Anda di halaman 1dari 3

PENCABUTAN GIGI DECIDUI

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP TanggalTerbit :
Halaman :

UPTD Puskesmas Kampar dr. ALIMORA


NIP.19711123 200312
1 0030
1. Pengertian Pencabutan gigi decidui adalah pencabutan yang dilakukan pada gigi
anak-anak/ gigi susu yang ditandai adanya gigi yang goyah atau adanya
ulkus pada gigi anak-anak tersebut
2. Tujuan a. Mencabut gigi yang memang sudah waktunya tanggal
b. Mencabut gigi yang goyah
c. Mencabut gigi yang persistensi (gigi permanen sudah erupsi sementara
gigi susu masih ada)
d. Mencabut gigi yang ulkus
3. Kebijakan
Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Kampar No.

Tentang pelayanan Gigi

4. Referensi 1. Permenkes No 5 Tahun 2014 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi


Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
2. Kepmenkes RI No HK 02.02/Menkes/62/2015 Tentang Panduan Praktik
Klinis Dokter Gigi

5. Prosedur A. Persiapan Alat :


1. Kaca Mulut
2. Sonde
3. Pinset
4. Masker
5. Handscoen
6. Tang Exo decidui
7. bein lurus kecil
8. Tampon
9. Povidone Iodine
10. Chlor Ethyl
11. kassa
12. Spuit 1 cc
13. Lidocain compositum
Akan dicabut

6. Langkah-Langkah B. Penatalaksanaan :
1. Pasien di anamnesa
2. Petugas mencuci tangan dengan sabun
3. Pasien di dudukkan di dental chair
4. Pasien diperiksa oleh dokter gigi/ perawat gigi, tentukan gigi mana
yang akan dilakukan tindakan pencabutan
5. Menjelaskan kepada orangtua/ keluarga pasien bahwa gigi ter sebut
perlu dilakukan pencabutan dengan tujuan agar gigi permanen dapat
tumbuh dengan lebih baik/ bila ulkus agar tidak menjadi semakin
infeksi jaringan disekitarnya
6. Menjelaskan kepada pasien bahwa sebelum dilakukan pencabutan akan
dilakukan anesthesi
7. Sebelum melakukan tindakan orang tua pasien/ keluarga pasien
menanda tangani informed concent bahwa setuju untuk dilakukan
tindakan dan mengetahui segala konsekuensinya.
8. Tindakan untuk gigi yang sudah goyah :
Ambil kassa yang sudah disiapkan, tetesi dengan povidone iodine,
kemudian olesi gusi pada daerah gigi yang akan dicabut
Ambil kassa 2 lembar kemudian semprotkan dengan chlor ethyl sampai
kassa berbuih
Pasien diminta membuka mulut dan dilekatkan kassa tersebut sambil
ditekankan pada gusi bagian labial/ buccal dan linggual/palatal
pada gigi
yang akan dicabut
d. Setelah jaringan gusi memutih dengan tetap kassa melekat pada
gusi
lakukan pencabutan gigi
e. Setelah gigi tercabut, letakkan tampon yang sudah diberi
povidone
iodine pada socket bekas pencabutan dan pasien diminta untuk
menggigit tampon tersebut

2. Tindakan untuk gigi yang persistensi tidak goyah/ ulkus :


a. Ambil kassa yang sudah disiapkan, tetesi dengan povidone ,
kemudian
kemudian olesi gusi pada daerah gigi yang akan dicabut
b. Siapkan spuit 1 cc dan diisi dengan anesthesi lidocain compositum
sebanyak 1 cc
c. Pasien di anesthesi pada gusi bagian labial/buccal dan
palatal/lingual gigi
yang akan dicabut
d. Pasien dibiarkan duduk di kursi gigi menunggu kurang lebih 5
menit
sampai terasa kebas gusi yang di anesthesi tadi
e. Setelah gusi terasa kebas lakukan pencabutan gigi
f. Setelah gigi tercabut, letakkan tampon disocket bekas pencabutan
dan
pasien diminta untuk menggigit tampon tersebut
9. Instruksikan pada pasien langkah-langkah yang harus diperhatikan
setelah
pencabutan gigi
10. Lepaskan handscoen dan cuci tangan pakai sabun
11. Memberikan resep obat kepada pasien
12. Mempersilahkan pasien mengambil obat di apotik puskesmas
13. Mencatat hasil di register pasien

7. Hal-hal yang perlu Dilakukan sesuai prosedur


diperhatikan
8. Unit Terkait Petugas medis dan perawat gigi yang bertugas dipoli gigi bertanggung
jawab menangani pencabutan gigi terhadap pasien .
9. Dokumen Terkait a. Family folder
b. Buku register poli gigi
10. Rekaman Historis
Perubahan No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai
Diberlakukan