dalam notulen secara sistematis.

Fungsi Notulen
Sebagai bukti telah diadakannya suatu rapat. Sebagai manometer atau ukuran kesuksesan rapat. Apakah semua tujuan rapat yang tertuang dalam notula telah berhasil dilaksanakan atau tidak. Dapat digunakan sebagai acuan jika akan diadakan pembahasan mengenai kegiatan dalam notulen tersebut.

Kepala Notulen
1. Nama sidang/rapat 2. Hari, tanggal 3. Jam sidang/rapat 4. Tempat 5. Acara 6. Pimpinan sidang 7. Ketua/wakil ketua 8. Sekertaris 9. Pencatat / notulis 10.Peserta sidang/rapat

Isi Notulen
1. Kata Pembukaan 2. Pembahasan 3. Pembacaan keputusan 4. Jam penutupan