Anda di halaman 1dari 13

LIBRARY MULTIMEDIA CENTER SMA NEGERI 1 KRIAN Oleh : Mustika Angger P.N.

A. Latar Belakang Pembelajaran ialah suatu kegiatan melaksanakan kurikulum suatu lembaga pendidikan agar dapat mempengaruhi para siswa mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.Tujuan pendidikan pada dasarnya mengantarkan siswa menuju pada perubahan tingkah laku baik intelektual, moral, maupun sosial siswa supaya dapat hidup mandiri sebagai individu dan makhluk sosial. Untuk mencapai tujuan siswa berinteraksi dengan lingkungan belajar yang telah diatur guru melalui proses pembelajaran. Guru yang sebagai fasilitator dapat mewujudkan tujuan pembelajaran dengan baik kalau hasil belajar siswa memuaskan atau sebaliknya.Dalam istilah teknologi pendidikan yang telah ditetapkan AECT tahun 1977, yakni teknologi pendidikan digunakan untuk menjelaskan bagian pendidikan yang menyangkut segala aspek pemecahan permasalahan belajar manusia melalui proses yang rumit dan saling berkaitan. Dengan demikian teknologi pendidikan mencakup pengertian belajar melalui media massa serta sistem pelayanan pembelajaran termasuk sistem pengelolaan. Dengan cepatnya dunia ini masuk kedalam modernisasi, perlahan lahan dunia pendidikan terangsang dituntut untuk lebih maju untuk meningkatkan kemampuan dasar tiap tiap individu yangberkualitas, inovatif dan daya saing yang

sehat.Oleh karena itu diperlukan sarana dan prasarana yang mendukung dengan perkembangan zaman modern.Untuk meningkatkan sumber daya manusia, perlu adanya sumber belajar berbasis multimedia terutama disekolah sekolah.Sumber belajar berbasis multimedia ini,banyak pilihan media yang dapat digunakan dari berbagai macam media atau penggabungan media agar dapat meningkatkan kemampuan siswa. Oleh karena itu di SMA Negeri 1 Krian yang terletak di Sidoarjo, diperlukan suatu pusat sumber belajar untuk memenuhi kebutuhan siswa.Yakni dengan mendirikan library multimedia center, diharapkan siswa dapat menggunakan pusat sumber belajar tersebut untuk belajar ataupun digunakan untuk praktek dalam mempermudah pembelajaran.

B. Visi dan Misi SMAN 1 KRIAN Visi Terbentukan siswa siswi sekolah yang cerdas, berprestasi, mandiri, menerapkan penggunaan teknologi berbasis multimedia dan berwawasan global berlandaskan iman dan takwa.

MISI 1. Membentuk warga sekolah yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur. 2. Meningkatkan prestasi dibidang akademik. 3. Meningkatkan kompetensi dibidang bahasa Inggris. 4. Berprestasi dibidang teknologi terutama untuk multimedia. 5. Berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

C. Tujuan Library Multimedia Center 1. Menambahkan sumber belajar Supaya siswa tidak bosan dengan pembelajaran dikelas, siswa dan guru dapat memanfaatkan library multimedia center untuk proses pembelajaran. Serta memberikan pengetahuan tentang penerapan teknologi pembelajaran. 2. Melengkapi sarana dan prasarana Hasil dari PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTERakan digunakan oleh guru untuk melaksanakan proses belajar mengajar, baik dari guru SMAN 1 Krian, maupun orang luar yang mau bekerja sama memanfaatkan produk PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTER. 3. Memberikan kontribusi kepada guru Adanya PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTER maka sarana dan prasaranadi SMAN 1 Krian bertambah berkualitas serta dapat memberikan pembaharuan pembaharuan dibidang teknologi pembelajaran guna meningkatkan pengetahuan dan pengalaman belajar siswa untuk mencetak lulusan yang berkualitas. D. Fungsi Library Mutimedia Center 1. Fungsi Pengembangan Sistem Instruksional Pada fungsi pengembangan sistem instruksional antara lain: Perencanaan kurikulum Identifikasi pilihan program instruksional Seleksi peralatan, dan bahan Perkiraan biaya Penataran tentang pengembangan sistem instruksional bagi staf

pengajar

Perencanaan program Prosedur evaluasi Revisi program

2. Fungsi Pelayanan Media Pada fungsi ini yakni pembuatan rencana program media dan pelayanan pendukung yang dibutuhkan oleh guru mengajar dan siswa, meliputi: Sistem penggunaan media untuk kelompok besar, Sistem penggunaan media untuk kelompok kecil, Fasilitas dan program belajar sendiri, Pelayanan perpustakaan media/bahan pengajaran, Pelayanan pemeliharaan dan penyampaian, Pelayanan pembelian bahan-bahan dan peralatan.

3. Fungsi Produksi Fungsi ini berhubungan dengan penyediaan materi, antara lain: Penyiapan karya seni asli (original artwork) untuk tujuan instruksional. Produksi transparansi untuk OHP. Produksi Grafis. Produksi fotografi (slide, filmstrip, dan lain-lain). Pelayanan reproduksi fotografi analog maupun digital. Pemrograman, pengeditan, dan reproduksi rekaman pita suara maupun

digital. Pemrograman, pemeliharaan, dan pengembangan sistem televisi di

sekolah. Pemrograman, pemeliharaan, dan pengembangan sistem pembelajaran

berbasis komputer.

4. Fungsi Administratif Fungsi ini berhubungan dengan cara bagaimana tujuan dan prioritas program dapat tercapai. Fungsi ini berhubungan dengan semua segi program yang dilaksanakan dan akan melibatkan semua staf dan pemakai di dalam cara-cara yang cocok. Fungsi ini meliputi beberapa kegiatan sebagai berikut: Supervisi personalia untuk media. Pengembangan koleksi media untuk program pengajaran. Pengembangan spesifikasi pendidikan untuk fasilitas baru. Pengembangan sistem penyampaian. Pemeliharaan kelangsungan pelayanan produksi baban pembelajaran; Penyediaan pelayanan untuk pemeliharaan bahan, peralatan, dan fasilitas.

E. Program / Kegiatan 1. Pelayanan media Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan dari keberadaan Pengembangan Library Multimedia Center. 2. Produksi media pembelajaran Kegiatan ini diarahkan pada pembuatan berbagai bentuk media sebagai sarana membantu dalam proses belajar mengajar. Khususnya multimedia pembelajaran yang nantinya dipakai oleh 3 jurusan, yakni IPA, IPS dan Bahasa. 3. Pelatihan di bidang media pembelajaran Pelatihan bagi guru-guru yang akan menggunakan produk PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTER, terutama pelatihan penggunaan alat-alat berbasis komputer, pelatihan pemakaian aplikasi komputer yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

4.

Pusat studi berbasis media PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTER ini digunakan untuk pusat berbagai kajian atau studi yang memanfaatkan media pembelajaran dalam proses belajar mengajarnya.

F. Sarana dan Prasarana Untuk lebih memajukan kegiatan di pusat sumber belajar yakni di library multimedia center, maka fasilitas disediakan : Gedung Perangkat komputer Wifi Laptop LCD Scan Printer Kamera digital dan anlog Peralatan Audio Handycam Kamera video (Panasonic)

G. Desain Library Multimedia Center Desain gedung Library Multimedia Center

Gedung Library Multimedia Center Lantai 1

KANTOR

PIMPINAN LMC

INFORMASI PELAYANAN PRODUKSI PENGEMBANGAN TIM AHLI TEKNISI INSTRUKSIONAL

PERPUSTAKAAN DIGITAL

KOMPUTER KATALOG

INFORMASI / TATA USAHA

TOILET

RUANG PRODUKSI &PELATIHAN GRAFIS

RUANG DISPLAY/ GRAFIS/ FOTOGRAFI

RUANG PRODUKSI &PELATIHAN FOTOGRAFI

LOBBY

Gedung Library Multimedia Center Lantai 2

LAB MULTIMEDIA
LAB BAHASA

E-LEARNING CENTER

LAB IPS

LAB IPA
LAB KOMPUTER /INTERNET

MUSHOLA

RUANG PRODUKSI TV/ VIDEO STUDIO 1 STUDIO 2

STUDIO REKAMAN AUDIO

RUANG PELATIHAN PRODUKSI TV/ VIDEO

H. Sasaran Library Multimedia Center 1. Guru Yang diutamakan dalam PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTER ini adalah Guru, maksudnya pengguna produk dari

PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTER ini adalah guru yang memakai fasilitas dari PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA

CENTER yaitu pemakaian produk untuk proses pembelajaran baik pembelajaran di kelas, di laboratorium, di ruang gambar, maupun di ruang kerja. 2. Siswa Siswa disini dalam PENGEMBANGAN LIBRARY MULTIMEDIA CENTER yakni sebagai obyek sekaligus sebagai subyek pengembangan berbagai produk multimedia pembelajaran, yang digunakan untuk lebih meningkatkan kualitas siswa dalam memperoleh pengalaman belajar yang dapat meningkatkan kompetensi dan skill siswa secara lebih.

3. Sosial kemasyarakatan Produk hasil dari pengembangan multimedia dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas dengan membeli produk tersebut dan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang dilakukan oleh masyarakat secara umum, maupun instansiinstansi lain. I. Bentuk Pengorganisasian / Pengelolaan Library Multimedia Center yang berada di SMAN 1 Krian menggunakan pola organisasi hybrid. Dari pola hybrid, gedung pusat sumber belajar yang merupakan kumpulan dari media cetak, peralatan, bahan, studio, laboratorium, ruang perkantoran, bagian perbaikan (teknisi) dn lainnya adalah suatu bangunan yang relatif besar dan berdiri sendiri. Pola hybrid membenarkan sistem kerja pola terpusat tapi tidak seluruhnya. Staf pengajar dan siswa tentunya memerlukan literatur , bahan, perlatan, dan pelayanan khusus, sesuai dengan kebutuhannya, dan perlu pelayanan yang tanggap. Serta dalam jurusan IPA, IPS dan BAHASA telah ada lab yang berdiri sendiri untuk membuat siswa nyaman saat belajar.

J. Struktur Organisasi
Kepala Sekolah

Pimpinan Library Multimedia Center Sekretariat

Bagian PusatInformasi

Bagian Sirkulasi Pelayanan

Bagian Produksi dan Latihan

Bagian Pengembangan Instruksonal

Perpusatakaan Peminjaman, Penyimpanan, Pemeliharaan & Perbaikan Peralatan Audio Visual Grafis Percetakan

Lab IPA

Lab IPS

Audio Visual

Fotografi

TV/ Video

Lab. Bahasa

10

K. Deskripsi Tugas Personalia 1. Kepala Sekolah Sebagai pimpinan sekolah, mempunyai wewenang untuk mengetahui serta memberikan persetujuan setiap program maupun kegiatan yang ada.Semua staff bertanggung jawab kepada kepala sekolah, termasuk pimpinan Pusat Sumber Belajar.

2.

Pimpinan Library Multimedia Center Untuk Pempinan Library Multimedia Center harus seorang yang berlatar belakang akademis yang kuat.Secara struktural, dia bertanggung jawab langsung kepada kepala sekolah.Harus menguasai bidang pengembangan instruksional, ahli media, dan sekaligus teknisi untuk dapat mengatur bawahannya, tidak sekedar sebagai koordinator. Tetapi apabila hal tersebut tidak mungkin, maka pilihan hendaknya kembali tertuju kepada orang yang mempunyai latar belakang akademis dan pengalaman yang cukup di dalam bidang akademis, khusunya sebagai pengembangan instruksional daripada yang lain.

3.

Pengembang Instruksional Kompetensi pengembang yaitu memiliki kompetensi dalam bidang pengembangan sistem instruksional. Hal ini dapat membantu sekolah dan staff pengajar secara individual di dalm membuat rancangan / mendesain dan pemilihan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar. Pengembang instruksional hendaknya telah memperoleh pendidikan dan latihan khusus, memiliki pengalaman yang cukup, pengetahuan yang luas dan menguasai bidang evaluasi.

4.

Ahli Media (media professional) Keterampilan memproduksi media dalam suatu pusat sumber belajar meliputi produksi berbagai macam media. Ahli media tidak hanya ahli di dalam bidang media saja dan berdiri sendiri, melainkan harus memahami kaitannya dengan bidang pendidikan dan pengajaran.

11

5.

Tenaga Pelayanan Peminjaman dan Penyimpanan Tenaga pelayanan peminjaman mempunyai tugas berhubungan dengan pembuatan rencana program media dan pelayanan pendukung yang dibutuhkan oleh guru dan siswa. Tugas yang lain yaitu mengatur organisasi dan administrasi peminjamanbahan belajar yang praktis dan efisien. System prosedur

yangsederhanadari segi pengamanan dan ketelitian tanpa mempersulit si peminjam, serta pengontrolan yang efektif.Sedangkan tugas tenaga penyimpanan yaitu menyimpan bahan-bahan tersebut secara verticalfile (dimasukkan ke dalam folder map dengan disertai label penunjuk subyeknya.Disusun alfabetis menurut urutan subyeknya) dan disimpan dalam kotak-kotak (pada punggung kotak ditempelkan label yang menyertakan subject heading-nya).

6.

Teknisi Teknisi dalam media yang telah dilatih dan memiliki cukup pengalaman kerja teknis media.Status teknisi adalah sebagai pembantu dan bertanggung jawab kepada ahli media. Serta membantu guru dilab lab yang telah disediakan yakni lab ipa, ips dan bahasa, apabila ada kerusakan ataupun hanya pembenahan.

7.

Tenaga Administrasi Tugas tenaga administrasi berhubungan dengan tujuan program agar dapat tercapaiserta berhubungan dengan semua segi program yang dilaksanakan dan akan melibatkan semua staff dan pemakai dengan cara yang sesuai. Hal ini meliputi supervisi personalia untuk media, pengembangan koleksi media untuk program pengajaran, pengembangan spesifikasi pendidikan untuk fasilitas baru, pengembangan sistem penyampaian, pemeliharaan kelangsungan pelayanan untuk pemeliharaan bahan, peralatan, dan fasilitas.

8.

Tenaga Bantu Tenaga bantu disini adalah staff atau petugas yang bekerja dalam bidang administrasi, pelayanan, dan pembantu produksi. Statusnya adalah pembantu, dan tingkatannya lebih rendah dibanding dengan teknisi.Tugasnya berhubungan dengan tugas, pembuatan laporan, pembuatan pembukuan,

inventarisasi, pengetikan, pencatatan, dan lain-lain yang sejenis. Disamping itu,

12

tenaga bantu juga dapat membantu dalam produksi media seperti membantu teknis, artis grafis, produser televisi, produser audiotape, dan lain-lain.

13