Anda di halaman 1dari 14

PANDUAN PEMERIKSAAN FISIK ANAK

BIASANYA

PENGKAJIAN HEAD TO TOE

RANGKAIAN PEMERIKSAAN BISA DI SESUAIKAN PERKEMBANGAN ANAK

PENCATATAN HASIL MENGGUNAKAN MEODE TRADISIONAL

PENGGUNAAN UMUR PERKEMBANGAN DAN UMUR KRONOLOGIS SEBAGAI


KRITERIA UTAMA

TUJUAN

Meminimalkan stres dan cemas

Meningkatkan hubungan saling percaya perawat-anak-orang tua.

Meningkatan kesiapan anak pada saat akan diperiksa

Meningkatkan keakuratan hasil pemeriksaan

PERSIAPAN

Pemeriksaan fisik merupakan prosedur yang menyakitkan senyaman dan semenarik


mungkin (boneka, paper doll)

Libatkan keluarga / sibling anak lebih kooperatif jika ditemani


Posisi senyaman mungkin pasien sesak nafas posisi duduk.

Pendekatan umum urutan boleh diubah, periksa bagian tubuh normal / sehat dulu.

PERSIAPAN RUANG PERIKSA

Ruangan aman dan tidak berbahaya

Dekorasi dengan warna netral, jika mungkin perlengkapan disesuaikan usia anak.

Suhu ruangan hangat dan nyaman

Letakan alat-alat yang asing di luar area

Gunakan beberapa mainan

Berikan waktu untuk bermain

Perilaku anak siap diperiksa

Berbicara dengan perawat

Kontak mata

Menerima benda yang diberikan

Membiarkan sentuhan fisik


Memilih duduk di meja periksa daripada dipangkuan orang tua

PEMERIKSAAN FISIK
1. PENGUKURAN PERTUMBUHAN

Panjang Badan

kepala dipegang pada garis tengah

merapatkan kedua tumit hati-hati

menekan kedua tumit sampai ekstensi

Tinggi Badan

Berdiri setegak mungkin

Pandangan sejajar lantai

Tanpa alas kaki

Pengukuran Pertumbuhan

Berat Badan

Pastikan timbangan pada posisi nol, datar

Usia < 3 bulan telanjang

Lingkar Lengan

tempat pertengahan lengan

Lingkar Kepala

sampai usia 36 bulan


diameter terbesardiatas alis, daun

telinga, prominensia oksipitalis

usahakan ukuran sampai per sepuluh cm


2. TANDA-TANDA VITAL

SUHU DIGITAL

Oral 7 menit

Rektal 4 menit

Axila 5 menit

NADI

Infant apikal

Anak 2 th radial

Dihitung 1 menit

PERNAFASAN

Bayi gerakan abdomen

Anak gerakan dada

Dihitung 1 menit

TEKANAN DARAH
Tensimeter (lebar manset disesuaikan dengan
dengan bersarnya lengan bayi/anak)
Ukuran manset sesuai Bayi : 2,5 5 cm
Anak : 9 12 cm

Gunakan posisi sama

Pertahankan ektremitas
Baca manometer sejajar mata

3. PENAMPILAN UMUM

Nutrisi kurus, gemuk, ideal

Tingkah laku kepribadian, aktifitas

Interaksi orang lain, ortu, perawat

Postur tubuh posisi, tipe gerak tubuh

Perkembangan perlu diuji ulang

Kebersihan diri bau badan, kondisi baju, bau mulut, gigi, kaki.

KULIT

Warna

Normal: bervariasi (coklat, putih, hitam dll)

Abnormal : kebiruan, kekuningan, pucat dll

Tekstur

Normal : halus, lembut, lembab/basah,

tidak berminyak

Abnormal : kering kurang vit A


basah penyakit jantung dll

KULIT

Suhu

Raba suhu kulit dan bandingkan bag. lain.

Turgor

Cubit kulit abdomen dengan telunjuk dan ibu jari, lepaskan dengan cepat

Baik : kembali cepat kurang dari 3 detik

Kurang : kembali ke keadaan semula lama,

meningggalkan bekas / tanda.

KEPALA

Bentuk : Normal Mesocepal, simetris

Besar (Macrocepal),

Kecil (microsepal)

Asimetris prematur (craniosynostosis)

Fontanel : menutup (posterior 2 bl, anterior antara 12 s/d 18 bulan)


LEHER

Pergerakan, ukuran dan struktur

Leher pendek sindrom Turner

Distensi vena leher sulit bernafas

Palpasi kel. Tiroid : normal tiroid bergerak saat menelan

Massa di leher catat dan laporkan

MATA

Kelopak mata/palpebra : warna, ukuran, pergerakan ( strabismus )

Lapisan putih / sklera: normal : putih, bersih

warna biru, kuning (ikterus), merah (berdarah)

Kornea : normal bersih, transparan merahdarah

Pupil : normal isokor, diameter 2 mm

dilatasi: (takut), anisokor (cidera cerebral)

Iris : normal bulat penuh, jernih

bintik (katarak)

PEMERIKSAAN PENGLIHATAN

Binokularitas
Tes Reflek kornea, Tes penutup mata

Ketajaman Penglihatan

Tes Snellen

Penglihatan Perifer

Tes Lapangan pandang

Penglihatan Warna

Test Ischihara, Test Hardy Ranold Ritter

TELINGA

Inspeksi struktur telinga luar

Pemeriksaan telinga dalam otoskop dan spekulum telinga

Pemeriksaan kemampuan pendengaran

Tes audiometer

Tes reflek kejut pada neonatus

Tes Weber garpu tala

Tes Vestibular kursi putar

HIDUNG

Inspeksi struktur eksternal


Terletak di tengah wajah, diantara mata, dan diatas bibir, bentuk simetris

Inspeksi struktur internal

Alat otoskop dan spekulum hidung

Membran nasal : normal lebih merah dari membran mulut, seperti membengkak

Septum : normal simetris

MULUT DAN TENGGOROKAN

Dibagi 3 area :

Rongga mulut : bibir s.d arkus palatofaringeal

Orofaring : epiglotis s.d tepi bawah adenoid

Nasofaring : tepi bawah adenoid s.d rongga hidung

Suruh anak membuka mulut lebar-lebar, mengatakan ahh bag belakang mulut akan
terlihat

Bayi pijit hidungnya tongue spatel

DADA

Inpeksi ukuran dada

Bentuk
Simetri

Pergerakan

Perkembangan payudara

Struktur tulang yang dibentuk antara sternum dan iga

PARU-PARU

Inspeksi : Jumlah pernafasan/menit, irama (reguler,irreguler, periodik), kedalaman


( dalam, dangkal), kualitas (otomatis, tanpa usaha/dgn usaha ).

Palpasi letakkan tangan ke dada / punggung

Perkusi lihat suara hasil perkusi

Auskultasi gunakan stetoskop

SUARA PERKUSI

Resonansi : di semua lobus paru

Dullness : suara tumpul, 1/5 bag kanan garis midclavikula

Flat Sound : suara datar

Kardiak Dullness : sternal kiri antara intercosta 2 sampai 5

Timpani : pada interkosta ke lima kiri

SUARA AUSKULTASI
Suara Normal

Vesikuler terdengar seluruh permk. paru

Bronkovesikuler bag atas intra skapula

Bronkial trakea dekat supra sternal

Suara Abnormal

Crackle kasar : suara keras, nada rendah

Crackle halus: kurang keras, durasi pendek

Wheezing :nada tinggi, seperti suitan

Ronchi : nada rendah seperti mendengkur

JANTUNG

Inspeksi : pembesaran, nadi, distensi vena jugularis, edema, sianosis

Palpasi : menentukan lokasi apikal impuls

Auskultasi :Normalbunyi jantung terdengar lebih keras pada apek jantung daerah mitral
dan trikuspid

murmur (vibrasi dlm rongga jantung/arteri utama).

ABDOMEN

Urutan pemeriksaan: inspeksi, auskultasi, perkusi, palpasi


Inspeksi abdomen luar: posisi supine dan lurus

Auskultasi dilakukan ke 4 kuadran

Perkusi : bunyi dulness / flatness terdengar di bawah iga kanan

Palpasi : superfisial (permukaan) dan dalam

GENETALIA

Pemeriksaan posisi supine

Genetalia pria : glans, tangkai penis, preputium, lubang uretra dan skrotum

Genetalia wanita : labia mayora, labia minora, uretra, orifisum orifice, vulva.

Anus : lipatan gluteal, spingter ani

PUNGGUNG

Periksa punggung sepanjang tulang belakang

Bentuk tulang belakang

Pergerakan tulang belakang

Normal : pergerakan kepala ke semua arah tidak mengalami kesulitan

EKSTREMITAS

Kaji bentuk simetris terhadap panjang dan lebar


Hitung jumlah jari kaki dan jari tangan

Catat adanya clubing, sianosis, kuku dan kebersihan, sendi, reflek.

Inspeksi suhu, warna, kekuatan otot

Gaya berjalan dan sudut berjalan