Anda di halaman 1dari 14

Gaya dan Medan listrik

Dede Djuhana
E-mail:dede@fisika.ui.ac.id
Departemen Fisika FMIPA-UI

0-0
Gaya dan Medan listrik








Pendahuluan



☞ Thales Miletus 600SM Mengamati sepotong ambar yang digosok akan menarik potongan jerami.


☞ Benjamin Franklin (1706-1960) Menamakan dua jenis muatan yaitu muatan positif dan negatif.


☞ Charles A. Coulomb(1736-1806) Mengukur secara kuantitatif gaya tarikan dan tolakan listrik statik.


☞ H.C. Oersted (1777-1851) Mengamati kawat berarus listrik dapat mempengaruhi jarum kompas


magnetik.

☞ Michael Faraday(1791-1867) Perubahan medan magnet menimbulkan tegangan dan arus listrik


induksi.

☞ James C. Maxwell(1831-1879) Membuat persamaan fundamental listrik-magnet dikenal dengan




hukum Maxwell

☞ H.A Lorent, Heaviside, Hertz Memberikan kontribusi yang cukup penting dalam menerapkan teori


Maxwell.

Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 1





Hukum Coulomb



☞ Charles A. Coulomb melakukan eksperimen untuk menghitung gaya-gaya yang disebabkan oleh dua
buah muatan baik muatan postif atau negatif. Gaya tersebut dituliskan sbb:


(1)










dimana =muatan, =jarak antara muatan, dan

















 


















Medan listrik



☞ Medan listrik adalah daerah yang dipengaruhi sifat kelistrikan dari muatan, jika kita memberikan muatan
uji maka akan timbul gaya Coulomb. Maka medan listrik didefinisikan sbb:




muatan uji (2)



!

"#$ & %



'

☞ Medan listrik dapat ditimbulkan oleh muatan titik, kelompok muatan titik dan muatan kontinyu.
1. Muatan titik 
 (3)

!




2. Muatan terdistribusi titik


(4)
)
)(
)

!

!
(

Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 2


3. Muatan terdistribusi kontinyu

(5)


!

!



Garis-garis gaya



☞ Garis-garis gaya dimanfaatkan untuk menggambarkan pola-pola meda listrik atau magnet. ☞ Garis
singgung pada garis gaya pada setiap titik memberikan arah pada titik itu.

!
☞ Garis-garis gaya digambarkan garis persatuan luas penampang (tegak lurus) sebanding dengan
besarnya .
!


☞ Garis-garis gaya untuk muatan negatif mengarah kedalam dan muatan posifit mengarah keluar.



Fluks listrik


☞ Fluks listrik menggambarkan garis-garis gaya yang masuk dalam suatu permukaan dengan luas
tertentu. Fluks listrik ini sebanding dengan medan listrik arah normal dan dituliskan:

(6)



!


!








dimana =fluks listrik dan adalah arah dari garis-garis gaya.





Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 3


Q Medan dititik Q
P

Medan dititik P

FLUKS LISTRIK

Arah E

A
+ −
θ
A A

(a) (b)

Gambar 1: (a)Garis-garis gaya pada muatan positif dan negatif dan (b)fluks listrik

Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 4





Hukum Gauss dan Aplikasi



☞ Menyatakan hubungan fluks listrik yang melalui suatu permukaan tertutup dengan muatan netto Q pada
permukaan tersebut. Hukum Gauss dapat dituliskan

ditutupi


(7)


)


!


tidak ditutupi



Contoh 1. Suatu bola bermuatan dengan jari-jari R dan mempunyai kerapatan (muatan per


satuan volume). Tentukan medan listrik (a) diluar (b) didalam bola.
Jawab 1. (a) Kondisi diluar bola,dengan hukum Gauss


!

!











dengan q=muatan total. (b) untuk kondisi didalam bola adalah

%

)



!











dimana q’ adalah muatan bagian dari q. Maka hubungan q dan q’ adalah




!








dengan





%


%



!


 










Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 5


E
R

E~1/r 2
E~kr
r

Gambar 2: Aplikasi hukum Gauss menentukan medan listrik pada bola bermuatan.

Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 6


Medan listrik dari benda kontinyu








Batang bermuatan tak berhingga



dEy
dE

dEx

r
θ
y

o x





dx

Gambar 3: Batang bermuatan tak berhingga





(8)




!












Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 7


yang memberikan kontribusi adalah medan pada arah maka





(9)


!

!





'






(10)


!














'
hubungan x dan adalah maka












(11)


!











'


#





'










Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 8





Cincin bermuatan



ds

x
θ

dE cos θ

dE

Gambar 4: Cincin bermuatan

Elemen muatan











(12)






!












Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 9


dengan , maka :











(13)





!

!






(




















nilai keliling cincin









(14)



!










untuk akan menghasilkan







(15)



!








Dipol listrik



☞ Dipol adalah dua buah muatan yang indentik dan muatannya berbeda jensi dan diasumsikan .





Medan listrik dipol dapat dituliskan


dimana (16)


(



!

!
(








dan (17)



!


!








Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 10


sehingga medan listriknya


(18)


(

!










!


















!











+q

a θ
P
r

a
θ
E2 E1

−q
E

Gambar 5: Medan listrik dari bentuk dipol listrik

Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 11





Muatan titik dalam medan listrik



☞ Pada gambar[6] muatan bergerak dalam medan listrik tetap maka muatan tersebut akan


mendapatkan gaya dan percepatan dengan m adalah massa partikel.




!


Contoh 2. Sebuah partikel massa(m) dan muatan (q) pada keadaan diam diletakan dalam
suatu medan listrik E homogen dengan kecepatan awal nol. Tentukan
Jawab 2. (a)percepatan (b)kecepatan (c)pergeseran





%












(d)energi kinetik dengan





%





!












+++++++++++++++++++++++++++++++++

V1 E

V2

−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−

Gambar 6: Muatan titik dalam medan listrik

Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 12


Contoh 3. Sebuah elektron dengan massa(m) dan muatan(e) yang ditembakkan dengan kece-
patan dengan arah tegak lurus medan listrik . Deskripsikan gerakan elektron tersebut!

!


Jawab 3. Gerakan elektron serupa dengan gerakan dari peluru yang ditembakkan dalam arah
horisontal maka nilai dan dapat ditentukan yaitu dengan


















mengeliminasi nilai maka .









P

Layar
+++++++ +++
E
Vo q
−_−−−−−−−−−−−−− x

Gambar 7: Pembelokan elektron dalam medan listrik homogen

Fisika Dasar II: Gaya dan Medan Listrik 13