Anda di halaman 1dari 24

Dibuat oleh Disetujui oleh (paraf)

METODE KERJA PIER HEAD


M Nur akromuzzaman Trias Setiawan Susilo Budi Utomo
METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL Project Engineer
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0 Engineering Dept Manager Project Manager

METHOD OF STATEMENT

TITLE: METODE KERJA PIER HEAD

CODE: WI I1602- PM003 REVISION: 00

R E V I S I O N S

KSO ( WASKITA and ACSET ) PT. VIRAMA KARYA


REV DESCRIPTION
OWNER
CREATION VERIFIED APPROVAL TECHNICAL APPROVA APPROVAL
VALIDATION L
/ / / / / / / / / /
0

/ / / / / / / / / /

/ / / / / / / / / /

/ / / / / / / / / /

/ / / / / / / / / /

Dilarang menyalin atau memperbanyak IK ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 1 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

HARI / TANGGAL KETERANGAN PARAF

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 2 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

DAFTAR ISI

1. PENDAHULUAN 1

2. SUMBER DAYA 2

2.1 Alat 2

2.2 Personil / tim 5

2.3 Material 6

3. PENJELASAN LANGKAH LANGKAH PEKERJAAN 7

3.1 Urutan langkah pekerjaan 7

3.2 Uraian langkah pekerjaan 9

4. QUALITY CONTROL 19

5. SAFETY 20

6. TRAFFIC MANAGEMENT 24

LAMPIRAN
Form RFI

Form Cheklist pekerjaan

Risk Mitigation

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 3 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

1. PENDAHULUAN

Metode ini menjelaskan pekerjaan pier head untuk proyek Jalan Tol Jakarta Cikampek
2 elevated. Pekerjaan Pier head menggunakan sistem pracetak paska tarik. Beton di
cetak di pabrik dengan memberikan ruang untuk PC Strand sebagai bagian dari
perkuatan beton. PC strand berupa lilitan kabel dengan diameter tertentu dengan
jumlah tertentu. Pekerjaan kepala kolom ini dibagi dua area berdasarkan desain kepala
kolom dan metode yang digunakan.

a. Area Utara & Selatan, desain satu segmen dan crane sebagai metode alat angkat

b. Area Median , desain lima segmen dengan crane dan atau mini launcher sebagai
metode alat angkat.

Yang dibahas di metode ini adalah untuk area utara dan selatan.

Wilayah kerja pada proyek jalan tol Jakarta Cikampek 2 elevated ini dibagi
menjadi 2, yaitu wilayah kerja porsi PT. Waskita Karya dan wilayah kerja porsi PT.
Acset Indonusa Tbk, pembagian wilayah tersebut secara detail bisa dilihat pada
gambar berikut

Gbr 1.1 Wilayah kerja Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 elevated

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 4 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

Sedangkan wilayah kerja porsi PT. Acset, seperti yang tercantum dalam tabel
berikut :

Tabel 1.1 wilayah kerja PT. Acset


STA
No ZONA
AWAL AKHIR
1 7 28+ 450 31+025
2 8 31+025 34+720
3 9 34+720 37+140
4 10 37+140 47+500

2. SUMBER DAYA

2.1. ALAT

Peralatan yang digunakan dalam pekerjaan substructure ini antara lain :

NO NAMA ALAT KAPASITAS UNIT JUMLAH SATUAN PENGGUNAAN

Angkat Segmen
1 Crane (crawler) 180 - 250 Ton 1 unit
Pierhaead

2 Generator 150 kva 1 unit Penerangan

3 Plat Baja 30 mm Alas crane

4 Scaffolding + tangga Akses pekerja

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 5 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

2.2 PERSONIL / TIM

Komposisi* personil yang terlibat dalam pekerjaan substrucutre

Personil Jumlah Unit

Operator crane 1 Orang

Supervisor 1 Orang

Site Manager 1 Orang

Hse Officer 1 Orang

Pekerja harian 2 Orang

Flagman 1 Orang

Traffic Man 1 Orang

Formwork erector Orang

Surveyor 1 Orang

Asisten Surveyor 2 Orang

*komposisi ini akan ditambahkan sesuai kebutuhan lapangan

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 6 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

2.3 MATERIAL

Untuk pekerjaan Pier ini beberpa material atau bahan mengacu kepada Spesifikasi
Teknis Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Tol Divisi 10 Struktur Beton S.10.01
seperti yang tercantum berikut ini :

A. BETON

Mutu : fc 41.5 Mpa untuk benda uji silinder 28 hari

Slump : 15 2.5 cm

Cover : 50 mm

Agregat maksimum : 20 mm

B. BESI TULANGAN

Mutu : Round Bar Deformed Bar

< D13 = Grade BJTP 24 ; fy: 235 N/mm2; Min splice = 40D

> D13 = Grade BJTD 40 ; fy: 390 N/mm2; Min splice = 40D

C. PC STRAND

Mutu : PC Strand 7 wire fpu=1860MPa; fpy=1670MPa; E=195000MPa

Dia 12,7mm = As=98mm2

Dia 15,24mm = As=15,24mm2

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 7 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

D. MATERIAL GROUTING

Mutu : Compressive Strength

3. PENJELASAN LANGKAH LANGKAH PEKERJAAN

3.1. Urutan langkah instalasi kepala kolom (pierhead) pracetak

a. Mulai

b. Survey

c. Setting alat berat

d. Pasang Scaffolding untuk akses pekerja

e. Angkat Pierhead

f. Alignment Vertical dan horisontal Pierhead


PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 8 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

g. Grouting gap antara pierhead dan pier

h. Penarikan Strand looping

i. Penarikan Strand Lateral

j. Grouting Filler ducting lateral , looping dan Patching

k. Selesai

3.2. Pekerjaan pierhead

a. Flowchart

A
Mulai

Survey Penarikan U-shape strand

Setting alat angkat dan


Penarikan lateral strand
asesorisnya

Erection Scaffolding Grouting dan Patching

Angkat Segmen Pierhead Selesai

Alignment / Jacking

Grouting Gap Pier -


pierhead

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 9 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

b. Uraian langkah pekerjaan

- Survey

Yaitu pemberian titik acuan titik as pier (yaitu pada crown) dan titik pada
pierhead yang dilakukan oleh tim surveyor agar ketika pemasangan kepala
kolom tidak membutuhkan waktu yang lama karena sudah ada titik acuan.

- Setting alat angkat dan asesoris

Alat angkat adalah alat yang menjadi kebutuhan utama dalam pelaksanaan
pengangkatan kepala kolom pracetak. Dalam pelaksanaan pengangkatan
pada proyek ini, ada dua metode alternatif yang bisa dilakukan.
Penjabarannya akan diberikan pada lampiran metode ini. Secara umum
gambaran untuk alat adalah menggunakan crawler crane berkapasitas 150
250 ton dan atau menggunakan mini trus launcher.

Untuk crane , assesoris pendukung yang harus disediakan adalah mat (alas),
yang bisa berupa plat baja atau balok kayu dengan ketebalan tertentu untuk
menambah daya dukung tanah, sebagai peredam dan penyebaran tekanan
roda crane terhadap tanah. Lebar crane adalah 6 m, dibutuhkan lebar
perkerasan tanah sebesar 7m. perkerasan menggunakan limestone dengan
setinggi 40 cm.

- Erection Scaffolding

Scaffolding dibutuhkan untuk membantu proses pemasangan kepala kolom,


yaitu sebagai akses pekerja untuk memberi tanda pada as pier
(bagian crown), sebagai akses untuk grouting dan jacking kepala kolom.
Scaffolding harus diinstall oleh pekerja yang bersertifikat dan diawasi oleh
safety officer. Sebelum digunakan, scaffolding akan diinspeksi mengenai
aksesnya, platformnya dan pengakunya, kemudian diberi tag(label) sesuai
kebutuhannya.

- Pengangkatan segmen pierhead

Setelah proses penandaan pada as crown, pemasangan perancah.


Dilanjutkan dengan proses ini pekerjaan, yaitu erection kepala kolom. Kepala
kolom ini dibuat secara prefabrikasi di plant dari rekanan yang ditunjuk. Pada
proyek ini, rekanan PT. Acset untuk suplai kepala kolom pracetak ini adalah
PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 10 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

PT. Adhimix precast. PT Adhimix akan membuat kepala kolom sesuai dari
shopdrawing yang disepakati dan disetujui konsultan perencana. Proses
fabrikasi dan pengantaran produk pracetak akan diberikan pada lampiran.

Proses pengangkatan kepala kolom

a. Produk pracetak tiba di lokasi, dibawa oleh truk lowbed dengan muatan
satu truk satu produk.

c. Crane sudah pada posisi siap untuk mengangkat produk pracetak. posisi
crane terhadap pier akan membetuk sudut 0 derajat dan terhadap truk
akan membentuk sudut 45 derajat.

d. Dengan sekali putaran kepala kolom akan diangkat dari truk lowbaed ke
atas pier. Dengan dibantu Buckel dan tali pengarah.

e. kepala kolom diletakkan di atas kolom dengan acuan yang sudah dibuat
oleh tim surveyor, yaitu pada titik as crown dan as kepala kolom dan
posisi kepala kolom harus pas di tegah kolom, mengingat pada kolom
(crown) terdapat ducting kabel strand paska tarik, sehingga lubang
pengarah dan lubang ducting kabel strand yang berada pada kedua sisi (
kolom dan kepala kolom ) saling bertemu. Pada proses peletakan kepala
kolom, crane akan dipandu oleh rigger dan pekerja harian dalam
mengarahkan kepala kolom. Dibutuhkan tali / tambang sebagai bantuan
pengarah pada 4 sisi kepala kolom, agar proses pengangkatan dan
peletakan kepala kolom tidak membutuhkan waktu yang lama.

- Alinyemen Vertikal dan Horisontal

Pekerjaan ini dilakukan Dengan bantuan dongkrak -screw jack-. Kepala kolom
ditahan oleh dongkrak untuk penyesuaian kerataan (alinyemen) baik
horisontal atau vertikal. Screw jack digunakan agar kepala kolom naik secara
perlahan tanpa kejut.

- Grouting

Setelah alignment, gap antara kepala kolom dan kolom di grouting dengan
material grouting yang disetujui oleh konsultan supervisi. Dengan kekuatan
grouting mempunyai mutu yang sama dengan mutu beton kepala kolom
pracetak.
PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 11 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

- Penarikan U-shape strand tendon dan lateral tendon (stressing)

Urutan stressing dapat dijabarakan sebagai berikut

1. Persiapan ; berupa akses , platform untuk stressing, dan rambu


peringatan

2. Pembersihan area angkur stressing

3. Instal kepala kepala angkur dan penjepit pada setiap tendon strand.

4. Seting hydraulik jack

5. Periksa nilai kuat tekan beton sebelum mulai stressing.

6. Stress kabel 25 % dari gaya akhir, ambil data bacaan.

7. Lepas tekanan ke nol, renggangkan piston dan tarik hidraulik jack ke


belakang, tandai bundel kabel di depan kepala angkur dengan cat
semprot.

8. Pindahkan hidraulik jack ke depan angkur dan kencangkan.

9. Stress kabel dengan gaya 50% dari gaya akhir dan ambil bacaan. Hitung
perpanjangan kabel antara 25% dan 50%, catat nilai perpanjangannya.

10. Stress kabel dengan gaya 75% dari gaya akhir dan ambil bacaan. Hitung
perpanjangan kable antara 50% dan 75%. Catat perpanjangan kabel.

11. Stress kabel dengan gaya 100% dari gaya akhir dan ambil bacaan. Hitung
perpanjangan kabel antara 75% dan 100%. Catat hasilnya.

12. Lepas tekanan gaya ke nol dan lepas jack hidraulik. Ukur kabel dari
pangkal penjepit ke tanda yang diberikan di awal, dan catat hasilnya.

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 12 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 13 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 14 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

Proses stressing ini akan berbeda sequencenya antara median dan sayap,
akan tetapi tahapan stressing tetap mempunyai prosentase penarikan
tegangan yang sama, yaitu 25% dari tegangan final , kemudian 50% dari
tegangan akhir rencana, kemudian 75% dari tegangan akhir rencana, dan
terakhir adalah penarikan tegangan 100% dari tegangan akhir rencana.

f. Grouting

Grouting ini merupakan proses akhir dari rangkaian pemasangan kepala


kolom. Pekerjaan ini adalah mengisi celah antara strand, duct, dan juga
bagian dalam casting dengan material grouting. Tujuan grouting adalah
sebagai proteksi dari korosi dan agar menyatu dengan beton. Sebelum
melaksanakan pekerjaan grout , tes pendahulan dari material grout
dilakukan, diantaranya.

- Homogenitas : sieve tes

- Fluiditas : flow cone dan grout spread tes

- Setting time

- Bleeding & perubahan volume : Tes wick induced

- Bleeding : Inclined tube Tes

- Compressive strength tes

- Density tes

Sedangkan tes yang harus dilakukan per grouting stage adalah

- Homogenitas : sieve tes

- Fluiditas : flow cone dan grout spread tes

- Bleeding & perubahan volume : Tes wick induced

- Compressive strength tes

- Density tes

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 15 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

Sebelum proses pemompaan grout, pastikan bahwa bagian dalam duct


dibersihkan dengan kompresor udara. Untuk membuang serpihan serpihan
dan debu di tendon dan duct. Urutan pekerjaan pumping grout sebagai
berikut :

1. Mesin pompa grout dihubungkan dengan inlet poin dengan grout hose.

2. Grout segar disuntikkan dari titik inlet melewati tendon sampai keluar ke
outlet poin. Pastikan viskositas (kekentalan) dari grout segar di drum
mixer sama dengan yang keluar di outlet poin. Tekanan untuk
pemompaan grout segar berkisar 5-7kg/cm.

3. Tutup lubang PE hose segera dan berikan tekanan sekali lagi.

Patching di area sisi kiri , kanan dan atas pierhead dengan material beton yang
setara mutu betonnya dengan mutu beton pierhead.

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 16 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

4. QUALITY CONTROL

Berikut quality control dari pekerjaan pier yang tersaji dalam bentuk flowchart

Mulai

Cek data horizontal dan


Survey vertical.

Setting alat angkat dan Cek kepadatan dan kerataan


asesorisnya tanah, kelengkapan alat

Erection Scaffolding Cek kerataan , kepadatan tanah


untuk jacking leg

Angkat Segmen Pierhead Cek precast di plant sebelum


dikirim

Cek data horizontal dan


Alignment / Jacking
vertical

Grouting celah Pier - Cek spek material


pierhead grouting, hasil tes
material

A A

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 17 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

Penarikan U-shape strand


Cek hasil uji material , cek gaya Tarik
rencana , cek kekuatan hidraulik
Penarikan lateral strand

Grouting dan Patching Cek properties material, hasiltrial


mixing, dan hasil uji kuat tekan

Selesai

5. SAFETY

No. Uraian

1. Memastikan kondisi permukaan tanah rata dan aman untuk peletakan atau assembly
alat berat.

2. Memastikan peralatan yang akan digunakan telah dilakukan pengecekan dan uji layak
operasi.

3. Memastikan tali kawat baja, webbing sling, suckle yang digunakan dalam keadaan layak
digunakan dan dalam kondisi aman.

4. Memastikan operator yang mengoperasikan crane sudah memiliki Surat Ijin


Mengoperasikan Peralatan (SIM-P / SIO).

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 18 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

5. Memastikan operator dalam kondisi phisik sehat dan tidak diperkenankan operator
mengkonsumsi alkohol yang dapat mengurangi kesadaran sewaktu mengoperasikan
crane.

6. Menunjuk satu orang sebagai signal man yang akan mengarahkan dan memberi tanda
atau aba-aba kepada operator alat berat.

7. Memastikan pemasangan scaffolding sudah aman dan layak digunakan.

8. Memastikan orang yang memasang scaffolding mempunyai kompetensi.

9. Pekerja harus:

a. Memahami bahaya bekerja diketinggian.


b. Memahami cara bekerja aman diketinggian
c. Memahami pekerjaan lifting/pengangkatan.
d. Memahami bahaya pekerjaan lifting
e. Memahami cara aman bekerja dekat alat berat
f. Memahami cara melakukan evakuasi dan tanggap darurat
g. Memastikan pekerja memahami penggunaan APD yang sesuai untukbekerja di
ketinggian.
10. Pada saat pekerjaan lifting dipastikan tidak ada orang yang tidak berkepentingan berada
diarea radius angkat material, telah terpasang rambu peringatan dan barikade

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 19 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

Gambar 5.2 safety induction

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 20 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

6. TRAFFIC MANAGEMENT

Traffic managemen dibuat untuk memudahkan pengaturan jalannya lalu lintas, baik bagi
lalu lintas kendaraan umum maupun lalu lintas kendaraan proyek.

Beberapa tahapan antara lain :

1. Pemasangan rambu-rambu yang diperlukan sebelum, dan selama memasuki lokasi


pekerjaan.

2. Pengaturan lalu lintas untuk kendaraan proyek yang keluar masuk lokasi pekerjaan
sehingga dapat meminimalkan terjadinya kemacetan.

3. Pemasangan pagar pengaman yang dipakai untuk membatasi lokasi proyek dengan
masyarakat umum dan melaksanakan koordinasi yang diperlukan dengan dinas atau
instansi terkait selama pelaksanaan pekerjaan.

4. Penempatan petugas / Flagman sangat dibutuhkan untuk mengatur jalanya lalu lintas
yang dialihkan. Dan pemasangan rubber cone atau MCB, rambu-rambu pengaturan dan
rambu petunjuk untuk memudahkan bagi pengendara dan pemakai jalan.

Gambar gambar di bawah ini menunjukkan assesment dan mitigasi traffic manajemen
dan juga sarana pendukung untuk traffic management

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 21 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

Gambar 6.1 traffic management

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 22 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

Gambar 6.2 Traffic management

Gambar 6.3 sarana pendukung traffic management

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 23 dari 24
METODE KERJA PIERHEAD

METHOD OF STATEMENT
PEMBANGUNAN JALAN TOL
JAKARTA CIKAMPEK 2 ELEVATED
STA 9+500 STA 47+000 NO DOK : WI I1602- PM003 REV. 0

PARAF

METHODE ENGINEER ENGINEERING MANAGER PROJECT MANAGER

Dilarang menyalin atau memperbanyak dokumen ini tanpa persetujuan dari Management System Dept. Head. Hal. 24 dari 24