Anda di halaman 1dari 6

A.

Zona Inlet Pada Bak Pengumpul


Sebelum air memasuki sumuran pengumpul, air akan masuk terlebih dahulu ke zona inlet,
pada zona inlet di modifikasi yaitu diberi sekat pembatas yang berfungsi untuk
mengurangi kecepatan air yang masuk.

1. Rencana desain :

Q tiap bak = 0,04 m3/dt


Panjang ruang inlet =1m
Lebar sekat sama dengan lebar bak = 2,5 m
Tinggi Sekat =4m
Tebal Sekat = 0,2 m
Kecepatan yang diinginkan = 0,025 m/detik
Tinggi lubang :
Kecepatan yang diinginkan = 0,025 m/detik
Luas Area
A = Q 0,04m 3 / det ik

V 0,025m / det ik

= 1,60 m2
Tinggi lubang inlet
A
h =
Lebar
1,60 m 3
=
2,5 m .

= 0,6 m =.... inchi

B. Desain Sumuran Bak Pengumpul (Zona Settling)


1. Direncanakan :

- Debit (Q) : 40 L/detik


- Waktu detensi (td) : 30 menit
- Jumlah Bak : 2 bak
2. Perhitungan :

Debit (Q)
Q = 40 L/dt

= 0,04 m3/dt

Debit (Q) tiap bak


0,04m 3 / dtk
Q =
2bak

= 0,02 m3/dt

Td tiap bak = 30 m3nit


60 det ik
= 30 menit x
1 menit
= 1.800 detik.

Volume total tiap bak


V = Q . td
= 0,02 m3/dt x 1.800 detik = 36 m3.

Kedalaman efektif = 3 m.
Freeboard (33% x Kedalaman Efektif) = 0,99 m ~ 1 m
Kedalaman total bak
= Kedalaman efektif + Free board
=3m+1m

= 4 m.

Luas penampang bak (A)


Volume tiap bak
A =
Kedalaman total

36 m 3
=
2m
= 18 m2.
Dimensi bak
Sumuran berbentuk persegi panjang dengan perbandingan p : l = 3 : 1

A =pxl3lxl
A = 3l2

18 m2 = 3l2

18 2
l = m
3

l = 2,449 m ~ 2,5 m

P =3xl

= 3 x 2,5 m

= 7,35 m

Maka diperoleh untuk 1 sumuran; panjang 7,35 m ; lebar 2,5 m dan kedalaman 4 m.

C. Zona Lumpur
1. Direncanakan:
- Kandungan zat padat terendap (TSS) = 97,3 mg/l
- % removal zat padat terlarut = 60 %
- Ruang lumpur berbentuk trapesium

2. Perhitungan :
a. Removal zat padat terlarut
1 kg 10 3 l
= 60% 97,3 mg/l 6 3
0,05838 kg/m 3
10 mg 1 m
b. Berat lumpur yang diendapkan per hari :
86400 dt
= 0,05838 kg/m 3 0,04m 3 /dt 201,76 kg/hari
1 hr
c. Berat lumpur tiap bak :
201,76 kg/hr
= 201,76 kg/hr/bak
1 bak
Jika terjadi pencucian 1 bak, berat lumpur tiap bak
201,76 kg/hr
= 201,76 kg/hr/bak
1 bak

Agar perencanaan lebih aman, maka perhitungan berat lumpur yang digunakan =
201,76 kg / hr / bak 201,76 kg/hr/bak.
d. Debit lumpur per hari tiap bak :
Di estimasikan berat jenis lumpur () = 1,2 kg/l
berat lumpur 201,76 kg/hr
Q = 0,168 m 3 /hr
lumpur 1000 l
(1,2 kg/l )
m3

e. Pengurasan direncanakan setiap 60 hari sekali (2 bulan sekali), sehingga volume


lumpur :
= Q t 0,168 m 3 /hr 60hr
= 10,088 m3
f. Desain ruang lumpur
Rencana desain tiap bak :
Debit lumpur (Q) : 0,168 m3/hr
Kemiringan saluran (n) :2%
Koefesien kekasaran (S) : 0,012 (dinding dilining)

Perhitungan :
Kedalaman ruang lumpur (h)
A = h2 3

P = 2h 3

A h2 3 h
R = = =
P 2h 3 2
Q =AxV
2/3
1 h
0,168 =h 2
3 x x xS 1 / 2
n 2
2/3
1 h
0,168 =h 2
3x x x(0,02)1 / 2
0,012 2

0,168 = h 2 3 x83,33x0,63xh2 / 3 x(0,14)1 / 2

0,168 = h 2 3 x83,33x0,63xh2 / 3 x(0,14)1 / 2

0,168 = 12,86 x h 8 / 3
3
0,168
h = 8
;h = 0,1965 m
12,86
Lebar ruang lumpur (b)
2
B = h 3
3
2
= x 0,1965 x 3
3
= 0,34 m

D. Zona Outlet Pada Bak Pengumpul


1. Rencana Desain :

Lebar bak = 2,5 m


Panjang bak =1m
Free board =1m
Td = 15 menit
Q/bak = 0,04 m

2. Perhitungan :
Volume bak
V = Q x td
60 det ik
= 0,04 m3/detik x 1 menit x
1menit
= 2,40 m3
Kedalaman bak (h)
volume
H =
pxl
3
= 2,40 m
1m x 2,5m

= 0,96 m
Kedalaman total bak
= Kedalaman bak + free board
= 0.96 m + 0.04 m = 1,0 m
Dimensi lubang outlet
Kecepatan yang diinginkan = 0,025 m/detik
Luas Area
3
A = Q 0,04 m / dtk
V 0,025 m / dtk

= 1,60 m2
Tinggi lubang
A
h =
Lebar
1,60 m 3
=
2,5
= 0,64 m