Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Telekomunikasi dan jaringan komputer telah berdampat sangat luas
dalam bisnis, teknologi dan gaya hidup manusia saat ini. Teknologi-teknologi
baru di bidang telekomunikasi dan jaringan komputer terus bermunculan
dengan konsep-konsep baru. Semuanya untuk mencapai satu tujuan yaitu
mempermudah kehidupan manusia, khususnya dalam mempermudah
pertukaran data dan informasi, serta penyebarannya yang tak terbatas lagi pada
ruang dan waktu.
Saat ini sarana telekomuniksi menjadi penyedia jalan bagi jaringan
global (Internet). Pengintegrasian teknologi analog dan digital yang selama ini
berkembang pesat telah sampai titik balik, dimana selama ini teknologi digital
yang menampung pada saluran telekomunikasi analog (Internet lewat PSTN)
akan digantikan teknologi baru dengan menggunakan web browser, poroses
telekomunikasi dapat dilakukan melalui teknologi berbasis aplikasi seperti
skype dan vanego, namum saat ini telekomunikasi dapat juga dilakukan melaui
web browser, seperti web browser Mozilla Firefox dan Google Chrome yang
telah di dukutng fitur tersebut. Jenuhnya teknologi komunikasi analog (berbasis
switching) dan digital (berbasis packet) yang terbentur pada mahalnya biaya.
Dalam pengembangan fitur pun sangat sulit dilakukan secara langsung, harus
menunggu update dari vendor, dan juga proses penambahan line untuk
extension memerlukan penarikan kabel telpon yang sangat rumit dan memakan
banyak waktu, semua kekuarangan tersebut dapat dijawab dengan Webphone
yang menggunakan teknologi Web Real-Time Communication (WebRTC) dan
pastinya dapat kita kembangkan sesuai dengan keinginan kita, seperti contoh di
integrasi dengan Server IP-PBX Elastix.
Web Real-Time Communication (WebRTC) merupakan salah satu solusi
komunikasi yang sepenuhnya mengadopsi teknolgi komunikasi web
berteknolgi Web Real-Time Communication (WebRTC), dengan teknologi ini,
memungkinkan pengguna untuk dapat membuat aplikasi berbasis web, dan
setiap device yang terhubung melalui web (computers, tablets, dan smart TV)
dapat menjadi media komunikasi secara geratis.
Saat ini istilah yang lebih dahulu dikenal luas adalah Voice over Internet
Protocol (VoIP) yang merupakan istilah popular dari penggunaan internet
untuk bercakap-cakap dengan menggunakan suara, dimana IP (internet
protocol) digunakan sebagai basis untuk mengirimkan suara, VoIP dan
webphone berbeda. VoIP secara sudut pandang lebih pada tenologi untuk
berkomunikasi dengan suara melalui internet. Sementara webphone lebih pada
insfastruktur dan layanan (service) utnuk komunikasi secara real time melalui
web browser.
Saat ini salah satu software atau aplikasi audio atau video yang paling
terkenal secara umum di kalangan masyarakat luas adalah skype, sebuah
software geratis dari Microsoft. Proses installnya mudah, hanya perlu unduh,
install dan pakai, namun, semua proses terebut harus dilakukan di komputer
pribadi. Sangat jarag menemukan skype terpasang di komputer umum misalnya
di bandara, rumah sakit, atau tempat-tempat umum lainya.
Dengan munculnya webphone yang menggunakan teknologi Web Reak-
Time Communication (WebRTC) diharapkan dapat menjadi pilihan yang tepat
sebagai media kominikasi berteknologi baru, dengan berbasis web.
Hal-hal diatas mendorong Petrosync Oil & Gas selaku perusahaan Oil
and gas training provider untuk menjadi salah satu pelopor pengimplementasian
sebuah teknologi WebRTC yang dipasangkan pada webphone yang telah di
dukung oleh perangkat jaringan dan device mereka guna mentransmisikan
lalulintas data dan suara melalui melalui satu jaringan infrastruktur ini yang
secara nyata akan mengoptimalkan kinerja perusahaan yang berdampak
pada penghematan biaya operasional, dan meningkatnya profitabilitas
perusahaan. Secara umum hal ini akan meningkatkan daya saing perusahaan
tersebut.

1.2 Identifikasi Masalah


Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan beberapa hal yang diidentifikasi
sebagai permasalahan, diantaranya sebagai berikut :
a. Mahalnya biaya pamasangan jika menggunakan telpon berbasis analog
ataupun digital
b. Rumitnya penambahan extension number yang mengharuskan penarikan
kabel telpon
c. Sulitnya mobiltas komunikasi menggunakan telpon analog dan digital
d. Sulitnya pengembangan teknologi telpon analog dan digital secara mandiri

1.3 Rumusan Masalah


Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan beberapa hal yang diidentifikasi
sebagai permasalahan, diantaranya sebagai berikut :
a. Bagaimana cara menekan biaya pemasangan komunikasi telpon dengan
webphone ?
b. Bagaimana cara pembuatan extension tanpa melakukan penarikan kabel ?
c. Bagaimana komunikasi dapat dilakukan dengan mobile ?

1.4 Batasan Masalah


Dalam hal ini, penulis perlu membatasi masalah yang akan dibahas agar
penyusunan laporan ini dapat terarah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Adapun masalah yang dibahas dalam laporan ini adalah :
a. Aplikasi Webphone ini dibangun untuk diakses melalui web browser seperti
Mozilla firefox, Google Chrome dan Opera mini pada komputer Desktop.
b. Aplikasi Webphone ini dibuat menggunakan bahasa pemograman CSS,
HTML5 dan Java scipt.
c. Aplikasi ini menggunakan database MySQL.
d. Aplikasi webphone ini akan di integrasikan dengan Server Elaxtix 4 yang di
install menggunakan virtualbox.
e. Aplikasi webphone ini hanya dapat melakukan panggilan suara
f. Informasi yang dihasikan aplikasi ini berupa history call, download
recording call, waktu lama panggilan telpon
g. Penyimpanan aplikasi ini yaitu didalam local

1.5 Tujuan Penelitian


Adapun tujuan dari penulisan skripsi adalah sebagai berikut :
a. Untuk membantu melakukan penekanan biaya komunikasi
b. Membangun aplikasi berbasis web dengan teknologi WebRTC agar
pengembangan dapat dilakukan secara mandiri
c. Aplikasi ini dapat di akses melalui desktop dan smartphone.

1.6 Manfaat Penelitian

1.6.1 Manfaat bagi Penulis


Dari tujuan di atas, dapat diambil beberapa manfaat antara lain :
a. Dapat memperoleh gambaran pada dunia telekomunikasi yang nantinya
berguna bagi penulis apabila telah menyelesaikan perkuliahannya,
sehingga menyesuaikan diri dan dapat melakukan pengembangan pada
aplikasi
b. Dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh pada
masa kuliah serta menambah wawasan dan pengalaman.

1.6.2 Manfaat bagi Perusahaan


a. Dapat berkomunikasi dengan biaya yang murah
b. Pengguna dapat menggunakan webphone secara mobile sesuai dengan
kebutuhan
c. Dapat meningkatkan profitibalitas perusahaan yang akan meningkatkan
daya saing perusahaan

1.6.3 Manfaat bagi Universitas


a. Sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.
b. Dapat meningkatkan kualitas mahasiswa untuk terus berkarya dan
mengikuti kemajuan teknologi.
1.7 Metode Pelaksanaan
a. Observasi
Dilakukan dengan langsung ikut serta dalam proses kerja dalam
Petrosync, dalam hal ini penulis telah bekerja di Petrosync dalam
periode 13 April 2015 sampai 20 April 2016. Melakukan
pengecekan langsung peralatan yang digunakan, serta analisis
langsung jaringan dan melihat secara langsung berbagai proses kerja
yang dilakukan, hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan data
mengenai topologi jaringan (jaringan LAN dan PABX), sejauh mana
permasalahan yang dihadapi dan kebutuhan perusahaan akan Aplikasi
webphone
b. Kuisioner
Penulis melakukan pengujian dengan menggunakan kuisioner, apakah
aplikasi yang akan dibuat diperlukan oleh perusahaan.
c. Studi Literatur
Penulis Mengadakan survei dan menganalisis kebutuhan perusahaan untuk
saat ini dan pada masa yang akan datang di kantor Petrosync
yang berlokasi di jalan Daan Mogot 1 Blok B No. 08. Survei ini
dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kebutuhan dan permasalahan
yang dihadapi oleh Petrosync, khususnya masalah jaringan
telekomunikasi.

1.8 Sistematika Penulisan


Sistematika penulisan dibagi menjadi beberapa bab dengan pokok
pembahasan, Sistematika secara umum adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini, mengemukakan latar belakang, identifikasi masalah,
rumusan masalah, batasan masalah, tujuan dan manfaat
penelitian, metode pelaksanaan, rencana penelitian dan
sistematika penulisan.
BAB II LANDASAN TERORI
Bab ini, membahas teori yang berhubungan dengan aplikasi
serta proses proses yang berkaitan dengan topik yang akan
dibahas,teori-teori aplikasi Android dan analisa metode-metode
yang pernah digunakan.
BAB III ANALISIS SISTEM BERJALAN
Bab ini, berisi tentang masalah berikut usulan pemecahan
masalahnya dan perancangan aplikasi, yaitu spesifikasi dasar
yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi serta bentuk dari
program aplikasi yang dibuat.
BAB IV RANCANGAN SISTEM USULAN
Bab ini, menjelaskan tentang perangkat keras dan perangkat
lunak yang dibutuhkan dalam perancangan pembuatan aplikasi,
modul-modul yang ada dalam sistem dan juga cara kerjanya.
BAB V PENUTUP
Bab ini, merupakan penutup yang berisikan kesimpulan secara
umum dari apa yang telah dibahas dalam laporan ini yang
disertai saran-saran yang berisikan kemungkinan
pengembangan perangkat lunak.