Anda di halaman 1dari 12

Kimia Medisinal

Semester Genap 2015/2016


Tujuan pembelajaran

Mahasiswa mampu memahami secara komprehensif


mengenai konsep kimia dan pengembangannya, Konsep
obat dari sudut pandang kimia medisinal, Berbagai sifat
fisikokimia dan pengaruh struktur senyawa obat terhadap
aktivitas biologinya, Strategi dalam penemuan senyawa
aktif/lead, Pendekatan dan metode yang digunakan dalam
desain obat rational serta, Contoh obat yang dikembangkan
melalui desain rasional, Pengembangan obat
Buku pegangan

1. Patrick, Graham L., 1995, An Introduction to Medicinal


Chemistry, oxford university press, Oxford,
2. Abraham D.J., Burgers Medicinal Chemistry & Drug
Discovery Vol 1 - 6, Willey, 2003.
3. Wermuth C. G., 2008, The Practice of Medicinal
Chemistry edisi 3.
4. Thomas, Gareth, 2003, Fundamentals of Medicinal
Chemistry, John Wiley & Sons Ltd., West Sussex.
5. Siswandono, Soekardjo B., 2000, Kimia Medisinal I dan II,
Airlangga University Press,Surabaya
Kehadiran

Kehadiran minimal untuk kelulusan mata


kuliah ini adalah 75% dengan dispensasi
bagi mereka yang memiliki alasan sakit yang
perlu dirawat atau alasan lain yang dapat
dipertanggungjawabkan.
Metode pembelajaran

MK Kimia Medisinal akan dilakukan dalam bentuk


kuliah, diskusi kelompok dan presentasi. Kuliah
diberikan oleh dosen maksimum 1 jam, dan
kemudian diteruskan dengan diskusi kelompok
untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.
Beberapa pertemuan akan diisi dengan presentasi
oleh kelompok mahasiswa.
Sistem penilaian
Nilai huruf Nilai angka
A >85
A- 80 85
Pada mata kuliah ini, nilai
akhir diberikan oleh pengajar. B+ 75 80
Hubungan nilai angka dan nilai B 70 75
huruf adalah sebagai berikut: B- 65 70
C+ 60 65
C 55 60
C- 50 55
E < 50
Sistem penilaian
Nilai akhir (NA) mahasiswa dihitung berdasarkan hasil evaluasi
belajar yang komponennya diberikan pada tabel berikut ini.

Komponen Notasi Bobot (%)


Keaktifan K 10
Tugas T 10
Kuis K 20
UTS MT 30
UAS FT 30
Total 100
Silabus Ringkas

Perkuliahan mencakup: pendahuluan, aspek farmakokinetik obat,


metabolisme obat, aspek fisiko-kimia obat, target dan mekanisme
kerja obat, signal transduction, strategi dalam penemuan senyawa
aktif/pemandu , Computer Aided Drug Design, Modifikasi senyawa
penuntun, HSA dan HKSA, pengembangan obat, pengaruh isomer
terhadap aktivitas biologi obat, obat yang dikembangkan melalui
desain rasional.
Kimia Medisinal
Kimia Medisinal (Burger, 1970) :
Ilmu pengetahuan yang merupakan cabang dari ilmu kimia dan biologi,
digunakan untuk memahami dan menjelaskan mekanisme kerja obat.
Sebagai dasar adalah mencoba menetapkan hubungan struktur kimia dan
aktivitas biologi obat, serta menghubungkan perilaku biodinamik melalui
sifat-sifat fisik dan reaktifitas kimia senyawa.

IUPAC (1974)
Ilmu pengetahuan yang memperlajari penemuan, pengembangan,
identifikasi dan interpretasi cara kerja senyawa aktif biologis (obat) pada
tingkat molekul, dan juga melibatkan studi, identifikasi dan sintesis produk
metabolisme obat dan senyawa yang berhubungan.
Ruang Lingkup Ki-Med
Ruang lingkup Kimia Medisinal (Burger, 1980) :
- Isolasi dan identifikasi senyawa aktif dalam tanaman yang
secara empirik telah digunakan untuk pengobatan.
- Sintesis struktur analog dari bentuk dasar senyawa yang
mempunyai aktivitas pengobatan potensial.
- Mencari struktur induk baru dengan cara sintesis senyawa
organik, dengan atau tanpa berhubungan dengan zat aktif.
- Menghubungkan struktur kimia dengan cara kerja obat.
- Mengembangkan rancangan obat
- Mengembangkan hubungan struktur kimia dan aktivitas
biologis melalui sifat kimia fisika dengan bantuan statistik.