Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang Penelitian


Setiap organisasi perusahaan swasta maupun pemerintah tentunya

memiliki aset baik yang berwujud (tangible) maupun tidak berwujud (intangible).
Setiap aset yang dimiliki haruslah dikelola dengan efektif dan efisien sehingga
aset tersebut dapat memberikan manfaat tertinggi bagi perusahaan.
Aset merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Banyak
perusahaan masih menggangap manajemen aset secara fisik hanyalah sekedar
instrumen pengelolaan daftar aset. Realita di lapangan menunjukan banyak kasus
yang sebenarnya dimulai dari salah kelola dan salah urus aset, sehingga
berdampak pada kerugian yang tidak sedikit. Keputusan akan pilihan-pilihan
dalam pengelolaan aset hanya bisa terjawab dengan tepat bila kita memiliki
informasi yang jelas tentang aset tersebut.
Menurut Sugiama (2013) manajemen aset adalah ilmu dan seni untuk
memandu pengelolaan kekayaan yang mencangkup proses merencanakan
kebutuhan aset, mendapatkan, menginventarisasi, melakukan legal audit, menilai,
mengoperasikan, memelihara, membaharukan atau menghapuskan hingga
mengalihkan aset secara efektif dan efisien.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai salah satu Badan Usaha
Milik Daerah (BUMD) yang memiliki tugas dan kewajiban untuk mengelola air
minum bagi kepentingan masyarakat/pelanggan tidak luput dihadapkan pada
permasalahan dalam pengelolaan aset. Peliknya pengelolaan air bersih
memerlukan dukungan kerja sama dan komitmen yang tinggi dari berbagai pihak.
Kajian global kondisi air di dunia yang disampaikan pada Wolrd Water Forum II
di Denhaag tahun 2000, memproyeksikan bahwa pada tahun 2015 akan terjadi
1

krisis air di beberapa negara. Krisis air dapat saja terjadi di Indonesia apabila
pemerintah dan PDAM tidak dapat secara optimal mengelola aset utamanya.
Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh PDAM saat ini, seperti: tingginya
tingkat kebocoran air yang diproduksi, kapasitas produksi yang belum terpakai,
biaya operasional/pemeliharaan untuk menghasilkan air bersih setiap meter
kubiknya masih lebih tinggi atau sama dengan harga jual air setiap meter
kubiknya, hal ini mencerminkan bahwa kinerja PDAM dalam mengelola asetnya
masih buruk.
Menurut Susanto dan Ningsih (2015) manajemen aset merupakan suatu
pendekatan yang dapat memberikan semua informasi dan alat analisa yang
diperlukan untuk mengelola aset yang ada agar menjadi lebih efektif dan dapat
memenuhi kebutuhan saat ini dan masa mendatang. Penerapan manajemen aset
yang baik diharapkan dapat mengatasi permasalahan dalam pengelolaan aset
PDAM.
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk meneliti pengaruh
manajemen aset yang dilaksanakan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
terhadap 4 aspek kinerja PDAM . Untuk itu penulis akan menuangkan penelitian
dengan topik: Pengaruh Manajemen Aset Terhadap Kinerja PDAM di
Wilayah Provinsi Jawa Barat"
1.2

Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas maka masalah

yang dapat diindetifikasi di dalam penelitian ini adalah:


1. Apakah implementasi manajemen aset berpengaruh terhadap kinerja
PDAM dalam aspek keuangan?

2. Apakah implementasi manajemen aset berpengaruh terhadap kinerja


PDAM dalam aspek operasional?
3. Apakah implementasi manajemen aset berpengaruh terhadap kinerja
PDAM dalam aspek pelayanan?
4. Apakah implementasi manajemen aset berpengaruh terhadap kinerja
PDAM dalam aspek sumber daya manusia?
1.3

Maksud dan Tujuan Penelitian


Maksud penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh

manajemen aset terhadap kinerja Perusahaan Daerah Air Minum.


1.4

Kegunaan Penelitian
Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini diharapkan

akan berguna dan bermanfaat bagi penulis dan pihak-pihak yang berkepentingan
antara lain :

1. Bagi Penulis
Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan di bidang
perpajakan dan pemahaman penulis mengenai konsep manajemen aset.
2. Bagi Dunia Akademik
Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi peneliti
lebih lanjut dalam masalah-masalah lainnya yang masih berkaitan
dengan masalah ini, baik secara langsung maupun tidak langsung dan
dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi mahasiswa yang
khususnya ingin mendalami hal ini sebagai bahan kajian selanjutnya.