Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH AGAMA

DEFINISI ISLAM DAN ASPEK-ASPEKNYA

DISUSUN OLEH :

Kelompok : 4

Mubarok (Matematika)

Siti Naryani (Matematika)

Tunariyah (Bahasa Inggris)

Fitriyah (PKN)

Selly Prihatini (PKN)

Yandi Hartayandi (Penjaskes)

Ahmad Rasidi (Penjaskes)

Saefiah (Matematika)

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

STKIP BANTEN
KATA PENGANTAR

Segala Puji hanyalah bagi Allah SWT, atas limpahan rahmat dan
hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan tugas Makalah ini. Sholawat dan salam
tetap tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarga,
sahabat serta umatnya hingga yaumil akhir.

Tujuan dari penyusunan Makalah yang berjudul Definisi Islam dan aspek-
aspeknya ini adalah sebagai tugas yang diberikan demi tercapainya tujuan
pembelajaran yang telah direncanakan.

Tidak lupa ucapan terimakasih kami tujukan kepada pihak-pihak yang


turut mendukung terselesaikannya makalah ini antara lain :

Siti Nurjanah, S.Ag,M.Pd. selaku dosen pembimbing,

rekan-rekan kelompok 4 (empat) yang bekerjasama menyelesaikan makalah ini,


serta

semua pihak yang turut mendukung terselesaikannya makalah ini.

Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak


kekurangan. Maka dari itu, kritik dan saran sangat kami harapkan demi
terciptanya makalah yang lebih baik selanjutnya. Semoga Makalah ini dapat
memberi manfaat bagi pembaca sekalian.

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR . i

DAFTAR ISI ... ii

BAB I DEFINISI ISLAM

A. Pengertian Islam . 1

B. Sumber-sumber ajaran Islam ... 2

C. Lima Rukun Islam ... 3

BAB II ASPEK-ASPEK ISLAM

A. Aspek Aqidah . 4

B. Aspek Syariah . 5

C. Aspek Akhlak .. 6

BAB III KESIMPULAN

KESIMPULAN .. 7

DAFTAR PUSTAKA

ii
BAB I

DEFINISI ISLAM

1. DEFINISI ISLAM

A.PENGERTIAN ISLAM

Dari segi bahasa islam berasal dari bahasa Arab, yaitu dari kata salima
yang mengandung arti selamat, sentosa, dan damai. Dari kata salima selanjutnya
diubah menjadi bentuk aslama yang berarti berserah diri masuk dalam
kedamaian.

Pengertian lslam dari segi istilah, Harun Nasution mengatakan bahwa


lslam menurut istilah adalah agama yang ajaran-ajarannya diwahyukan Tuhan
kepada masyarakat manusia melalui Nabi Muhammad SAW. sebagai Rasul.

Jadi, Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Dengan agama inilah Allah menutup agama-agama sebelumnya.Allah telah
menyempurnakan agama ini bagi hamba-hambaNya.

Dengan agama Islam ini pula Allah menyempurnakan nikmat atas


mereka.Allah hanya meridhoi Islam sebagai agama yang harus mereka peluk.Oleh
sebab itu tidak ada suatu agama pun yang diterima selain Islam. Allah taala
berfirman,

Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian, dan Aku telah
cukupkan nikmat-Ku atas kalian dan Aku pun telah ridha Islam menjadi agama
bagi kalian. (QS. Al Maaidah: 3)

Allah taala juga berfirman,

Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam.

(QS. Ali Imran: 19)


1

Dalam sebuah Hadits diriwayatkan

Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?, maka bersabdalah Rasulullah


Shallallahualaihi wasallam : Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah
(Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan
Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi
haji jika mampu (HR. MUSLIM)

Agama Islam ini telah merangkum semua bentuk kemaslahatan yang


diajarkan oleh agama-agama sebelumnya. Agama Islam yang Nabi Muhammad
SAW bawa ini lebih istimewa dibandingkan agama-agama terdahulu karena Islam
adalah ajaran yang bisa diterapkan di setiap masa, di setiap tempat dan di
masyarakat manapun.

Agama Islam adalah ajaran yang mencakup akidah/keyakinan dan


syariat/hukum. Islam adalah ajaran yang sempurna, baik ditinjau dari sisi aqidah
maupun syariat-syariat yang diajarkannya:

a. Islam memerintahkan untuk menauhidkan Allah taala dan melarang kesyirikan.

b. Islam memerintahkan untuk berbuat jujur dan melarang dusta

c. Islam memerintahkan untuk berbuat adil dan melarang aniaya.

d. Islam memerintahkan untuk menunaikan amanat dan melarang berkhianat.

e. Islam memerintahkan untuk menepati janji dan melarang pelanggaran janji.

B. SUMBER SUMBER AJARAN ISLAM

Di kalangan ulama terdapat kesepakatan bahwa sumber ajaran lslam


yang utama adalah Al quran dan Al-Sunnah; sedangkan penalaran atau akal
pikiran sebagai alat untuk memahami Alquran dan Al-Sunnah.
Ketentuan ini sesuai dengan agama lslam itu sendiri sebagai wahyu yang
berasal dari Allah SWT. yang penjabarannya dilakukan oleh Nabi Muhammad
SAW.

1. Al-Quran adalah kitab suci ummat Islam yang diwahyukan Allah kepada
Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril. Secara harfiah Quran
berarti bacaan.Namun walau terdengar merujuk ke sebuah buku/kitab,
ummat Islam merujuk Al-Quran sendiri lebih pada kata-kata atau kalimat di
dalamnya, bukan pada bentuk fisiknya sebagai hasil cetakan.

2. Al- Sunnah adalah sesuatu yang dibiasakan oleh Nabi Muhammad SAW.

C. LIMA RUKUN ISLAM

Islam memberikan banyak amalan keagamaan. Para penganut umumnya


digalakkan untuk memegang Lima Rukun Islam, yaitu lima pilar yang
menyatukan Muslim sebagai sebuah komunitas.

Isi dari kelima Rukun Islam itu adalah:

Mengucap dua kalimah syahadat dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak
ditaati dan disembah dengan benar kecuali Allah saja dan meyakini bahwa
Muhammad adalah hamba dan rasul Allah.

Mendirikan salat wajib lima kali sehari.

Berpuasa pada bulan Ramadan.

Membayar zakat.

Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu.


3

BAB II

ASPEK ASPEK ISLAM

II. 1 . ASPEK-ISLAM

A. SPEK-ASPEK AJARAN ISLAM

Islam merupakan agama yang sangat diridhoi oleh Allah SWT. Para ulama
membagi Islam ke dalam tiga kerangka pokok yaitu aqidah, Syariah dan akhlak.
Semuanya merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

Untuk lebih jelasnya maka kita akan membahas lebih dalam mengenai
ketiga aspek ajaran Islam di bawah ini. Mengenai akidah, syariah dan akhlak.

1. Aspek Aqidah

Akidah adalah sesuatu yang dianut oleh manusia dan diyakininya baik berwujud
agama dan yang lainnya.

Sayid Sabiq mengemukakan bahwa pengertian keimanan atau aqidah itu tersusun
dari enam perkara yaitu:

Marifat kepada Allah

Marifat dengan Alam yang ada dibalik alam semesta ini.

Marifat dengan kitab-kitab Allah

Marifat dengan Nabi-nabi serta Rasul-rasul Allah.

. Marifat dengan hari akhir

. Marifat dengan takdir


4

Akidah dalam Islam meliputi keyakinan dalam hati tentang Allah sebagai
Tuhan yang wajib disembah, ucapan dengan lisan dalam bentuk dua kalimah
syahadat, diwujudkan dalam perbuatan dengan amal shaleh. Akidah dalam Islam
harus berpengaruh pada segala aktivitas yangt dilakukan oleh menusia.Sehingga
aktivitas tersebut dapat bernilai ibadah.

B. Aspek Syariah

Syariat adalah peraturan-peraturan yang diciptakan Allah atau yang diciptakan


pokok-pokoknya di dalam berhubungan dengan Tuhannya, dengan saudara
sesama muslim, dengan saudara sesama manusia, dengan alam dan hubungannya
dengan kehidupan.

Cara untuk mengadakan hubungan tersebut adalah:

a. Cara manusia berhubungan dengan Tuhan

b. Cara manusia berhubungan dengan sesama muslim

c. Cara manusia berhubungan dengan saudara sesama manusia

d. Cara manusia berhubungan dengan alam

e. Cara manusia berhubungan dengan kehidupan.

Syariah berasal dari wahyu Allah yang dituangkan dalam al-Quran dan al-
Hadits, diwajibkan untuk ditaati dan dilaksanakan sebagaimana mestinya, apabila
manusia ingin hidup bahagia dan tenteram baik di dunia dan di akhirat.

Syariah berpusat pada dua segi kehidupan yang cukup mendasar yaitu
aspek ibadah dan muamalah.

Aspek ibadah terdiri dari dua jenis yaitu ibadah dalam pengertian umum
dan ibadah dalam pengertian khusus. Ibadah dalam pengertian umum yakni
semua amalan yang diizinkan oleh Allah dan yang tidak ditetapkan secara
terperinci mengenai keharusan mengerjakannya.
5

Sedangkan ibadah dalam arti khusus yakni apa-apa yang telah ditetapkan Allah
secara terperinci baik tingkat maupun kaifiyat atau dalam cara-cara tertentu.

C. Aspek Akhlak

Akhlak ialah suatu gejala kejiwaan yang sudah meresap dalam jiwa, yang
dari padanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah, tanpa mempergunakan
pertimbangan terlebih dahulu.

Apabila yang timbul daripadanya adalah perbuatan-perbuatan baik, terpuji


menurut akal dan syara maka disebut akhlak baik (Akhlakul
Mahmudah),sebaliknya apabila yang timbul dari padanya adalah perbuatan yang
jelek maka dinamakan akhlak yang buruk(Akhlakul Mazmumah).

Dalam menjalankannya sebaiknya berpedoman kepada al-Quran dan al-


Hadits. Secara garis besarnya menurut sifatnya terbagi kepada dua yakni akhlak
terpuji dan akhlak tercela.

Dari segi bentuknya akhlak dapat dibagi dalam tiga kelompok yaitu:

Akhlak kepada Allah

Akhlak terhadap manusia

Akhlak terhadap makhluk-makhluk lain.

Prinsip-prinsip umum yang dipergunakan dalam akhlak adalah:

o Akhlak yang baik yakni berlandaskan al-Quran dan al-Hadits.

o Adanya keseimbangan antara berakhlak kepada Allah, sesama manusia, dan


makhluk lain.

o Pelaksanaan akhlak harus bersamaan dengan pelaksanaan dengan aqidah dan


syariah.

o Akhlak dilakukan semata-mata karena Allah, meskipun obyek akhlak kepada


makhluk.
6

BAB III

KESIMPULAN

Dari uraian uraian diatas, dapat ditarik kesimpulan mengenai Definisi Islam dan
Aspek-aspeknya adalah sebagai berikut :

1. Dari segi bahasa islam berasal dari kata salima yang mengandung arti
selamat, sentosa, dan damai. Dari kata salima selanjutnya diubah menjadi bentuk
aslama yang berarti berserah diri masuk dalam kedamaian.

2. Pengertian lslam dari segi istilah adalah agama yang ajaran-ajarannya


diwahyukan Tuhan kepada masyarakat manusia melalui Nabi Muhammad SAW.
sebagai Rasul.

3. Sumber ajaran lslam yang utama adalah Al quran dan Al-Sunnah;


sedangkan penalaran atau akal pikiran sebagai alat untuk memahami Alquran
dan Al-Sunnah.

yaitu lima pilar yang menyatukan Muslim sebagai sebuah komunitas. Isi dari
kelima Rukun Islam itu adalah:

o Mengucap dua kalimah syahadat dan meyakini bahwa tidak ada yang berhak
ditaati dan disembah dengan benar kecuali Allah

saja dan meyakini bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul Allah.

o Mendirikan salat wajib lima kali sehari.

o Berpuasa pada bulan Ramadan.

o Membayar zakat

o Menunaikan ibadah haji bagi mereka yang mampu

2. Aspek-aspek ajaran Islam meliputi akidah, syariah dan akhlak.


7

DAFTAR PUSTAKA

1. http://apresia si-rofiuddin.blogspot.com/2009/11/pengertian-islam dan-tugas-

nabi_26.html

2. http://blog.re.or.id/pengertian-islam-dan-iman.htm

3. Dzamari, Zainal, Islam Aqidah dan Syariah, Jakarta: Raja Grafindo


Persada,1996

4. .http://songosongo.multiply.com/journal/item/6/Aspek

Aspek_Ajaran_Islam
Islam merupakan agama yang sangat diridhoi oleh allah SWT. Para mujtahid
membagi islam kedalam tiga kerangka pokok yaitu aqidah, syariahdan akhlak.

1. Aspek aqidah
Dari segi bahasa akidah berarti ikatan kepercayaan, keyakinan atau
iman. Sementara itu, dari segiistilah, akidah atau iman adalah jika
seseorang telah mengikrarkan dengan lisan, meyakini dalam hati, dan
mengamalkan dengan perbuatan.
Akidah atau iman merupakan fundasi ajaran islam yang sifat ajarannya
pasti, mutlak kebenarannya, terperinci dan monoteistis. Ajaran intinya
adalah mengesakan tuhan(tauhid).oleh karena itu, ajaran akidah islam
yang tauhid sangat menentang segala bentuk kemusyrikan.
Pembahasan pokok akidah islam berkisar pada akidah yang terumuskan
dalam rukun iman yaitu: iman kepada allah, malaikat allah, kitab-kitab
allah, rasul-rasul allah, hari akhir dan qadar baik dan buruk.
Aqidah (kepercayaan) adalah sesuatu hal yang pertama-tama yang
diserahkan oleh rasulullah dan yang di tuntunnya dari manusia untukdi
percayai dalam tahapan pertama daripada tahapandakwah islamiyah dan
merupakan pada seruan setiap rasul yang diutus oleh allah SWt. Aqidah
secara etimologi berarti ikatan atau sangkutan. Dan secara terminologi
berarti creedo, creed yaitu keyakinan hidup. Iman dalam arti yangkhusus,
yakni pengingkaran yang bertolak dari hati. Bentuk jamaknua aqaid atau
marifat, ilmu ushuluddin, ilmu kalam, ilmu hakikat, dan ilmu tauhid.
Sayid sabiq

Qs. Al-anfal:2-4
Artinya:

Akidah dalam islam meliputi keyakinan dalam hati tentang allah sebagai
tuhan yang wajib disembah, ucapan dengan lisan dalam bentuk dua
kalimah syahadat, diwujudkan dalam perbuatab dengan amal saleh.
Akidah dalam islam harus berpengaruh pada segala aktifitas yang
dilakukan oleh manusia. Sehingga aktifitas tersebut dapat bernilai ibadah.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa akidah dalam islam tidak
hanya sekedar keyakinan dalam hati, melainkan tahap lanjutan yang akan
menjadi acuan dan dasar dalam bertingkah laku, serta berbuat yang pada
akhirnya akan menghasilkan amal shaleh.
2. Aspek syariah
Dari segi bahasa, syariah berarti jalan yang harus dilalui adapun menurut
istilah , syariah berarti ketentuan hukumallah mengatur hubungan
manusia dengan manusia, manusia dengan flora dan fauna dan alam
lainnya
Syariah dapat dibagi menjadi beberapa bidang, yaitu:
Ibadah; aturan tentang hubungan manusia dengan allah. Ibadah ini dapat
dibagi menjadi dua macam, yaitu:
a. Ibadah muhdhah, yaitu aturan-aturan tentang tatacara hubungan
manusia dengan allah deperti tercantum atau terumuskan dalam rukun
islam yang kelima.
b. Ibadah ghairu mahdhah, yaitu segala perkataandan perbuatan yang
baik menurut agama, yang dilakukan untuk mencari keridhoan allah;
seperti melakukan taziyah, menjengukorang sakit, dan lain-lain.

aspek ibadah terdiri dari dua jenis yaitu ibadah dalam pengertian umum
dan ibadah dalam pengertian khusus. Ibadah dalam pengertian umum
yakni semua amalan yang diizinkan oleh allah dan yang tidak ditetapkan
secara terperinci mengenai keharusan mengerjakannya. Sedangkan ibadah
dalam arti khusus yakni apa-apa yang telah detetapkan allah secara
terperinci baik tingkat maupun kaifiyat atau dalam cara-cara tertentu.

Sesuai dengan fungsi, tujuan dan nilaiyang terkandung dalam peribadatan


dapat diketahui tiga macambentuk ibadah yaitu:

a. Ibadah syahsiyah adalah ibadah perorangan dalam rangka


pembentukan watak yang formil yakni kepribadian muslim, seperti
ibadah salat dan syahadat.
b. Ibadah ijtimaiyah syaltout yaitu ibadah lemasyarakatan yang bernilai
amaliyah sosial untuk membentuk rasa tanggung jawab sosial, seperti
zakat dan puasa.
c. Ibadah siyasah adalah ibadah yang secara tidak langsung terkandung
aspek politis biasanya berupa ibadah haji untuk membina persatuan
dan kesatuan umat.
3. Aspek akhlak
Dari segi bahasa akhlak berarti perbuatan spontan.
Adapun menurut istilah, akhlak berarti perilaku lahir dan batin yang dapat
membedakan perilaku yang terpuji dan tercela, antara yang salah dan yang
benar, antara yang patut dan yang tidak patut dan antara yang baik dan
yang buruk.
Sifat ajaran islam adalah universal, eternal, dan absolute. Akhlak ini
merupakan tujuan pokok dalam dakwah islam.
Akhlak benar menurut islam adalah akhlak yang dilandasi iman yang
benar. Dalam islam, ketiga pokok ajaran islam tersebut adalah iman, islam
dan ikhtisan (akhlak), merupakan satu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan, yang tujuan intinya adalah menjadikan manusia muslim
sebagai sumber kebajikan dalam masyarakat.
Secara garis besar, akhlak islam mencakup:
a. Akhlak manusia kepada allah
b. Akhlak manusia kepada diri sendiri
c. Akhlak manusia kepada sesama manusia
d. Akhlak manusia kepada alam fauna, flora dan benda-benda
4. Aspek muamalah
Adalah aspek kemasyarakatan yang mengatur pergaulan hidup manusia
diatas bumi, baik tentang harta benda, perjanjian-perjanjian,
ketatanegaraan, hubungan antara negara dan lain-lain.