Anda di halaman 1dari 4

NAMA

KELAS

:
:

CONTOH GAMBAR 3 DIMENSI PATUNG CHRIST THE REDEEMER

Christ the Redeemer adalah sebuah patung Yesus Kristus di Rio de Janeiro, Brazil.Terletak di
puncak sekitar 700 meter (2.300 kaki) dari gunung Corcovado, di atas gunung tersebut kita bisa
melihat panorama yg indah sekali dari atas sana. Patung ini menjadi symbol agama Kristen dan
menjadi ikon Brazil.
Patung Kristus Sang Penebus atau Christ the Redeemer (Portugis: O Cristo Redentor atau
Christo Redemptor) adalah sebuah patung Yesus Kristus di Rio de Janiero, Brasil; dianggap
sebagai patung Art Deco terbesar di dunia. Tingginya 39,6 meter (130 kaki). Beratnya 635 ton,
dan terletak di puncak 700 meter (2.300 kaki) gunung Corcovado di Taman Nasional Hutan
Tijuca. Ini adalah salah satu yang tertinggi di dunia. Patung Cristo de la Concordia di
Cochabamba, Bolivia sedikit lebih tinggi dari patung ini, yaitu 40,44 meter (132,7 kaki).
Terletak di puncak sekitar 700 meter (2.300 kaki) dari gunung Corcovado, di atas gunung
tersebut kita bisa melihat panorama yg indah sekali dari atas sana. Selain simbol Katolik, patung
itu telah menjadi ikon dari Rio dan Brazil, yang terbuat dari tulang beton dan soapstone (batu
sabun). Monumen yang selalu ramai dikunjungi wisatawan ini adalah lambang perdamaian
rakyat Brazil, dan patung ini terpilih sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia modern.
Gagasan untuk mendirikan sebuah patung besar di puncak Corcovado pertama kali diusulkan
pada pertengahan tahun 1850-an ketika imam Katolik Pedro Maria Boss meminta dana dari Putri
Isabel untuk membangun sebuah monumen keagamaan yang besar. Putri Isabel tidak begitu
tertarik akan ide tersebut, dan rencana pendirian sama sekali diabaikan pada 1889 ketika Brasil
menjadi republik dengan undang-undang yang mewajibkan pemisahan gereja dan negara.
Proposal kedua untuk patung di gunung itu dibuat pada tahun 1921 oleh Keuskupan Agung yang
mengorganisir sebuah acara yang disebut Semana do Monumento (Pekan Monumen) untuk
menarik sumbangan dan mengumpulkan tanda tangan untuk mendukung pembangunan patung.
Sumbangan kebanyakan berasal dari Umat Katolik di Brasil. Desain-desain yang diajukan
diantaranya salib, patung Yesus yang membawa bola dunia di tangannya, dan pedestal yang
melambangkan dunia. Namun, yang dipilih adalah patung Kristus Sang Penebus dengan tangan
terbuka.
Sejarah pembangunan patung ini dimulai pada abad XVI dengan memilih puncak Corcovado
sebagai tempat peletakan patung karena puncak tersebut menyerupai punuk atau bungkuk serta
terlihat dari berbagai sudut kota-kota di Brazil. Pada tahun 1922, pada hari kemerdekaan Brasil
rencana pekerjaan patung dimulai dengan kampanye besar-besaran dalam penggalangan dana
nasional untuk pekerjaan ini. Akhirnya pada tahun 1927, pembangunan patung itu dimulai.
Desain patung dibuat oleh insinyur lokal Heitor da Silva Costa, sementara pemahatan dikerjakan
oleh pematung Perancis, Paul Landowski. Struktur patung dibuat dari beton bertulang rancangan
Albert Caquot.

NAMA
KELAS

:
:
CONTOH GAMBAR 3 DIMENSI PATUNG GREAT SPHINX

Terletak di dataran tinggi Giza di Mesir, The Great Sphinx adalah salah satu patung terbesar dan
tertua di dunia, kapan dan siapa yang membuat patung ini masih diperdebatkan. Ini adalah
patung monolit terbesar di dunia meskipun jauh lebih kecil dari Piramida di sekitarnya.
Meskipun bukti yang bertentangan dengan sudut pandang selama bertahun-tahun, pandangan
tradisional yang dimiliki oleh Egyptologists modern pada umumnya tetap bahwa Sphinx Agung
ini dibangun pada sekitar 2500 SM oleh Khafre firaun
Konsep mengenai sphinx berasal dari Mesir yang kemudian menyebar ke bagian lain dunia.
Versi Yunani untuk sphinx berwujud rakasa perempuan dengan wajah feminin, payudara, sayap,
dan ekor.
Menurut mitologi Mesir kuno, sphinx adalah makhluk dengan kepala manusia dan tubuh singa.
Tapi sphinx dengan kepala domba jantan, rajawali, dan elang juga terlihat di negeri ini.
Sebagian besar sphinx digambarkan sebagai sosok laki-laki dengan beberapa pengecualian.
Sphinx dianggap sebagai penjaga makam kerajaan atau kuil oleh orang Mesir kuno sehingga
ditempatkan di sekitar struktur bangunan tersebut.
Wajah sphinx Mesir kuno biasanya menggambarkan firaun yang dianggap sebagai inkarnasi
dewa matahari.
Sphinx Mesir Kuno
Konsep sphinx berasal dari periode Kerajaan Lama Mesir.
Sphinx pertama dibuat pada masa pemerintahan penguasa dinasti Keempat yang memerintah dari
tahun 2723 SM sampai 2563 SM.
Sphinx pertama tersebut diyakini menggambarkan Ratu Hetepheres II dari dinasti yang sama.
Sekarang sphinx ini disimpan di Museum Kairo, Mesir.
Sphinx Mesir yang terkenal diantaranya adalah sphinx granit yang menggambarkan firaun
wanita Hatshepsut yang sekarang disimpan di Museum Seni Metropolitan, New York.
Sphinx lain yang ditemukan di kompleks kuil Karnak (kini Luxor) memiliki kepala seekor
domba jantan.
Selain itu, telah ditemukan sekitar 900 sphinx di kuil dewa Amun.
Sphinx-sphinx tersebut dibuat oleh Raja Ramses II. Patung sang raja juga terlihat berada diantara
dua kaki depan sphinx.

NAMA
KELAS

:
:

CONTOH GAMBAR 2 DIMENSI CORNER OF THE GARDEN AT


MONTGERON

Claude Monet dicat Sudut Taman di Montgeron pada tahun 1876. Department store tokoh Ernest
Hoschede Monet ditugaskan untuk melukis empat panel dekoratif untuk interior rumah besar
barunya, Chateau de Rottembourg di Montgeron.
Monet menghabiskan musim panas di sana, menemukan motif atas dasar indah dan luar lukisan
dengan titik terang warna dalam berbagai nada. Meskipun peruntungan baru dibuat dalam
spekulasi department store, Hoschede cepat jatuh ke dalam kesulitan keuangan dan tidak mampu
untuk membayar lukisan.
Lanjutkan ke halaman berikutnya untuk belajar tentang Kalkun Monet, lukisan satwa liar aneh.
Dibuat pada ketinggian sangat impresionisme oleh pemimpin gerakan, Claude Monet, pekerjaan
ini adalah contoh khas bagaimana seniman impresionis berusaha untuk menyampaikan sekilas
lulus atau kesan alam seperti yang terlihat oleh mata manusia. Untuk tujuan ini Monet
mengambil sebagai motif nya taman mekar, dan sangat berhasil menciptakan sebuah gambar
hidup, alam berubah.
Mewarnai, didirikan pada kombinasi mata pada jarak apa yang di sapuan kuas sebenarnya
terpisah dari warna murni, diliputi dengan siang hari dan udara, dan dinamika efek plein-udara
diperkuat oleh permukaan cat bersemangat.
Salah satu dari empat panel dekoratif dimaksudkan untuk menghiasi ruang tamu besar dari
chateau Rottenburg di Montgeron, itu ditugaskan oleh pemilik tempat tinggal, para pemodal
Hoschede Ernest, salah satu pelanggan pertama dari Impresionis.
Tiga karya lain dicat untuk kastil adalah "Sudut Taman di Montgeron", "Kalkun" dan "The
Hunt".

NAMA
KELAS

:
:

CONTOH GAMBAR 2 DIMENSI IMPRESSION, SUNRISE

Saat kembali ke Paris, sekitar 1872 - 1873 ia melukis Impression, Sunrise (Impression, soleil
levant) yang menggambarkan pemandangan Le Havre. lukisan ini ditampilkan dalam pameran
Impresionis pertama pada 1874 dan hingga kini menjadi koleksi Muse Marmottan-Monet, Paris.
Dari judul yang sebenarnya asal pilih ini, Kritikus Louis Leroy memberikan sindiran "Kaum
Impresionis", yang kemudian malah terkenal sebagai identitas utama mereka.
Pada 1870, Monet and Doncieux menikah dan pada 1873 pindah ke rumah di Argenteuil di dekat
Sungai Seine. Mereka mendapat anak kedua, Michel, pada 17 Maret, 1878. Istri Monet kemudian
meninggal akibat tuberculosis pada 1879.
Alice Hosched membantu merawat kedua anak Monet. Mereka tinggal di Poissy. Pada April
1883 mereka pindahke rumah di Giverny, Eure, di Haute-Normandie, yang kemudian ditatanya
dengan halaman kebun yang besar dan berusaha dilukisnya kembali hingga akhir hayatnya.
Monet and Hosched menikah pada 1892.
Pada periode 1880-an dan 1890-an, karya Monet banyak berkutat pada eksperimen lukisan
dengan berbagai variasi sudut pandang dan cahaya. Seri pertamanya adalah Katedral Rouen from
dari berbagai sudut pandang dalam waktu berbeda-beda sepanjang hari. Dua puluh sudut
pandang ini kemudian dipamerkan di Durand-Ruel pada tahun 1895.
Pada kurun waktu 1883 hingga 1908, Monet melakukan perjalanan ke Mediterania dan melukis
banyak pemandangan darat dan laut seperti Bordighera. Bangunan penting juga menjadi subjek
utama Monet di sana. Istrinya Alice meninggal pada 1911 dan anaknya Jean pada 1914.
Katarak menjangkitinya sehingga harus menjalani dua kali operasi pada1923. Lukisannya pun
berubah menjadi mempunyai tonality merah, suatu hal yang wajar menjadi pemandangan seharihari bagi penderita katarak. Selain itu diduga ia juga terkadang bisa mendeteksi pantulan sinar
ultraviolet akibat perlakuan pembedahan katarak.
Setelah operasi ia banyak menggarap ulang karya-karyanya terdahulu. Monet meninggal pada 5
Desember 1926 pada umur 86 dan dikuburkan di pemakaman gereja Giverny. Rumah dan
tamannya yang sudah menjadi terkenal menjadi daya tarik utama bagi turis di Giverny.Di rumah
ini juga banyak ditemukan karya-karya grafis Jepang.
Pada 2004, London, Le Parlement, Effet de Brouillard (1904), terjual lebih dari U.S. $20 juta.