Anda di halaman 1dari 3
ALGORITME BRADIKARDI

ALGORITME BRADIKARDI

 

No. Dokumen:

No. Revisi:

Halaman:

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo

3/3

ALGORITME BRADIKARDI

ALGORITME BRADIKARDI

 

No. Dokumen:

No. Revisi:

Halaman:

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo

1/3

 

Tanggal Terbit :

Ditetapkan oleh Direktur Utama,

PROSEDUR

Prof.DR.dr.Akmal Taher, Sp.U ( K )

NIP : 140 105 247

PENGERTIAN

Penanganan suatu keadaan yang menunjukkan bahwa frekuensi

nadi kurang dari 60 kali per menit

 

TUJUAN

Mengembalikan frekuensi nadi pasien 60 – 100 kali per menit.

KEBIJAKAN

Dilakukan oleh dokter atau perawat yang terlatih

 
 

Persiapan Alat:

PROSEDUR

  • 1. Trolley Emergency

  • 2. Pacu jantung transkutan

  • 3. Obat – obatan untuk Bradikardia seperti : Atropin, Dopamin, Adrenalin, Isoproterenol

Rincian prosedur :

Survei ABCD primer Fokus : RJP dan Defibrilasi

  • 1. Cek kesadaran

  • 2. Aktifkan sistem emergensi

  • 3. Siapkan defibrilator

  • 4. A = Airway : Buka jalan napas

 
  • 5. B = Breathing : Berikan ventilasi tekanan positif

  • 6. C = Circulation : Lakukan kompresi dada

  • 7. Amankan jalan napas sebelum intubasi

ALGORITME BRADIKARDI

ALGORITME BRADIKARDI

 

No. Dokumen:

No. Revisi:

Halaman:

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo

2/3

 
  • 8. Pastikan monitor dan defibrilator telah siap pakai

 

Survei ABCD Sekunder

  • 1. Amankan jalan napas, intubasi bila diperlukan

 
  • 2. Pasang oksigen, IV line, monitor, memberikan cairan

  • 3. Cek tanda-tanda vital, pulse oximeter

 
  • 4. Cek EKG 12 lead

  • 5. Cek rontgen dada

  • 6. Perhatikan riwayat penyakit

  • 7. Perhatikan pemeriksaan fisik

 
  • 8. Pikirkan penyebabnya ( diagnosa pembanding )

Bila ada tanda dan gejala yang serius :

  • 1. Berikan Atropin 0.5 – 1 mg bolus dan dapat diulang 3-5 menit sampai total dosis atropin 0.04 mg/kg BB

  • 2. Pacu jantung transkutan dipasang jika bradikardi sangat lambat dengan hemodinamik tidak stabil, dapat juga digunakan jika pasien tidak memberikan respon pada atropin, khususnya jika terdapat block pada atau dibawah berkas his

  • 3. Dopamin 5 – 20 g/kg/menit bisa ditambahkan jika atropin sudah mencapai dosis 0.04 mg/kg dan bila terdapat penurunan tekanan darah akibat dari bradikardi

  • 4. Adrenalin 2 – 10 g/menit diberikan jika dopamin dosis tinggi tidak memberikan efek terhadap pasien. Bradikardi dengan tanda dan gejala yang sangat serius lebih sering mendekati PEA ( Pulseless Electrical Activity ) atau bahkan asistol, adrenalin adalah pilihan yang tepat untuk kedua aritmia ini.

  • 5. Jika ada AV Blok derajat II tipe 2, atau Blok Derajat III siapkan Pacu Jantung Transkutan sebelum pemasangan pacu jantung transvenus

  • 6. Bila kedua aritmia tersebut tidak ditemukan atau ditemukan tetapi tidak menimbulkan tanda dan gejala yang serius, maka

pasien hanya diobservasi dan tidak memerlukan terapi

ALGORITME BRADIKARDI

ALGORITME BRADIKARDI

 

No. Dokumen:

No. Revisi:

Halaman:

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo

3/3

UNIT TERKAIT

Semua unit pelayanan di PJT

 
  • 1. Chart ICU

DOKUMEN TERKAIT

  • 2. Status pasien

  • 3. Catatan dokter

  • 4. Catatan Perawatan