Anda di halaman 1dari 11

I.

Bangunan Jetty Utara


Data Perhitungan:
1. Arah Gelombang : Barat Daya dan Barat
Gelombang Dominan : Arah Barat Daya
2. Dari data bathimetri diketahui kemiringan dasar laut: m =
3. Periode gelombang: T
= 10 detik
H'
4.
: tinggi gelombang datang
0
5. Panjang gelombang:
Lo = gT/2x3,14
Lo = 1,56 x
= 156 m
T

0.033

6. Dicoba untuk beberapa tinggi gelombang datang


H'0

1.5

1.8

2.0

2.4

3.0

0.00153

0.00183

0.00204

0.00245

0.00306

H0
gT 2

Didapat:
(Grafik 2-72; CERC)
Hb
=
H 10

1.535

1.460

1.425

1.360

1.300

Hb

2.303

2.628

2.850

3.264

3.900

Hb

0.00235

0.00268

0.00291

0.00333

0.00398

gT 2

Kedalaman gelombang pecah:


(Grafik 2-73; CERC)
db
=
H0

1.040

1.050

1.060

1.070

1.080

db =

1.56

1.89

2.12

2.57

3.24

dimana :
Hb

: tinggi gelombang pecah


: kedalaman gelombang pecah
db =
Kedalaman bangunan dari MSL, ds :
2.5 m
Jadi tinggi gelombang yang dapat pecah di head jetty adalah: 2,0 - 2,4 m
Tinggi gelombang > 2,4 m sudah pecah sebelum sampai di head jetty
Untuk perhitungan batu pelindung, tinggi gelombang diambil :
Perhitungan lapis pelindung:
a. Lapis pelndung bagian kepala/head (0-20 m)
1. Berat batu lapis lindung dihitung sebagai berikut:

2.0

Tinggi gelombang (H)


Kemiringan dasar laut (m)
Kedalaman air pada sisi laut

:
:
:

2.0 m
0.033
-2.5 m

Wr H
W =
K D ( Sr 1 )3 cot

(Hudson)

dimana:
W
:
Wr
:
:

KD
:

berat butir batu pelindung


berat jenis batu, diambil Wr =
2.65 t/m
sudut kemiringan sisi batu pelindung
1 : 2 maka cot
koefisien stabilitas yang tergantung pada bentuk batu pelindung
(digunakan Tabel 7-8; CERC)
Lapis batu pelindung
: Quarry stone, rough angular
Koefisien stabilitas KD, diambil
:
1.6
Jumlah lapis
:
2
lapis
: perbandingan antara berat jenis batu dan berat jenis air laut
(berat jenis air aut
: 1.03 t/m
)

Sr

Sr =

W
W

=
=

Wr
BD batu
2.65
=
=
= 2.57
Ww BD air laut 1.03

0.213
1.70

x
H
ton , diambil

2.65

1.03

1.75

ton

Diameter batu (rounded):


D 50 =

D50
D50

6 13 W 13

Sr
Sr = 1 . 65

( ) ( )
=
=

0.906
1.09

x
m

W1/3

2. Tebal lapis lindung:

W 50
r=n. K .
Wr

1/3

( )

r : tebal lapis pelindung


n : jumlah lapis batu dalam lapis pelindung, diambil
k : koefisien lapis (Tabel 7-13), diambil
= 1.02
(batu alam halus, porositas P =
38 % )
W : berat batu pelindung
Wr : berat jenis batu, diambil
= 2.65 t/m
Tebal lapisan:
r
=
2
= 1.78

x 1.02 x 0.723 x W1/3


m , diambil :
1.8 m

2.57

3. Jumlah batu pelindung:


N = A n k (1 (P/100)) x (Wr/W)^2/3

N
A

= jumlah batu dalam luas A


:
10 m (diambil)

=
=

10
16

x
2
x ( 1 butir batu dalam 10 m

0.38 )

x 1.319

4. Filter:

Filter 1 dipakai W/5,


: 350 kg , diambil
Jumlah lapis lindung, n
:
2 lapis
Tebal lapis:
r
=
2
x 1.02 x 0.723 x W1/3
= 1.17 m , diambil :
1.2 m

500

kg

50

kg

Diameter batu (rounded):


1

D 50 =

(6 ) ( WSr )
3

Sr = 1 . 65

D50
D50

=
=

0.906
0.72

x
m

W1/3

Filter 2 dipakai W/40


:
44 kg , diambil
jumlah lapis lindung, n:
5 lapis
r
=
5
x 1.02 x 0.723 x W1/3
= 1.358 m , diambil :
1.4 m
Diameter batu (rounded):
1

D 50 =

(6 ) ( WSr )
3

Sr = 1 . 65

D50
D50

=
=

0.906
0.33

x
m

W1/3

Lapis paling bawah digunakan :

50-150 kg

b. Lapis Pelindung bagian lengan/trunk (20 -80 m)


Berat batu lapis lindung dihitung sebagai berikut:
Tinggi gelombang (H1)
:
0.8 x
Diambil H
:
1.6 m
Kemiringan dasar laut (m)
: 0.03
3

W =

Wr H
3
K D ( Sr 1 ) cot

(Hudson)

1.6

dimana:
W
:
Wr
:
:

KD
:

berat butir batu pelindung


berat jenis batu, diambil Wr =
2.65 t/m
sudut kemiringan sisi batu pelindung
1 : 2 maka cot
koefisien stabilitas yang tergantung pada bentuk batu pelindung
(digunakan Tabel 7-8; CERC)
Lapis batu pelindung
: Quarry stone, smooth rounded
Koefisien stabilitas KD, diambil
:
2.4
Jumlah lapis
:
2
lapis
: perbandingan antara berat jenis batu dan berat jenis air laut
(berat jenis air aut
: 1.03 t/m
)

Sr

Sr =

W
W

=
=

Wr
BD batu
2 .65
=
=
= 2.57
Ww BD air laut 1 .03

0.142
0.581

x
H
ton , diambil

2.65

1.03

600

kg

Diameter batu (rounded):


1

D 50 =

(6 ) ( WSr )
3

Sr = 1 . 65

D50
D50

=
=

0.906
0.76

x
m

W1/3

Tebal lapis lindung:

W 50
r=n. K .
Wr

1/3

( )

r : tebal lapis pelindung


n : jumlah lapis batu dalam lapis pelindung, diambil
k : koefisien lapis (Tabel 7-13), diambil
= 1.02
(batu alam halus, porositas P =
38 % )
W : berat batu pelindung
Wr : berat jenis batu, diambil
= 2.65 t/m
Tebal lapisan:
r
=
2
= 1.24

x 1.02 x 0.723 x W1/3


m , diambil :
1.3 m

Jumlah batu pelindung:


N = A n k (1 (P/100)) x (Wr/W)^2/3

N
A

= jumlah batu dalam luas A


:
10 m (diambil)

2.57

=
=

10
46

x
2
x ( 1 butir batu dalam 10 m

0.38 )

Filter
Filter 1 dipakai W/5,
: 120 kg , diambil
Jumlah lapis lindung, n
:
3 lapis
Tebal lapis:
r
=
3
x 1.02 x 0.723 x W1/3
= 1.17 m , diambil :
1.2 m

x 3.725

150

kg

50

kg

Diameter batu (rounded):


1

D 50 =

(6 ) ( WSr )
3

Sr = 1 . 65

D50
D50

=
=

0.906
0.48

x
m

W1/3

Filter 2 dipakai W/40


:
15 kg , diambil
jumlah lapis lindung, n:
5 lapis
r
=
5
x 1.02 x 0.723 x W1/3
= 1.36 m , diambil :
1.4 m
Diameter batu (rounded):
1

D 50 =

D50
D50

6 3 W 3

Sr
Sr = 1 . 65

( ) ( )
=
=

0.906
0.33

x
m

W1/3

Lapis paling bawah digunakan :

50-150 kg

c. Lapis Pelindung bagian lengan/trunk (80 - 120 m)


Berat batu lapis lindung dihitung sebagai berikut:
Tinggi gelombang (H1)
:
0.6 x
H
Diambil H
:
1.2 m
Kemiringan dasar laut (m)
: 0.03

1.2

Wr H
W =
3
K D ( Sr 1 ) cot
dimana:
W
:
Wr
:
:

KD
:

(Hudson)

berat butir batu pelindung


berat jenis batu, diambil Wr =
2.65 t/m
sudut kemiringan sisi batu pelindung
1 : 2 maka cot
koefisien stabilitas yang tergantung pada bentuk batu pelindung

(digunakan Tabel 7-8)


Lapis batu pelindung
: Quarry stone, smooth rounded
Koefisien stabilitas KD, diambil
:
2.4
Jumlah lapis
:
2
lapis
: perbandingan antara berat jenis batu dan berat jenis air laut
(berat jenis air aut
: 1.03 t/m
)

Sr

W
W

Sr =

Wr
BD batu
2 . 65
=
=
= 2.57
Ww BD air laut
1 . 03

=
=

0.142
0.245

x
H
ton , diambil

2.65

1.03

300

kg

Diameter batu (rounded):


1

D 50 =

(6 ) ( WSr )
3

Sr = 1 . 65

D50
D50

=
=

0.906
0.61

x
m

W1/3

Tebal lapis lindung:

W
r=n. K . 50
Wr

1/3

( )

r : tebal lapis pelindung


n : jumlah lapis batu dalam lapis pelindung, diambil
k : koefisien lapis (Tabel 7-13), diambil
= 1.02
(batu alam halus, porositas P =
38 % )
W : berat batu pelindung
Wr : berat jenis batu, diambil
= 2.65 t/m
Tebal lapisan:
r
=
2
= 0.99

x 1.02 x 0.723 x W1/3


m , diambil :
1
m

Jumlah batu pelindung:


N = A n k (1 (P/100)) x (Wr/W)^2/3

N
A

= jumlah batu dalam luas A


:
10 m (diambil)

=
=

10
73

x
2
x ( 1 butir batu dalam 10 m

Filter
Filter 1 dipakai W/5,

60

0.38 )

kg , diambil

x 5.913

100

kg

2.57

Jumlah lapis lindung, n

lapis

Tebal lapis:
r
=
3
= 1.03

x 1.02 x 0.723 x W1/3


m , diambil :
1.1 m

Diameter batu (rounded):


1

D 50 =

D50
D50

6 3 W 3

Sr
Sr = 1 . 65

( ) ( )
=
=

0.906
0.42

x
m

W1/3

Lapis paling bawah digunakan :

50-150 kg

Pelindung kaki/toe sisi laut:


Dipakai W/10
: 175 kg , diambil
Jumlah lapis lindung, n
:
2 lapis
Koefisien lapis
:
1.0
r
=
2
x 1.0 x 0.723 x W1/3
= 0.968 m , diambil :
1.0 m

300

Diameter batu (rounded):


1

D 50 =

(6 ) ( W
Sr )
3

Sr = 1 . 65

D50
D50

=
=

0.906
0.61

x
m

W1/3

Lebar pelindung kaki diambil

2.0

Pelindung dasar/rip-rap:
Lebar pelindung dasar bangunan terhadap gerusan:
a. Rip-rap pada sisi sungai:
Rumus Jarret:

Y 0 = 0 .38 q
qo = Q100/B
dimana:
Yo
:
D50
:
Q100 :
B
:

00 . 67

50 0 .17

kedalaman gerusan dari LWL


diameter sedimen
= 0.0002
debit banjir 100 thn
=
205
lebar mulut muara

m
m/det

kg

B
40
45
50
55
60

Gerusan
Yo
4.83
4.47
4.16
3.90
3.68

qo
5.13
4.56
4.10
3.73
3.42

Elevasi Yo
pada LWL
-5.48
-5.12
-4.81
-4.55
-4.33

MSL :
0.00
m
LWL :
-0.65
m
Elevasi dasar sisi sungai
:
-1.50
m
Tebal rip-rap
:
0.80
m
(2 lapis)
ds
: kedalaman dari dasar pelindung sampai dasar gerusan
Elevasi gerusan pada
Lebar rip-rap
:
Lebar rip-rap diambil

-5.12

1.5 x
ds
=
3.50

=
m

3.25

2.17

(minimum)

b. Rip-rap pada sisi laut:


H rencana pada jetty
:
2.0 m
Kedalaman gerusan, dsl = Tinggi gelombang H = 2.0 m
Tebal rip-rap
:
0.80
m
(2 lapis)
Lebar rip-rap
:
1.5 x dsl =
3.00
m
(minimum)
Lebar rip-rap diambil
=
3.00
m
Rip-rap digunakan batu

: 50 - 150 kg

Tidal Prisma:
Rumus:
Vmaks = 4/3 x (/T) x (Tp/Ac)
dimana:
Vmaks
: kecepatan arus surut di mulut muara
T
: periode pasang = 12.42 jam = 44,712
Tp
: tidal prisma
Ac
: penampang alur mulut muara pada saat MSL
Vmaks

Ab
Tp
Vm
Ac

=
=
=
=

=
=

1.3333
0.00009

x
x

0.00007
Tp/Ac

detik

Tp/Ac

6.27
ha
= 62,700
m
1.3 x Ab = 81,510
( = 1.3, pasang purnama)
m
1.1
m/dt untuk D50 = 0.20 mm
0.00009 x Tp/Vm =
6.9
m

Ac
ds
B
Qrata
Qmin

=
=
=

B
x
1.5 m
Ac/ds
=

ds
4.6

<

yang ada =

45.0

1.1

m/dt

=
Tp/0.5T
=
3.65
m/dt
= Ac(s) x Vm =
74.25
m/dt

Qrata
= Ac(s) x Vrata
Vrata
=
Qrata
/ Ac(s) =
0.05
m/dt
<
Agar dapat tergerus diperlukan:
Qperlu
=
Qmin
Qrata
=
74.25
3.65
=
70.60
m/dt

Jadi kecepatan aliran dari sungai tidak dapat menggerus sedimen


Pemeliharaan muara terhadap sedimen dilakukan dengan sistim pompa.