Anda di halaman 1dari 2

Tanpa sengaja kulihat di youtube, ada sebuah acara yang menunjukkan perayaan hari

kemerdekaan Indonesia oleh warga asing. Dalam acara tersebut, jelas sekali bangsa asing
banyak yang tidak mengenal negara indonesia, apalagi mengetahui di mana letaknya di dalam
peta. Sungguh aku sangat bersedih, sebab aku sangat cinta negeriku. Negeri tempat lahirnya
para pemberani.
Mengapa bangsaku adalah bangsa pemberani? sebab di negeri ini, para pengendara motor
berkendara tanpa helm, kadang-kadang remnya blong, bonceng tiga lagi. Lebih parahnya lagi,
motor yang digunakan usianya hampir setengah abad namun berlari kencang layaknya moto gp.
Tahu apa yang terjadi, angka kecelakaan melambung tinggi setinggi langit, sebagian besar
menyebabkan kecacatan bahkan kematian. Namun apa yang terjadi? Bangsa ini tetap saja
seperti ini. Sebab kami adalah bangsa pemberani.
Jangankan hanya kerasnya aspal, senapan api, kapal perang, tank bahkan pesawat tempur kami
lawan dengan bambu runcing. Sebab bangsa kami adalah bangsa yang dianugerahi tekad luar
biasa. Masih ingatkah kisah heroik surabaya 45? Puluhan ribu pejuang Indonesia gugur dengan
bambu runcing di tangan dalam menghadapi kolonial belanda dan sekutu. Korban perang
terbesar sepanjang sejarah di antara semua perang di dunia dari generasi ke generasi. Pasukan
yang telah mengalahkan kehebatan NAZI kami lawan hanya dengan sebilah bambu dan
teriakan. Tetapi kami telah membuktikan, bahwa hanya Indonesia yang bisa menyamai Amerika,
memproklamasikan kemerdekaannya sendiri tanpa diberi lalu berperang demi
mempertahankannya. Sebab Kami adalah bangsa yang tak kenal takut.
Karena kecintaan yang besar ini, aku percaya tanpa basi-basi, bahwa di sinilah awal mula
peradaban dunia. Biarkan Sains Barat bicara bahwa eropa adalah asal mula peradaban setelah
homo sapiens bermigrasi dari Afrika. Kalian tahu alasannya? Sebab di tanah air ku inilah hidup
orang-orang paling beradab. Di eropa dan amerika banyak wanita bertelanjang dada berkeliaran
di mall dan pantai-pantai. Di eropa timur dan timur tengah selalu bergejolak perang etnis dan
agama. Di Asia selatan dan afrika juga tidak jauh beda. Tapi hanya di Indonesia inilah ratusan
etnis hidup rukun berdampingan dan 17 ribu pulau bersatu dalam satu bendera. Banyak agama
yang dianut, namun tempat ibadah agama berbeda saling berselabahan. Bahkan di Bali, 5
tempat ibadah agama yang berbeda berdiri dalam satu lokasi dan satu tempat parkir. Karena
bangsa kami adalah bangsa yang pertama kali mengenal peradaban. Hanya di Indonesia ada
wayang kulit, reog, keris, batik, borobudur, prambanan dan gotong royong tepo sliro. Di sinilah
awal mula budaya dan peradaban bangsa-bangsa di dunia kalau kalian percaya.
Di bumi nusantara ini satu-satunya negeri dengan ratusan gunung berapi, meletus hampir setiap
hari. Di pulau dan pantai negara inilah pergerakan lempeng bumi selalu aktif, sehingga jangan
heran tsunami selalu mengancam seolah-olah melengkapi kekejaman letusan gunung-gunung
berapi. Tetapi bangsa kami tetap di sini dan tidak ke mana-mana. Sebab kamilah satu-satunya
bangsa yang berani menghadapinya. Pasti Tuhan tidak akan salah memilih bangsa mana yang
mampu mengalahkan kekejaman alam.
Tapi tahukah kalian, di sinilah tempat kerajaan flora dan fauna, di mana pohon-pohon raksasa
bersinggasana. Hutan hujan tropis terbentang dari Sabang hingga Merauke, dari Sangihe hingga

Talaut. Di sinilah paru-paru dunia, sehingga bangsa yang lain dapat bernafas karena kami
mampu hidup berdampingan dengan alam serta memeliharanya bagaikan saudara. Kalau
Amerika dan eropa protes pada kita karena kita menebang pohon seenaknya, tanyakan kembali
pada mereka, sejak jaman revolusi industri, berapa juta atau bahkan berapa milyar pohon yang
telah mereka tebang di seluruh penjuru dunia?
Aku cinta dan bangga Indonesia dan segenap yang ada di dalamnya, sebab di sinilah tempat
lahirnya manusia-manusia paling berani di dunia, paling berbudaya, paling rukun dengan
manusia lainnya bahkan dengan alam semesta.