Anda di halaman 1dari 11

3/13/2017

SEMINAR KEPERAWATAN

PENANGANAN
KEGAWATDARURATAN
YANG MENGANCAM JIWA

Ns. Ruslan Muchtar, S.Kep., M.Kep.


Nurse Trainer/Instruktur HIPGABI Wilayah Sulsel.
Emergency Department RSUD Lasinrang Pinrang

INITIAL ASSESSMENT
Tindakan Awal

Proteksi diri (3A)


Cek respon korban Primary Survey
dengan teknik AVPU
Aktifkan EMS AIRWAY and Cervical
(Emergency Medical Spine Control
System/Code Blue) BREATHING & Ventilation
Secondary Survey
Control
CIRCULATION & Bleeding
Head to toe examination
Control
(BTLS)
DISABILITY GCS
Finger in every orifice
EKSPOSURE
(colok semua lubang)
FOLLEY CATHETER
Vital sign
GASTRIC TUBE
Anamnesa (KOMPAK)
HEART MONITOR
Pemeriksaan penunjang
Persiapan rujukan
Penjelasan kepada
keluarga
Seminar Keperawatan PPNI,
Luwuk 19/03/2017

TINDAKAN AWAL
Proteksi diri, gunakan APD: proteksi diri, lingkungan
dan pasien
Cek respon korban dengan teknik AVPU (Alert,
Verbal, Pain, Unresponsive)
Aktifkan EMS (Emergency Medical System/Code Blue)
atau
Call for Help (minta pertolongan)

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

1
3/13/2017

Airway & Cervical Spine Control

Jaw thrust: jika pasien tidak


sadar
Pasang Neck Collar:
Kaji adanya distensi vena
jugularis
Kaji adanya deviasi trakea
Kaji adanya jejas di area
leher

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Masalah pada Air way


Manuver Manual:
Buka mulut dan bersihkan Cross Finger dan Finger
sweep
Pada Kasus Kesedak (Coking) Back Blow atau
Heimlick Manuver (Abdominal Trus dan Chest Trus)
Bebaskan jalan Nafas:
Trauma cervical/Tidak sadar Jaw Trus
Non Trauma Cervical Head Tilt and Chin Lip

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Membersihkan Jalan Nafas

Sapuan Jari (Finger


sweep):
Jalan nafas yang
tersumbat karena
benda asing dalam
rongga mulut bagian
belakang (hipofaring)

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

2
3/13/2017

Membuka Jalan Nafas


Chin-lip;tindakan mengangkat dagu
Head-titl; dorong kepala kebelakang

Jaw-thrust manouver; tindakan mengangkat


Head-titl & Chin-lip
sudut rahang bawah

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Kasus Kesedak (Cocking) Anak


Back Blow Heimlick Manuver

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

3
3/13/2017

Lakukan dengan Hati-hati

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Manuver Heimlich pada korban yang tergeletak


(tidak sadar )
Tidurkan penderita terlentang
Lakukan back blow / chest thrust atau heimlich manouver
abdominal trust

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Masalah pada airway:


Gurgling: suara napas
bercampur suara cairan.
Lakukan suctioning atau
logroll.
Snoring: suara ngorok akibat
tertutupnya jalan napas oleh
lidah. Pasang OPA (tidak ada
reflek muntah) atau NPA
(ada reflek muntah)
Crowing/Stridor:
Penyempitan laring/ trakea.
Lakukan intubasi (ETT), jika
gagal lakukan Needle
crycotyroidotomy dan jet
insuflisience. Tindakan ini
juga dilakukan pada korban
dengan perdarahan hebat
terus menerus di dalam mulut

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

4
3/13/2017

Intubasi ETT/combi
tube/LMA/King LT)
Jangan melakukan
suctioning melalui
hidung atau memasang
NPA jika korban
mengalami fraktur
basis caranii (ciri-ciri:
keluar cairan
bening/darah di
hidung/telinga, racoon
eyes, battle sign)

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Breathing & Ventilation Control


Look, listen and Feel (lihat, dengar dan rasakan hembusan napas)
Korban sadar: oksigenasi kurang ditandai dengan pasien sesak atau
dengan saturasi oksigen di bawah 95%, non rebreathing mask.
Korban tidak bernapas: berikan napas buatan dengan bag valve mask 10-
12 x/menit
Inspeksi:
RR
Pengembangan dada seimbang/tidak
Adakah jejas
Adakah luka
Palpasi (dimulai dari area yang normal):
Adakah krepitasi?
Apakah ICS melebar?
Adakah nyeri tekan?
Adakah emfisema subcutis?
Perkusi (dimulai dari area yang normal):
sonor, hipersonor atau dull
Auskultasi (dimulai dari area yang normal):
Bunyi napas
Bunyi jantung
Seminar Keperawatan PPNI,
Luwuk 19/03/2017

Masalah pada breathing:


Tension pneumothorax:
Ciri-ciri:
Inspeksi: tampak sesak,
pengembangan dada dapat
seimbang atau tidak seimbang,
distensi vena jugularis pada area
yang sakit, deviasi trakea ke arah
yang sehat, jejas/luka di area yang
sakit
Palpasi: dapat terjadi krepitasi di
daerah yang sakit, ICS melebar di
area yang sakit, ada/tidak ada nyeri
tekan di daerah yang sakit, adanya
emfisema subkutis
Perkusi: hipersonor di area yang
sakit
Auskultasi: bunyi napas menurun di
area yang sakit
Seminar Keperawatan PPNI,
Luwuk 19/03/2017

5
3/13/2017

Penanganan Tension
pneumothorax :
Needle thorako-centesis
selama 45 menit,
selanjutnya WSD oleh
dokter

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Open pneumothorax / Sucking


Chest Wound:
Ciri-ciri:
Inspeksi: tampak sesak,
pengembangan dada tidak
seimbang, jejas/luka di area yang
sakit
Palpasi: dapat terjadi krepitasi di
daerah yang sakit, nyeri tekan di
daerah yang sakit.
Perkusi: Hipersonor di area yang
sakit
Auskultasi: Bunyi napas menurun di
area yang sakit

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Penanganan Open pneumothorax / Sucking


Chest Wound:
Kasa 3 sisi selama 45 menit, selanjutnya WSD oleh
dokter

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

6
3/13/2017

Flail chest:
Ciri-ciri:
Inspeksi: tampak sesak,
pengembangan dada tidak
seimbang, napas paradoks,
ada/tidak ada jejas/luka di area
yang sakit
Palpasi: dapat terjadi krepitasi di
daerah yang sakit, nyeri tekan di
daerah yang sakit.
Perkusi: -
Auskultasi: bunyi napas menurun di
area yang sakit

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Penanganan Flail chest:


Berikan posisi nyaman, berikan analgetik, bebat

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Massive Hemothorax:
Ciri-ciri:
Inspeksi: tampak sesak,
pengembangan dada tidak
seimbang, ada jejas/luka pada
area yang sakit, tampak pucat.
Palpasi: ada/tidak ada krepitasi
pada area yang sakit, nyeri tekan
pada area yang sakit, akral dingin.
Perkusi: dull di area yang sakit
Auskultasi: bunyi napas menurun
di area yang sakit

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

7
3/13/2017

Penanganan Massive Hemothorax:


WSD, thoracotomy (operasi) oleh dokter

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Cardiac tamponade: (masalah sirkulasi yang dapat


ditemukan dan diterapi pada penatalaksanaan breathing)
Ciri-ciri:
Inspeksi: distensi vena jugularis Tampak pucat, ada jejas/luka di
area jantung
Palpasi: akral dingin.
Perkusi: -
Auskultasi: bunyi jantung menjauh
Diagnosis klasik: adanya Trias Beck (peningkatan tekanan vena,
penurunan tekanan arteri, bunyi jantung menjauh)

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Penanganan Cardiac tamponade :


Pericardiocentesis

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

8
3/13/2017

Circulation & Bleeding Control


Cek nadi, akral, capilary refill, perdarahan
Masalah pada circulation
Perdarahan luar: hentikan perdarahan dengan direct pressure
(balut tekan), elevation (tinggikan posisi), dan point pressure
(titik tekan)
Perdarahan dalam:
Ciri-ciri: Tampak pucat nadi cepat & lemah, akral dingin,
capillary refill time >2 detik distensi atau kulit teregang pada
area yang mengalami perdarahan
Haemorhagic shock:
Ciri-ciri: Tampak pucat nadi cepat & lemah, akral dingin,
capillary refill time >2 detik

Tindakan yang dilakukan:


Berikan cairan IV line. Untuk korban trauma dan
perdarahan berikan cairan RL/NaCl hangat 2
jalur, guyur, jangan lupa ambil sampel darah
Seminar Keperawatan PPNI,
Luwuk 19/03/2017

Disability
GCS Eye, Verbal, Motorik
EYE : MOTORIK :
Buka mata spontan Mengikuti perintah
Buka mata terhadap suara Melokalisisr nyeri
Buka mata terhadap nyeri Menjauh dari nyeri
Tidak buka mata Fleksi abnormal
VERBAL : Ektensi abnormal
Tidak ada respon
Bicara biasa
Bicara mengacau
Hanya kata-kata
Hanya suara
Tidak ada respon
Lateralisasi pupil
isokor/anisokor, reflek cahaya,
dilatasi/konstriksi
Seminar Keperawatan PPNI,
Luwuk 19/03/2017

Exposure (cek semua bagian tubuh)


Buka semua pakaian untuk melihat luka yang tidak terlihat
Beri selimut korban untuk mencegah hipotermi/kedinginan
Pasang bidai untuk imobilisasi tulang yang patah
Lakukan log roll untuk pemeriksaan bagian belakang
B: bentuk
T: tumor
L: luka
S: sakit
Pasang long spine board

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

9
3/13/2017

Folley catheter
Sebelum pemasangan lakukan pemeriksaan
kontraindikasinya:
Perdarahan di orifisium uretra externa
Hematom skrotum
Pada saat rectal touche, prostate melayang
Jika ada kontraindikasi lakukan cystostomy.
Evaluasi rutin: urin pertama dibuang selanjutnya
baru dihitung
Urin normal: dewasa 0,5-1 cc/kgBB/jam, anak 1-
2 cc/kgBB/jam, bayi 2-3 cc/kgBB/jam

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Gastric tube
NGT: jangan dipasang jika korban fraktur basis caranii,
pemasangan melalui mulut pasang OGT

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Heart monitor

Monitor EKG dianjurkan dipasang pada setiap penderita


trauma, untuk mengetahui keadaan gangguan irama
jantung
Ingat : Tindakan resusitasi dilakukan pada saat masalahnya
dikenali, bukan setelah survei primer selesai.

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

10
3/13/2017

SECONDARY SURVEY
Head to toe examination
B: bentuk
T: tumor
L: luka
S: sakit
Finger in every orifice (colok semua lubang)
Pasang bidai jika belum dilakukan pada primary
survey
Vital sign (tanda-tanda vital)

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

Anamnesa
KOMPAK AMPLE
K: keluhan A : Allergy
O: obat M: Medication
M: makanan
P: Past Illnes
P: penyakit
A: alergi L: Last Meal
K: kejadian E: Environment

Pemeriksaan penunjang: X-ray, USG, laboratorium


Persiapan rujuk: ke rumah sakit atau ke ruangan lain,
pastikan tempat terlebih dahulu
Penjelasan kepada keluarga

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

TERIMA KASIH

Seminar Keperawatan PPNI,


Luwuk 19/03/2017

11