0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
215 tayangan8 halaman

Swapping dan Paging dalam Memori

Dokumen tersebut membahas tentang tiga teknik manajemen memori yaitu swapping, partitioning, dan paging. Swapping adalah proses memindahkan program antara memori dan penyimpanan. Partitioning membagi memori menjadi bagian-bagian tetap. Paging memecah memori menjadi halaman dan mengalokasikan halaman secara dinamis.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
215 tayangan8 halaman

Swapping dan Paging dalam Memori

Dokumen tersebut membahas tentang tiga teknik manajemen memori yaitu swapping, partitioning, dan paging. Swapping adalah proses memindahkan program antara memori dan penyimpanan. Partitioning membagi memori menjadi bagian-bagian tetap. Paging memecah memori menjadi halaman dan mengalokasikan halaman secara dinamis.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER

Swapping, Partitioning, Paging

Oleh Hijriani (123100081)

PRODI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKONOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA 2012

1.

Swapping

Swapping adalah sebuah proses yang lambat, untuk itu diperlukan metode yang ,tepat untuk mengatur penempatan proses ke memori, agar lebih efisien. Swapping adalah sebuah proses yang ,melibatkan modul I/O, ,memindahkan data dari storage device ke memory melewati bus.
Pada teknik swapping,terbagi atas : a. Swap in Memasukan program dari logical ke physical memori (dari breaking storage ke memori). b. Swap-Out Mengeluarkan program dari memori ke breaking storage karena sudah penuh.

Proses Swapping :
1. Ketika memory belum kosong, proses ditampung dahulu di sebuah medium biasanya ditampung didalam harddisk. 2. Saat ruang memory sudah tersedia, load proses tersebut ke memory. 3. Saat proses sudah selesai, buang seluruhnya dari memory. 4. Kalau ada proses yang blocked (stuck), pindahkan ke medium, kemudian load proses lain

yang dalam kondisi ready.

2.

Partitioning

Partitioning adalah teknik membagi memori menjadi beberapa bagian sesuai dengan kebutuhan. Sistem operasi akan menempati bagian memori yang tetap. Ada dua cara dalam pempartisian, yaitu :
1. Pemartisian Statis

Pemartisian Statis adalah pemartisian memori menjadi partisi tetap yang mana prosesproses akan ditempatkan pada memori yang telah dipartisi tersebut. Berdasarkan ukuran dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Pemartisian dengan partisi berukuran sama Yaitu teknik pemartisian dengan cara pembagian memori dengan besar kapasitas yang sama semua. Namun kelemahannya adalah

1. Bila program berukuran lebih besar dibanding partisi yang tersedia, maka tidak dapat dimuatkan dan dijalankan. Pemrogram harus mempersiapkan overlay. Overlay adalah program dipecah menjadi bagian-bagian yang dapat dimuat ke memori. Sehingga hanya bagian program yang benar-benar dieksekusi yang dimasukkan ke memori utama dan saling bergantian. Untuk overlay diperlukan sistem operasi yang mendukung swapping. 2. Bila program lebih kecil daripada ukuran partisi yang tersedia, maka akan ada ruang yang tak dipakai, yang disebut fragmentasi internal atau pemborosan memori. Kelemahan ini dapat dikurangi dengan membuat partisi tetap dengan ukuran yang berbeda. Fragmentasi adalah pemborosan memori yang terjadi pada setiap organisasi penyimpanan.
Fragmentasi internal : proses tidak mengisi penuh partisi yang telah ditetapkan untuk proses Fragmentasi eksternal : partisi tidak dapat digunakan karena ukuran partisi lebih kecil dibanding ukuran proses yang menunggu di antrian.

b. Pemartisian dengan partisi berukuran berbeda yaitu teknik pemartisian dengan cara pembagian memori dengan besar kapasitas yang berbeda-beda.

2. Pemartisian Dinamis

Dengan menggunkan partisi statis menyebabkan memori terlalu banyak diboroskan dengan proses-proses yang lebih kecil dibanding partisi yang ditempatinya. Namun apabila menggunakan partisi dinamis maka jumlah, lokasi, dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis. proses yang akan masuk ke memori segera dibuatkan partisi untuknya sesuai kebutuhannya. Teknik ini meningkatkan utilitas memori. Kelemahan partisi dimanis adalah dapat terjadi lubang-lubang kecil memori di antara partisi-partisi yang dipakai merumitkan alokasi dan dealokasi memori

Isu utama dari alokasi penyimpanan dinamis adalah bagaimana memenuhi permintaan proses berukuran n dengan kumpulan lubang-lubang yang tersedia. Ada beberapa solusi untuk masalah ini:
1. First Fit.

Memory manager akan mencari sepanjang daftar yang berisi besarnya ukuran memori yang dibutuhkan oleh proses dalam antrian beserta ukuran memori yang tersedia pada saat itu. Setelah menemukan lubang yang cukup besar (ruang memori dengan ukuran lebih besar dari ukuran yang dibutuhkan oleh proses bersangkutan), lubang itu lalu dipecah menjadi 2 bagian. Satu bagian untuk proses tersebut dan bagian lain digunakan untuk memori yang tak terpakai, kecuali tentu saja jika memang ukuran ruang memori tersebut sama besar dengan yang dibutuhkan oleh proses. First fit ini merupakan algoritma yang bekerja dengan cepat karena proses pencariannya dilakukan sesedikit mungkin
2. Next Fit.

Algoritma ini hampir sama persis dengan first fit, kecuali next fit meneruskan proses pencarian terhadap lubang yang cukup besar untuk sebuah proses mulai dari lubang sebelumnya yang telah sesuai dengan proses sebelumnya. Pendek kata, algoritma ini tidak memulai pencarian dari awal. Gambar di bawah ini mengilustrasikan sebuah contoh yang membedakan antara first fit dan next fit. Jika blok berukuran 2 dibutuhkan maka first fit akan memilih lubang pada alamat 5, namun next fit akan memilih lubang pada 18.

3. Best Fit.

Best fit mencari dari keseluruhan daftar (kecuali jika daftar tersebut telah terurut berdasarkan ukuran), dan memilih lubang terkecil yang cukup untuk menampung proses yang bersangkutan. Daripada harus memecah sebuah lubang besar, yang mungkin saja dapat lebih bermanfaat nantinya, best fit mencari lubang dengan ukuran yang hampir sama dengan yang dibutuhkan oleh proses. Strategi ini menghasilkan sisa lubang terkecil. Kekurangan best fit jika dibandingkan dengan first fit adalah lebih lambat .

4. Worst Fit. Worst fit akan mencari lubang terbesar. Sebagaimana best fit kita harus mencari dari keseluruhan daftar kecuali jika daftar tersebut telah terurut berdasarkan ukuran. Strategi ini menghasilkan sisa lubang terbesar. Berdasarkan gambar diatas jika blok berukuran 2 dibutuhkan maka berdasarkan worst fit akan memilih lubang pada alamat 28 yaitu lubang terbesar yang cukup menampung permintaan proses tersebut

3. Sistem Paging Pengertian Sistem paging adalah suatu sistem manajemen pada sistem operasi yang mengatur program yang sedang berjalan. Metode dasar dari paging adalah dengan memecah memori fisik menjadi blok-blok yang berukuran tertentu yang disebut dengan frame dan memecah memori logika menjadi bok-blok yang berukuran sama dengan frame yang disebut page. Selanjutnya sebuah page table akan menerjemahkan alamat logika ke alamat fisik.
Alamat logika terdiri dari 2 bagian yaitu nomor page dan nomor offset. Bila digunakan ruang alamat logika 2 pangkat m dan ukuran page 2 pangkat n bytes, maka m-n bit paling kiri menunjukkan nomor page dan n bit paling kanan menunjukkan offset.

Untuk mengatasi apabila suatu program lebih besar dibandingkan dengan memori utama adalah dengan konsep overlay dan konsep memori maya(virtual memori), - Konsep Overlay, yaitu dimana program yang di jalankan dipecah menjadi beberapa bagian yang dapat dimuat oleh memory (overlay), sedangkan yang belum dieksekusi akan disimpan di dalam disk, yang nantinya akan dimuat ke memori begitu diperlukan dalam ekekusi. - Konsep Memori Maya, yaitu kemampuan untuk mengalamati ruang memori melebihi memori utama yang tersedia. Bedanya dari table page, Paging adalah suatu metode yang mengizinkan alamat logika proses untuk dipetakan ke alamat fisik memori yang tidak berurutan, yaitu sebagai solusi dari masalah fragmentasi ekstern.

Hal-hal penting dalam Paging - Tidak ada fragmentasi eksternal - User melihat ruang memori sebagai suatu kesatuan - Meningkatkan waktu context-switch - Kebanyakan dukungan paging terdapat pada hardware - Ukuran page: besar atau kecil. Ilustrasi konsep paging

Keuntungan dan kerugian Paging adalah:

1. Jika kita membuat ukuran dari masing-masing halaman menjadi lebih besar. Keuntungan : Akses memori akan relatif lebih cepat. Kerugian : Kemungkinan terjadinya fragmentasi intern sangat besar. 2. Jika kita membuat ukuran dari masing-masing halaman menjadi lebih kecil. Keuntungan : Kemungkinan terjadinya internal Framentasi akan menjadi lebih kecil. Kerugian : Akses memori akan relatif lebih lambat. 3. Keuntungan lainnya dari paging adalah, konsep memori virtual bisa diterapkan dengan menuliskan halaman ke disk, dan pembacaan halaman dari disk ketika dibutuhkan. 4. Kerugian lainnya dari paging adalah, paging tidak bisa diterapkan untuk beberapa prosesor tua atau kecil .Hal ini dikarenakan paging membutuhkan MMU (Memory Management Unit).

Anda mungkin juga menyukai